Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Ranah Raja Dewa Surgawi


Setelah melewati banyak hambatan dari keberadaan prajurit suci ras manusia, Zhou Tian akhirnya tiba di wilayah ras Dewa tanpa terluka sedikitpun. Sekarang ia berada di hutan yang berada di wilayah ras Dewa, tapi di sekitarnya tidak terlihat adanya tanda-tanda kehidupan selain keberadaan pepohonan dan rerumputan.


Zhou Tian memastikan jika di sekitarnya tidak terdapat makhluk hidup, dikarenakan ia ingin melakukan terobosan. Sebelum sampai di istana Dewa Agung, setidaknya ia ingin lebih dulu menerobos ranah Raja Dewa Surgawi, sehingga nantinya kecil kemungkinan ia harus mengaktifkan kekuatan Tubuh Dewa Iblis, ataupun kekuatan Darah Dewa Iblis. Dengan tidak mengaktifkan kekuatannya, ia masih bisa menutupi identitasnya sebagai calon Dewa Iblis yang selanjutnya, dari mereka yang masih memusuhi ras iblis.


Zhou Tian telah duduk di padang rumput luas, dan ia bersiap melakukan terobosan. Sistem sudah memberinya peringatan jika ia akan menghadapi sepuluh petir kesengsaraan Kaisar Surgawi, begitu menerobos ranah Raja Dewa Surgawi. Sebenarnya ia bisa saja melewati kesengsaraan petir, tapi itu hanya akan membuatnya kehilangan manfaat dari kesengsaraan petir. Dengan menerima kesengsaraan petir, ada kemungkinan ia bisa langsung menerobos ke ranah Raja Dewa Surgawi tingkat Menengah. Dengan begitu, kekuatan sejatinya jelas jauh lebih kuat dari sekarang yang hanya berada di ranah Jenderal Dewa Surgawi tingkat Sempurna.


Saat sudah duduk bersila di tengah-tengah padang rumput, Zhou Tian dapat melihat awan petir mulai berkumpul di atasnya, dan sekali lagi ia memastikan tidak ada makhluk hidup yang datang mendekat ke tempatnya. Beruntungnya tidak ada makhluk hidup yang datang mendekat, dan ia bisa segera melakukan terobosan.


Swosh... Boom...


Aura kekuatan Zhou Tian secara cepat meningkat, dan tidak lama setelah itu, terdengar suara ledakan tertahan yang berasal dari tubuh Zhou Tian. Suara ledakan tertahan menandakan jika Zhou Tian telah berhasil menerobos, dan sekarang saatnya ia menerima petir kesengsaraan Kaisar Surgawi. Itu bukan hanya satu petir, melainkan ada sepuluh petir.


[Tuan berhasil menerobos ranah Raja Dewa Surgawi. Bersiap menghadapi petir kesengsaraan Kaisar Surgawi. Sebentar lagi petir kesengsaraan akan datang dan mereka datang secara bersamaan. Jika Tuan merasa tidak sanggup menghadapi mereka, aku sarankan Tuan untuk segera pergi sejauh mungkin dari tempat ini!]


Kalau saja petir kesengsaraan Kaisar Surgawi tidak memberinya manfaat, jelas Zhou Tian akan memilih pergi dari tempatnya sast ini, tapi dikarenakan ia tahu manfaat saat menerima sambaran petir kesengsaraan Kaisar Surgawi, ia tetap diam di tempat, menantikan sambaran petir yang akan menyambar tubuhnya.


Melihat awan petir berkumpul di atasnya, Zhou Tian terkekeh pelan, dan berkata, “Kemarilah dan berikan kekuatan padaku!” Suara Zhou Tian terdengar jelas, dan kilatan petir mulai terlihat di atas sana.


Bukan hanya Zhou Tian yang melihat kilatan petir di atasnya, tapi para kultivator yang berjarak lebih dari status kilometer dari tempat berkumpulnya awan petir, mereka masih bisa melihat keberadaan kilatan petir, dan mereka tahu jika ada sosok yang saat ini akan menghadapi kesengsaraan petir, dikarenakan baru saja menerobos ranah kekuatan lebih tinggi.


“Petir kesengsaraan Surgawi biasa dengan petir kesengsaraan Kaisar Surgawi rasanya sungguh berbeda. Tekanan kekuatan petir kesengsaraan Kaisar Surgawi jauh lebih kuat dibandingkan dengan petir kesengsaraan Surgawi biasa!” gumam Zhou Tian, dan ia bisa melihat kesepuluh ujung petir yang mengarah padanya.


Zhou Tian menengadahkan kepalanya. “Kemari datanglah padaku, dan jadilah poin pengalaman untuk meningkatkan kekuatanku!” katanya, dan dia tidak sedikitpun mengarahkan pandangannya ke arah lain.


Bukannya duduk diam, Zhou Tian justru terbang menyambut datangnya kesepuluh petir kesengsaraan Kaisar Surgawi. Tubuhnya melayang di ketinggian langit, langsung berhadap-hadapan dengan kesepuluh petir kesengsaraan Kaisar Surgawi.


Zhou Tian fokus melihat ujung dari petir kesengsaraan Kaisar Surgawi, dam setelah cukup lama melihat, ia jelas melihat petir itu seolah hidup, dan saat ini sedang menatap tajam keberadaannya. “Baiklah, sempetinya kesepuluh petir itu akan menyambarku diwaktu bersamaan! Jangan lama-lama!Segera sambar tubuhku, dan biarkan aku mendapatkan


banyak manfaat dari sambaran kalian!” ucapnya dengan suara lantang, dan jelas terlihat jika kesepuluh petir kesengsaraan Kaisar Surgawi mulai menampakan wujudnya, dan menunjukkan aura yang begitu memukau.


Seketika itu juga sepuluh petir kesengsaraan Kaisar Surgawi turun dari langit, dan menyambar tepat ke tempat berdirinya sosok Zhou Tian. Kesepuluh petir benar-benar menyambar Zhou Tian diwaktu bersamaan, dan saat ini tubuh Zhou Tian sedang ditutupi kabut tebal, yang membuat siapapun tidak dapat mengetahui seperti apa keadaannya.


Begitu kabut menghilang, sosok Zhou Tian terlihat jelas masih melayang di ketinggian langit, dan ia tidak mengalami luka. Hanya saja, ia harus segera mengganti pakaiannya sebelum ada yang melihatnya polos tanpa pakaian.


Zhou Tian segera saja memakai pakaian baru, dikarenakan puluhan kilometer dirinya ia merasakan keberadaan banyak sosok mendekat. Tidak merasakan aura Iblis, manusia ataupun siluman, ia yakin yang datang mendekat adalah orang-orang, yang berasal dari ras Dewa.


Setelah mengganti pakaiannya, Zhou Tian mencari tempat persembunyian dikarenakan ia penasaran dengan identitas sekelompok orang yang semakin mendekat. Hari ini matahari belum terbit secara sempurna, jadi Zhou Tian yakin tidak banyak orang dikejauhan yang melihat munculnya petir kesengsaraan, disaat ia melakukan terobosan.


Swush... Swush... Swush...


Dengan kecepatan sekelompok orang yang datang mendekat, dalam waktu yang begitu singkat mereka telah berada di tempat yang sebelumnya mereka lihat, sebagai tempat munculnya petir kesengsaraan, pertanda jika baru saja ada seseorang yang berhasil melakukan terobosan.


Zhou Tian yang berada di tempat persembunyiannya, ia jelas melihat wajah orang-orang yang datang, dan dari aura mereka, ia yakin mereka adalah orang-orang yang berasal dari ras Dewa. Jumlah mereka ada belasan orang, dan rata-rata mereka memiliki kekuatan di ranah Jenderal Dewa Surgawi tingkat Menengah sampai tingkat Puncak.


Setelah beberapa waktu melihat sekeliling dan tidak menemukan apa yang mereka cari, sekelompok orang itu pergi begitu saja, dan mereka benar-benar tidak menyadari keberadaan Zhou Tian yang sedang bersembunyi.


“Beruntung mereka tidak terlalu lama berada di tempat ini, jadi aku tidak perlu lama berada di tempat persembunyian! Lagipula aku harus segera pergi ke istana Dewa Agung untuk mengikuti kompetisi, kalau mereka terlalu lema di tempat ini, yang ada aku bakalan telat datang mengikuti kompetisi!” gumam Zhou Tian, dan sebelum pergi ia mengecek peningkatan kekuatannya setelah menerima sambaran sepuluh petir kesengsaraan Kaisar Surgawi.


“Ternyata aku berhasil menerobos tingkat Menengah ranah Raja Dewa Surgawi! Sebuah keberuntungan sebelum aku mengikuti kompetisi yang mungkin akan dihadiri banyak generasi muda terbaik yang ada di Alam Dewa!” gumamnya.


“Cukup beberapa menit untuk sampai di istana itu!” ucapnya, dan ia menambah kecepatan untuk lebih cepat sampai di istana Dewa Agung ras Dewa.


Seketika awan seolah terbelah sast ia melewatinya, dan ternyata bukan hanya dirinya yang pergi ke istana itu, melainkan banyak orang yang bepergian ke tempat yang sama dengannya.


“Kebanyakan mereka sudah berusia di atas lima puluh tahun. Kemungkinan mereka datang untuk menonton jalannya kompetisi, bukan sebagai peserta kompetisi!” ucap pelan Zhou Tian yang sudah tahu seluk beluk persyaratan peserta, yang diizinkan mengikuti kompetisi, dimana pemenangnya akan menjadi suami dari putri Dewa Agung.


Di sepanjang jalan tidak ada yang saling bertegur sapa, semua hanya fokus pada diri sendiri, bahkan mereka tidak sadar jika Zhou Tian sama sekali tidak menyamarkan penampilannya. Namun, mungkin karena sebagian besar mereka adalah orang-orang yang berasal dari ras siluman, kalaupun mereka tahu Zhou Tian adalah Iblis, mereka tidak akan mencari masalah dengan Zhou Tian, dikarenakan ras siluman tidak pagi memusuhi ras iblis.


Perjalanan sangat lancar,dan akhinya Zhou Tian dapat melihat bangunan di Kota Dewa, yang mana di kota itu terdapat istana Dewa Agung. Saat berada di jarak lima kilometer dari Kota Dewa, semua orang di larang terbang. Mereka harus berjalan kaki untuk menuju Kota Dewa.


Setelah berjalan yang memakan waktu beberapa menit, akhirnya Zhou Tian tiba di depan gerbang Kota Dewa, dan sekarang ia ikut mengantre bersama orang-orang yang ingin memasuki Kota Dewa.


Saat sedang mengantre, Zhou Tian tidak sengaja mendengar jika mereka yang mendapatkan undangan sebagai peserta kompetisi yang diadakan sosok Dewa Agung, mereka diperbolehkan melalui gerbang khusus, dan akan diantarkan langsung ke kediaman khusus peserta kompetisi.


Mendengar semua itu, segera saja Zhou Tian menunjukkan undangan miliknya pada prajurit Dewa yang menjaga gerbang khusus.


Melihat dan memastikan undangan Zhou Tian asli, dan saat mereka tahu jika Zhou Tian adalah satu-satunya Iblis yang mendapat undangan, dengan senyum yang menghiasi wajahnya, dua prajurit Dewa yang memeriksa undangan, mereka membukakan gerbang, dan membiarkan Zhou Tian masuk.


“Antarkan Tuan Muda Zhou Tian ke kediaman khusus peserta kompetisi dari ras iblis!” perintah salah satu prajurit yang telah mengembalikan undangan Zhou Tian, dan perintah itu diberikan pada prajurit yang bertugas mengantarkan peserta kompetisi ke kediaman mereka.


“Tuan Muda silahkan naik!” Zhou Tian dipersilahkan menaiki kereta kuda, yang akan membawanya ke kediaman khusus peserta kompetisi.


Setelah kepergian kereta kuda yang membawa Zhou Tian pergi ke kediaman khusus yang akan ditempatinya, dua prajurit yang sebelumnya membaca dan memastikan keaslian undangan Zhou Tian, bersamaan mereka tersenyum.


“Sepertinya kompetisi akan jauh lebih menarik dengan kedatangan Tuan Muda Zhou Tian, apalagi jelas aku bisa merasakan jika di usia yang belum genap 20 tahun, tapi ia sudah memiliki kekuatan di ranah Raja Dewa Surgawi tingkat Menengah, dan entah kenapa aku merasa itu bukanlah kekuatan puncaknya!”


“Jadi, menurutmu Tuan Muda Zhou Tian masih menyembunyikan kekuatan sejatinya?”


“Bukan menyembunyikan kekuatan sejatinya, tetapi aku merasa di dalam tubuhnya ada kekuatan besar, dan keberasaan kekuatan besar itu dapat membuat Tuan Muda Zhou Tian jauh lebih kuat dari kekuatan sejatinya!”


“Jika benar Tuan Muda Zhou Tian begitu kuat, sepertinya aku sudah tahu siapa pemenang dari kompetisi ini!”


“Bukannya hanya dengan kedatangan Tuan Muda Zhou Tian, pemenang kompetisi ini sudah bisa ditentukan? Jangan bilang kamu lupa tentang ramalan Dewa Agung, tentang satu-satunya Iblis yang datang untuk mengikuti kompetisi, dan ia akan keluar sebagai pemenangnya.” Kali ini mereka melakukan pembicaraan melalui telepati, dikarenakan apa yang mereka bicarakan merupakan rahasia ras Dewa.


“Aku tidak lupa, tapi aku belum yakin saja jika nantinya kita akan melihat para kembaran Tuan Putri, begitu Tuan Muda Zhou Tian memenangkan kompetisi!”


“Itu bisa kita lihat begitu kompetisi berakhir, tapi untuk saat ini, jujur saja aku sangat penasaran dengan reaksi dua putra Dewa ras manusia, yang mana mereka telah gagal mencegah kedatangan Tuan Muda Zhou Tian ke wilayah kita.”


“Mereka menganggap remeh kekuatan Tuan Muda Zhou Tian, dan terlalu mempercayai kekuatan prajurit suci ras manusia, yang selama beberapa tahun terakhir telah mengalami penurunan kekuatan. Pada akhirnya rencana mereka gagal total, dan Tuan Muda Zhou Tian tetap sampai dengan selamat di tempat ini.”


Kesombongan kedua putra Dewa ras Manusia membuat banyak orang tidak menyukai keberadaan mereka, termasuk kedua prajurit Dewa, yang saat ini penasaran dengan reaksi keda putra Dewa ras Manusia, begitu mereka tahu jika satu-satunya iblis yang menjadi peserta kompetisi ternyata berhasil selamat sampai tujuan, dan saat ini dalam perjalanan menuju kediaman khusus untuknya.


...----------------...


Bersambung.