
Sebenarnya Feng Ying sempat di tolak ketika mengambil misi tingkat Suci itu, karena orang-orang hanya melihat Feng Ying yang merupakan pendekar Jiwa, namun Feng Ying bersikeras mengambil misi itu dan menggunakan nama Ketua sekte.
Karena melihat Feng Ying begitu memaksa dan tidak mau memilih misi lain, Tetua itu akhirnya memberi Feng Ying misi itu dengan satu syarat, Feng Ying akan di temani dua pendekar Suci yang akan menjaga Feng Ying ketika dalam bahaya.
Feng Ying dan dua pendekar Suci itu kemudian berangkat menuju hutan yang tak jauh dari sekte untuk mencari monster tingkat Suci.
Sekte Lembah Iblis berdiri di dekat hutan terlarang Kekaisaran Tiandu, hutan itu berisi monster tingkat tinggi dan beberapa suku manusia yang kanibal, bisa hidup di hutan terlarang membuktikan manusia kanibal itu memiliki kemampuan yang tidak rendah.
*****
"Tuan muda.... kita tidak boleh masuk terlalu jauh kedalam hutan" Ucap salah satu pendekar Suci yang bertugas menjaga Feng Ying.
"Bagaimana jika kita tidak menemukan monster tingkat Suci?" Tanya Feng Ying dengan nada datar.
"Percayalah kepada kami tuan muda....kita akan menemukan monster Suci meskipun belum masuk terlalu dalam ke dalam hutan" Ucap salah satu pendekar Suci lainnya sambil meyakinkan Feng Ying.
"Hmmm.... baiklah, tapi jangan ikut campur ketika aku belum membutuhkan bantuan kalian" Ucap Feng Ying.
Kedua pendekar itu kemudian saling berpandangan sebelum akhirnya menganggukkan kepala.
Setelah beberapa saat mereka memasuki hutan terlarang, mereka bertemu beberapa monster tingkat jiwa ke bawah, dengan mudah, Feng Ying mampu mengatasi semua monster itu dengan beberapa jurus saja.
Dua pendekar Suci yang bersama Feng Ying cukup terkejut melihat Feng Ying mampu membunuh monster tingkat Jiwa hanya dalam beberapa jurus, menunjukkan kemampuan Feng Ying setara dengan pendekar Suci.
"Tuan muda....kami merasakan ada sesuatu yang kuat mendekati kita" Ucap salah satu pendekar Suci, kemudian menarik pedangnya,namun di hentikan oleh Feng Ying.
"Itu adalah monster tingkat Suci.... biar aku saja yang menghadapinya" Ucap Feng Ying kemudian bergerak ke suatu arah, yang bersamaan muncul seekor monster ular yang cukup besar.
Terlihat ular itu memiliki tanduk kecil dan warna merah darah, ukuran ular itu memiliki panjang puluhan meter, membuat ular itu terlihat seperti naga.
"Hati-hati tuan muda, itu adalah ular Racun Api...jangan sampai terkena racunnya!" Ucap salah salah satu pendekar Suci, sambil terus bersiaga agar bisa cepat menolong Feng Ying ketika dalam bahaya.
Benar saja, selesai pendekar itu mengingatkan Feng Ying, ular itu menyemburkan racun ke arah Feng Ying, dengan cepat Feng Ying menghindari racun itu tanpa kesulitan.
Racun itu kemudian mengenai pohon di dekat Feng Ying, dan seketika pohon besar itu layu dan bagian yang terkena racun mulai terbakar, membuktikan racun ular itu bukan sesuatu yang bisa di anggap remeh.
"Bahkan pendekar Bumi akan susah selamat dari racun mu itu" Ucap Feng Ying, sambil menyerang ular itu dengan pedangnya yang baru saja ia ambil di cincin Dimensi miliknya.
Karena ular itu juga memiliki sisik yang keras, tidak mudah bagi Feng Ying menembus pertahanan ular itu, serangan Feng Ying juga hanya meninggal luka yang tidak terlalu dalam.
Ular itu juga menyerang Feng Ying dengan kepala dan ekornya, besar tubuhnya tidak mengganggu kecepatan geraknya,karena ular itu sangat agresif, Feng Ying langsung menggunakan jurus tingkat tinggi yang ia pelajari dari Zhuo Yi.
Feng Ying terpental mundur beberapa belasan meter, namun Feng Ying masih tidak merasakan sakit di tubuhnya, menunjukkan tubuh kuat bagai baja miliknya juga meningkat bersama meningkatnya kekuatannya.
"Seperti yang di duga dari sistem, hadiah yang sistem berikan bukan hadiah biasa" Ucap Feng Ying, kemudian kembali menyerang ular itu.
Keduanya kemudian bertukar ratusan serangan, ketika sudah cukup lama terus menggunakan jurus jurus tingkat tinggi, Feng Ying merasakan tubuhnya bertambah kuat, namun Qi miliknya terus terkuras habis.
"Tebasan Bulan Sabit!"
Tiba tiba Feng Ying mengeluarkan jurus tepat ke arah kepala ular itu, yang seketika langsung terbelah menjadi dua dan mati, melihat ular tingkat Suci mati di tangan Feng Ying, kedua pendekar yang dari awal melihat pertarungan itu tercengang karena kehebatan Feng Ying.
Mereka sudah tau, bahwa Feng Ying lebih kuat dari pendekar jiwa biasa, namun mereka tidak mengira Feng Ying mampu membunuh monster tingkat Suci dengan kekuatannya sendiri.
Mereka juga tidak mudah melakukan apa yang di lakukan Feng Ying, karena monster memiliki tubuh dan banyak kelebihan di banding manusia yang mengandalkan pelatih dan Qi untuk menjadi lebih kuat.
Feng Ying kemudian mengambil inti monster itu yang berbentuk seperti berlian yang cukup besar, dan memancar energi yang kuat, misi yang Feng Ying ambil di sekte adalah mengumpulkan sebanyak-banyaknya inti monster tingkat Suci, dan dapat di tukar dengan sejumlah koin emas yang atau sumber daya lainnya yang layak.
Inti monster bisa di serap oleh para pendekar untuk meningkatkan kekuatan mereka, dan harganya cukup mahal,inti monster tingkat Suci setidaknya berharga jutaan koin emas jika di jual.
Ketika Feng Ying ingin duduk dan memulihkan energinya, Feng Ying merasakan Qi miliknya pulih dengan sendirinya, tanpa harus mengonsumsi pil maupun bersemedi.
"Bisa tuan rasakan bukan.....inilah salah satu kemampuan tubuh iblis milik tuan" Ucap kucing kecil yang tiba-tiba muncul dari ruang hampa.
"Apakah semua iblis memiliki kemampuan seperti ini?" Tanya Feng Ying.
"Tidak....para iblis memiliki kemampuan penyembuhan yang tinggi setelah pertarungan, dan untuk Pemulihan Qi ini adalah kemampuan Dewa" Jawab kucing kecil.
"Lalu kenapa aku memilikinya?" Tanya Feng Ying dengan penuh kebingungan.
"Karena tubuh tuan adalah gabungan dari tiga mahkluk, yaitu Manusia, Iblis, dan juga Dewa" Ucap kucing kecil.
"Sebenarnya apa tujuan kalian menghidupkan ku kembali?" Tanya Feng Ying, yang kemudian diikuti keheningan yang panjang.
"Aku tidak bisa menjawab pertanyaan mu ini" Ucap kucing kecil dengan nada yang datar.
Feng Ying kemudian menghela nafas dan pasrah mengikuti alur yang sudah di rencanakan oleh sistem.
Memang sistem tidak membatasi atau mengatur kemauan Feng Ying, hanya saja jika di pikir oleh Feng Ying, Feng Ying terlihat terlalu bergantung kepada sistem.
"Hilangkan semua pikiran mu itu,jadilah dirimu sendiri, kau bebas menerima dan menolak misi, aku hanya menyarankan cara yang cepat menjadi lebih kuat dengan memberi mu misi" Ucap kucing kecil sebelum duduk di pundak Feng Ying.