
Mengeluarkan aura iblis miliknya Zhou Tian menghampiri dua iblis yang baru saja memasuki lorong gua. Keduanya yang menganggap sosok Zhou Tian adalah anggota iblis elite yang keberadaannya untuk melindungi keberadaan para iblis, mereka menyambut baik kedatangan Zhou Tian.
Berjalan bersama dengan mereka, Zhou Tian menanyakan langsung keadaan para iblis yang sedang berada di dalam persembunyian. Sebenarnya ia sudah melihat seperti apa keadaan mereka, tapi ia ingin mengetahui keadaan mereka secara menyeluruh dari dua orang, yang jelas sangat tahu seperti apa keadaan mereka, dikarenakan keduanya adalah bagian dari mereka yang bersembunyi di bagian terdalam gua.
Keduanya menceritakan keadaan iblis yang tersembunyi tidak terlalu buruk, dikarenakan beberapa hari yang lalu mereka bertemu dengan kelompok iblis elite yang memberi mereka makanan layak, serta pakaian yang lebih baik dari pakaian mereka sebelumnya. Namun, seperti biasa, mereka tidak mendapatkan bantuan obat-obatan yang dibutuhkan.
“Soal obat, aku memiliki banyak, dan aku memang telah menyediakan obat-obatan untuk banyak orang,” ucap Zhou Tian membuat kedua iblis yang berjalan bersamanya tersenyum lebar.
Banyak iblis di dalam gua mengalami luka maupun sakit, meski tidak ada luka parah dan sakit yang mematikan, tanpa adanya obat, bisa saja luka mereka semakin parah begitu juga dengan penyakit mereka. Dengan adanya obat-obatan, nyawa mereka bisa diselamatkan lebih cepat sebelum benar-benar berada dalam ancaman.
“Apa sebelumnya kalian tidak merasakan keberadaan kelompok pemburu iblis tidak jauh dari tempat ini?” tanya Zhou Tian yang seketika membuat wajah kedua iblis di dekatnya memucat.
“I-Itu, apa benar di dekat tempat ini ada kelompok pemburu iblis?” tanya iblis di dekat Zhou Tian, dan terlihat jelas ia sangatlah ketakutan begitu mendengar keberadaan kelompok pemburu iblis.
“Ya, sebelumnya mereka memang ada di sekitar tempat ini, tapi mereka semua sudah aku bunuh, dan seharusnya tadi kalian sempat mendengar suara keributan tidak jauh dari tempat ini!” ucap Zhou Tian.
Keduanya memang sebelumnya mendengar suara keributan tapi mereka tidak menyangka jika itu adalah suara pertarungan, dan yang terlibat pertarungan adalah kelompok pemburu iblis, melawan sosok pemuda yang saat ini berjalan, berdampingan dengan mereka.
“Ini yang aku ambil dari mereka, dan apa yang ada di dalam sini pasti berguna untuk kalian!” Zhou Tian menyerahkan seluruh cincin penyimpanan yang ia dapatkan dari anggota kelompok pemburu iblis yang sebelumnya mereka semua mati di tangannya.
Tidak semua anggota kelompok pemburu iblis memiliki cincin ruang, jadi dari semua anggota kelompok pemburu iblis yang sebelumnya mati di tangannya, Zhou Tian hanya mendapat enam cincin penyimpanan tingkat rendah, dan semuanya ia berikan pada iblis yang berjalan dengannya.
Kedua iblis yang berjalan bersama Zhou Tian, tangan mereka gemetaran saat menerima cincin penyimpanan yang diberikan Zhou Tian. Seumur hidup mereka belum pernah memegang cincin penyimpanan, tapi saat ini ada lebih dari satu cincin penyimpanan di tangan mereka.
Zhou Tian yang melihat tangan keduanya gemetaran ia hanya terkekeh pelan, lalu berkata, “Setelah aku mengobati mereka yang sakit dan terluka, aku akan membawa kalian semua ke tempat yang jauh lebih baik dari tempat ini, dan tempat itu tidak akan ada uange memburu kalian!”
Keduanya yang hanya menganggukkan kepala saat mendengar ucapan Zhou Tian.
Tidak lama berjalan mereka akhirnya sampai di tempat ratusan iblis menyembunyikan diri para pemburu. Pria, wanita, anak-anak, orang tua, semua berkumpul di satu tempat yang sama, tanpa ada pembatas, yang membuat pria maupun wanita tidak memiliki privasinya sendiri-sendiri.
Zhou Tian mengabaikan lebih dulu tentang semua itu, ia lebih berfokus pada para iblis yang terluka dan sakit.
Cepat ia memberi mereka pil pemulihan yang seketika memulihkan keadaan mereka yang terluka maupun sakit. Beruntung kebanyakan hanya menderita luka ringan, dan yang sakit juga baru diawal sehingga sangat mudah memulihkan keadaan mereka. Hanya dengan mengkonsumsi satu pil pemulihan, keadaan mereka sudah pulih seperti sediakala.
Setelah mereka semua pulih dan masing-masing mendapatkan bagian dari cincin penyimpanan yang seluruh isinya sudah dikeluarkan, kini semua orang menikmati makanan yang Zhou Tian beli dari toko sistem.
Semua orang makan dengan lahap. Begitu semua kenyang dan penampilan mereka jauh lebih baik dari sebelumnye, Zhou Tian memindahkan mereka semua ke pulau melayang miliknya.
Ia sudah menghubungi ketiga binatang kontraknya jika akan ada ratusan iblis yang dikirim ke altar teleportsi, setelah menghubungi mereka, ia langsung saja mengirim ratusan iblis penghuni gua ke pulau melayang miliknya.
Zhou Tian telah menjelaskan pada mereka, kemana meraka akan dikirim. Banyak diantara mereka yang terkejut setelah tahu jika ada sebuah pulau melayang yang menjadi milik iblis, dan mereka semua akan dikirim ke tempat itu untuk berlatih, sebelum nantinya mereka akan kembali menjalani kehidupan di Alam Langit.
Tanpa berlama-lama, seluruh iblis langsung saja Zhou Tian kirim ke pulau melayang miliknya, dan hanya dalam waktu yang sangat singkat ia kini tinggal seorang diri di dalam gua.
Tidak melihat ada iblis yang tertinggal di dalam gua, Zhou Tian pun segera pergi meninggalkan gua. Begitu berada di luar gua, ia langsung saja menghancurkan gua yang sebelumnya dibandun para iblis sebagai tempat persembunyiannya.
Melanjutkan perjalanan nya, ia tetap memilih menyusuri wilayah perbatasan Kerajaan Matahari, karena ia merasa akan bertemu banyak iblis yang bersembunyi di wilayah perbatasan, dan ia yakin juga akan bertemu dengan kelompok pemburu iblis.
Belum lama melanjutkan perjalanannya, Zhou Tian merasa ada sekelompok orang yang diam-diam mengikutinya tidak lama setelah ia meninggalkan gua tempat persembunyian para iblis.
Tidak merasakan niat buruk dari sekelompok orang yang diam-diam mengikutinya, ia memilih mengabaikan keberadaan mereka, dan terus saja melanjutkan perjalanan mencari keberadaan iblis maupun kelompok pemburu iblis.
“Mereka masih terus mengikutiku, tapi aku sangat malas berurusan dengan sekelompok orang lemah seperti mereka!” gumam Zhou Tian sudah tahu pasti seberapa besar kekuatan musuhnya.
Mereka adalah orang-orang dengan kekuatan di ranah Dewa, yang tentunya tidak sepadan dengan kekuatan Zhou Tian yang berada di ranah Dewa Langit, tapi sewaktu-waktu kekuatannya bisa meningkat sampai ranah Raja Dewa.
Mengabaikan orang-orang yang mengikutinya, Zhou Tian tetap pergi melanjutkan perjalanannya, tapi tiba-tiba ia berhenti saat mereka yang semula mengikutinya, tiba-tiba mereka menghadang perjalanannya.
Kekuatan asli mereka bukanlah di ranah Dewa, melainkan semua memiliki kekuatan di ranah Dewa Langit tingkat Sempurna, satu tingkat lebih kuat dibandingkan Zhou Tian yang masih berada di tingkat Puncak ranah Dewa Langit.
“Apa benar orang ini yang telah membunuh cucuku, Guan Juzi? Aku merasakan kekuatannya hanya berada di tingkat Menengah ranah Dewa Langit, jadi bagaimana mungkin ia dapat mengalahkan cucuku yang sudah melampaui ranah Dewa Langit?” ujar salah satu pria tua, yang sependengar Zhou Tian pria tua itu adalah kakek Guan Juzi.
“Dari giok jiwa yang merekam kematian Guan Juzi, memang orang ini yang telah membunuhnya,” ucap orang tua lainnya.
Semua orang segera saja mengarahkan pandangan pada sosok Zhou Tian yang masih begitu tenang, meski keberadaan sepuluh orang tuan di hadapannya mencoba mengintimidasinya, dengan mencoba menekannya dengan mengerahkan aura kekuatan yang mereka miliki.
Wajah Zhou Tian dan penampilannya sama persis dengan yang terekam giok jiwa sebelum kematian Guan Juzi.
Yakin jika orang yang telah membunuh Guan Juzi, kesepuluh orang tua yang merupakan kakek dan juga nenek Guan Juzi, mereka langsung menyerang Zhou Tian. Meski terlihat lemah, mereka sama sekali tidak memandang remeh Zhou Tian.
Melihat itu, Zhou Tian menghela napas lalu dengan gerakan sangat cepat ia berhasil menghindari seluruh serangan yang ditujukan untuk mencelakai nya. Bukan hanya menghindar, tapi ia berhasil menendang dua orang tua yang lengah, membuat keduanya terpental jauh akibat dari tendangan yang dilakukannya.
Delapan pria yang melihat bagaimana dua saudara mereka terluka akibat tendangan Zhou Tian, mereka masih mencoba tetap tenang, dan setelah memastikan keduanya hanya menderita sedikit luka, mereka kembali menyerang Zhou Tian.
Saat serangan jarak dekat dapat dihindari oleh lawan, mereka kini menggunakan serangan jarak jauh yang nyatanya justru lebih mudah dihindari oleh lawan.
“Apa kalian sedang bermain-main denganku? Aku rasa kalian bisa lebih baik daripada terus menyerang angin!” ucap Zhou Tian meremehkan kekuatan kesepuluh orang tua yang menyerangnya.
Kesepuluh orang tua menggertakkan gigi marah mendengar ucapan Zhou Tian, dan salah satu dari mereka berkata, “Sepertiny kamu sangat menginginkan kematian! Baiklah, kami akan memberikan kematian itu padamu!”
Seketika tawa terdengar dari tempat Zhou Tian begitu ia mendengar apa yang dikatakan salah satu orang tua. Menginginkan kematian? Bukannya mereka yang menginginkan kematian? Buktinya, dengan mereka yang datang menemuinya, bukankah itu sama artinya mereka menginginkan kematian?
“Sebelum kalian melakukannya, akulah yang lebih memberikan kematian pada kalian!”
Zhou Tian sekarang lebih serius menghadap kesepuluh orang tuan yang merupakan anggota keluarga Guan Juzi, dan ia pasti dapat mengalahkan mereka!
Tidak menunggu lawan menyerang lebih dulu, Zhou Tian bergerak cepat menyerang musuh yang terlihat olehnya. Secara tiba-tiba sosoknya menghilang dari pandangan semua orang, dan ia muncul secara tiba-tiba di belakang salah satu lawannya.
Bugh...
Krak...
Boomm...
Zhou Tian memukul pria tua yang sebelumnya mengakui dirinya adalah kakek Guan Juzi, dan ia juga yang paling bersemangat menyerangnya. Pukulannya telak mengenai pria tua itu, membuatnya terpental, melesat jatuh keras menghantam tanah, membuat kawah di sekelilingnya.
Tersenyum melihat salah satu lawannya jatuh menghantam tanah, sosok Zhou Tian kembali menghilang membuat seluruh lawannya waspada. Mereka tidak ingin lengah atau ceroboh, yang bisa menjadi awal dari kehancuran mereka.
Meski sangar fokus, tetap saja ada celah yang bisa dimanfaatkan Zhou Tian untuk melakukan serangan, dan ia tidak lagi keluar secara tiba-tiba di belakang lawannya.
Ia muncul tepat di hadapan musuhnya dan langsung saja memukul wajah wanita tua yang sama sekali tidak bisa menghindari serangannya. “Maaf saja karena aku memukul wanita! Bagaimanapun juga aku harus memukul sebelum aku yang terkena pukulan kalian!” ucap Zhou Tian dan ia tersenyum.
Melihat istrinya dipukul Zhou Tian, pria tua di dekat wanita yang saat ini merintih kesakitan, ia mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan nya, dan langsung ia menyerang Zhou Tian, yang lagi-lagi menghilang tanpa jejal sebelum serangan pria tua melukainya.
“Dasar pengecut! Beraninya hanya terus menghindar, dan menyerang secara tiba-tiba!” teriak pria tua sambil memperhatikan keadaan istrinya yang sedang memulihkan kekuatannya. Istrinya adalah wanita yang gemar membunuh iblis, tapi baru kali ini ia melihat istrinya terluka.
Namun, hanya sebentar memalingkan wajahnya, begitu ia kembali melihat istrinya, ia mendapati tubuh istrinya terjatuh, dan tidak melihat keberadaan kepala istrinya.
“Kalian datang menginginkan nyawaku, tapi percaya atau tidak sebenarnya kalian datang adalah untuk menyerahkan nyawa kalian padaku!” Suara Zhou Tian terdengar, tapi sosoknya tidak terlihat.
...----------------...
Bersambung.