
Swush...
Sosok Zhou Tian tiba-tiba saja muncul di hadapan Shang Boqin dan Shang Bolin. Bukan hanya Zhou Tian, tapi ada juga sosok ke-empat istrinya, Zhou Nan, ke-empat saudaranya, dan juga lebih dari lima ratus ribu prajurit Dewa Iblis, yang mana kekuatan mereka semua jauh lebih kuat dari berjuta-juta prajurit suci ras manusia.
Ada juga keberadaan puluhan ribu binatang spiritual, yang sebelumnya berada di Dunia Jiwa Zhou Tian. Sosok Zhu Fei juga muncul, dan kini dia menunggangi rajawali perak. Kekuatan keseluruhan binatang spiritual sudah berada di ranah Dewa Agung tingkat Awal sampai tingkat Menengah, lalu untuk Zhu Fei, dia memiliki kekuatan satu tingkat lebih lemah dari Zhou Tian, tapi dia mampu mengimbangi kekuatan salah satu Dewa ras manusia.
Di barisan akhir ada dua ratus ribu prajurit Istana Dewa Iblis, yang mana kekuatan mereka keseluruhannya berada di ranah Kaisar Dewa Iblis, dan hari ini juga mereka diresmikan menjadi prajurit Istana Dewa Iblis. Untuk sementara waktu Zhou Huang yang memimpin mereka, sampai nanti akhirnya terpilih pemimpin yang sesungguhnya.
Hanya melihat kekuatan besar yang muncul di hadapan mereka, Shang Boqin dan Shang Bolin seketika nyali mereka menciut, dan kabur melarikan diri adalah pilihan yang sangat tepat untuk dilakukan. Namun, sebuah jentikan jari yang dilakukan Zhou Tian, membuat mereka dan jutaan prajurit suci ras manusia tidak bisa pergi melarikan diri.
Melihat kedua Dewa ras manusia berwajah jelek, Zhou Tian terkekeh, “Hehehe... bukannya selama ini kalian sangat ingin bertemu denganku, tapi saat kalian sudah bertemu denganku, kenapa ekspresi wajah kalian terlihat begitu jelek?” ujarnya.
Kedua Dewa ras manusia membuka lebar kedua mata mereka secara sempurna, begitu tahu jika sosok iblis dihadapan mereka adalah sosok iblis, yang selama ini mereka cari-cari, dikarenakan sudah memberi banyak kerugian pada kekuatan milik ras manusia.
Sementara itu, Zhou Tian yang melihat ekspresi kedua Dewa ras manusia semakin jelek, dia semakin lebar menunjukkan senyuman di wajahnya. Dia sangat senang melihat ekspresi jelek yang ditunjukkan keduanya.
Bukan hanya Zhou Tian yang tersenyum, tapi orang-orang dibelakangnya juga turut tersenyum mengejek melihat ekspresi jelek yang ditunjukkan kedua Dewa ras manusia.
Zhou Tian melayang turun dari ketinggian, dan dia menapakkan kakinya belasan langkah di hadapan Shang Boqin dan Shang Bolin.
Tidak lama setelah Zhou Tian mendapatkan kakinya di permukaan tanah, sebuah anak panah melesat ke arahnya, tapi dengan mudah Zhou Tian menangkapnya dan langsung saja mematahkan anak panah menjadi dua bagian, dan begitu saja membuangnya.
Zhou Tian menggelengkan kepalanya pelan saat melihat prajurit suci yang baru saja menembakkan anak panah ke arahnya. “Sekarang giliranku menyerang!” Mengarahkan jari telunjuknya ke arah prajurit itu, kilatan petir keluar dari jari Zhou Tian, dan melesat tepat mengenai kepala prajurit yang seketika meledak, memberi kematian cepat untuknya.
“Sangat lemah!” gumamnya.
Apa yang dilakukannya dapat dilihat jelas oleh Shang Boqin dan Shang Bolin. Mereka jelas tidak bisa melakukan itu, dan mereka penasaran tentang, bagaimana cara musuh mereka melakukan semua itu?
Mereka tentu tidak bisa menanyakan semua itu pada sosok musuh, yang ada mereka akan menjadi bahan tertawaan jika melakukan itu. Akan tetapi, mereka benar-benar penasaran bagimana Zhou Tian bisa melakukan semua itu.
Zhou Tian yang memang bisa membaca isi pikiran mereka, dia tersenyum, lalu dia bicara, “Jika kalian ingin tahu bagaimana aku bisa melakukan semua itu, aku akan menunjukkan caranya pada kalian, tapi syaratnya saat ini juga kalian berdua harus mati, begitu juga dengan jutaan prajurit kalian!”
Mereka yang semula penasaran, seketika mereka menyerang marah setelah mendengar apa yang diucapkan Zhou Tian. Tidak lagi ada rasa takut atau gentar saat kemarahan menguasai tubuh mereka, dan dengan satu perintah yang keluar dari mulut Shang Boqin, jutaan prajurit segera menyerang orang-orang di belakang Zhou Tian.
“Kalian semua maju dan bunuh mereka semua yang merupakan musuh kita! Kerahkan seluruh kekuatan yang kalian miliki, dan jangan ragu sekalipun lawan kalian adalah wanita!” teriak Shang Boqin, memberi perintah pada jutaan prajurit suci, termasuk ratusan ribu kekuatan elite prajurit suci.
Mendapatkan perintah dari Shang Boqin, jutaan prajurit suci ras manusia dan ratusan ribu kekuatan elite prajurit suci ras manusia, mereka segera menyerang musuh, yang mana musuh mereka adalah seluruh orang yang berada di belakang Zhou Tian.
Pertempuran besar segera sejati, dikarenakan semua orang di belakang Zhou Tian dengan senang hati menyambut serangan musuh mereka. Meski jumlah musuh berkali-kali lebih banyak dari jumlah mereka, dengan kekuatan yang mereka miliki, mereka yakin dapat mengalahkan musuh yang jauh lebih lemah.
Zhou Tian hanya melirik sebentar pada Pertempuran yang sedang terjadi, lalu dia kembali fokus pada Shang Boqin dan Shang Bolin yang masih setia berada di hadapannya. Tepat di atas Zhou Tian, ada Zhu Fei dengan rajawali peraknya yang terus memantau keberadaan Zhou Tian.
Zhu Fei berencana memberi bantuan jika Zhou Tian benar-benar membutuhkan bantuan darinya. Akan tetapi, setelah membandingkan kekuatan musuh dan kekuatan Zhou Tian, Zhu Fei yakin Zhou Tian dapat mengalahkan kedua musuhnya tanpa perlu mendapatkan bantuan darinya.
Fokus melihat dua orang di hadapannya, Zhou Tian bisa melihat jika mereka siap melakukan pertarungan dengannya, begitu juga dengan dirinya yang telah siap menghadapi keduanya.
“Jika kalian memutuskan menyerah dan membunuh diri kalian sendiri, aku tidak akan mengangkat tangan untuk memberi siksaan pada kalian, tapi jika kalian memutuskan melawanku, jangan menyalahkanku jika aku bersikap kejam pada kalian, seperti yang selalu kalian lakukan tiap kali betemu sosok iblis, yang pada akhirnya mati d tangan kalian!” ucap Zhou Tian sambil menatap bergantian Shang Boqin dan Shang Bolin.
“Aku tidak memiliki banyak waktu hanya untuk menunggu keputusan kalian, jadi segera putuskan apa yang menjadi keputusan kalian!” ucap Zhou Tian tegas, dan aura di sekitarnya sedikit tidak terkontrol saat dia bicara tegas.
Beberapa saat suasana diantara ketiganya menjadi hening, tapi tidak lama kemudian Shang Boqin membuka suara, bicara pada Zhou Tian, “Kami bukanlah pengecut yang membunuh dirinya sendiri karena takut dengan rasa sakit! Daripada melakukan semua itu, lebih baik kami bertarung sampai mati, dan kami akan menikmati setiap rasa sakit yang dirasakan saat melakukan pertarungan!”
“Hahaha... sungguh itu kata-kata terbaik yang pernah aku dengan keluar dari mulut manusia selain istriku. Dikarenakan kalian telah mengambil keputusan, sebaiknya kita segera memulai pertarungan, untuk menentukan siapa yang lebih berhak hidup lebih lama diantara kita bertiga!” ucap Zhou Tian.
Usai Zhou Tian mengucapkan apa yang ingin dia ucapkan, Shang Boqin dan Shang Bolin lebih dulu maju menyerang. Meski memiliki kekuatan yang sama, mereka yang berdua yakin dapat mengalahkan Zhou Tian yang hanya seorang diri. Mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki, Shang Boqin dan Shang Bolin maju menyerang. Tidak tertinggal mereka menggunakan senjata masing-masing, untuk memperkuat serangan mereka.
Namun, saat keduanya mengira mudah mengalahkan Zhou Tian yang hanya seorang diri, mereka dikejutkan dengan Zhou Tian yang tanpa kesulitan berhasil mengimbangi serangan mereka, dengan membuat pertahanan yang kokoh.
Shang Bolin dan Shang Boqin sama-sama menggunakan pedang menyerang Zhou Tian. Menghadapi serangan keduanya, Zhou Tian mengeluarkan pedang Naga Kegelapan dan pedang Naga Cahaya di waktu bersamaan, dan segera dia bisa mengimbangi kekuatan keduanya.
Pedang bertemu pedang, dan saat mereka menggunakan aura kuat untuk menekan Zhou Tian, mereka mendapat tekanan yang sama dari kekuatan Zhou Tian.
Keduanya tercengang karena lagi-lagi lawan mereka mampu mengimbangi, apapun yang mereka lakukan.
“Bagaimana mungkin dia bisa mengimbangi kita?” tanya Shang Bolin sambil melompat mundur bersamaan dengan Shang Boqin.
“Seandainya kekuatan kita masih berada di ranah Dewa Semesta, aku yakin tidak akan sulit bagi kita menghadapi mereka!” ungkap Shang Bolin.
“Semua sudah berlalu, dan kita harus melawannya dengan apa yang saat ini kita miliki! Berharap saja dia tidak memiliki kekuatan yang masih disembunyikan dari kita!” ucap Shang Boqin.
Keduanya masih terdiam di tempat, belum melakukan pergerakan untuk mengalahkan iblis yang menjadi lawan mereka.
Sementara itu di sisi lainnya, pertempuran tidak berimbang terjadi antara prajurit suci ras manusia, menghadapi lawan mereka yang sebagian besar merupakan sosok iblis.
Unggul dalam jumlah nyatanya tidak bisa membuat mereka mendominasi jalannya pertempuran, yang ada kini mereka semakin disudutkan oleh lawan.
Zhou Tian yang melihat jalannya pertempuran di tempat lainnya, dia tertawa pelan. Melihat mereka yang hampir selesai, Zhou Tian tidak mau kalah, dan dia merasa harus segera menyelesaikan pertarungannya.
Swush...
Akhirnya Zhou Tian memutuskan menggunakan kekuatan Dewa nya, yang membuat kekuatannya meningkat sampai ranah Dewa Semesta tingkat Menengah.
Shang Boqin dan Shang Bolin tentu saja dapat merasakan kekuatan Zhou Tian saat ini, dan mereka tidak menyangka jika di hadapan mereka saat ini adalah sosok Dewa dari ras iblis, dan mereka tidak tahu jika ras iblis telah kembali memilik seorang Dewa.
Mereka terkejut, tapi belum hilang rasa terkejut mereka, sosok Zhou Tian begitu cepat sudah berada tepat di hadapan mereka, dan secara bergantian langsung memukul mereka tepat di bagian perut dengan kerasnya.
Bang... Bang...
Shang Bolin dan Shang Boqin yang belum sepenuhnya sadar dari keterkejutan mereka, mereka tidak sadar akan pergerakan cepat yang dilakukan Zhou Tian, sampai akhirnya mereka merasakan rasa sakit yang teramat menyakitkan di bagian perut, dan ternyata tubuh mereka sudah terpental jauh dari tempat semula.
Uhuk... Uhuk...
Shang Boqin dan Shang Bolin sama-sama terbatuk dan memuntahkan seteguk darah segar dari mulut mereka. Serangan lawan mereka sangat kuat, dan dengan kekuatan mereka saat ini, jelas mereka bukan lawan sepadan untuknya. Sekalipun ada Shang Bo, mereka juga tidak mungkin bisa menang.
Namun, tanpa sepengetahuan mereka, saat ini ada tiga Dewa dari tiga ras berbeda, yang sedang meratakan kekuatan ras manusia. Ras Dewa, ras perin, serta ras siluman, mereka bekerjasama menyerang Istana Dewa Manusia. Bukan hanya ketiga ras, tapi para manusia yang tidak tahan dengan sikap semena-mena para petinggi ras manusia, mereka bergabung dengan kekuatan tiga ras, dan menyerang Istana Dewa Manusia. Kuil kuno juga tidak lepas dari serangan, yang mana saat ini Shang Bo yang tidak memiliki kekuatan Dewa nya, dia dihadapkan pada Dewa Agung Song Bei.
Tanpa kekuatan Dewa nya, Shang Bo bukan lawan sepadan untuk Dewa Agung Song Bei, dan tidak butuh waktu lama bagi Dewa Agung Song Bei melumpuhkan Shang Bo.
Kekuatan ras iblis yang ada di mana-mana, mereka juga mulai menyerang keberadaan prajurit suci. Dengan bantuan tiga ras yang banyak dirugikan ras manusia, para iblis dengan mudah berhasil mengalahkan prajurit suci, yang tersebar hampir di seluruh kawasan Alam Dewa. Begitu memenangkan peperangan melawan prajurit suci, para iblis yang berada di Benua Tengah Alam Dewa, mereka berbondong-bondong pergi ke lokasi keberadaan Istana Dewa Iblis.
Mereka mendengar kabar jika Dewa Iblis telah kembali, dan sekarang sedang bertempur dengan kedua Dewa ras manusia. Kabar itu sebenarnya hanyalah rumor, tapi siapa sangka jika rumor itu adalah sebuah kenyataan.
Saat ini memang sedang terjadi pertempuran di Istana Dewa Iblis, tepatnya di luar formasi pelindung, yang melindungi Istana Dewa Iblis.
Kekuasaan ras manusia perlahan jatuh, setelah banyak petinggi Klan yang berhasil dilumpuhkan ataupun dimusnahkan. Sementara itu, di tempat pertarungan Zhou Tian dan kedua Dewa ras manusia, Shang Bolin dan Shang Boqin dibuat babak belur oleh Zhou Tian.
Melihat keadaan kedua lawannya yang sudah babak belur, Zhou Tian tidak berbelas kasihan pada keduanya. Dia terus saja menyerang mereka, sambil perlahan menyerap kekuatan mereka, dan merubahnya menjadi Poin Pengalaman.
Tanpa disadari oleh keduanya, kekuatan mereka saat ini sudah turun sampai ranah Raja Dewa Surgawi, sedangkan Zhou Tian, kekuatannya saat ini hampir menerobos ranah Dewa Semesta. Dengan menyerap keseluruhan kekuatan keduanya, ada kemungkinan Zhou Tian bisa menerobos ranah Dewa Semesta.
“Kalian benar-benar lemah, dan kalian sama sekali tidak pantas memiliki kekuatan Dewa!” ucap Zhou Tian, dan dia mencengkram kuat kepala Shang Boqin dan Shang Bolin.
Zhou Tian menyerap paksa kekuatan Dewa milik keduanya, dan setelah ini tidak akan lagi ada Dewa ras manusia, kecuali nantinya Zhou Tian menyerahkan kekuatan Dewa ras manusia yang ada di tangannya, pada seorang manusia yang dinilainya pantas menjadi seorang Dewa.
Aaaaaaarrgh...
Shang Boqin dan Shang Bolin berteriak kesakitan saat kekuatan Dewa milik mereka diambil secara paksa oleh Zhou Tian. Perlahan kekuatan Dewa milik keduanya berpindah ke tubuh Zhou Tian. Kekuatan keduanya seketika lenyap, sedangkan Zhou Tian, kapanpun dia ingin, dia bisa langsung menerobos ranah Dewa Semesta, dan menjadi sosok terkuat di Alam Semesta.
Dengan menyerap kekuatan Dewa milik Shang Boqin dan Shang Bolin, Zhou Tian langsung bisa menerobos kekuatan ranah Dewa Semesta tingkat Sempurna, dan artinya dia tinggal sedikit pagi untuk mencapai ranah Dewa Pencipta. Shang Boqin dan Shang Bolin adalah dua orang yang pertama kalinya bisa menerobos ranah Dewa Semesta. Sedangkan untuk ranah Dewa Pencipta, dikatakan hanya mereka yang berusia dibawah lima puluh tahun dan memiliki kekuatan Dewa yang bisa menerobos sampai ranah Dewa Pencipta.
Zhou Tian yang kekuatannya bisa menerobos langsung sampai ranah Dewa Semesta tingkat Sempurna, bisa saja dia menjadi sosok pertama yang berhasil menerobos ranah Dewa Pencipta, apalagi dia telah memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi seorang Dewa Pencipta, dan sepertinya syarat itu ada memang dikhususkan untuk Zhou Tian.
“Hah, kalian tidak akan aku bunuh, tapi aku akan menunjukkan saat-saat kebangkitan ras iblis, setelah runtuhnya kekuatan ras manusia!” ucap Zhou Tian.
......................
Bersambung.