Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Kembali Ke Benua Tengah


“Saatnya membangun kekuatan iblis di Benua Tengah!”


Memandang lurus kedepan, Zhou Tian dapat melihat daratan Benua Tengah setelah menyeberangi lautan yang memisahkan Benua Barat, dan Benua Tengah. Bergerak bersama Zhu Ying dan sedikit menambah kecepatan, akhirnya mereka sampai kembali di atas daratan Benua Tengah.


Tak beristirahat karena memang tak merasa lelah, mereka langsung saja pergi menuju sebuah Kota Iblis, yang berada tepat di tengah-tengah kawasan Benua Tengah.


Ketika mereka melewati hutan tak jauh dari sebuah kota, sebuah pertarungan sengit sedang terjadi di tempat itu. Melihat siapa saja yang terlibat pertarungan, Zhou Tian dan Zhu Ying tak buru-buru ikut campur, dan memilih melihat jalannya pertarungan.


Sedangkan yang terlibat pertarungan adalah lima iblis wanita, melawan belasan sosok manusia.


Awalnya pertarungan berjalan seimbang meski kelima iblis masing-masing harus berhadapan dengan tiga orang musuh, tapi saat kelima iblis sedang menghalau serangan salah satu musuh mereka, tiba-tiba lima sosok manusia lainnya muncul dari balik pepohonan, dan langsung menaburkan serbuk pelumpuh ke arah lima iblis yang jelas tak sempat menghindar.


Serbuk pelumpuh membuat lumpuh seluruh otot di tubuh mereka untuk beberapa waktu kedepan. Meski hanya sedikit yang terhirup, mereka tetap akan terpengaruh efek buruk serbuk pelumpuh.


Hanya dalam kurun waktu yang sangat singkat setelah mereka menghirup serbuk pelumpuh, tubuh kelima iblis melemah, dan tak lama mereka tumbang.


“Hahahaha... sekuat apapun kalian melawan, pada akhirnya kalian hanya akan menjadi penghangat tubuh kami!”


“Berharap saja mereka masih gadis, jadi kita bisa menjadi yang pertama kali menjamah dan menikmati tubuh mereka!”


“Ayo, segera bawa mereka ke markas dan kita bisa bersenang-senang di sana!”


Yang semula terlihat jumlah mereka adalah lima belas orang, kini jumlah mereka genap dua puluh orang, dan bersama-sama mereka mendekati lima iblis wanita yang sama sekali tak bisa menggerakkan tubuhnya.


Zhou Tian dan Zhu Ying yang melihat tangan-tangan serakah para pria ingin menyentuh tubuh lima iblis wanita yang dalam keadaan tak berdaya, jelas saja mereka tak tinggal diam.


Bergerak bagaikan sosok bayang-bayang, keduanya muncul di depan lima iblis wanita, dan langsung saja mereka menendang kuat orang-orang yang berada dalam jangkauan serangan mereka.


Serangan mereka datang sangat cepat dan mengejutkan, membuat lawan tak sempat menghindar.


Tidak sempat menghindar, beberapa orang langsung saja terpental jauh, setelah terkena serangan mendadak yang dilakukan Zhou Tian dan Zhu Ying.


Namun, keduanya tak berhenti hanya dengan satu serangan! Tanpa jeda, mereka kembali melakukan serangan cepat yang tentu tak bisa dihalau semua musuh mereka.


“Jangan harap kalian bisa menggunakan cara yang sama untuk melumpuhkan kami!”


Cepat Zhou Tian menendang tangan lima orang secara bergantian, saat mereka kedapatan ingin melemparkan serbuk pelumpuh kearahnya dan juga kearah Zhu Ying.


Tangan mereka yang menggenggam serbuk pelumpuh justru mengarahkan apa yang ada digenggaman mereka, ke arah wajah mereka sendiri setelah terkena serangan Zhou Tian. Alhasil, tak lama kemudian mereka jatuh tak berdaya karena efek serbuk pelumpuh yang tak sengaja mereka hirup.


“Nikmatnya senjata makan tuan,” ucap Zhou Tian sambil terkekeh geli melihat lima orang yang hanya bisa menggerakkan sepasang bola mata milik mereka.


Di sisi lain, tanpa belas kasihan Zhu Ying menumbangkan lima orang lainnya, dan kini genap dua puluh orang berhasil mereka berdua tumbangkan.


Mereka semua tumbang dalam waktu sangat singkat, dan semuanya tumbang di tangan dua orang yang sedikitpun tak menggunakan kekuatan spiritualnya.


“Ying’er, berikan pil ini pada mereka!” Botol giok berisikan lima pil penawar segala jenis racun diberikan Zhou Tian pada Zhu Ying. Serbuk pelumpuh merupakan salah satu jenis racun, oleh karena itu Zhou Tian memberi mereka pil penawar racun, bukannya pil pemulih.


Sedangkan alasan kenapa dia menyuruh Zhu Ying memberikan sekaligus membantu mereka menelan pil itu, itu karena mereka berlima adalah wanita.


“Mereka akan pulih seperti sediakala, setelah tubuh mereka menyerap manfaat pil yang baru kamu berikan,” ucap Zhou Tian saat dia menyadari raut wajah khawatir Zhu Ying, saat wanita itu melihat keadaan lima iblis wanita, yang masih terlihat lemas tak berdaya.


Zhu Ying mengangguk sambil tersenyum dan benar saja, tak lama kemudian kelima iblis wanita pulih seperti sediakala.


Mereka sangat berterimakasih pada Zhou Tian dan Zhu Ying yang telah menyelamatkan mereka, dan salah satu dari mereka mulai bercerita apa sebenarnya yang sedang mereka lakukan, sampai bertemu dengan sekelompok manusia yang saat ini telah berubah menjadi mayat.


“Kami sebelumnya ingin pergi ke kota di dekat tempat ini untuk melihat ada tidaknya pasar budak di tempat itu, sekaligus memastikan ada tidaknya iblis yang dijadikan budak, dan jika ada kami akan melaporkan pada teman kami yang lain, dan nantinya bersama-sama pergi ke kota itu untuk membebaskan budak yang berasal dari ras iblis.”


“Namun, belum juga sampai di kota, saat melintasi tempat ini, kita bertemu dengan mereka yang mengenali kami berlima sebagai sosok iblis, dan langsung saja mereka menyerang kami dengan niat buruk!”


Zhou Tian dan Zhu Ying sangat mengerti dengan cerita mereka, dan sekarang mereka telah menentukan tujuan pertama setelah kembali ke Benua Tengah.


“Apa sekarang kalian masih ingin melanjutkan perjalanan ke kota tak jauh dari tempat ini?” tanya Zhu Ying dan dia menatap bergantian lima wanita iblis di depannya.


Kelimanya bersamaan menggelengkan kepala, dan salah satu dari mereka berkata, “Kalau hanya kami berlima sepertinya sangat berbahaya jika ingin memasuki kota itu. Sebaiknya kami kembali dan meminta tolong pada yang lain, baru setelahnya kami semua akan pergi ke kota itu!”


Zhu Ying mengangguk mendengarnya, begitu juga Zhou Tian. Mereka sama-sama tahu jika hanya dengan kekuatan kelima iblis wanita itu, kelimanya hanya akan ditangkap dan dijadikan mainan para manusia jika memaksakan diri pergi ke kota yang masih memperbudak ras iblis.


“Bagaimana kalau kami menemani kalian pergi ke kota itu? Kebetulan kita memiliki tujuan yang sama.” Tawar Zhou Tian pada lima iblis wanita, yang dari usia mereka beberapa tahun lebih dewasa dibandingkan dirinya.


Mendengar itu, kelima iblis wanita baru sadar kalau mereka belum mengenal siapa sosok yang menyelamatkan mereka. Mereka merasa nyaman dengan aura Zhou Tian dan Zhu Ying, oleh karena itu mereka sampai lupa mengenal siapa keduanya, dan mereka juga baru sadar kalau kedua sosok di depan mereka berpenampilan selayaknya manusia.


“A-Apa kalian berdua manusia?” tanya salah satu wanita, yang dari wajahnya dia terlihat waspada pada sosok Zhou Tian dan Zhu Ying.


Mendengar pertanyaan yang mengingatkan Zhou Tian dan Zhu Ying kalau penampilan mereka masih selayaknya manusia, tanpa menunjukkan ciri-ciri sosok iblis.


“Kami bukan manusia, tapi kami iblis sama seperti kalian.” Zhou Tian lalu menunjukkan penampilan aslinya begitu juga Zhu Ying.


Sepasang mata berwarna merah menyala serta aura kegelapan murni yang merupakan aura milik ras iblis, menunjukkan kalau mereka berdua merupakan ras iblis, sama seperti lima iblis wanita yang kini merasa lega setelah tahun identitas asli Zhou Tian dan Zhu Ying.


Mereka sangat mewaspadai keberadaan manusia, oleh karena itu mereka sebelumnya waspada setelah sadar dengan penampilan Zhou Tian dan Zhu Ying.


Namun, setelah melihat penampilan asli mereka, mereka benar-benar merasa lega karena tak harus bersitegang dengan para manusia yang begitu licik dalam setiap pertarungan.


Mendengar apa yang diucapkan Zhou Tian, kelima iblis wanita sangat tertarik dan antusias dengan teknik yang dapat merubah penampilan mereka menjadi penampilan manusia pada umumnya.


Sedangkan Zhou Tian yang melihat mereka sangat antusias, Zhou Tian meminta Zhu Ying mengajari mereka berlima teknik yang dapat menyegel aura iblis di tubuh mereka, sekaligus teknik yang dapat merubah warna sepasang mata milik mereka.


Kedua teknik itu mudah dipelajari, dan tak membutuhkan waktu lama mereka berhasil mempelajariny, dan segera merubah diri mereka selayaknya manusia pada umumnya.


Tak lagi ada sepasang mata merah, dan aura ras iblis benar-benar menghilang. Dengan sepasang mata berwarna hitam ditambah aura iblis mereka yang tersegel, penampilan mereka sebagai manusia sangatlah sempurna.


“Sekarang, sebaiknya kita segera pergi!” ucap Zhou Tian, dan kelima iblis wanita yang sudah menetapkan keputusan pergi bersama Zhou Tian dan Zhu Ying, mereka bergegas belakang tepat di belakang Zhou Tian dan Zhu Ying.


Penampilan mereka bertujuh sekarang terlihat selayaknya manusia pada umumnya. Akan tetapi, kelima iblis wanita ditambah dengan Zhu Ying, kecantikan mereka benar-benar menarik perhatian banyak pria saat baru saja sampai di depan gerbang kota.


Mereka para wanita yang tak peduli dengan perhatian banyak pria, mereka memilih acuh, mengabaikan para pria yang tak bosan memperhatikan mereka.


Namun, semakin lama semakin banyak pria yang memperhatikan keberadaan mereka, bahkan mulai ada yang terang-terangan mengganggu mereka.


Ada yang jalan mendekat dan mengajak berkenalan, bahkan ada yang mencoba meraih tangan mereka terutama Zhu Ying yang terlihat paling mempesona dibandingkan lima wanita lainnya.


Memang penampilan Zhu Ying terlalu sempurna untuk seorang wanita, bahkan tak sedikit wanita yang jatuh cinta pada kesempurnaan Zhu Ying, meski mereka tak melihat separuh wajah Zhu Ying yang tertutup cadar tebal.


Para pria yang merasa diacuhkan bahkan mulai tak sanggup menahan amarah saat beberapa kali tangan mereka ditepis secara kasar oleh Zhu Ying dan lima wanita lainnya, mereka semakin berani mendekati wanita yang telah mencuri perhatian mereka.


Pria berjubah emas muncul di depan Zhou Tian, lalu dia berkata, “Kamu bisa pergi dari tempat ini tapi tidak dengan mereka yang akan ikut pergi bersamaku!”


“Kenapa aku harus menuruti keinginanmu sedangkan kita tak saling kenal, dan lagi kamu itu sosok yang terlalu lemah untuk dapat memberi perintah padaku?” ujar Zhou Tian sorot mata dingin menatap pria berjubah emas di depannya.


“Kau berani menghina tuan muda ini lemah dan tak mau menuruti keinginanku? Melakukan itu, sama saja kau telah mengundang Dewa Kematian, yang akan mengakhiri hidupmu!” teriak pria berjubah emas.


“Maaf, aku tidak banyak waktu meladeni orang lemah sepertimu! Jadi, sebaiknya kita selesaikan semuanya dengan cepat!”


Sebuah belati tiba-tiba saja muncul di tangan Zhou Tian, dan tanpa disadari pria berjubah emas di depannya, dia bergerak sangat cepat membunuh belasan pengawal pria berjubah emas.


Gerakannya saat membunuh mereka sangat cepat, bahkan banyak orang yang menganggap Zhou Tian tak pernah meninggalkan tempatnya karena gerakannya yang teramat cepat.


Menyerang, membunuh, lalu kembali ke tempat semula. Semua orang tiba-tiba dikejutkan dengan darah yang menetes dari belati di tangan Zhou Tian.


Belati yang sebelumnya terlihat bersih mengkilap, kini terdapat bercak darah di belati itu, dan tak lama terdengar suara benda berjatuhan dari arah belakang pria berjubah emas.


Tak hanya sekali terdengar suara benda jatuh, melainkan suara itu terdengar berkali-kali dan saat pria berjubah emas menoleh, dia dapat melihat seluruu pengawalnya jatuh dengan tubuh tanpa kepala. Bukan kepala mereka menghilang, tapi kepala mereka telah menggelinding terpisah dari tubuhnya.


“Si-Siapa yang begitu berani melakukan itu pada para pengawalku?” Suaranya terdengar terbata-bata, tapi dia masih menunjukkan sikap arogan nya.


[Tuan, pria berjubah emas adalah putra penguasa kota dan di kediamannya terdeteksi keberadaan ratusan budak yang berasal dari ras iblis]


‘Pantas saja dia begitu arogan dan sok berkuasa, ternyata dia putra penguasa kota ini!’ ucap dalam hati Zhou Tian setelah mendapat informasi dari sistem.


Selain informasi identitas pria berjubah emas, dia juga mendapat informasi keberadaan ratusan budak dari ras iblis di kediaman pria, yang berada di hadapannya.


“Sistem, apa kamu bisa mencari tahu keadaan mereka yang menjadi budak di kediaman pria itu?” tanya Zhou Tian pada sistem.


[Tuan, keadaan mereka jauh dari kata baik-baik saja, terutama budak pria. Selain dipaksa bekerja dengan jam kerja hampir sehari semalam, mereka juga hanya mendapatkan jatah satu kali makan setiap harinya]


[Sedangkan untuk budak wanita, mereka harus menjalani hari-harinya dengan menjadi penghangat ranjang seluruh pria di kediaman putra penguasa kota, kecuali budak pria]


Mengetahui semua itu, wajah Zhou Tian seketika memerah karena marah. Dia ingin segera pergi ke kediaman pria di depannya, membebaskan seluruh budak di tampat itu yang berasal dari ras iblis.


Namun, baru juga ingin pergi melanjutkan perjalanan, pria berjubah emas di depannya, kembali pria itu membuatnya berhenti di tempat. “Kau, aku yakin kau lah yang telah membunuh mereka!” tuduh putra penguasa kota.


Mendengarnya, bukannya mengelak, Zhou Tian justru menganggukkan kepalanya pelan sambil menyunggingkan senyuman di bibirnya.


“Ya, memang aku yang melakukannya, dan kau ingin mengalami nasib yang sama seperti mereka?”


Benar-benar tak ingin membuang waktu berharganya untuk mengurus sesuatu yang tak penting, masih dengan belati di genggaman tangannya. Zhou Tian melesat cepat maju menyerang putra penguasa kota, yang tak mampu melihat pergerakan cepatnya.


Tentu saja dia tak mampu melihat pergerakan cepat Zhou Tian karena perbedaan kekuatan yang sangat mencolok diantara mereka.


Seorang kultivator ranah Saint saja belum tentu sanggup melihat pergerakan Zhou Tian, apalagi dia yang masih berada di ranah Nirwana tingkat menengah.


Mustahil, sangatlah mustahil dia dapat melihat pergerakan cepat Zhou Tian, disaat ada jarak kekuatan yang terlampau jauh diantara mereka.


“Saatnya kau mati!” ucap Zhou Tian dingin, dan dengan tenang dia menancapkan belati di dada putra penguasa kota.


Tusukan belati Zhou Tian tepat mengenai jantung putra penguasa kota, membuat pria itu memuntahkan darah, dan tak lama dia jatuh tersungkur dengan luka terus mengalirkan darah tanpa henti.


Napasnya mulai melemah begitu juga dengan detak jantung nya, dan tak lama dia bertemu kematian lewat pertarungan singkat, yang mana dia belum sempat bereaksi saat pertarungan itu dimulai.


“Kematian sebenarnya terlalu ringan untukmu setelah aku tahu apa yang sudah kamu lakukan!”


...----------------...


Bersambung.