
Zhou Tian turun tangan langsung melatih dua ratus ribu iblis yang merupakan cikal bakal prajurit yang nantinya akan menjadi prajurit istana Penguasa Alam Langit. Banyak teknik akan Zhou Tian ajarkan pada mereka, dan mereka baru akan diakui sebagai prajurit istana Penguasa Alam Langit begitu berhasil menerobos kekuatan ranah Raja Dewa.
Sebelum berhasil menerobos ranah Raja Dewa, mereka masih belum layak diakui sebagai prajurit istana Penguasa Alam Langit, dan mereka memiliki waktu kurang dari satu tahun untuk membuktikan diri, jika mereka memang layak menjadi prajurit istana Penguasa Alam Langit, yang nantinya akan bertugas menjadi prajurit pelindung Alam Langit.
Jumlah mereka nantinya juga akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Jika saat ini jumlah mereka hanya ratusan ribu, tidak menutup kemungkinan jumlah mereka di masa depan bisa mencapai jutaan, dan kekuatan mereka bukan hanya sebatas ranah Raja Dewa, mungkin mereka bisa lebih kuat dari itu. Mungkin di masa depan ranah Kaisar Dewa akan menjadi batas kekuatan untuk prajurit istana Penguasa Alam Langit.
Dua hari Zhou Tian berfokus pada peningkatan fisik, dan dua hari setelahnya ia fokus pada pelatihan teknik beladiri bertarung dengan tangan kosong. Di hari-hari setelah itu, ia memfokuskan melatih mereka teknik berpedang dan dilanjutkan teknik menggunakan tombak.
Awal pelatihan Zhou Tian hanya mengajari mereka dasar-dasar dari teknik beladiri, berpedang, maupun menggunakan tombak. Jika di pagi sampai sore mereka fokus berlatih berbagai macam teknik, di malam hari mereka akan fokus melakukan kultivasi.
Rutinitas yang dialami mereka juga di alami Zhou Tian dan ketiga istrinya, tapi ada kala dimana mereka tidak berkultivasi sendiri-sendiri di malam hari, melainkan mereka melakukan kultivasi yang biasa dilakukan para suami istri. Meski tidak setiap malam mereka melakukannya, mereka senantiasa melakukan semua itu dari sore sampai menjelang pagi.
Sebenarnya dalam melatih calon prajurit istana Penguasa Alam Langit, Zhou Tian senantiasa dibantu ketiga binatang kontraknya. Sedangkan binatang kontrak Zhu Ying, ia membantu ketiga istrinya melatih para wanita meningkatkan kekuatan, supaya di masa lalu mereka turut bisa berperan dalam kebangkitan kekuatan ras iblis.
Melihat semua orang sedang berlatih dengan serius, Zhou Tian memilih pergi melihat keadaan empat kota yang seluruhnya mulai di isi oleh kelompok iblis yang melakukan perjalanan menuju istana Penguasa Alam Langit untuk mendapatkan perlindungan.
Masing-masing kota setidaknya saat ini dihuni sebanyak dua ratusan ribu iblis, yang mana mayoritas mereka adalah wanita dan anak-anak. Di setiap kota juga memiliki lima puluhan ribu prajurit penjaga, dan sebagai pemimpin kota adalah sosok Jenderal prajurit iblis langit.
Di bawah kepemimpinan Jenderal prajurit iblis langit dan penjagaan puluhan ribu prajurit iblis langit, keadaan keempat kota senantiasa berada dalam keadaan damai, bahkan sekalipun tidak pernah terjadi keributan di kota. Kalaupun ada masalah, semua bisa diselesaikan secara baik-baik tanpa menggunakan otot.
Untuk keberadaan kelompok pemburu iblis, diketahui mereka telah pergi menjauhi wilayah tengah Alam Langit, memilih bertahan di wilayah pinggiran, tapi keberadaan mereka terus menjadi incaran prajurit langit yang ditugaskan memburu mereka, dan memusnahkannya.
“Jika semua bisa berjalan lancar, dalam satu tahun aku yakin kekuatan iblis di Alam Langit akan mendominasi, dan tidak akan ada lagi kekuatan ras lain yang berani meremehkan kekuatan ras iblis! Dalam satu tahun ini bukan hanya mereka saja yang harus bertambah kuat, aku juga harus bertambah kuat jika ingin segera pergi ke Alam Dewa, dan melawan mereka yang menginginkan musnahnya keberadaan ras iblis!” gumam Zhou Tian, yang mana ia saat ini melayang di kota sisi utara istana Penguasa Alam Langit.
...----------------...
Dua bulan telah berlalu sejak Zhou Tian mulai melatih ratusan ribu iblis yang dipersiapkan menjadi prajurit istana Penguasa Alam Langit, dan setelah dua bulan berlalu pelatihan mereka mulai membuahkan hasil.
Sekarang mereka yang dilatih Zhou Tian telah berhasil menguasai teknik yang diajarkan pada mereka, dan sekarang mereka hanya perlu fokus meningkatkan ranah kultivasi, dan senantiasa memperkuat pondasi kekuatan yang mereka miliki.
Meningkatkan ranah kultivasi adalah sesuatu yang akan memakan waktu paling lama, tapi dengan adanya sumberdaya tidak terbatas yang diberikan Zhou Tian pada mereka, mereka bisa berkultivasi seratus kali lebih cepat dibandingkan para jenius kultivasi.
Jumlah poin sistem milik Zhou Tian yang tidak terbatas, semakin mempermudah Zhou Tian memberikan sumberdaya apa saja yang mereka butuhkan untuk bisa menerobos ranah yang lebih tinggi. Sedangkan untuk sistem yang beberapa waktu lalu telah selesai melakukan peningkatan versi sistem ke versi 10.0, dengan adanya poin sistem tidak terbatas, ia meminta izin pada Zhou Tian untuk melakukan peningkatan ke versi tertinggi, yaitu sistem versi 100.0 dalam kurun waktu seratus hari.
Ini sudah berlangsung selama dua puluh hari sejak sistem memulai proses peningkatan versi secara besar-besaran, dan selama ia dalam proses peningkatan versi, Zhou Tian tidak bisa berkomunikasi dengannya, tapi ia masih bisa menggunakan toko sistem dan mengelola status kekuatannya.
Selesai melihat perkembangan empat kota yang ia jadikan sebagai benteng pertahanan istana Penguasa Alam Langit, Zhou Tian memutuskan kembali ke istananya, tepatnya ia pergi ke kamarnya untuk bermalas-malasan.
Semalam ia kekurangan waktu istirahat karena ketiga istrinya menginginkan pelayanan dari sang suami, dikarenakan semalam kurang lama ia beristirahat, kali ini ia ingin beristirahat sejenak sebelum hari beranjak sore.
Jika ia beristirahat di sore hari, tentu tidak akan ada waktu istirahat untuknya, dikarenakan ketiga istrinya tidak akan pernah membiarkannya istirahat dengan tenang.
Tidak ada orang lain dikamarnya, Zhou Tian segera saja memejamkan mata, tapi sebelumnya ia sudah lebih dulu memasang array yang akan membuatnya terbangun, jika ada seseorang yang berjalan ke kamarnya.
...----------------...
Hari ini akhirnya tiba hari dimana sistem kembali setelah seratus hari ia melakukan peningkatan versi sistem ke versi paling tinggi. Begitu pertama kali mendengarkan suara sistem setelah smester hari lamanya tidak mendengar suaranya, Zhou Tian terkejut dengan suara sistem yang terdengar selayaknya suara gadis muda.
“Sistem, apa kamu selama ini adalah seorang wanita? Bukannya akan sangat aneh jika kamu seorang wanita tapi ada di dalam tubuhku?” ujar Zhou Tian yang kali ini kembali merasa aneh dengan keberadaan sistem di dalam tubuhnya.
Tetapi, tidak lama kemudian rasa aneh digantikan rasa terkejut saat ia melihat gadis kecil muncul di hadapannya, bertepatan dengan ketiga istrinya yang sampai di taman istana, tempat Zhou Tian yang sebelumnya ingin menyambut kembalinya sistem.
“Gege, siapa anak kecil menggemaskan ini?” tanya Zhu Ying yang menyukai keberadaan anak kecil, terutama setelah ia dinyatakan hamil.
Bukan hanya Zhu Ying yang hamil, dua istri Zhou Tian selain Zhu Ying juga sedang hamil, dan mereka bertiga menyukai hal yang sama, sama-sama menyukai anak kecil.
Zhou Tian yang yakin jika gadis kecil yang sedang dipeluk Zhu Ying adalah perwujudan sistem setelah selesainya proses peningkatan versi sistem, dengan tenang ia berkata, “Ying’er, gadis kecil ini adalah Zhu Fei, mulai sekarang ia akan menjadi adik kita!”
Mendengarkan apa yang dikatakan Zhou Tian, ketiga istrinya terlihat senang, dan mereka langsung saja memanjakan Zhu Fei dengan camilan dan minuman manis yang disajikan para pelayan istana.
Akan tetapi, ia yang penasaran apa ia masih terhubung dengan Zhu Fei, ia mencoba menghubunginya dengan berbicara dalam pikirannya. “Zhu Fei, apa benar kamu adalah sistem yang selama ini telah menemaniku berjuang bersama-sama untuk membangkitkan kekuatan ras iblis?” tanyanya.
[Tuan, Zhu Fei adalah sistem dan sistem adalah Zhu Fei. Jika Zhu Fei adalah wujud nyata sistem, untuk suara yang saat ini Tuan dengarkan adalah suara sistem tanpa jiwa, yang akan ikut mati jika Tuan mati]
Zhou Tian mengangguk pelan pertanda ia paham, tapi tetap saja ia menginginkan penjelasan yang lebih jelas. “Jadi, karena Zhu Fei memiliki wujud nyata, ia tidak akan ikut mati bersamaku, berbeda sepertimu yang akan ikut mati jika aku mati?” Setelah melihat sosok menggemaskan Zhu Fei, rasanya ia tidak rela jika gadis kecil itu mati saat dirinya mati.
[Tuan benar, Zhu Fei akan tetap hidup sekalipun Tuan telah mati. Jika Tuan tidak percaya semua itu, silahkan mencoba, tapi aku sarankan jangan mencoba karena Tuan bisa benar-benar mati dan tidak bisa melihat apa yang terjadi pada Zhu Fei]
Bibir Zhou Tian berkedut mendengar itu, dan tentu ia tidak sebodoh itu mencoba mati, hanya untuk melihat apa Zhu Fei mati jika dirinya mati. Lagipula, bagaimana ia bisa melihat Zhu Fei hidup atau mati jiak dirinya mati?
“Gege, apa tidak apa-apa jika Fei’er ikut dengan kami ke tempat pelatihan? Ia sepertinya penasaran dengan tempat pelatihan,” ujar Zhu Meili meminta izin pada Zhou Tian karena ia ingin membawa Zhu Fei ke tempat pelatihan.
Melihat antusiasme Zhu Fei tentang tempat pelatihan serta senyuman di wajahnya, Zhou Tian tidak keberatan membiarkannya pergi bersama ketiga istrinya meski ia ingin menanyakan banyak hal pada Zhu Fei, tapi ia rasa nanti masih banyak waktu untuk bicara empat mata dengan Zhu Fei.
“Kalau begitu kami pergi dulu!” ucap Zhu Meili, lalu ia dan tiga orang lainnya pergi meninggalkan Zhou Tian, yang hanya melihat mereka sampai tidak lagi terlihat.
Zhou Tian bangkit berdiri lalu pergi meninggalkan taman setelah melihat kepergian ketiga istrinya dan Zhu Fei. “Banyak yang terjadi dalam beberapa bulan ini dan semua kejadian berdampak baik pada perkembangan ras iblis di Alam Langit,” gumamnya.
Dalam beberapa bulain ini telah berdiri kota-kota iblis di banyak tempat yang ada di daratan Alam Langit. Meski awal-awal berdiri banyak kota iblis mendapatkan ancaman dari sisa kelompok pemburu iblis, dengan adanya prajurit baru istana Penguasa Alam Langit, sisa-sisa kelompok pemburu iblis berhasil dibasmi, dan sekarang banyak kota iblis yang berhubungan baik dengan kota ras lainnya.
Dalam beberapa bulan ini Zhou Tian juga berhasil meningkatkan kekuatannya, dan sekarang ia memiliki kekuatan di tingkat Puncak ranah Kaisar Dewa, atau satu tingkat lebih kuat dari ketiga istrinya. Itu adalah kekuatan tanpa penggunaan kekuatan Tubuh Dewa ataupun kekuatan Darah Dewa miliknya. Jika menggunakan keduanya, ia bakalan jauh lebih kuat dari ranah Kaisar Dewa.
...----------------...
“Maaf Yang Mulia, hamba gagal memusnahkan iblis di Alam Fana maupun Alam Langit!” ucap pria tua pada sosok di hadapannya, yang dari tubuhnya memancarkan aura keagungan.
“Kenapa kamu minta maaf padaku? Apa aku pernah menyuruhmu memusnahkan iblis yang ada di Alam Fana dan yang ada di Alam Langit? Apa kau lupa kalau aku hanya menyuruhmu mengawasi mereka supaya tidak terjadi kesalah fahaman seperti di masa lalu?” teriaknya marah.
“I-Itu, bukannya waktu itu Yang Mulia menginginkan kemusnahan total ras iblis sebelum Yang Mulia melakukan kultivasi tertutup? Hamba tidak akan melakukan semua itu jika bukan karena perintah Yang Mulia!” ucap pria tua bingung atas tingkah Tuannya Yang seolah melupakan apa yang ia perintahkan pada dirinya.
Pria yang dipanggil Yang Mulia oleh pria tuan sejenak terdiam, lalu ia menarik napas berat. “Hah, sepertinya aku saat itu sedang emosi karena kegagalan melakukan terobosan justru membuat keputusan yang salah! Kamu, katakan padaku bagaimana nasib ras iblis saat ini? Ceritakan secara singkat!”
“Yang Mulia, beberapa tahun yang lalu di Alam Fana, ras iblis adalah budak rendahan bahkan mereka diperlakukan selayaknya binatang. Namun hari ini ras iblis di Alam Fana adalah yang terkuat, tapi mereka tidak bersikap arogan pada ras lain, dan saat ini ketiga ras utama di Alam Fana hidup berdampingan dalam damai.”
“Untuk ras iblis di Alam Langit, mereka hampir saja musnah jika tidak ada iblis dari Alam Fana yang berhasil menyelamatkan para iblis di Alam Langit dari kemusnahan. Bersama para wanitanya, iblis itu berhasil meningkatkan kekuatan ras iblis, dan dalam beberapa bulan terakhir ras iblis di Alam Langit bisa dikatakan telah bangkit dari kehancuran!”
Mendengar cerita itu, sosok pria yang dipanggil Yang Mulia oleh pria tua, ia yang sebelumnya menunjukkan wajah sedih, ia tiba-tiba tersentuh mendengar kabar baik dari ras iblis di kedua Alam, meski ia sangat tahu jika di Alam Dewa tidak lagi ada iblis yang bisa meninggalkan tempat persembunyiannya, meski itu hanya sejengkal.
Pria itu menarik napas dalam-dalam, memikirkan langkah apa yang sekarang akan diambilnya. Ia sebenarnya tidak menginginkan perang dengan ras iblis. Di masa lalu keterlibatannya dalam perang adalah murni karena perintah ayahnya yang saat ini telah tiada, dan karena itu juga ras siluman yang ia pimpinan sampai hari ini terus saja bermusuhan dengan ras iblis, meski di masa lalu hubungan kedua ras sangatlah baik, bahkan sering terjadi pernikahan antar ras yang memang bisa dilakukan.
Tidak seperti siluman dan manusia yang sulit mendapatkan keturunan jika menikah, ras siluman yang menikah dengan ras iblis, mereka justru sangat mudah mendapatkan keturunan, dan keturunan yang dihasilkan adalah keturunan unggul, termasuk dirinya yang merupakan keturunan dari kedua ras. Ayahnya yang merupakan Dewa Ras Siluman di masa lalu, sedangkan ibunya adalah sosok Iblis kuat di masa lalu.
Namun, ia rela berkhianat pada ibunya demi ayahnya, dan ia melihat sendiri bagaimana ibunya mengorbankan diri untuk melindungi kakek dan neneknya yang dibunuh oleh tentara siluman. Setelah melihat kematian ibu serta kakek dan neneknya di depan kedua matanya, saat itu ia berhenti ikut berperang.
Akan tetapi, kematian ayahnya akibat racun yang didapatkan saat berlangsungnya perang, membuatnya marah pada ras iblis, ditambah saat itu ia gagal melakukan terobosan. Saat itu ia tanpa sadar memberi tugas pada orang kepercayaannya untuk memusnahkan keberadaan ras iblis di Alam Semesta, dan sekarang ia menyesali apa yang dilakukannya saat itu.
“Katakan padaku, seberapa benci sosok iblis terkuat yang membangkitkan kekuatan iblis di Alam Langit pada ras iblis! Apa ia akan langsung membunuh siluman yang tiba-tiba muncul di hadapannya?” tanyanya.
“Yang Mulia, hamba tidak tahu seberapa benci sosok itu pada ras siluman, tapi setahu hamba, ia hanya akan memusuhi mereka yang masih memusuhi ras iblis. Jadi, selama kita tidak kembali memusuhi ras iblis, kecil kemungkinan ia membuat masalah dengan ras siluman!” jawab pria tua.
“Sepertinya ras iblis senantiasa melahirkan sosok baik, tapi karena rasa iri pada kejayaan ras iblis, membuat ras manusia menghalalkan segala cara untuk memusnahkan ras iblis, dan di masa lalu ayah terlalu bodoh karena percaya bujuk rayu manusia. Jika di masa depan manusia kembali ingin mengusik ras iblis, aku Jian Sheng tidak akan memihak pada siapapun, dan membuat ras siluman berada di pihak netral!”
Jiang Sheng, Dewa Ras Siluman sudah mengambil keputusan. Tidak seperti ayahnya yang memihak ras manusia, hari ini ia mengambil keputusan jika ras siluman berada di posisi netral, dan mulai hari ini juga ras siluman menghentikan permusuhan dengan ras iblis.
...----------------...
Bersambung.