
Mengingat jumlah musuh tidaklah sedikit dan kekuatan mereka juga tidak lemah, Zhou Tian akan menggunakan seluruh kekuatannya untuk menghadapi mereka.
"Jangan lengah dan gunakan semua yang kalian miliki untuk melawan mereka!”
Zhou Tian tak ingin ada teman yang lengah dan menganggap remeh kekuatan musuh. Meski mereka kuat, menganggap lemah kekuatan musuh adalah langkah awal yang dapat menyeret mereka ke dasar jurang kematian.
Mengatur posisi juga dilakukan Zhou Tian, meski hanya berempat, pengaturan posisi yang tepat dapat memberi keuntungan ganda pada mereka saat berhadapan musuh yang unggul jumlah.
Tak berselang lama setelah mengatur posisi, saat semua orang mengarahkan pandangan ke arah datangnya siluman, terlihat naga terbang di langit. Naga yang terlihat memang hanya ada satu, tapi diatas tanah terdapat dua siluman lain yang tak kalah kuat dengan siluman naga.
“Siluman naga, siluman rubah api, dan satu lagi merupakan siluman ular bumi. Hari ini sepertinya keberuntungan masih memihak padaku.” Selain tiga siluman itu, siluman lainnya yang baru datang sama sekali tidak menarik bagi Zhou Tian.
Menatap bergantian tiga siluman yang membuatnya tertarik, Zhou Tian bermaksud menggunakan kekuatan darahnya untuk menjalin kontak dengan mereka, seperti yang dia lakukan pada rubah putih yang sekarang memiliki empat ekor rubah.
“Tiga siluman terkuat biarkan aku yang menghadapi mereka! Kalian bertiga cukup melawan siluman lainnya!” Zhou Tian berbicara tegas, dan mudah dimengerti oleh Zhu Ying, Zhou Lin, serta Zhu Ning.
Zhou Tian dengan gerakan sangat cepat setelah dia berhasil menguasai seluruh tingkatan teknik Langkah Cahaya, dia berhasil memperpendek jarak dengan rubah api.
“Dari ketiganya, kekuatan siluman rubah api adalah yang terlemah. Menjadikannya sebagai target pertama adalah pilihan yang tepat.” Zhou Tian bergumam, lalu dia menggigii ujung jarinya dan darah segera mengalir keluar dari luka hasil gigitannya.
“Roooaarrrr...”
Siluman rubah api meraung keras sebagai tanda dia tidak menyukai keberadaan Zhou Tian. Dia langsung saja menerjang dan menyerang Zhou Tian sekuat tenaga, tapi dengan kecepatan yang dimiliki Zhou Tian, seluruh serangan siluman rubah api hanya mengenai udara kosong.
“Sudah cukup main-mainnya, sekarang saatnya kita menjalin kontrak!” Zhou Tian muncul di atas kepala siluman rubah api, dan meneteskan tiga tetes darahnya ke kepala siluman rubah api.
“Semoga saja kekuatan darahku lebih kuat dibandingkan dengan kekuatan darahmu. Jika itu terjadi, kamu akan menjadi binatang kedua yang terikat kontrak denganku!” ucap Zhou Tian lalu dengan gerakan sangat cepat dia melompat menjauhi siluman rubah api.
Selain pada siluman rubah api, hal yang sama juga dilakukan Zhou Tian pada dua siluman lainnya termasuk pada siluman naga. Memiliki kekuatan di ranah Mortal membuatnya memiliki kemampuan terbang, dan dengan kemampuan terbangnya dia begitu mudah menjangkau keberadaan siluman naga.
Di saat dia mencoba menjalin kontrak dengan ketiga siluman, Zhu Ying, Zhou Lin, serta Zhu Ning, ketiganya sedang membabi-buta menyerang para siluman, dan memberi para silum sensasi kematian tanpa rasa sakit.
Sepuluh tarikan napas berlalu setelah Zhou Tian meneteskan darahnya tepat dikepala siluman naga, dan di tarikan napas selanjutnya dia dapat melihat perubahan pada tiga siluman yang telah menyerap esensi darahnya.
Tubuh ketiganya memancarkan cahaya terang, dan perlahan aura siluman di tubuh mereka menghilang tergantikan oleh aura binatang spiritual.
Selain itu ketiganya juga mengalami peningkatan kekuatan, dan setelah mereka menyerap esensi darahnya Zhou Tian jelas dapat melihat berada di tingkat berada kekuatan mereka.
“Naga langit berada di tingkat 95, ular suci berada di tingkat 93, dan terakhir ada rubah api surgawi tingkat 90. Jika disetarakan dengan kekuatan kultivator, yang terkuat dari mereka telah merada di tahap puncak tingkat Menengah ranah Nirwana.”
Selesai mengidentifikasi kekuatan mereka bertiga, tiba-tiba Zhou Tian merasakan energi spiritual yang begitu besar masuk ke dalam tubuhny, dan bersamaan dengan itu awan gelap mulai berkumpul di langit.
“Apa yang terjadi? Tubuhku rasanya mau meledak!”
[Ding... Tuan berhasil menja kontrak dengan tiga binatang spiritual di waktu yang bersamaan. Tiga binatang spiritual tunduk pada Tuan, dan mereka menyerahkan seperempat kekuatan mereka pada Tuan sebagai bukti kesetiaan]
[Seperempat kekuatan yang masing-masing diberikan mereka cukup untuk membuat Tuan menerobos ranah yang lebih tinggi. Dikarenakan Tuan akan menerobos ranah Nirwana yang merupakan langkah awal menuju kekuatan tertinggi di puncak kekuatan Alam Fana, petir Surgawi akan muncul untuk proses mensucikan tubuh Tuan]
“Petir Surgawi dan proses mensucikan tubuh? Sistem, apa aku akan mengalami sesuatu yang mengancam kehidupanku, saat petir Surgawi memulai proses mensucikan tubuhku?”
[Ding... Tuan akan mengalami sedikit siksaan, tapi itu tidak membahayakan kehidupan Tuan]
Bersamaan dengan itu suara petir mulai bergemuruh di langit, dan petir berwarna kuning keemasan mulai menunjukkan keberadaannya.
[Ding... harap Tuan segera menyiapkan diri! Sembilan petir Surgawi tingkat pertama akan memulai proses mensucikan tubuh Tuan]
Zhou Tian segera duduk bersila, dan membiarkan kekuatan tubuhnya bekerja meredam kekuatan sambaran petir Surgawi tingkat pertama.
“Duar... Duar... Duar...”
Tiga petir Surgawi berwarna kuning keemasan berturut-turut menyambar tubuh Zhou Tian, diikuti sambaran petir selanjutnya sampai genap ada sembilan petir yang menyambar tubuhnya.
Suara teriakan karena rasa sakit sama sekali tidak terdengar keluar dari mulut Zhou Tian, karena dia memang tidak merasakan rasa sakit saat petir menyambar tubuhnya.
Tak ada rasa sakit yang dirasakannya, tapi dia berhasil meningkatkan kekuatannya dengan menyerap energi dari sembilan petir Surgawi tingkat pertama yang menyambar tubuhnya.
Berhasil mendapatkan satu kali lagi terobosan, kekuatan Zhou Tian saat ini sudah berada di tingkat Menengah ranah Nirwana, dan tanpa sepengetahuannya saat ini dia adalah sosok terkuat di Benua Selatan yang merupakan Benua terlemah yang ada di Alam Fana.
“Kembali mendapatkan terobosan. Aku merasa kekuatanku jauh lebih besar dari sebelumnya,” mata Zhou Tian memancarkan kebahagiaan.
Aura kekuatannya sangatlah mendominasi tapi terasa sangat menyenangkan, tapi kalau dia menginginkannya, aura itu bisa menjadi sesuatu yang mengerikan bagi musuh-musuhnya.
Menggerakkan tinjunya, dia merasa bisa membuat Kota Teratai Langit rata dengan tanah hanya dengan sekali serang. Merasakan semua itu, dia tak lagi ragu menunjukkan kekuatan yang dimiliki desa iblis.
“Sekalipun pihak Kerajaan Teratai datang menyerang dengan tujuan menghancurkan desa iblis, kedatangan mereka hanya akan menjadi awal kehancuran Kerjaaan Teratai.” Zhou Tian sangat percaya diri dengan kekuatannya saat ini.
“Swush... Swush... Swush... Swush...”
Keempat binatang spiritual yang telah menjalin kontrak dengan Zhou Tian datang menghampirinya dalam wujud kecil, dan mereka terlihat menggemaskan dalam wujudnya saat ini.
Selanjutnya yang datang menghampirinya adalah Zhu Ying, Zhou Lin, dan Zhu Ning. Mereka telah berhasil membunuh seluruh siluman yang datang, dan sekarang mereka ingin menanyakan apa yang baru saja terjadi pada Zhou Tian.
Zhou Tian tersenyum menyambut kedatangan ketiga temannya, dan keempat binatang spiritual miliknya. Wujud yang imut membuat kedua wanita menyukai mereka, terutama kedua rubah yang terlihat benar-benar imut.
Naga langit hinggap di bahu Zhou Tian, sedangkan ular suci merambat dan melingkar di lengan Zhou Tian. Meski bernama ular suci, sosok ular itu memiliki warna hitam pekat, dan saat melingkar di lengan Zhou Tian wujudnya berubah menjadi gelang.
Meski berubah menjadi gelang selayaknya gelang pada umumnya, Zhou Tian masih dapat merasakan aura kuat milik ular suci.
“Sebaiknya sekarang kita pergi dari tempat ini, sebelum semakin banyak siluman yang datang!” ucap Zhou Tian yang mana kedatangannya hari ini hanya untuk melihat langsung keberadaan tambang kristal roh, bukan untuk memburu siluman.
Menuruti Zhou Tian, mereka segera melakukan perjalanan kembali ke desa iblis.
Di sepanjang jalan Zhou Tian dan Zhou Lin merepotkan diri mereka dengan membunuh semua siluman yang muncul di sepanjang jalan. Sedangkan kedua wanita, mereka terlihat terus saja bermain-main dengan kedua rubah.
“Setelah kekuatanku meningkat, untuk membunuh siluman tingkat 70, hanya dengan kekuatan fisik aku bisa membunuh mereka!”
Zhou Tian terus membunuh siluman dengan kekuatan fisiknya, sambil menceritakan apa yang sebelumnya dia alami. Dari ceritanya, sekarang Zhu Ying, Zhou Lin, serta Zhu Ning tahu kalau kekuatannya telah meningkat ke ranah Nirwana.
...----------------...
Bersambung.