
Dua hari adalah waktu yang dihabiskan oleh Zhou Tian dan Zhu Ying untuk menyusuri seluruh bagian reruntuhan istana Kaisar Naga.
Seluruh harta di reruntuhan istana Kaisar Naga telah berhasil mereka dapatkan, ditambah hadiah dari sistem setelah Zhou Tian berhasil menyelesaikan misi sistem, lengkap sudah apa yang mereka dapat dari reruntuhan istana Kaisar Naga.
[Selamat, Tuan berhasil menyelesaikan misi sistem]
[Hadiah Misi]
[Poin Sistem Tak Terbatas]
[10.000.000.000.000 Poin Pengalaman]
[Tubuh Dewa Iblis Abadi]
[Darah Ratu Phoenix Iblis]
[Dua Kali Terobosan. Jika Tuan Belum Menginginkan Terobosan, Tuan Bisa Menggunakannya Pada Orang Lain]
Zhou Tian sangat senang dengan hadiah sistem, tapi sekarang bukan waktu yang tepat untuk menikmati manfaat dari hadiah sistem. Sekarang dia hanya ingin membawa Zhu Ying secepatnya keluar dari reruntuhan istana Kaisar Naga, yang mungkin sebentar lagi akan benar-benar runtuh.
Kedua telur yang belum menetas telah tersimpan di dalam cincin penyimpanan milik Zhou Tian.
“Sebaiknya kita segera keluar dari tempat ini!” ucap Zhou Tian pada Zhu Ying.
Zhu Ying menganggukkan kepalanya pelan sambil menunjukkan senyuman hangat di bibirnya, sebelum dia memegang tangan Zhou Tian.
“Setelah aku mendapatkan warisan Kaisar Naga, tempat ini sepertinya benar-benar akan menjadi reruntuhan yang hilang tertelan tanah.” Zhou Tian berbicara bersamaa dengan mulai runtuhnya ruangan yang semula terlihat sangat kokoh.
Tak ingin terkubur hidup-hidup di dalam reruntuhan, dengan menggenggam tangan Zhu Ying, Zhou Tian bergerak cepat menuju pintu keluar reruntuhan istana Kaisar Naga.
“Ying’er, apa masih bisa bergerak lebih cepat?” tanya Zhou Tian sambil melirik Zhu Ying yang hanya menganggukkan pelan kepalanya.
Melihat anggukan Zhu Ying, Zhou Tian sedikit meningkatkan kecepatan nya, secepatnya menyusuri lorong panjang menuju pintu keluar yang masih jauh di depan.
Sementara itu, orang-orang yang sejak kemarin mencoba memasuki reruntuhan istana Kaisar Naga tapi masih tertahan oleh array formasi ciptaan Zhou Tian, mereka dapat merasakan tanah bergetar, tapi tak satupun dari mereka tahu apa yang menyebabkan tanah bergetar.
Tiga orang yang datang lebih dulu dari kebanyakan orang yang datang setelah menyelesaikan kompetisi, mereka juga tidak tahu apa yang menyebabkan tanah bergetar.
Kejadian seperti saat ini membuat semua orang bingung, tapi mereka semua merasa getaran tanah berhubungan erat dengan keberadaan reruntuhan istana Kaisar Naga.
Tampak beberapa orang memilih pergi karena takut terseret dalam keadaan yang membahayakan hidup mereka.
Sedangkan untuk mereka yang masih bertahan di sekitaran jalan menuju reruntuhan istana Kaisar Naga yang tertutup array formasi, meski ada ketakutan dalam diri mereka, tapi karena penasaran dengan apa yang terjadi, mereka tetap bertahan tempat masing-masing.
Saat fokus mengamati sekitar mencoba mencari tahu apa yang terjadi, mereka dikejutkan dengan debu beterbangan di kejauhan, yang jika diperhatikan lebih jelas debu itu terlihat selayaknya kepulan asap.
Semua orang segera mengarahkan pandangan ke arah yang sama, tapi lagi-lagi mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi jauh di depan sana.
“Apa ada yang bisa memberitahu padaku, apa sebenarnya yang sedang terjadi di depan sana?” tanya seseorang pada orang-orang di sekelilingnya.
“Kamu bertanya pada orang yang salah karena semua orang di sini juga memiliki pertanyaan yang sama denganmu,” ucap seorang pria yang berdiri tepat di sampingnya.
Ya, semua orang memiliki pertanyaan yang sama, tapi tak satupun dari mereka mampu menemukan jawaban dari pertanyaan itu, sampai akhirnya terdengar suara ledakan dari kejauhan.
Booomm... Booomm... Booomm...
Suara ledakan terdengar sangat keras, dan bersamaan dengan terdengarnya suara ledakan, semua orang dapat merasakan getaran tanah yang jauh lebih kencang dari sebelumnya.
Semua orang yang berpikir akan datangnya mara bahaya, segera mereka pergi sejauh mungkin meninggal lokasi reruntuhan istana Kaisar Naga.
“Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, tapi lebih baik aku pergi daripada celaka oleh sesuatu yang tidak aku ketahui,” ucap kultivator ahli array, lalu buru-buru pergi menjauhi lokasi reruntuhan istana Kaisar Naga.
Dua orang kultivator lainnya ikut pergi menyusul salah satu rekan mereka yang telah lebih dulu pergi, dikarenakan mereka juga tidak ingin celaka, oleh sesuatu yang tak mereka ketahui.
Jadilah tempat yang sebelumnya ramai kini benar-benar sepi karena semua orang memilih pergi menjauh, meninggalkan apa yang sebelumnya menjadi tujuan mereka.
...----------------...
Di sisi lain, di depan pintu memasuki reruntuhan istana Kaisar Naga yang saat ini telah sepenuhnya menjadi reruntuhan, dua sosok berhasil keluar sebelum tertimbun di dalam reruntuhan.
Ucapan penuh kelegaan terdengar dari mulut Zhou Tian yang tangan kirinya masih menggenggam erat tangan Zhu Ying.
“Ying’er, apa kamu baik-baik saja?” tanya Zhou Tian menoleh melihat dan memastikan keadaan Zhu Ying.
“Gege tenang saja, aku sangat baik,” jawab Zhu Ying sambil tersenyum.
Zhou Tian semakin lega mendengarnya, dan saat Zhu Ying melontarkan pertanyaan yang sama, dia menjawab kalau dirinya juga baik-baik saja.
Setelah memastikan keadaan masing-masing dalam keadaan baik-baik saja, mereka segera pergi meninggalkan lokasi reruntuhan istana Kaisar Naga.
Tak melewati jalan yang sama saat kedatangan mereka, Zhou Tian dan Zhu Ying pergi meninggalkan lokasi reruntuhan istana Kaisar Naga melalui jalan lain, yang ditunjukkan oleh sistem.
“Gege, bagaimana dengan kedua telur itu? Apa sudah ada tanda-tanda mereka akan menetas?” tanya Zhu Ying antusias saat mengingat keberadaan dua telur di dalam cincin penyimpanan Zhou Tian.
“Kita cari dulu tempat istirahat yang nyaman, baru kita lihat keadaan mereka,” ucap Zhou Tian lembut.
Bergerak cepat menyusuri hutan setelah pergi meninggalkan lokasi reruntuhan istana Kaisar Naga, dari informasi sistem, Zhou Tian mendapatkan lokasi sebuah gua tak jauh di depan sana, dan sepertinya dia bisa beristirahat di gua itu sambil melihat apa saja yang dia dapatkan dari reruntuhan istana Kaisar Naga.
Tak lama, gua yang dimaksud sistem terlihat, dan langsung saja Zhou Tian membawa Zhu Ying pergi ke gua itu.
Menggunakan teknik Mata Emas, Zhou Tian memastikan keadaan gua sangat aman, dan barulah dia bisa sedikit menurunkan kewaspadaannya.
Berada di dalam gua yang kebetulan terdapat kolam di bagian tengah gua, setelah memastikan tak ada yang berbahaya dari air maupun bagian dalam kolam, Zhou Tian membiarkan Zhu Ying yang ingin mandi.
“Sebaiknya aku sedikit menjaga jarak dari area kolam,” ucap Zhou Tian sedikit menjauh dari area kolam karena tidak ingin melihat sesuatu yang belum saatnya dia lihat.
Baru juga terdengar suara Zhu Ying bermain air kolam, Zhou Tian merasakan pergerakan di luar gua. Bukan pergerakan siluman atau binatang buas, tapi itu adalah pergerakan yang dilakukan oleh beberapa manusia.
Dengan teknik mata emas mudah bagi Zhou Tian memastikan mereka adalah manusia, dan beruntungnya dia masih sempat membuat array yang menutupi mulut gua, jadi mereka yang berada di luar tak memiliki kesempatan memasuki gua.
“Sepertinya mereka tidak pergi dan justru membangun tempat istirahat tak jauh dari mulut gua,” gumam Zhou Tian tak terlalu peduli dengan orang-orang di luar gua.
[Apa Tuan sudah ingin mendapatkan manfaat dari hadiah misi yang baru saja terselesaikan?]
“Sistem, apa saja yang bisa aku manfaatkan dari hadiah misi yang baru aku selesaikan?” tanya Zhou Tian.
[Tuan bisa menggunakan tubuh Dewa Iblia Abadi untuk mendapatkan keabadian yang melampaui para Dewa yang hanya setengah abadi]
[Dua kali terobosan juga dapat Tuan gunakan untuk meningkatkan kekuatan]
“Untuk darah Ratu Phoenix Iblis, apa aku bisa memberikan darah itu pada Zhu Ying?”
[Manfaat darah Ratu Phoenix Iblia memang hanya bisa berfungsi pada wanita. Meski hanya satu tetes darah yang menjadi hadiah sistem, jika Nona Zhu Ying berhasil menyerap esensi darah Ratu Phoenix Iblis, dia bisa mendapatkan setengah kekuatan puncak Ratu Phoenix Iblis]
[Tuan bisa saja sedikit lebih lemah dibandingkan Nona Zhu Ying setelah dia berhasil menyerap esensi darah Ratu Phoenix Iblis]
“Tidak masalah dia sedikit lebih kuat dariku, dan itu juga hanya sementara sebelum aku kembali menyetarakan kekuatan dengannya!”
“Lagipula, semakin kuat dia, semakin baik untuknya karena dia bisa melindungi diri sendiri tanpa harus ketergantungan pada orang lain.”
Zhou Tian memang akan melakukan apapun untuk melindungi orang-orang terdekatnya termasuk Zhu Ying. Namun, dia akan merasa sangat senang jika orang-orang yang ingin dia lindungi juga memiliki kekuatan tak jauh berbeda dengannya.
Dengan mereka tumbuh semakin kuat, mereka dapat membantunya, melindungi orang-orang yang luput dari perlindungannya.
“Sistem, segera gabungkan tubuh Dewa Iblis Abadi dengan tubuhku! Aku ingin merasakan bagaimana menjadi sosok abadi yang sesungguhnya!” ucap Zhou Tian memberi perintah pada sistem.
[Memulai proses penyatuan tubuh Dewa Iblia Abadi. Proses penyatuan tidak akan membuat Tuan merasakan kesakitan. Apa Tuan sudah siap memulai proses penyatuan tubuh Dewa Iblis Abadi?]
[YA/TIDAK]
“Ya, kapanpun aku siap melakukannya.” Zhou Tian menjawab cepat, dan langsung saja sistem memulai proses penyatuan yang akan berlangsung selama setengah hari.
Segera setelah proses penyatuan dimulai, Zhou Tian terlihat selayaknya seseorang yang sedang bermeditasi, tapi meski tipis, aura keabadian mulai terpancar dari tubuh Zhou Tian, membuat siapapun yang merasakannya ingin bersujud memberi penghormatan padanya.
...----------------...
Bersambung.