Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Sosok Naga Kegelapan


“Apa kita akan langsung pergi dari tempat ini?” tanya Zhu Ying pada Zhou Tian dan yang lainnya saat dia merasa tak lagi ada urusan di istana Kerajaan Bambu Emas.


“Sebaiknya kita memang segera pergi dari tempat ini,” jawab Zhou Lin.


“Lalu kemana tujuan kita setelah meninggalkan tempat ini?” Giliran Zhu Ning yang bertanya.


“Pergi membebaskan seluruh iblia di Benua ini dari perbudakan,” ucap Zhou Tian memberi jawaban.


Sebelum kembali ke Benua Tengah dan melanjutkan perjalanannya menuju Benua Utara, dia terlebih dahulu ingin membebaskan seluruh iblis di Benua Barat dari perbudakan.


“Setuju,” balas Zhu Ying dan empat orang lainnya bersamaan.


Tersenyum mendengar balasan mereka, Zhou Tian lalu mengarahkan pandangannya pada para Raja dari Benua Timur dan Benua Selatan.


“Kalian mau ikut bersama kami atau kembali ke Kerajaan masing-masing, semua terserah kalian,” ucap Zhou Tian yang sebenarnya tak berharap mereka ikut dengan kelompoknya yang ingin membebaskan iblis di Benua Barat dari perbudakan.


Mendengar itu, para Raja memutuskan setengah dari mereka kembali ke wilayah Kerajaan masing-masing, dan setengahnya memberi bantuan pada Zhou Tian.


“Karena kalian ingin membantu, aku tak akan segan memanfaatkan bantuan kalian,” ucap Zhou Tian sambil menunjukkan senyuman di bibirnya.


“Kami senang bisa memberi bantuan,” ucap salah satu Raja dari Benua Timur bersungguh-sungguh.


Zhou Tian membalas ucapannya dengan senyuman, lalu dia mengarahkan pandangan pada Raja baru Kerajaan Bambu Emas.


“Segera bebaskan seluruh budak dari ras iblis yang diperbudak di istana ini!” Tegas Zhou Tian berbicara.


Raja Kerajaan Bambu Emas menganggukkan kepalanya, lalu dia mengerahkan orang-orang kepercayaannya untuk melakukan apa yang menjadi keinginan Zhou Tian.


Masalah di istana Kerajaan Bambu Emas kini benar-benar telah selesai, dan sisanya dia percayakan pada Raja dan Ibu Suri.


Setelah itu, kembali berkumpul dengan Zhu Ying, empat orang lainnya, serta para Raja dan pengawalnya, Zhou Tian membawa mereka semua pergi meninggalkan istana Kerajaan Bambu Emas. “Kalian bisa melakukan apapun pada mereka yang telah mati!” ucap Zhou Tian pada seluruh penghuni istana Kerajaan Bambu Emas sebelum dia benar-benar pergi meninggalkan istana.


Meninggalkan istana Kerajaan Bambu Emas, Zhou Tian membagi orang-orang yang mengikutinya menjadi tiga kelompok.


Zhou Lin, Zhu Ning, serta para Raja dari Benua Selatan, mereka akan pergi ke wilayah utara Benua Barat, untuk membebaskan semua budak yang berasal dari ras iblis di tempat itu.


Untuk wilayah bagian barat, Benua Barat, wilayah itu akan menjadi tanggung jawab Zhou Gang, Zhu Rong, dan para Raja dari Benua Timur.


Sedangkan Zhou Tian dan Zhu Ying, meraka akan pergi ke wilayah selatan, dikarenakan wilayah tengah dan timur Benua Barat yang merupakan wilayah Kerajaan Bambu Emas, tugas membebaskan iblis dari perbudakan bisa dipercayakan pada Raja Kerajaan Bambu Emas.


Selesai membagi kelompok, mereka segera berpencar pergi ke tujuan masing-masing.


Satu Bulan waktu yang diberikan Zhou pada mereka untuk menyelesaikan tugas, dan setelahnya mereka bisa kembali ke wilayah masing-masing.


“Gege, bukannya wilayah selatan Benua ini sebagian besar wilayahnya tidak bisa dihuni karena keberadaan aura kegelapan yang sangat pekat, bahkan aura itu dapat membunuh makhluk hidup yang terlalu dekat dengan wilayah, yang terselimuti aura gelap!” ucap Zhu Ying menyampaikan informasi yang dia dapatkan dari salah satu Raja dari Benua Selatan.


“Aura kegelapan? Sepertinya kita akan langsung pergi ke tempat itu!” Bukannya menghindar, Zhou Tian justru ingin pergi ke tempat yang dianggap bahaya.


Zhu Ying yang sudah terbiasa dengan kebiasaan Zhou Tian, yang selalu ingin pergi ke tempat penuh tantangan, dia hanya menganggukkan kepala setuju.


Keduanya bergerak bagaikan kilatan cahaya, dan setelah melam berganti pagi mereka akhirnya sampai di wilayah selatan Benua Barat.


“Dari tempat ini aku sudah bisa merasakan aura kegelapan di depan sana,” ucap Zhou Tian setelah beberapa waktu dia dan Zhu Ying hanya fokus pada perjalanan.


“Setengah hari perjalanan sepertinya kita akan sampai di tempat itu, pusat dari aura kegelapan yang aura nya cukup membuatku kurang nyaman,” ungkap Zhou Tian sambil menoleh melihat Zhu Ying yang hanya mengangguk pelan.


Di sisi lain, sosok hitam yang sebelumnya memejamkan mata, perlahan kedua matanya terbuka, menunjukkan dua bola mata berwarna merah menyala. Begitu kedua matanya terbuka sempurna, aura kegelapan di sekitarnya semakin tebal dan meluas, membuat seluruh makhluk hidup pergi sejauh mungkin darinya.


“Pemilik pedang Naga Kegelapan? Akhirnya ada juga yang mewarisi pedang itu,” suara berat keluar dari mulut sosok hitam dengan mata merah, lalu dia mulai merentangkan sepasang sayap besar dipunggungnya.


“Pedang itu sudah seharusnya menjadi milikku! Siapapun yang sekarang memilikinya, aku pasti dapat merebut apa yang seharusnya menjadi milikku!” teriaknya dan begitu saja dia terbang tinggi ke langit, menunjukkan sosok besarnya yang merupakan sosok Naga Kegelapan.


Menatap lurus arah dimana dia merasakan keberadaan pedang Naga Kegelapan di dalam tubuh seseorang, mengepakkan sayap besarnya, dia melesat dengan kecepatan penuh menuju arah yang dipandangnya.


Tujuannya saat ini hanya satu, merebut pedang Naga Kegelapan dari pemiliknya saat ini, baik menggunakan cara lembut ataupun menggunakan cara paling kasar. Intinya dia ingin memiliki apa yang diyakini sebagai miliknya.


...----------------...


Menggunakan teknik Mata Emas, Zhou Tian dapat melihat sosok pemilik aura kegelapan yang sangat kuat mendekatinya, dan dari jauh dia bisa merasakan kekuatan sosok itu yang memiliki kekuatan setara kultivator ranah Immortal Langit Tingkat Sempurna.


Kekuatannya memang luar biasa untuk sosok yang berada di Alam Fana, tapi dia akan menjadi sosok yang teramat lemah saat dihadapkan pada sosok Zhou Tian dan Zhu Ying.


“Ying’er, apa kamu dapat merasakan kekuatan kegelapan yang semakin mendekat?” tanya Zhou Tian pada Zhu Ying.


“Ya, aku cukup jelas merasakannya, dan dia semakin mendekat dengan kekuatan yang tak bisa dianggap remeh untuk makhluk hidup yang tinggal di Alam ini.”


“Dari aura nya, aku yakin setidaknya dia memiliki kekuatan setara kultivator ranah Immortal Langit tingkat Sempurna. Cukup kuat, tapi masih terlalu lemah untuk membuatku serius berhadapan dengannya!” Zhu Ying tak sedikitpun khawatir dengan kekuatan sosok yang semakin mendekat.


Kurang dari setengah hari, Zhou Tian dan Zhu Ying akhirnya melihat siapa sosok pemilik aura kegelapan yang sangat kuat.


“Ternyata ada sosok Naga Kegelapan muda yang tinggal di Alam ini. Aku sempat mengira kalau di Alam ini tak lagi ada sosok ras Naga!” ucap Zhou Tian melihat kemunculan Naga Kegelapan.


“Gege, sepertinya dia datang tidak dengan tujuan baik! Dari sejak datang sudah menunjukkan aura kekuatannya dan dia mencoba menindas kita dengan itu, tapi sayangnya dia terlalu lemah untuk melakukannya!” ungkap Zhu Ying.


Zhu Ying hanya melambaikan tangannya, menyingkirkan aura kegelapan yang membuatnya sedikit terganggu.


“Jangan terlalu terburu-buru menyerangnya! Kita lihat dulu apa yang menjadi tujuan dia mendatangi kita,” ucap Zhou Tian.


Zhu Ying mengangguk mendengarnya, dan setelahnya dia hanya diam seperti yang dilakukan Zhou Tian. Diam menunggu Naga Kegelapan mengutarakan apa yang menjadi tujuan kedatangannya.


Berjarak puluhan langkah dari Zhou Tian dan Zhu Ying, Nga Kegelapan berhenti bergerak, dan hanya melayang di langit dengan sorot mata menatap tajam dua orang di hadapannya.


“Ternyata hanya dua iblis rendahan yang sangat lemah, tapi aku benar-benar tidak menyangka jika salah satu dari mereka adalah pemilik Pedang Naga Kegelapan,” gumam Naga Kegelapan dengan pandangan lurus menatap Zhou Tian.


“Kau iblis rendahan, berikan Pedang Naga Kegelapan padaku!” teriak Naga Kegelapan.


Dia berteriak sambil mengarahkan aura kuat pada Zhou Tian, bermaksud membuat Zhou Tian takut padanya.


Zhou Tian mendengus saat tahu tujuan Naga Kegelapan, dan apa yang dilakukan sosok itu saat ini pada dirinya.


Di sisi lain, Zhu Ying masih tetap tenang berdiri melayang di tempatnya, dengan sorot mata tajam tertuju pada sosok Naga Kegelapan.


Dari sorot matanya, jelas terlihat jika dia tidak menyukai keberadaan sosok Naga Kegelapan, dan sangat ingin segera mengakhiri hidup soaok itu.


Namun, dia masih belum bergerak karena Zhou Tian belum memberinya izin bergerak.


“Tidak mungkin aku memberikan apa yang sudah menjadi milikku pada orang lain, termasuk kau!” ucap Zhou Tian tegas.


Tak terima dengan ucapan Zhou Tian, Naga kegelapan berteriak, “Serahkan baik-baik atau aku ambil secara paksa, dan tentunya itu tak akan baik untukmu!”


“Ambil saja kalau kau memang bisa mengambilnya!” Zhou Tian berkata dengan tatapan sinis tertuju pada Naga Kegelapan.


Membunuh Naga Kegelapan di depannya terasa tak sulit bagi Zhou Tian, tapi entah kenapa dia tidak ingin membunuh sosok itu, melainkan justru ingin menjadikannya sebagai binatang kontrak, selayaknya tiga sosok binatang spiritual yang telah lebih dulu menjadi binatang kontraknya.


Jika Zhou Tian tidak ingin membunuh Naga Kegelapan, di sisi lain, Naga Kegelapan merasa aneh saat entah kenapa dia sangat-sangat enggan menyerang Zhou Tian.


Bukan hanya sangat enggan menyerang, tapi dia dalam jiwanya, dia justru berkeinginan keras berlutut di hadapan Zhou Tian, seolah pria itu adalah sosok agung yang seharusnya dia hormati.


Keanehan yang terjadi pada Naga Kegelapan jelas disadari oleh Zhou Tian, bahkan Zhu Ying juga menyadarinya. Saking anehnya, mereka bisa merasakan aura kegelapan di sekitar Naga Kegelapan yang semakin memudar, tak lagi segelap sebelumnya.


Beberapa saat berlalu, aura kegelapan itu benar-benar lenyap tal bersisa, menyisakan sosok tubuh besar Naga Kegelapan yang melayang di langit, dengan pandangan bingung yang ditujukannya pada Zhou Tian.


“Katakan saja jika ada yang ingin kamu katakan padaku! Sebisa mungkin aku akan mendengar semua yang kamu katakan!” Zhou Tian seolah mengerti pandangan Naga Kegelapan.


“Katakan padaku, siapa kau sebenarnya, dan kenapa Pedang Naga Kegelapan memilihmu sebagai pemiliknya?” tanya Naga Kegelapan.


“Aku seseorang dari ras iblis,” ucap Zhou Tian menjawab pertanyaan Naga Kegelapan.


“Apa kau pikir aku buta sampai tidak tahu kalau kau adalah iblis? Aku tanya siapa kau yang sebenarnya, bukan bertanya tentang kau yang seorang iblis!” teriak Naga Kegelapan tak terima dengan jawaban Zhou Tian.


“Apa kau percaya jika aku katakan, kalau aku ini adalah calon Dewa Iblis di masa depan?”


Mendengar itu, ingin sekali Naga Kegelapan mengatakan kalau dia tidak percaya, tapi firasatnya mengatakan jika iblis di depannya memang sosok yang membawa takdir seorang Dewa Iblis.


Apalagi setelah dia menatap kedua mata Zhou Tian, dia semakin yakin jika pria itu adalah sosok yang membawa takdir seorang Dewa Iblis.


Mengabaikan tatapan Naga Kegelapan yang terus tertuju padanya, Zhou Tian melayang mendekati sosok Naga Kegelapan yang masih saja diam di tempatnya, belum sadar jika Zhou Tian semakin mendekatinya.


[Di masa lalu Naga Kegelapan adalah tunggangan Dewa Iblis, dan jika tumbuh lebih kuat, Naga Kegelapan itu bisa menjadi tunggangan Tuan di masa depan]


‘Pantas saja aku tidak ingin membunuh Naga ini,’ ucap Zhou Tian dalam hati setelah mendapatkan informasi dari sistem.


Mendekati Naga Kegelapan, kini Zhou Tian melayang tepat di hadapan Naga Kegelapan.


“Apa kau masih ingin merebut pedang Naga Kegelapan dariku? Kalau kau ingin, dengan senang hati aku akan memotong-motong tubuhmu, lalu aku bakar, dan setelahnya dagingmu akan mengisi perutku!” ucap Zhou Tian lalu menyeringai.


Mendengar ucapan Zhou Tian, Naga Kegelapan merasa ancaman dari ucapan Zhou Tian. Di matanya saat ini kekuatan Zhou Tian hanyalah seorang kultivator ranah Saint, tapi lagi-lagi firasatnya mengatakan itu bukanlah kekuatan sejati pria itu.


“Aku tidak menginginkan pedang itu, tapi aku ingin kau menjalin kontrak denganku!” ucap Naga Kegelapan membuat Zhou Tian mengerutkan kening.


Sedangkan Zhu Ying yang turut mendengar ucapan Naga Kegelapan, dia merasa baru saja salah dengar.


“Apa kau yakin ingin menjalin kontrak denganku?” Zhou Tian memastikan jika Naga Kegelapan benar-benar ingin menjalin kontrak dengannya.


Tak ada jawaban keluar dari mulut Naga Kegelapan, dia hanya menganggukkan kepala penuh dengan keyakinan.


Melihat anggukan Naga Kegelapan, Zhou Tian bicara pada sistem, “Sistem, apa aku bisa mengontrak Naga Kegelapan sedangkan aku sudah memiliki tiga binatang kontrak?”


[Tuan bebas mengontrak berapapun binatang spiritual]


Zhou Tian mengangguk tanpa ada yang menyadarinya, lalu dia mengarahkan pandangan pada sosok Naga Kegelapan. “Baiklah, mari kita menjalin kontrak!” Zhou Tian menggigit ujung jari telunjuknya, dan begitu satu tetes darah muncul, dia menyentil tetesan darah ke arah kening Naga Kegelapan.


Begitu satu tetes darah Zhou Tian terserap, cahaya merah kehitaman menyelimuti tubuh Naga Kegelapan. “I-Ini, apa yang sedang terjadi pada tubuhku?” tanya Naga Kegelapan bingung.


Hampir setengah hari tubuh Naga Kegelapan diselimuti cahaya merah kehitaman, sebelum akhirnya cahaya itu memudar, dan tak lama cahaya itu benar-benar menghilang.


Begitu cahaya merah kehitaman menghilang, tak lagi ada sosok besar Naga Kegelapan. Yang ada justru sosok pria berambut hitam panjang dan sebelum cahaya merah kehitaman benar-benar menghilang, Zhou Tian melambaikan tangan, membuat tubuh pria tertutup pakaian berwarna hitam.


“Aku tidak menyangka setelah menjalin kontrak, aku bisa merubah wujud menjadi manusia,” ucap Naga Kegelapan dalam wujud manusia.


Sesaat mengagumi perubahannya, Naga Kegelapan mengarahkan pandangan pada Zhou Tian, dan langsung saja dia berlutut. “Hormatku pada Tuan!”


...----------------...


Bersambung.