
Hari ini tepat lima belas hari Zhou Tian dan kelompok kecilnya berada di jurang binatang buas, dan sekarang dia serta anggota kelompoknya sedang dihadapkan dengan kelompok binatang buas terbesar yang ada di jurang binatang buas.
Jumlah mereka lebih dari seratus juta ekor, tapi kali ini Zhou Tian dan kelompok kecilnya mendapatkan bantuan untuk melawan keberadaan ratusan juta binatang buas. Bantuan itu berasal dari lima ratusan ribu iblis, yang selama ini bersembunyi di jurang binatang buas, setelah kekalahan prajurit Dewa Iblis dari kekuatan gabungan ras manusia dan ras siluman. Dengan kekuatan mereka yang keseluruhannya sudah berada di tingkat Dewa Sejati tingkat Menengah sampai tingkat Sempurna, keberadaan mereka adalah bala bantuan yang akan sangat membantu Zhou Tian, dan kelompok kecilnya.
Beberapa hari lalu setelah Zhou Tian dan kelompok kecilnya berhasil mengalahkan empat puluhan juta binatang buas, pria tua yang merupakan Iliblis pemimpin dari lima ratusan prajurit Dewa Iblis sebelum Zhou Tian, pria itu menghampiri Zhou Tian, dan dia mengucapkan janji kesetiaan pada Zhou Tian, sosok Dewa Iblia baru, pengganti Dewa Iblia sebelumnya yang telah gugur di medan pertempuran.
Setelah pria tua mengucapkan janji sumpah setia pada Zhou Tian, dan dengan senang hati Zhou Tian menerima janji setia pria tua yang dimasa lalu tidak memiliki nama, dan pada akhirnya dia diberi nama Zhou Nan, lima ratusan ribu prajurit Dewa Iblis keluar, dan mereka berlutut di hadapan Zhou Tian.
Zhou Tian menerima penghormatan mereka, dan sejak hari itu mereka menjadi prajurit yang tunduk pada Zhou Tian, serta akan melakukan semua yang diperintahkan oleh Zhou Tian.
Di masa lalu mereka bersembunyi dari musuh dikarenakan mereka masih terlalu muda dan terlalu lemah untuk berhadapan dengan musuh yang lebih kuat. Jika waktu itu mereka memaksakan diri bertarung melawan musuh, bisa dipastikan mereka semua akan musnah saat itu juga. Namun sekarang semua berbeda, mereka telah tumbuh kuat, bahkan mereka jauh lebih kuat dari rata-rata kekuatan prajurit suci ras manusia, maupun prajurit suci ras siluman, dan meraka semua sangat senang begitu tahu jika ras siluman tidak lagi menjadi sekutu ras manusia, yang membuat kekuatan ras manusia melemah.
Namun mereka cukup ketar-ketir dengan kekuatan yang dimiliki kedua Dewa ras manusia, yang menurut Zhou Tian kekuatan keduanya saat ini sudah berada di ranah Dewa Semesta tingkat Awal, yang menjadikan keduanya saat ini sebagai sosok paling kuat di Alam Semesta. Akan tetapi, mereka semua yakin ras iblia bisa bangkit dan mengalahkan ras manusia, dengan adanya sosok pemimpin seperti Zhou Tian. Meski sangat muda, mereka yakin Zhou Tian mampu memimpin ras iblis menuju masa depan yang lebih cerah.
“Tuanku, apa kita akan langsung menyerang mereka? Mereka hanya unggul dalam jumlah, sedangkan soal kekuatan kita jauh lebih unggul dari mereka! Kita memiliki kesempatan sangat besar memenangkan pertempuran jika saat ini juga melawan mereka!” ucap Zhou Nan, yang mana dia sudah tidak sabar menguji kekuatannya, setelah selama ini menahan diri dikarenakan adanya keberadaan dua sosok binatang buas, yang salah satunya memiliki kekuatan setara ranah Dewa Semesta tingkat Awal, dan satunya berada di tingkat Sempurna ranah Dewa Agung.
Jika lawannya bukan kedua binatang buas itu dan dia bisa membuka segel yang menutupi jurang binatang buas, mungkin sedari dulu dia memimpin seluruh prajurit Dewa Iblia menyerang keberadaan binatang buas di jurang binatang buas, dan setelahnya meraka akan pergi meninggalkan jurang yang auranya begitu mencekam, saat awal merwka tinggal di tempat tersembunyi, yang ada di dasar jurang binatang buas.
Sementara itu Zhou Tian yang mendengar ucapan Zhou Nan, dia menganggukkan kepalanya, dan segera dia memerintahkan prajurit Dewa Iblia menyerang ratusan juta binatang buas.
“Jumlah bukan penentu utama kemena dalam sebuah pertempuran, tapi kekuatan lah yang menentukan segalanya! Kerahkan seluruh kekuatan yang kalian miliki, musnahkan mereka semua yang hanya sekumpulan sampah di penglihatan kalian!” ucap Zhou Tian, beriringan dengan pergerakan prajurit Dewa Iblis yang mulai melakukan serangan, pada lebih dari seratus juta binatang buas penghuni jurang.
Apa yang diucapkan Zhou Tian adalah penyemangat, dan dengan semangat menggebu-gebu, lima ratusan prajurit Dewa Iblis maju menyerang musuh mereka, yang memiliki keunggulan dalam jumlah. Melihat keunggulan yang dimiliki muauh, mereka sama sekali tidak gentar, yang ada mereka semakin bersemangat menghadapi musuh. Mengerahkan seluruh kekuatan, mereka mulai mengirim satu-persatu musuh pergi menuju alam kematian.
Binatang buas dengan kekuatan setara ranah Dewa Surgawi dengan mudah dimusnahkan, begitu juga dengan binatang buas yang kekuatannya setara ranah Jenderal Dewa Surgawi. Dengan kekuatan prajurit Dewa Iblis yang telah berada di ranah Dewa Sejati, hanya binatang buas yang kekuatannya setara dengan mereka, yang mempu membuat mereka kerepotan.
Selama berhadapan dengan lawan yang lebih lemah, meraka sama sekali tidak kerepotan, dan dengan mudahnya berhasil membunuh lawan yang lebih lemah. Zhou Nan maju di barisan depan, dan dengan kekuatan tingkat Sempurna ranah Dewa Sejati, mudah baginya membunuh binatang buas yang menjadi lawannya.
“Apa kalian tidak ingin ikut bersenang-senang bersama mereka? Jujur saja aku pada kalian, setelah ini kita tidak akan bertemu dengan kelompok binatang buas, dengan anggota lebih banyak dari yang sekarang kita lihat!” ucap Zhou Tian, lalu bergantian dia menatap ketiga istrinya dan Song Qian.
“Kalau begitu, sebaiknya kita bersenang, dan siapa tahu dengan membunuh mereka semua kita bisa langsung menerobos ranah Dewa Agung!” ucap Zhu Ying. Kekuatan mereka berempat kemarin telah berhasil mencapai ranah Dewa Sejati tingkat Sempurna, dan tinggal satu langkah lagi untuk bisa menerobos ranah Dewa Agung. Ingin segera menerobos ranah Dewa Agung, mereka langsung saja pergi menyerang kelompok binatang buas, yang saat ini sedang berhadapan dengan prajurit Dewa Iblis.
Sementara itu, Zhou Tian yang ditinggalkan seorang diri, saat ini pandangannya tertuju pada suatu arah, yang mana dari arah itu dia bisa merasakan keberadaan dua binatang buas terkuat yang ada di jurang binatang buas, selain dua binatang buas terkuat, dari arah itu dia juga bisa merasakan keberadaan sekitar satu juta binatang buas dengan kekuatan mulai dari ranah Dewa Sejati tingkat Awal sampai ranah Dewa Agung tingkat Menengah.
Jika perkiraannya benar, mereka semua adalah penghuni terakhir jurang binatang buas, dan jika dirinya berhasil memusnahkan keberadaan mereka, bisa dipastikan tidak ada lagi kekuatan binatang buas di dalam jurang, dan mungkin jurang binatang buas akan berganti nama menjadi jurang iblis, dikarenakan ras iblis lah yang berhasil mengalahkan seluruh binatang buas penghuni jurang. Ya meski sebenarnya tidak sepenuhnya dilakukan ras iblis, dikare ada Zhu Meili, Shen Yiren, dan Song Qian yang bukan iblis.
Zhou Tian segera saja membuat sebuah formasi array, yang membuat kedua binatang buas terkuat tidak bisa ikut campur dalam pertempuran yang sedang terjadi. “Mereka semua adalah lawanku, dan dengan mengalahkan mereka semua besar kemungkinan aku bisa menerobos ranah Dewa Agung tingkat Sempurna, dan tersisa satu langkah untukku bisa menerobos kekuatan sejati ranah Dewa Semesta!” gumamnya, begitu dia selesai membuat formasi array yang sangat kokoh.
“Sistem, biarkan aku menerobos tingkat Puncak ranah Dewa Agung, dan aku akan menggunakan seluruh kekuatan Dewa Iblia yang kini telah menjadi milikku!” ucap Zhou Tian, dan tidak lama kemudian dia bisa merasakan kekuatannya secara perlahan meningkat. Tidak lama kemudian dua kali ledakan teredam terdengar dari dalam tubuhnya, dan itu adalah sebuah tanda jika kekuatannya telah meningkat.
Kini dia memiliki kekuatan di ranah Dewa Agung tingkat Puncak, dan setelah menggunakan kekuatan Dewa Iblis yang telah menjadi miliknya, kekuatannya terlihat selayaknya dia memiliki kekuatan di ranah Dewa Semesta tingkat Awal, mendekati tingkat Menengah. Dengan kekuatannya saat ini, Zhou Tian yakin jika dirinya bisa mengalahkan seluruh binatang buas, penghuni jurang binatang buas.
Ketiga istri Zhou Tian serta Song Qian, dan ke seluruh prajurit Dewa Iblis termasuk Zhou Nan, meraka samar-samar dapat merasakan kekuatan besar, dan semua itu berasal dari sosok Zhou Tian, yang saat ini tubuhnya dikelilingi oleh aura kuat dan begitu agung. Bagi mereka yang pernah merasakan aura agung Dewa Iblis sebelumnya, mereka merasa jika aura agung yang dimiliki Zhou Tian jauh lebih luar biasa, dari yang pernah mereka rasakan di masa lalu.
“I-ini, mungkinkah Tuan telah berhasil melampaui kekuatan ranah Dewa Agung, yang artinya kekuatannya saat ini berada di ranah Dewa Semesta?” ujar Zhou Nan, dan dia sangat yakin jika kekuatan Zhou Tian saat ini telah berada di ranah Dewa Semesta, sebuh ranah kekuatan yang gagal si capai oleh Dewa Iblia sebelumnya.
Ketiga istri Zhou Tian dan Song Qian yang juga merasakan aura kuat Zhou Tian, meraka yakin jika kekuatan Zhou Tian masih berada di tingkat Dewa Agung, tapi jelas bukan di tingkat Awal. Sedangkan untuk aura kekuatannya yang lebih kuat dari aura Dewa Agung tingkat Sempurna, mereka yakin semua itu akibat dari Zhou Tian yang menggunakan kekuatan Dewa Iblis miliknya.
Meraka tahu secara pasti tentang kekuatan Dewa Iblia milik Zhou Tian, yang mena kekuatan itu dapat meningkatkan kekuatan Zhou Tian. Mereka mengetahui semua itu bukanlah dari ingatan dari masa lalu, melainkan mereka mengetahui semua itu dari Zhou Tian, yang menceritakan semua itu pada mereka.
Sedangkan Zhou Tian yang tahu jika banyak yang bertanya-tanya tentang kekuatannya, dia mengabaikan semua itu, dan dia fokus pada lawan utamanya, yang saat ini bergerak cepat menuju lokasi pertempuran. Dengan pergerakan cepat yang dilakukan lawannya, Zhou Tian yakin dalam waktu singkat mereka akan segera sampai di hadapannya, dan mereka adalah lawan yang harus dimusnahkan jika dirinya ingin menerobos ranah Dewa Agung tingkat Sempurna.
Akan tetapi,melihat banyaknya orang yang kehilangan fokus akibat dari rasa penasaran mereka terhadap kekuatannya, pada akhirnya dia mengatakan sesuatu pada mereka semua, “Fokus dengan pertempuran kalian, dan tidak perlu memikirkan sesuatu yang akan mengganggu konsentrasi kalian!” jelas Zhou Tian mengatakan semua itu, dan semua orang kembali fokus pada pertempuran mereka, setelah mendengar perkataan Zhou Tian.
Zhou Tian tersenyum senang melihat mereka semua kembali fokus pada pertempuran yang sedang terjadi.
Sekarang tinggal dirinya yang harus fokus pada pertempurannya yang akan segera terjadi, dan dia yakin tidak akan mudah mengalahkan binatang buas yang akan menjadi lawannya.
“Dia menyerang dengan kekuatan penuh, tanpa menyisakan sedikitpun kekuatan yang dimilikinya. Menghadapi mereka semua, aku memiliki keyakinan dapat mengalahkan mereka semua, meski aku harus berusaha sedikit lebih keras, daripada usaha yang selama ini aku lakukan!” gumam Zhou Tian, dan dikarenakan musuh yang akan dihadapinya bukan sosok lemah, sedari awal dia mengeluarkan pedang Naga kegelapan, dan sekarang dia sudah siap menghadapi musuh yang segera datang.
Swush... Swush... Swush... Swush...
Musuh kuat yang dinanti Zhou Tian akhirnya berdatangan, tapi mereka tidak bisa ikut serta dalam pertempuran yang sedang terjadi, dikarenakan adanya formasi array, yang menghalangi mereka.
Musuh yang lebih dulu datang adalah lima ratusan ribu binatang buas dengan kekuatan setara ranah Dewa Sejati mulai dari tingkat Awal sampai tingkat Puncak. Meraka kuat, tapi mereka masih jauh lebih lemah dibandingkan Zhou Tian, yang saat ini bergerak cepat menyerang mereka.
Tanpa banyak bicara Zhou Tian langsung saja menyerang mereka yang dianggapnya sebagai musuh. Meski hanya seorang diri berhadap dengan ratusan ribu musuh, nyatanya dia yang seorang diri bisa mendominasi jalannya pertempuran.
Gerakan cepat Zhou Tian membuat musuh sulit mengimbangi kecepatannya, dan saat kecepatan dikombinasikan dengan serangan mematikan, bisa dipastikan banyak musuh mati di tangan Zhou Tian.
Binatang buas yang menjadi lawan Zhou Tian tidak satu-persatu mati, melainkan ratusan dari mereka mati secara mengenaskan tiap kali Zhou Tian melakukan serangan. Hal itu terus saja terjadi, sampai jumlah binatang buas terus saja berkurang.
Kekuatan mereka sangat tidak berimbang, membuat Zhou Tian sama sekali tidak mengalami kesulitan berhadapan dengan mereka. Dari jumlah yang awalannya lebih dari lima ratus ribu, hanya dalam kurun waktu yang begitu cepat, jumlah mereka tersisa setengahnya, dan jumlah itu semakin berkurang seiring waktu yang terus berjalan.
Zhou Tian tersenyum senang melihat apa yang bisa dia lakukan dengan kekuatannya saat ini, “Aku bisa lebih cepat membunuh mereka semua, seandainya kekuatanku lebih kuat dari apa yang saat ini aku miliki!” gumamnya yang belum puas dengan kekuatannya saat ini, dan dia masih ingin jauh lebih kuat.
Pedang Naga Kegelapan terus diayunkan untuk membunuh mereka yang merupakan musuhnya, dan tanpa sepengetahuan Zhou Tian, semakin banyak musuh yang mati dengan pedang Naga Kegelapan, saat itu juga kekuatan pedang itu terus meningkat, dan semakin kuat dari sebelumnya.
Pedang Naga kegelapan adalah jenis pedang yang bertambah kuat seiring dia digunakan untuk membunuh. Jadi, selama Zhou Tian menggunakan pedang Naga Kegelapan untuk membunuh musuh, saat itu juga pedang itu akan tumbuh semakin kuat.
......................
Bersambung.