
Zhu Ying menolehkan kepalanya menatap wajah Zhou Tian yang kebetulan juga sedang menatapnya, “Tian Gege, apa sudah sejak awal Gege mengetahui kesamaan kami bertiga?” tanya Zhu Ying.
“Ying‘er, aku memang sudah mengetahuinya sedari tadi, tapi aku sama sekali tidak tahu apa yang membuat penampilan kalian sama persis, bahkan aura kalian juga sama,” jawab Zhou Tian.
Zhu Ying sejenak terdiam, “Gege, apa kami saudara kembar? Tetapi, kami berasal dari ras berbeda!” tanyanya bingung.
“Aku rasa kalian memang kembar, tapi yang jadi pertanyaan, bagaimana bisa kalian ini kembar sedangkan kalian berasal dari tiga ras berbeda! Itu membuat tidak masuk akan jika kalian ini kembar.” balas Zhou Tian.
Dikarenakan tidak menemukan jawaban bagaimana bisa mereka terlihat sama, bahkan juga dengan aura mereka, pada akhirnya Luo Feng menanyakan apa yang membuatnya bingung pada sistem, dan ia berharap sistem bisa memberinya jawaban yang sangat masuk akal dan memuaskan.
[Tuan, sebenarnya mereka memang kembar meski terlahir dari tiga ras yang berbeda, dan sebenarnya mereka ada empat wanita kembar, jadi masih ada satu orang lainnya selain mereka bertiga. Seharusnya cepat atau lambat wanita yang keempat pasti akan datang, karena bagaimanapun juga mereka saling terhubung satu sama lain]
“Baiklah mereka kembar empat, tapi kenapa aku merasa mereka memiliki hubungan denganku? Bukan hanya dengan Ying’er, tapi aku merasa memiliki hubungan dengan mereka semua!” ucapnya.
[Tuan tentu saja memiliki hubungan dengan mereka bertiga, bahkan dengan wanita ke-empat. Bagaimanapun juga ia yang telah mewariskan kekuatan pada Tuan, ia adalah kekasih mereka berempat, dan bisa aku katakan kini mereka adalah kekasih Tuan]
Zhou Tian tentu saja terkejut karena tiba-tiba saja ia akan memiliki lebih dari satu kekasih, atau istri. ‘Apa aku bisa adil pada mereka?’ tanyanya dalam hati.
Zhu Ying yang melihat Zhou Tian diam, ia tahu suaminya itu sedang mencari tahu kebenaran tentang dirinya, dan dua wanita yang entah kenapa ia sekarang merasa begitu enggan berjauhan dengan mereka. Kebetulan apa yang ia rasakan, sama dengan yang dirasakan Zhu Meili dan Shen Yiren.
“Apa kalian percaya jika ada kehidupan di masa lalu, dan di masa lalu ada hubungan khusus diantara kita?” tanya Zhou Tian dan ia tidak berharap mereka percaya tentang adanya kehidupan di masa lalu.
Namun sayangnya ia mendapatkan kenyataan yang tidak sesuai harapan. Nyatanya mereka bertiga percaya dengan adanya kehidupan di masa lalu.
Bahkan mereka mengatakan secara bergantian, jika mereka merasa di masa lalu masing-masing dari mereka adalah kekasihnya, dan entah kenapa mereka merasa senang bukannya sedih, jika apa yang mereka rasakan dapat menjadi kenyataan.
Zhou Tian pun akhirnya menjelaskan semua tentang keberadaan seseorang yang telah mewariskan kekuatannya pada dirinya, termasuk mereka yang juga mewarisi kekuatan keempat istri orang itu, bahkan raga mereka merupakan warisan orang yang sama, sehingga mereka dapat dikatakan kembar meski berasal dari ras yang beda.
Menyelesaikan ceritanya, ia melihat wajah Zhu Ying, Zhu Meili, serta Shen Yiren yang tidak menunjukkan keterkejutan. Mereka terlihat biasa-biasa saja, seolah ketiganya sudah mengetahui semua, tentang apa yang baru ia ceritakan pada mereka.
“Tian Gege, apa kita akan segera mencari saudari ke-empat? Entah kenapa aku sangat ingin segera bertemu dengannya, dan setelah itu kita bisa berkumpul kembali seperti mereka yang telah mewariskan hal luar biasa pada kita,” ujar Zhu Ying.
Mendengarnya Zhou Tian menganggukkan kepala, dan selanjutnya berkata, “Kita akan pergi mencarinya setelah selesai menyelamatkan kehidupan iblis yang tinggal di Alam Langit!”
“Meski Guan Juzi dan mereka yang paling kejam memburu iblis telah mati, tapi masih banyak kekuatan lain di luar sana yang masih terus memburu iblis! Mereka mungkin baru berhenti saat kekuatan iblis setara dengan mereka!”
Zhu Ying sangat setuju dengan apa yang diucapkan Zhou Tian, begitu juga dengan Zhu Meili dan Shen Yiren. Meski mereka bukan berasal dari ras iblis, tapi mereka sangat berharap semua ras hidup dalam damai, tidak seperti saat ini dimana ras iblis diburu untuk dibunuh oleh ras lain.
[Tuan, ada jutaan prajurit yang sedang bergerak ke tempat ini. Bisa dipastikan mereka adalah prajurit, yang dipimpin oleh sekutu Guan Juzi dan mereka yang telah mati]
Seketika itu juga Zhou Tian menyuruh Zhu Ying dan Zhu Meili kembali ke pulau melayang miliknya, dan ia dengan lembut meminta Shen Yiren kembali ke pulau melayang miliknya.
“Kita akan segera pergi meninggalkan tempat ini, dan aku harap kamu bawa pulau melayang milikmu bergerak mengikuti pergerakan pulau melayang milikku!” ucapnya pada Shen Yiren.
Shen Yiren mengangguk dan tersenyum mendengar ucapan Zhou Tian, lalu setelah ia kembali memakai cadangan, ia membawa seluruh prajuritnya yang selamat kembali ke pulau melayang miliknya, dan bersiap mengikuti pergerakan pulau melayang miliknya Zhou Tian.
Sedangkan untuk ke-empat pulau melayang yang tidak lagi bertuan, Zhou Tian hanya memanggik seluruh harta berharga dari setiap pulau melayang, termasuk memindahkan ke-empat istana di pulau melayang itu ke dalam dunia jiwa miliknya.
Setelahnya ia membuat formasi array yang saling terhubung antara pulau melayang miliknya dan pulau melayang milik Shen Yiren. Kegunaan formasi array yang ia buat adalah untuk menyamarkan keberadaan ke-dua pulau melayang.
Begitu selesai membuat formasi array, ia segera kembali ke pulau melayang miliknya, lalu mulai menggerakkan pulau melayang, menuju orang-orang yang sedang bergerak menuju tempatnya saat ini. Ia mengarahkan pulau melayang miliknya terbang lebih tinggi dari orang-orang yang tidak lama lagi akan terlihat olehnya, tapi mereka tidak akan dapat melihat keberadaan kedua pulau melayang.
Mendengar itu, Zhou Tian hanya menjentikkan jarinya dan sosok Shen Yiren sudah muncul tepat di hadapannya, yang kebetulan ia sedang bersama Zhu Ying dan Zhu Meili yang sejak tadi tidak mau berpisah, dan selalu bersama.
Zhou Tian membiarkan ketiga wanita yang izin ingin berkeliling pulau melayang, sedangkan ia akan fokus melihat jutaan prajurit yang semakin mendekat.
Setelah kepergian ketiga wanita, ia memilih pergi ke ujung bagian depan miliknya, melihat lebih jelas jutaan prajurit yang memenuhi langit, seolah mereka sekumpulan awan gelap yang membawa air hujan.
Zhou Tian memfokuskan pandangan pada jutaan prajurit, “Mereka hanya unggul dalam jumlah, soal kekuatan bahkan mereka jauh lebih lemah dari prajurit yang dimiliki Guan Juzi,” ujar Zhou Tian terus mengawasi jutaan prajurit yang melintas di bawah pulau melayang miliknya.
Sesaat setelah jutaan prajurit yang dipimpin empat sosok dengan kekuatan di ranah Dewa Langit tingkat Menengah, ia memilih secepatnya pergi meninggalkan keberadaan jutaan prajurit, yang mungkin hampir sampai di tempat yang sebelumnya menjadi medan peperangan.
Dengan kecepatan sedang, pulau melayang miliknya terus saja bergerak, diikuti pulau melayang milik Shen Yiren tepat dibelakangnya. Memastikan keadaan sudah aman, dan tidak ada ancaman yang datang mendekat, ia memilih pergi ke bergabung dengan ketiga wanita, yang posisinya senantiasa ia ketahui.
...----------------...
“Tian Gege, apa boleh mulai hari ini kedua saudariku tinggal di kediaman ini?” tanya Zhu Ying sast ia berkumpul di kediaman bersama Zhou Tian, Shen Yiren, dan Zhu Meili.
“Kalau mereka memang ingin tinggal di tempat kita, aku tidak akan melarang, lagipula, bukannya Meili juga sudah tinggal di kediaman ini, jadi ia tidak perlu izin diriku!” ucap Zhou Tian dan ia tersenyum.
Zhu Ying hanya tersenyum teringat jika Zhu Meili telah tinggal di kediaman yang sama dengannya, dan seharusnya ia cuma meminta izin untuk Shen Yiren, yang sesekali ingin tinggal di kediaman yang sama dengan kedua saudarinya. Ia tidak bisa tinggal menetap, dikarenakan ada kediamannya sendiri yang tidak bisa begitu saja ditinggalkan.
“Oh iya, kapan Gege meresmikan hubungan dengan saudari Yiren dan Meili? Aku harap Gege segera melakukan, karena aku sudah tidak sabar mengulang apa yang terjadi di masa lalu!” ucap Zhu Ying dan ia menunjukkan senyuman yang sangat menawan.
Uhuk... Uhuk... Uhuk... Uhuk...
Zhou Tian yang baru saja meminum tehnya, seketika itu juga terbatuk begitu mendengar apa yang baru diucapkan Zhu Ying padanya.
“Apa kalian yakin ingin memiliki suami yang sama, dan hanya setia pada suami yang jika kalian mengiyakan, kalian harus rela berbagi suami dengan wanita lain?” tanya serius Zhou Tian pada ketiga wanita di depannya.
Mendengar pertanyaan serius Zhou Tian, Zhu Meili menjadi yang pertama memberi jawaban, dan jawabannya membuat Zhou Tian terkejut karena Zhu Meili tegas menjawab ia yakin ingin memiliki suami yang sama, dan setia hanya pada suami meski suaminya memiliki lebih dari satu istri.
Jawaban yang sama juga diberikan Shen Yiren, dan terakhir Zhou Tian melihat Zhu Ying yang hanya tersenyum puas pada jawaban kedua saudarinya.
Setelah semua wanita memberi jawabannya, sekarang giliran Zhou Tian memberi keputusan, dan ia memutuskan menerima mereka semua menjadi istrinya, tapi Zhu Ying dan dua wanita yang lain sepertinya belum puas dengan keputusannya.
“Gege juga harus menikahi saudari ke-empat, dak kami yakin saudari ke-empat tidak akan keberatan dan menerima Gege sebagai suaminya!” ucap Zhu Ying mewakili apa yang ingin diucapkan Zhu Meili dan Shen Yiren.
Zhou Tian yang mendengarnya hanya mengangguk. Ia sebenarnya hanya ingin setia pada satu istri, tapi entah kenapa ia memiliki firasat jika melakukan itu, ia hanya akan menyakiti perasaan Zhu Ying dan yang lainnya, dan tentu ia tidak ingin menyakiti mereka.
Setelah mengutarakan apa keinginan mereka pada Zhou Tian dan mendapatkan persetujuan seperti harapan mereka, Zhu Ying dan Zhu Meili izin pada Zhou Tian untuk pergi melihat seperti apa pulau melayang milik Shen Yiren.
Zhou Tian memberi izin pada mereka, tapi ia berperan, “Kembali saat hari sudah gelap!”
Ketiga wanita yang mendengar ucapan Zhou Tian, kompak mereka menganggukkan kepala termasuk Shen Yiren, yang mana seharusnya ia tetap tinggal di pulau melayang miliknya, tapi entah kenapa setelah bertemu Zhu Ying dan Zhu Meili, ia tidak bisa menjauh dari keduanya.
Setelah ditinggal sendirian oleh ketiga wanita yang tidak lama lagi dua dari mereka akan menjadi miliknya seperti Zhu Ying, Zhou Tian memilih pergi ke dunia jiwa melihat ke-empat istana yang baru ia pindahkan ke dunia jiwa.
...----------------...
Bersambung.