Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Menemui Utusan Ning Qiao


Memasuki ibukota Kerajaan Iblis Benua Selatan, lima prajurit utusan istana Lima Dewa ternganga.


Melihat kemegahan ibukota Kerajaan yang setara dengan kemegahan istana Lima Dewa, mereka juga merasa prajurit yang menjaga ibukota Kerajaan bukanlah sosok yang bisa dianggap remeh.


“Apa benar kita berada di Benua Selatan yang dikatakan sebagai tempat terlemah di Alam Fana?”


“Ribuan prajurit dengan kekuatan di ranah Mortal tingkat Sempurna, serta ada ratusan prajurit dengan kekuatan di ranah Nirwana tingkat Menengah sampai tingkat Puncak. Jelas mereka tidak lemah.”


“Ini hanya sebagian yang terlihat, mungkin di sisi lain ada sosok prajurit yang lebih kuat, dibandingkan yang ada di tempat ini.”


“Dengan sosok yang mungkin kekuatannya setara Yang Mulia Jiang Feng, rasanya tidak mengejutkan jika kekuatan di tempat ini mirip dengan apa yang sering kita lihat di Benua Tengah.”


Kelimanya masih terus berbicara pelan sambil melangkah melihat-lihat keadaan ibukota Kerajaan Iblis. Namun tanpa mereka sadari, ada dua sosok yang sejak tadi terus memantau pergerakan mereka dari kejauhan.


“Aku tidak merasakan niat buruk dari mereka.” Zhu Ning berbicara dengan Zhou Lin yang ada di sebelahnya, dan mereka lah yang sejak tadi mengawasi pergerakan lima prajurit utusan istana Lima Dewa.


“Saat ini mereka memang tidak memiliki niat buruk, tapi jangan lengah pada orang-orang yang tak kita kenal seperti mereka! Bisa saja saat ini mereka sedang menyembunyikan niat asli dari kedatangannya ke tempat kita.” Zhou Lin membalas ucapan Zhu Ning.


Mendengarnya Zhu Ning menggangguk, dan setelahnya tak lagi ada pembicaraan diantara keduanya.


Di sisi lain ibukota Kerajaan Iblis, Zhou Gang dan Zhu Rong saat ini mengawasi kelompok kecil yang terdiri dari lima orang pemilik garis keturunan campuran.


Kurang dari seratus meter keduanya mengawasi mereka, meski jarak yang tidak bisa dikatakan dekat, dengan pendengaran yang sangat tajam mereka mendengar jelas pembicaraan lima orang yang ternyata kedatangan mereka berhubungan dengan ujian kesengsaraan petir Surgawi.


Tugas mereka hanya memastikan, sedangkan tindakan selanjutnya akan ditentukan oleh sosok yang mengirim mereka.


“Apa sebaiknya sekarang kita memberitahu adik Tian tentang tujuan kedatangan mereka?” Zhu Rong bertanya pada Zhou Gang.


Zhou Gang menggelengkan kepala lalu membuka suara, “Saat ini kita sedang mengawasi mereka, jadi lebih baik fokus pada tugas kita. Untuk laporan, kita bisa melakukannya begitu mereka meninggalkan ibukota!”


“Kamu benar, sebaiknya kita fokus pada tugas sambil mengumpulkan sebanyak-banyaknya informasi dari mereka!” Zhu Rong berbicara sembari tersenyum tipis.


Setelahnya tak lagi ada pembicaraan dari keduanya, dan mereka lebih fokus mengamati apa yang memang harus mereka amati.


Sementara itu, kelima sosok yang berada dalam pengawasan Zhu Rong dan Zhou Gang, mereka sangat menikmati berada di ibukota Kerajaan Iblis.


“Aku tidak menyangka kalau tinggal di tengah-tengah para iblis bisa membuatku merasa jauh lebih nyaman, dibandingkan berada di tengah kehidupan manusia.”


“Wajar saja tempat ini terasa lebih nyaman karena bagaimanapun juga ada darah iblis mengalir di tubuh kita.”


Tidak ada yang membantah ucapan salah satu teman mereka. Sedari awal mereka sudah tahu tentang dua garis keturunan, yang berada di tubuh mereka. Saat baru mengetahui semua itu, mereka sempat terkejut, tapi setelahnya mereka tak terlalu mempedulikannya.


Bagi mereka, selama masih bisa mengabdikan diri pada Ning Qiao, mereka tak terlalu peduli dengan hal lain, termasuk diri mereka yang memiliki dua garis keturunan.


Terus berjalan dan melihat-lihat ibukota Kerajaan Iblis, kelimanya tanpa sadar telah sampai di depan istana megah, yang merupakan istana Kerajaan Iblis.


Membuka kedua mata mereka, entah kenapa mereka seperti melihat replika istana Lima Dewa.


Banyak persamaan antara istana Kerajaan Iblis dengan istana Lima Dewa, tapi perbedaan mencolok terlihat pada kekuatan penjaga istana.


“Kekuatan prajurit penjaga istana Kerajaan Iblis memang lebih lemah jika dibandingkan dengan kekuatan prajurit penjaga istana Lima Dewa, tapi perbedaan itu hanya terpaut jarak yang sangat kecil.”


Empat orang lainnya mengangguk setuju, tapi tak lama mereka kembali dikejutkan dengan kedatangan dua sosok, yang tiba-tiba saja muncul di hadapan mereka.


“Siapa kalian dan ada urusan apa tiba-tiba muncul di hadapan kami?” Salah satu dari mereka bertanya pada dua sosok yang tak lain adalah Zhou Gang dan Zhu Rong.


Keduanya muncul di hadapan mereka setelah mendapatkan tugas dari Zhou Tian yang disampaikan oleh prajurit bayangan.


“Yang Mulia Raja mengundang Tuan sekalian untuk mengunjungi istana.” Zhou Gang berbicara sopan pada lima pria di hadapannya.


Kelimanya tahu siapa yang dimaksud Yang Mulia Raja oleh dua sosok di hadapan mereka. Mengetahui itu, jelas saja mereka terkejut karena tiba-tiba saja Raja Kerajaan Iblis mengundang mereka datang ke istananya.


Tak ingin salah memberi jawaban, mereka memilih melakukan diskusi singkat.


Diskusi itu benar-benar berlangsung singkat, tanpa suara dan mereka hanya saling mengangguk.


“Silahkan lewat sini!” Zhou Gang menunjukkan jalan pada lima orang yang diundang Zhou Tian memasuki istana Kerajaan Iblis.


Sebagai penunjuk jalan Zhou Gang berjalan di depan, dengan Zhu Rong berjalan tepat di sebelahnya. Di belakang mereka, terlihat lima orang tertib mengikuti langkah kaki mereka.


Melewati gerbang utama istana Kerajaan Iblis, mereka terus saja berjalan masuk. Tujuan Zhou Gang dan Zhu Rong adalah danau buatan di belakang istana, yang biasa digunakan Zhou Tian dan Zhu Ying untuk bersantai.


“Entah kenapa aku merasa penjagaan tempat ini seperti penjagaan di istana Lima Dewa.” Bisik-bisik terjadi antara dua pria di posisi paling belakang.


“Terlihat lengang tanpa penjagaan, tapi nyatanya banyak penjaga yang terus mengawasi pergerakan kita dari balik bayang-bayang.”


Keduanya melirik kanan dan kiri tanpa menggerakkan kepala, dan mereka menemukan keberadaan prajurit bayangan yang keberadaannya jauh lebih sulit ditemukan dibandingkan dengan prajurit bayangan yang berjaga di istana Lima Dewa.


“Bisa menyembunyikan diri jauh lebih baik dibandingkan prajurit bayangan yang ada di istana Lima Dewa, kemampuan mereka benar-benar tidak bisa kita remehkan!”


Pria yang mendengar bisikan temannya, dia hanya menganggukkan kepala, lalu kembali fokus dengan jalanan yang akan membawa mereka ke suatu tempat.


...----------------...


“Lima orang di ranah Saint tingkat awal di usia belum genap 100 tahun, sepertinya kalian berhasil memanfaatkan manfaat lahir dan tumbuh besar di Benua Tengah.” Zhou Tian memandang lima orang yang datang bersama Zhou Gang dan Zhu Rong.


Dengan teknik mata emas mudah baginya melihat status yang dimiliki orang lain, sekalipun orang itu menggunakan berbagai teknik serta artefak untuk menyembunyikan kekuatannya.


Seketika lima orang yang baru saja datang terkejut karena sosok di hadapan mereka jelas mengetahui status yang sejak meninggalkan Benua Tengah telah mereka sembunyikan.


Ada teknik khusus yang mereka gunakan untuk menyegel kekuatan sampai ranah tertentu, dan ada juga artefak yang mampu menyegel aura kekuatan mereka.


Namun, semua itu tak ada gunanya saat mereka dihadapkan dengan pria yang dari segi usia, pria itu jelas jauh lebih muda dari mereka.


Selain sosok pria, mereka juga melihat sosok wanita yang kecantikannya mampu membuat mereka terpesona.


“Wosh...”


Sebuah cadar tiba-tiba muncul dan menutupi sebagian wajah wanita yang membuat terpesona lima pria utusan Ning Qiao.


“Jangan melihat terlalu lama apa yang bukan milik kalian! Melakukan itu terlalu lama, kalian hanya akan menyesal karena berani melakukannya!” Suara Zhou Tian terdengar datar dan dingin.


Sadar telah melakukan kesalahan kelimanya segera membungkuk. “Maafkan kami Yang Mulia Pangeran!” Karena terlihat begitu muda, mereka mengira Zhou Tian adalah sosok Pangeran Kerajaan Iblis.


“Duduk lah!” Zhou Tian memerintahkan mereka duduk, dan dia tak mempermasalahkan panggilan mereka.


Duduk di tempat yang sudah disediakan, mereka hanya menundukkan kepala taj berani menegakkan kepala karena takut pandangan mereka akan kembali tertuju pada wanita, yang mereka yakini sebagai kekasih Pangeran Kerajaan Iblis.


“Katakan padaku dengan jujur, apa yang menjadi tujuan kalian jauh-jauh datang dari Benua Tengah? Apa kedatangan kalian berhubungan dengan ujian kesengsaraan petir Surgawi?” Zhou Tian bertanya langsung ke intinya.


Tak merasakan ancaman dari sosok di hadapan mereka, dengan tenang salah satu dari mereka memberi jawaban.


“Yang Mulia Pangeran, benar adanya kedatangan kami berhubungan dengan ujian kesengsaraan petir Surgawi. Kami mendapatkan tugas untuk mencari tahu siapa sosok yang baru saja menyelesaikan ujian kesengsaraan petir Surgawi.”


“Lalu, setelah kalian tahu siapa sosok yang telah menyelesaikan ujian kesengsaraan petir Surgawi, apa yang akan kalian lakukan padanya?” Kembali Zhou Tian memberi pertanyaan.


“Kami hanya ditugaskan mencari tahu identitas sosok itu. Untuk yang lainnya, hanya Tuan kami yang mampu menjawab pertanyaan Yang Mulia Pangeran.”


Zhou Tian mengangguk mendengar jawaban dari pertanyaannya, dan karena sedari awal dia telah menggunakan teknik Mata Emas, dia tahu kalau mereka berlima jujur padanya.


“Sebenarnya aku bukanlah Pangeran seperti perkiraan kalian, aku adalah Raja di Kerajaan ini, dan kalau kalian ingin tahu siapa sosok yang berhasil menyelesaikan ujian kesengsaraan petir Surgawi, sosok yang kalian cari adalah aku.”


Suara Zhou Tian terdengar jelas, dan mustahil lima orang di hadapannya tidak mendengar suaranya.


Kerutan segera muncul di kening mereka yang berada di hadapan Zhou Tian. Dari luar mereka terlihat tenang, tapi hampir saja jantung mereka berhenti berdetak karena terkejut, begitu mendengar apa yang diucapkan Zhou Tian.


...----------------...


Bersambung.