Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Hutan Langit Malam


Ribuan bangunan berdiri kokoh di tengah-tengah hutan belantara yang dihuni jutaan binatang buas.


Keberadaan benteng kokoh yang mengelilingi bangunan, memberi keamanan pada siapapun yang tinggal di dalam benteng.


Dari ribuan bangunan di dalam benteng, terdapat sebuah kediaman yang saat ini telah dihuni seorang pria dan seorang wanita.


Sedangkan untuk bangunan lain, semua masih berupa bangunan kosong tanpa ada penghuninya.


Ribuan bangunan kosong tanpa penghuni, membuat keadaan sangat sepi dan sedikit mengerikan, tapi semua itu tak akan berlangsung lama.


Sebuah portal muncul di halaman kediaman, tepat di hadapan pria dan wanita, yang merupakan penghuni pertama tempat yang semula merupakan hutan belantara.


Sosok pria dan wanita itu adalah Zhou Tian dan Zhu Ying, sedangkan ribuan bangunan yang ada serta benteng kokoh yang mengelilinginya, semua dibangun Zhou Tian dengan bantuan sistem.


Banyak Poin Sistem yang dia gunakan, untuk membangun apa yang ingin dia bangun. Namun, dikarenakan dia memiliki Poin Sistem tak terbatas, Zhou Tian tak ragu menggunakan sebanyak apapun Poin Sistem untuk kepentingannya.


Portal yang terbentuk di hadapan mereka telah terbentuk sempurna, dan portal itu merupakan jalan keluar masuk Dunia Jiwa milik Zhou Tian.


Satu-persatu sosok iblis muncul dari dalam portal, dan segera mereka mengambil tempat berdiri di halaman luas kediaman Zhou Tian.


Dalam waktu singkat, ribuan sosok iblis telah keluar meninggal Dunia Jiwa. Meski ada yang segan keluar dari Dunia Jiwa, mereka sadar jika tak selamanya bisa menempati tempat yang bukan milik mereka.


Selama ini mereka tidak tahu jika sedang tinggal di Dunia Jiwa yang terhubung dengan diri Zhou Tian, yang mereka tahu, selama ini mereka tinggal di dunia kecil yang letaknya sangat tersembunyi.


Setelah memastikan semua orang keluar dari Dunia jiwa dan hanya meninggalkan ketiga binatang kontraknya dan para tahanan, Zhou Tian segera menghilangkan portal yang terhubung dengan Dunia Jiwa.


“Kalian semua, mulai hari ini tempat ini akan menjadi tempat tinggal baru untuk kalian! Meski tempat ini tak semegah kota yang ada di Benua Tengah, setidaknya kalian bisa nyaman tinggal di tempat ini, dan kalian bisa melatih kekuatan dengan berburu binatang buas di hutan!” Zhou Tian berbicara dengan suara lantang.


Saat ini setidaknya ada sepuluh ribuan iblis yang berkumpul di halaman kediaman Zhou Tian, dan sebagian besar dari mereka sudah bisa berkultivasi meski masih sangat lemah. Namun seiring berjalannya waktu, Zhou Tian yakin mereka akan bertambah kuat karena memang bakat ras iblis dalam kultivasi sedikit lebih baik dibandingkan ras lain.


Semua iblis yang telah tahu siapa Zhou Tian, mereka sangat menghormati sosok Zhou Tian, dan mereka semua memiliki kesetiaan sampai mati pada sosok Zhou Tian.


“Kalian bebas memilih bangunan mana untuk dijadikan sebagai tempat tinggal, tapi aku ingin merekrut seribu orang yang tingkat kultivasinya sudah berada di ranah Alam Langit untuk menjadi prajurit keamanan!”


Lima ratusan orang yang memiliki kultivasi di ranah Alam Langit segera membentuk kelompok tersendiri, dan hanya mereka yang memiliki kekuatan di ranah Alam Langit.


Melihat jumlah mereka, Zhou Tian tidak terlalu kecewa, dan untuk saat ini dia hanya bisa mengandalkan mereka untuk menjaga keamanan dan ketertiban.


Setelahnya, dengan bantuan lima ratusan orang yang telah dia tunjuk sebagai prajurit keamanan, orang-orang yang semula berkumpul di halaman kediaman Zhou Tian, mereka mulai meninggalkan kediaman, dan pergi memilih bangunan yang akan mereka jadikan tempat tinggal entah untuk sementara atau untuk selama-lamanya.


“Gege, apa keberadaan kita di tempat ini tidak akan menarik perhatian ras lain yang selama ini memusuhi ras iblis? Bagaimanapun juga, tempat ini sering dijadikan sebagai tempat perburuan oleh ras manusia maupun ras siluman,” ucap Zhu Ying.


“Tentu mereka akan tertarik pada tempat ini, tapi selama mereka tidak melakukan sesuatu yang melewati batasanku, taki tak akan mengusik mereka!”


Batasan Zhou Tian sangatlah dangkal, menyakiti iblis dalam perlindungannya, itu sudah temasuk melewati batasanku, dan siapapun itu tak akan bisa terbebas dari hukumannya.


Zhu Ying mengangguk. “Lalu sekarang apa yang sebaiknya kita lakukan? Apa Gege tidak ingin menjelajahi hutan ini lebih dalam?” tanya Zhu Ying ingin tahu apa yang ingin dilakukan Zhou Tian.


Tentang hutan ini, saat ini mereka berada di hutan Langit Malam, hutan yang keberadaannya sangat di takuti oleh orang-orang di Benua Tengah.


Bahkan lima sosok pilar kekuatan pelindung Alam Fana, di masa lalu mereka bahkan tidak mempunyai menjelajahi seluruh wilayah hutan Langit Malam, dikarenakan di tengah hutan Langit Malam konon katanya ada sosok binatang spiritual yang kekuatannya setara dengan kultivator ranah Dewa tingkat Sempurna.


Kekuatan binatang spiritual yang sangat kuat, bahkan Zhou Tian sendiri tidak yakin dapat mengalahkan binatang spiritual itu jika saat ini berhadapan dengannya.


Kekuatan Zhou Tian masih berada di ranah Dewa tingkat Awal karena dia belum menggunakan hadiah sistem untuk mendapatkan terobosan.


Dengan kekuatannya saat ini, jelas dia bukan lawan sepadan untuk sosok binatang spiritual jika keberadaannya benar-benar nyata.


“Aku sangat ingin menjelajahi hutan ini, tapi sebelum itu aku ingin lebih dulu menemui beberapa orang sedang yang dalam perjalanan menuju tempat ini, dan aku bisa merasa niat kedatangannya bukan untuk sesuatu yang baik!” Zhou Tian merasa ada yang mendekat ke tempatnya, dan semua itu dibenarkan oleh sistem bahkan sistem sejak beberapa waktu yang lalu telah memberi peringatan padanya.


Zhu Ying sendiri hanya menganggukkan kepala dan dalam diam, meski samar, dia juga merasakan apa yang dirasakan oleh Zhou Tian. Beberapa orang memang sedang bergerak ke tempatnya saat ini, dan mereka tidak lemah.


...----------------...


Sementara itu, jauh di luar kawasan hutan langit malam, lima sosok terus saja bergerak menuju bagian dalam wilayah hutan langit malam.


Tak ada pembicaraan diantara mereka, semua hanya fokus pada tugas yang diberikan oleh Tuan mereka yang saat ini tinggal jauh di Alam Langit.


Selama ini mereka lebih sering berdiam diri di suatu wilayah yang berada di Banua Utara, dan tugas pengawasan perkembangan kekuatan ras iblis dilakukan oleh lima orang yang diakui sebagai lima pilar kekuatan pelindung Alam Fana.


Namun setelah kekalahan dan menghilangnya orang-orang itu yang sempat membuat mereka terkejut, kini menjadi tugas mereka membunuh iblis yang telah mengalahkan orang-orang itu.


Dengan bantuan seseorang di Alam Langit, dengan mudah mereka menemukan tempat keberadaan iblis, yang sedang mereka cari, dan bergegas pergi ke tempat itu.


Sampailah mereka saat ini di kawasan hutan langit malam, tapi mereka masih harus bergerak lebih dalam, untuk menemukan apa yang sedang mereka cari.


Setengah hari berlalu saat hari yang terang berganti malam, mereka berlima merasa baru saja melewati, yang entah kenapa mereka merasa apa yang baru dilewati adalah batasan antara tempat yang nyaman, dan tempat yang dipenuhi bahaya.


Ketika mereka terus bergerak kelanjutkan perjalanan, tanpa mereka sadari, mereka tak pagi bisa menghubungi sosok yang berada di Alam Langit, bahkan pergerakan mereka tak lagi bisa dipantau oleh sosok itu.


Mereka juga tidak sadar kalau ada dua sosok yang terus mengawasi dari rimbunnya pepohonan dan kegelapan malam.


Swush... Swush... Swush...


Lima orang yang terus bergerak, mereka tiba-tiba berhenti saat melihat pemandangan yang tidak pernah mereka sangka bisa melihatnya di kedalaman hutan langit malam.


Benteng yang kokoh terlihat di kejauhan, dan keberadaan lampu penerangan membuat mereka yakin jika ada yang menghuni tempat itu.


Namun, saat mereka ingin pergi ke tempat itu, dua sosok tiba-tiba saja muncul dari kegelapan malam, menghadang tepat di hadapan mereka.


Kelimanya segera waspada karena sejak awal mereka sama sekali tidak merasakan keberadaan dua sosok yang tiba-tiba saja sudah di hadapan mereka.


Mencoba mengukur kekuatan dua sosok yang hanya diam dengan sorot mata tajam menatap mereka, tak satu orang pun dari mereka dapat mengukur kekuatan dua sosok yang perlahan memancarkan cahaya merah dsri kedua matanya.


Melihat itu, kelimanya segera tahu jika dua sosok itu adalah iblis, dan mungkin salah satu dari dua iblis itu adalah sosok iblis yang sedang mereka cari-cari.


Di sisi lain, dua sosok iblis yang muncul adalah Zhou Tian dan Zhu Ying, dan keduanya tahu jika lima orang di hadapan mereka adalah musuh.


“Pergi atau mati!” Suara Zhou Tian terdengar datar, dingin dan begitu mengancam siapapun yang mendengarnya, dan itu semua dapat dirasakan oleh lima orang yang menatap sinis Zhou Tian dan Zhu Ying.


Meski merasa terancam, salah satu mereka membalas sengit ancaman Zhou Tian, “Kenapa juga kami harus pergi kalau kedatangan kami adalah untuk membunuh makhluk rendahan seperti kalian? Sebaiknya kalianlah yang segera membunuh diri sendiri sebelum kami siksa sampai mati!”


“Kalian yakin bisa melakukan itu pada kami, atau nyatanya justru kami yang nantinya menyiksa kalian sampai mati?” ujar Zhou Tian sambil menyeringai.


Seringaian Zhou Tian terlihat biasa-biasa saja bagi Zhu Ying, tapi bagi lima orang lainnya, entah kenapa tubuh mereka tiba-tiba gemetaran hanya dengan melihat seringaian Zhou Tian.


Apa yang mereka rasakan membuat mereka semakin meningkatkan kewaspadaan pada Zhou Tian.


“Jangan terlalu banyak membicarakan omong kosong dengan makhluk rendahan seperti mereka! Sebaiknya segera bunuh mereka!” Salah satu dari lima orang berteriak, dan menatap jijik sosok Zhou Tian meski dapat merasakan bahaya dari sosok itu.


Kelimanya mencoba membebaskan diri mereka dari getaran aneh saat melihat seringaian Zhou Tian, dan mengeluarkan senjata dari cincin ruang di jari mereka, kelimanya bersiap menyerang.


Mereka ingin bersama-sama menyerang, dan mencoba secepat mungkin menyelesaikan pertarungan.


Sementara mereka bersiap, Zhou Tian dan Zhu Ying masih terlihat tenang berdiri melayang di tempat yang sama, sejak kemunculan mereka. Bahkan tak nampak ketakutan di wajah mereka saat dihadapkan dengan lima sosok yang memiliki kekuatan di ranah Immortal Langit.


“Kalau kalian ingin menyerangku, cepat lakukan!” ucap Zhou Tian tenang, dengan tatapan sinis menatap lima orang yang masih diam, belum kunjung melakukan serangan.


“Kalian dengar, dia sangat ingin mati, jadi jangan menahan diri! Serang dan bunuh dia, lalu kita bisa menikmati wanitanya!” Sosok pria dengan tubuh lebih besar dari yang lainnya, memimpin serangan terhadap Zhou Tian.


Ini adalah pertarungan pertama mereka setelah berhasil menerobos ranah Immortal Langit, dan semua yang mereka miliki dikeluarkan untuk melenyapkan sosok Zhou Tian.


“Ying’er, serahkan meraka padaku! Aku ingin sedikit meregangkan otot yang mulai kaku karena aku mulai jarang melakukan pertarungan dengan serius!”


Mengerti keinginan Zhou Tian, Zhu Ying segera menyingkir pergi ke tempat yang lumayan jauh, membiarkan Zhou Tian bersenang-senang dengan lima sosok yang menjadi lawannya.


“Mereka sangat bodoh karena menyerang lawan, tanpa lebih dulu mencari tahu sekuat apa kekuatan lawannya!” Zhu Ying menilai bodoh pada mereka yang menyerang Zhou Tian.


Meski pertempuran belum dimulai, tak menunggu pertempuran dimulai dan berakhir, Zhu Ying sudah bisa menebak siapa pemenangnya. “Bagaimanapun juga, perbedaan kekuatan mereka terlampau jauh!”


...----------------...


Bersambung.