Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Episode 11


Setelah Feng Ying selesai beristirahat dan mengambil bagian-bagian monster yang berharga, Feng Ying mengajak dua pendekar yang bersamanya untuk kembali mencari monster tingkat Suci lainnya.


"Tuan muda.... kenapa kau tidak istirahat lebih lama?" Tanya salah satu pendekar Suci.


"Tidak perlu, aku sudah pulih sepenuhnya" Ucap Feng Ying, kemudian mengeluarkan aura petarung yang hebat.


Kedua pendekar itu kemudian menelan ludah ketika merasakan aura yang Feng Ying keluar kan amat jahat dan mampu membuat mereka gemetaran hanya dengan auranya saja.


Feng Ying kemudian menarik auranya dan kembali melanjutkan pencariannya di ikuti oleh dua pendekar Suci.


Pendekar Suci yang ikut bersama Feng Ying kini tidak banyak bicara lagi, mereka sudah tidak melihat Feng Ying lebih lemah dari mereka, ketika kembali ke sekte, mereka ingin memberitahu kepada seluruh murid untuk tidak menyinggung Feng Ying, karena mereka sekarang berfikir Feng Ying menyembunyikan kekuatan sejatinya.


"Padahal baru beberapa bulan saja, tapi tuan muda sudah memiliki kemampuan pendekar Suci" Ucap salah satu pendekar Suci yang bersama Feng Ying lewat telepati kepada rekannya.


"Bakatnya sungguh luar biasa, kita saja butuh beberapa tahun untuk naik ke tingkat Suci dari tingkat Jiwa" Jawab rekannya lewat telepati.


Feng Ying sebenarnya dapat mendengar suara mereka meskipun mereka berbicara lewat telepati,Feng Ying juga terkejut ketika ia bisa mendengar suara dua pendekar Suci itu, karena sepengetahuannya, tidak ada yang bisa mendengar suara telepati selain orang yang di tuju.


"Jika tuan tidak memiliki kemampuan ini, maka aku dan Dewa Iblis bisa di bilang menciptakan produk gagal" Ucap kucing kecil sambil terbang di sekitar Feng Ying.


"Namun ketika kita berbicara, Orang-orang melihat ku gila karena berbicara sendiri" Jawab Feng Ying sambil tersenyum canggung.


"Kita juga bisa berbicara lewat pikiran, karena pikiran kita sudah menyatu" Jawab kucing kecil, kemudian berbicara lewat pikiran yang sama persis dengan telepati.


"Baiklah, ketika ada orang kita berbicara lewat telepati saja" Ucap Feng Ying sambil terus bergerak mencari monster tingkat Suci.


"Sepertinya akan memakan waktu lama bagimu mencari monster tingkat Suci, biar aku bantu dengan peta sistem" Ucap kucing kecil, kemudian mengeluarkan peta hologram hutan terlarang.


"Harusnya kau mengeluarkan ini dari awal, sudah satu jam kita berkeliling hutan" Ucap Feng Ying dengan kesal.


"Tuan tidak meminta aku mengeluarkan peta, jadi aku diam saja" Jawab Kucing kecil sambil tersenyum mengejek.


"Lain kali langsung saja ulurkan bantuan mu jika bisa" Ucap Feng Ying kemudian menghela nafas panjang.


"Siap... akan ku ingat kedepannya" Jawab kucing kecil sambil memberi hormat khas militer modern.


Di peta,Feng Ying bisa langsung menemukan beberapa monster di sekitarnya, ia kemudian melebarkan peta karena penasaran dengan monster yang ada di hutan terlarang.


Begitu terkejutnya Feng Ying ketika dia menemukan seekor monster tingkat Mistik bersembunyi di hutan.


Feng Ying segera menghentikan langkah nya dan pergi ke arah lain, tepat di mana monster tingkat Suci berada.


"Jika aku terus pergi mengikuti jalan tadi, dalam tiga jam perjalanan aku akan mati oleh monster tingkat Mistik" Batin Feng Ying dengan wajah yang pucat.


Tak lama dari tempat Feng Ying berubah arah, mereka bertiga menemukan dua ekor monster tingkat Suci yang merupakan Ular Racun api, ular yang sama dengan yang Feng Ying hadapi tadi.


Ketika menyadari kehadiran Feng Ying dan dua rekannya, Kedua ular itu langsung menyerang mereka berdua dengan menyemburkan racun yang cukup mematikan.


Dengan reflek mereka bertiga menyebar ke berbagai arah untuk menghindari semburan racun kedua monster tingkat Suci itu.


Kedua pendekar Suci itu kemudian mengangguk dan kemudian bergerak menyerang salah satu ular yang paling besar itu, sedangkan Feng Ying menghadapi yang sedikit lebih kecil.


Pertarungan yang cukup sengit pun akhirnya terjadi, dan dalam waktu singkat, area di sekitar hutan mengalami kerusakan parah, karena dua rekan Feng Ying hanya di minta menahan monster itu, mereka hanya menggunakan sedikit kekurangan untuk sedikit melemahkan ular itu, dan menunggu Feng Ying membunuh ular yang ia lawan.


Feng Ying menggunakan dua pedang pusaka di tangannya, membuat kemampuannya benar-benar meningkat dalam menyerang maupun bertahan.


Jurus yang Feng Ying gunakan juga jurus yang ia pelajari dari Zhuo Yi, yang merupakan salah jurus andalan Sekte Lembah Iblis.


Setiap serangan Feng Ying mengandung Qi yang cukup banyak, membuat setiap serangan Feng Ying berhasil melukai monster ular itu, apalagi kemampuan Feng Ying meningkat setelah pertarungan pertamanya tadi.


"Tubuh Iblis memiliki Tuan juga memiliki kemampuan untuk terus meningkat lewat pertarungan, jadi jika setiap hari tuan terus bertarung dengan musuh yang sama atau lebih kuat, kekuatan tuan akan terus meningkat" Ucap Kucing kecil sambil memberi beberapa saran.


Karena sudah pernah menghadapi monster yang sama, dan yang Feng Ying lawan sebelumnya juga lebih kuat dari yang sekarang, Feng Ying dengan mudah berhasil membuat ular itu tersudutkan sebelum akhirnya ia penggal dengan dua jurus yang terbilang amat mematikan di dunia persilatan.


Setelah selesai bertarung, Feng Ying tidak langsung membantu kedua rekannya, ia kemudian memberi kode untuk memilih energinya terlebih dahulu, karena tadi Feng Ying menghabiskan lebih dari setengah Qi energinya untuk melawan satu monster ular tadi.


Kedua rekan Feng Ying pun mengangguk mengerti dan masih terus menahan monster ular itu, karena mereka berdua adalah pendekar Suci yang juga cukup hebat, tidak sulit untuk menahan monster itu dengan kerja sama mereka berdua.


Setelah beberapa menit Feng Ying beristirahat, Feng Ying langsung bergerak dengan kecepatan penuhnya dan memberikan serangan yang cukup fatal kepada monster ular Racun Api itu.


Karena monster itu jauh lebih kuat dari yang sebelumnya Feng Ying lawan, monster itu hanya mendapatkan sedikit luka di tubuhnya,kedua rekan Feng Ying kemudian langsung menjauh dari monster itu ketika Feng Ying bergabung dalam pertarungan.


"Bagaimana mungkin,aku jelas merasakan energinya tersisa kurang dari setengahnya,pemulihan Qi nya sungguh gila" Ucap salah satu rekan Feng Ying,sambil terkagum melihat tubuh Feng Ying yang memancar aura lebih kuat dari sebelumnya.


"Kau benar....sepertinya tuan muda Feng memang di takdir kan menjadi petarung sejati" Ucap pendekar yang lainnya, kemudian menyarungkan pedangnya.


Terlihat jelas keduanya sudah tidak menghawatirkan Feng Ying ketika bertarung dengan monster tingkat Suci, meskipun Ular Api bukanlah monster yang terkuat di tingkat Suci, monster ini tetap menjadi salah satu yang paling berbahaya, sebab racun dan kecepatan menjadi keunggulannya.


Feng Ying langsung mengeluarkan beberapa jurus tingkat tinggi miliknya, karena semakin lama, monster itu mulai mengamuk dan kemampuannya juga meningkat drastis.


Meskipun memiliki tubuh yang besar dan panjang, monster itu tetap mampu bergerak cepat tanpa halangan, beberapa kali juga monster itu berhasil menyabet Feng Ying dengan ekornya.


Ketika Feng Ying kembali mendapatkan sebuah tandukan dari monster ular itu dan kehilangan keseimbangannya, ular itu langsung menyemburkan racun yang lebih banyak dari sebelumnya.


Karena Feng Ying dalam posisi tidak siap, Feng Ying akhirnya terkena semburan racun dan terpental ke tumpukan pohon tak jauh dari tempatnya tadi ia berdiri.


"Tuan muda!"


"Ular sialan, kan ku bunuh kau!"


Ucap kedua pendekar rekan Feng Ying, yang salah satu dari mereka menyerang ular itu, dan satunya lagi melihat kondisi Feng Ying yang kini tertutup asap dan tenggelam dalam racun semburan ular tadi.


"Kalian kembalilah.... aku belum membutuhkan bantuan kalian"


Ucap Feng Ying dari balik asap racun yang menutupi tumpukan pepohonan yang terlihat seperti terbakar.