Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Mati Dalam Satu Kali Serangan


Dua bulan berlalu dengan cepat.


Pasukan ras iblis yang jumlahnya mencapai ratusan ribu bergerak cepat melintasi langit yang cerah.


Lebatnya hutan menjadi pemandangan yang terlihat di bawah mereka.


Banyak manusia yang bersembunyi di balik pepohonan saat mereka melihat pergerakan besar prajurit iblis.


Mereka adalah manusia yang selama ini tinggal di Benua Selatan dan melakukan perburuan di lapisan terluar hutan siluman.


Sedangkan mereka semua tahu kalau pasukan iblis yang datang bukan pasukan iblis, yang berasal dari hutan siluman, melainkan berasal dari Benua Timur.


Pasukan iblis yang terlihat adalah pasukan Raja Iblis Benua Timur, dan mereka dipimpin langsung oleh Raja Mo Sigui serta dua orang kepercayaannya.


Kedatangan mereka adalah untuk memenuhi tantang terbuka Zhou Tian, dan Raja Mo Sigui ingin membuktikan kalau dirinya jauh lebih layak memiliki wanita yang ditakdirkan menjadi Permaisurinya.


Saat Raja Mo Sigui fokus dengan tujuannya, dia berhenti secara tiba-tiba, membuat semua orang yang mengikutinya turut berhenti.


Bersama dengan berhentinya pergerakan Raja Mo Sigui, enam sosok yang mana tiga dari mereka adalah pria dan tiga lainnya adalah wanita, mereka muncul dan berdiri tenang di jarak seratus meter dari tempat berhentinya Raja Mo Sigui.


Raja Mo Sigui menatap enam sosok yang begitu tenang berdiri tak jauh darinya, tapi tak lama tatapannya segera tertuju pada wanita bercadar, yang begitu erat mengaitkan tangan ke lengan pria di sampingnya.


“Yang Mulia, pria itu adalah orang yang memberikan tantangan terbuka pada Yang Mulia.” Mo Xin berbicara pada Raja Mo Sigui.


Raja Mo Sigui tersenyum sinis. “Aku sama sekali tidak merasakan ancaman dari keberadaannya. Apa benar kalian berdua dikalahkan olehnya yang terlihat begitu lemah?”


“Yang Mulia, awalnya hamba juga mengira dia sangat lemah, tapi dia ternyata memiliki teknik yang mampu menyamarkan kekuatannya, dan itu sangat menyulitkan kami saat berhadapan dengannya!” Kali ini Mo Zhi yang berbicara.


Raja Mo Sigui begitu saja percaya dengan jawaban Mo Zhi. Mereka dua orang kepercayaannya tidak pernah berbohong, jadi tak ada alasan baginya untuk tidak mempercayai mereka.


Kini dia tak lagi menganggap remeh sosok yang terlihat lemah darinya, dan sorot mata tajamnya segera tertuju pada pria yang dimaksud kedua orang kepercayaannya.


“Sepertinya kalian sudah selesai bicara, jadi sekarang kalian bisa menjelaskan padaku, apa yang menjadi tujuan kalian datang ke tempat ini?” tanya sosok di seberang, dan sosok itu adalah Zhou Tian.


“Apa kau lupa tantangan terbuka yang dua bulan lalu kau berikan padaku? Hari ini aku datang untuk memenuhinya, dan aku pastikan kau bakalan mati di tanganku!” Raja Mo Sigui menjawab pertanyaan Zhou Tian dengan nada suara meninggi.


“Pantas saja dua orang lemah itu berada di belakangmu, ternyata kau adalah sosok Raja Iblis Benua Timur.” Zhou Tian berbicara sembari menatap remeh keberadaan Mo Xin dan Mo Zhi yang berdiri tepat di belakang Raja Mo Sigui.


Cepat Zhou Tian memfokuskan pandangan pada Raja Mo Sigui, lalu dia kembali bicara, “Tantangan terbuka memang aku tujukan untukmu, tapi melihat sendiri kekuatanmu saat ini, aku mengizinkan kamu mengerahkan semua pasukan di belakangmu untuk membantumu!”


“Kau iblis lemah yang sangat sombong! Tidak perlu aku menggunakan kekuatan mereka, cukup dengan kekuatanku, aku pasti dapat merubah tubuhmu menjadi debu!” Raja Mo Sigui menarik keluar pedang besar dari cincin penyimpanan miliknya, dan dia memasang kuda-kuda kuat bersiap melakukan serangan.


“Tebasan kegelapan!” Seru Raja Mo Sigui.


Dia tidak ingin main-main, dan langsung saja menyerang Zhou Tian dengan salah satu teknik terkuatnya.


Ketika dia meneriakkan teknik apa yang digunakan, saat itu juga dia mengayunkan pedangnya sebanyak sepuluh kali, membelah udara kosong di depannya.


Tepat setelah gerakan tebasan ke sepuluh berhasil dia lakukan, dari kekosongan di depannya muncul serangan tebasan berbentuk sabit dengan aura kegelapan yang mengerikan, dan serangan itu mengarah pada Zhou Tian.


“Serangan yang cukup menakjubkan, tapi masih terlalu lemah untuk dapat menggores bajuku.”


Zhou Tian melambaikan tangannya, lalu tak lama muncul Pedang Naga Kegelapan di hadapannya.


Memegang pedang yang baru muncul dengan tangan kanannya, Zhou Tian cukup sekali mengayunkan pedang di tangannya, dan muncul tebasan berbentuk sabit melesat cepat ke arah datangnya serangan Raja Mo Sigui.


“BOOMM...”


Serangan Zhou Tian dan Raja Mo Sigui saling berbenturan di udara. Benturan kedia serangan menghasilkan gelombang kejut, yang membuat semua orang sedikit terdorong mundur.


Tiba-tiba suasana menjadi hening setelah terjadinya benturan serangan Zhou Tian dan Raja Mo Sigui.


Awan mendung di sekitaran tempat pertarungan keduanya juga telah lenyap, dan hanya menyisakan birunya langit.


“Slash... Slash...”


Bodoh jika Raja Mo Sigui berpikir Zhou Tian tidak akan langsung membalas serangannya! Nyatanya dia langsung membalas melakukan serangan.


Melihat datangnya serangan Zhou Tian yang mengunci pergerakannya, Raja Mo Sigui sekuat tenaga mencoba menghindar. Dia kelompat kesana-kemari menghindari serangan Zhou Tian, dan sesekali dia akan mengirimkan serangan balik.


‘Aku masih belum bisa melihat seberapa tinggi tingkat kekuatannya, tapi jelas dia kuat.’ Raja Mo Sigui berbicara dalam hati.


Raja Mo Sigui masih terus menghindari serangan Zhou Tian. Bukannya melemah setelah terus menerus melakukan serangan, serangan yang dilakukan Zhou Tian justru semakin kuat dan cepat, membuat Raja Mo Sigui semakin terdesak.


Mo Xin dan Mo Zhi dapat melihat Raja mereka yang semakin terdesak. Keduanya tahu saat ini Raja mereka belum menggunakan seluruh kekuatannya dan mereka yakin Raja Mo Sigui dapat membalik keadaan begitu menggunakan seluruh kekuatannya.


Namun, itu semua dapat terjadi kalau saat ini lawannya sudah menggunakan seluruh kekuatannya. Sayangnya, Mo Xin dan Mo Zhi juga tahu kalau lawan Raja merekq juga masih belum menggunakan seluruh kekuatannya.


“Seorang kuktivator ranah Saint tingkat Sempurna memang tidak mudah dikalahkan, dan lagi dia belum menggunakan seluruh kekuatannya untuk berhadapan denganku.” Zhou Tian bergumam pelan.


Sementara itu, Raja Mo Sigui yang semakin terdesak oleh serangan Zhou Tian yang datang bertubi-tubi tanpa henti, dia terpaksa meningkatkan kekuatannya.


“Kau adalah orang pertama yang memaksa aku menggunakan tiga seperempat kekuatanku!”


“Boom...”


Aura kekuatan meluap keluar dari tubuh Raja Mo Sigui, membuat seluruh pasukan iblis mundur mencari jarak aman, begitu juga dengan dua orang kepercayaannya.


Sedangkan di sisi Zhou Tian, baik dia maupun lima orang lainnya, tak ada satupun dari mereka yang bergerak mundur meninggalkan tempat, yang sejak awal kedatangan sudah mereka tempati.


Aura elemen kegelapan yang bercampur dengan aura sejati seorang iblis, membuat medan pertarungan seketika menjadi sangat mencekam.


“Swosh...”


Kekuatan Raja Mo Sigui melonjak drastis. Dari yang semula kekuatannya masih berada di ranah Saint tingkat Sempurna, saat ini kekuatannya dapat disetarakan dengan ranah Immortal tingkat Awal.


Zhou Tian bukanlah orang bodoh yang membiarkan Raja Mo Sigui menyempurnakan kekuatannya. Meski tak sedikitpun memiliki ketakutan dengan kekuatan Raja Mo Sigui yang setara kuktivator ranah Immortal tingkat Awal, di cuma khawatir jika orang-orang di sekitarnya dilukai Raja Mo Sigui.


Menyimpan kembali pedang Naga Kegelapan ke dalam tubuhnya, Zhou Tian mengumpulkan kekuatan elemen petir yang sangat banyak di telapak tangannya.


“Serangan Tapak Dewa Iblis!” Seru Zhou Tian dengan suara lantang.


Zhou Tian mengayunkan tangannya seolah melakukan gerakan menampar Raja Mo Sigui dari jarak jauh.


Jarak Zhou Tian dan Raja Mo Sigui memang tidak dekat, tapi saat Zhou Tian mengayunkan tangannya, siluet telapak tangan berukuran raksasa muncul di samping Raja Mo Sigui.


Siluet telapak tangan memiliki penampilan sangat mengertikan yang mana kekuatan elemen petir nampak membalut seluruh permukaan siluet telapak tangan.


Sementara itu Raja Mo Sigui yang tak tahu datangnya serangan Zhou Tian karena dia masih fokus menyetabilkan kekuatan, setelah sekian lama dia tak pernah menggunakan kekuatannya lebih dari setengahnya. Dia sama sekali tidak siap menghindar ataupun menghadang serangan Zhou Tian.


“BOOOMM...”


Suara ledakan besar terjadi saat siluet telapak tangan menghantam tubuh Raja Mo Sigui.


Mo Xin dan Mo Zhi ingin membantu Raja Mo Sigui menahan serangan Zhou Tian, tapi mereka terlambat.


Sedangkan Zhou Tian, dia tersenyum tipis melihat serangannya berhasil, tapi tak lama dia merasakan keanehan saat dia tak lagi merasakan aura kehidupan Raja Mo Sigui.


‘Tunggu! Apa mungkin dia sudah mati?’ Zhou Tian bertanya dalam hati, sambil terus mencoba merasakan aura kehidupan Raja Mo Sigui.


[Selamat, Tuan berhasil menyelesaikan misi rahasia, membunuh Raja Mo Sigui]


[Mendapatkan teknik pembatalan teknik musuh > Selama Tuan lebih kuat dari musuh, Tuan dapat membatalkan seluruh teknik yang ingin digunakan olehnya]


Hening tak ada suara balasan dari Zhou Tian, yang saat ini masih terdiam karena sebuah kenyataan.


“Sial! Dia benar-benar lemah! Mati hanya dalam satu kali serang. Seharusnya tadi aku sedikit mengurangi penggunaan kekuatan saat menyerangnya!”


...----------------...


Bersambung.