
Prajurit Kerajaan Matahari memilih menyerah setelah melihat kematian Raja mereka, tapi tidak sedikit yang terus melawan sampai akhirnya mereka mati.
Sring...
Boom...
Prajurit terakhir yang terus melawan akhirnya mati, dan hanya menyisakan prajurit yang menyerah karena sadar mereka tidak mungkin dapat mengalahkan Zhou Tian dan yang lainnya. Lagipula, mereka yang memutuskan menyerah adalah sekumpulan prajurit yang selama ini diam-diam sering memberi bantuan pada ribuan iblis di dalam penjara.
Biasanya bantuan yang mereka berikan berupa makanan dan minuman, yang tidak pernah diberikan oleh pihak istana kerajaan. Meski tidak sering, mereka juga memberi bantuan obat-obatan yang harganya jauh lebih mahal dari makanan ataupun minuman.
Seluruh Jenderal Kerajaan juga telah mati di tangan Zhu Ying dan yang lainnya, sehingga yang tersisa dari Kerajaan Matahari hanyalah para Menteri Kerajaan, dan anggota keluarga kerajaan. Raja Kerajaan Matahari tidak memiliki Permaisuri karena ia tidak terlalu mempercayai wanita, dan tidak ingin berbagi masalah Kerajaannya dengan wanita.
Ia hanya memiliki Selir yang berjumlah hampir seratus orang, dan Pangeran serta Putri Kerajaan yang seluruhnya sangat membenci ayah mereka.
Bukannya tanpa alasan mereka membenci sosok yang merupakan Raja Kerajaan Matahari. Sejak kecil mereka semua diperlakukan selayaknya budak, meski mereka adalah anggota keluarga Kerajaan. Bahkan ayah mereka tidak segan merenggut kesucian putrinya sendiri, yang mengakibatkan banyak putri Kerajaan mati bunuh diri akibat rasa malu karena telah menjadi wanita ternoda tanpa adanya sosok suami.
Setelah membunuh Raja Kerajaan Matahari, Zhou Tian menghampiri Zhu Ying dan dua wanita lainn, dan ia merasa lega melihat meraka semua dalam keadaan baik-baik saja, tanpa ada yang terluka.
Selesai memastikan keadaan mereka, ia mulai bergerak membebaskan seluruh budak yang ada di dalam penjara.
Zhou Tian segera memindahkan seluruh Iblis yang terluka begitu juga dengan tiga binatang kontraknya ke pulau melayang miliknya. Zhu Meili tidak ikut kembali ke pulau melayang karena ia dilarang kembali oleh Zhu Ying dan juga Shen Yiren.
Setelah beberapa waktu berlalu akhirnya semua iblis yang sebelumnya berada di penjara telah dipindahkan ke pulau melayang milik Zhou Tian, dan untuk mengatur mereka begitu sampai di pulau melayang, Zhou Tian mempercayakan semua pada ketiga binatang kontraknya yang akan dibantu Zhu Ai, serta para binatang spiritual penghuni hutan pulau melayang.
Melihat seluruh iblis telah diamankan ke pulau melayang, Zhou Tian bertanya pada ketiga wanita yang masih bersamanya, “Apa yang ingin kalian lakukan setelah ini? Apa kalian masih ingin berkeliling ibukota Kerajaan Matahari yang kacau akibat ulah kita?” tanya Zhou Tian pada mereka, mengabaikan prajurit yang sebelumnya menyerah, dan saat ini mereka masih berlutut.
“Gege, bagaimana kalau kita melihat istana Kerajaan ini? Mungkin saja di tempat itu masih ada iblis lainnya!” ucap Zhu Ying.
Mendengar itu Zhou Tian menganggukkan kepala kecil, setuju dengan apa yang diucapkan Zhu Ying, “Kalau begitu sekarang kita pergi melihat istana Kerajaan Matahari!” ucapnya, lalu ia bersama ketiga wanitanya langsung saja pergi ke istana Kerajaan Matahari.
“Kalian bersihkan tempat ini, dan jangan ada yang pergi setelah selesai melakukannya!” ucap Zhou Tian bertelepati pada prajurit yang memutuskan menyerah, dan sejak tadi terus saja berlutut meski keberadaan mereka diabaikan.
Mendengar perintah dari sosok yang telah berhasil membunuh Raja Kerajaan Matahari, mereka langsung saja mengerjakan perintah itu tanpa bantahan, dan tidak ada yang keberatan dengan perintah itu.
Swuush...
Zhou Tian dan tiga wanita yang bersamanya telah sampai di istana Kerajaan Matahari, dan mereka langsung saja masuk kedalam bangunan istana yang sangat sepi karena banyak orang memilih pergi meninggalkan istana setelah mendengar kematian Raja Kerajaan Matahari.
“Tempat ini sangat sepi seolah-olah tidak pernah ada kehidupan di tempat ini!” ucap Zhu Meili begitu memasuki istana Kerajaan Matahari.
“Yah, tempat ini benar-benar sepi tapi ada masih ada banyak orang yang tinggal di bagian belakang istana, tidak begitu jauh dari tempat ini, dan keadaan mereka cukup memprihatinkan!” ucap Zhou Tian dan ia segera pergi ke tempat itu bersama Zhu Ying dan dua orang lainnya.
“Gege, apa mereka berasal dari ras kita? Tapi jika mereka iblis, aku sama sekali tidak merasakan aura Iblis dari tempat itu,” ujar Zhu Ying.
“Mereka bukan Iblis, melainkan manusia yang sepertinya mendapatkan perlakuan buruk dari Raja Kerajaan Matahari. Kalau aku tidak salah tebak, kemungkinan mereka adalah budak Kerajaan!” ucap Zhou Tian.
Mengetahui adanya buda dari ras manusia di istana Kerajaan Matahari, Shen Yiren merasa Raja Kerajaan Matahari memang pantas mati, begitu juga dengan orang-orang yang memiliki sifat sama seperti orang itu.
Sampai di tempat yang menjadi tujuan mereka, tidak satupun dari mereka yang tidak terkejut melihat keadaan ratusan orang yang ditempatkan dalam satu kediaman kumuh, yang tidak layak ditempati ratusan orang karena kediaman yang mereka lihat sangatlah kecil.
Melihat banyak orang yang kelaparan dan kehausan, Zhou Tian segera memberi mereka makanan dan minuman. Tidak lupa ia juga mengobati mereka yang terluka, dan saat mengobati mereka, ia akhirnya tahu jika orang-orang ini adalah keluarga Kerajaan yang diperbudak oleh Raja.
Para Selir, Pangeran, serta Para Putri Kerajaan, mereka semua diperbudak, dan untuk para Selir, mereka baru akan mendapatkan perlakuan baik saat Raja menginginkan tubuh mereka. Sedangkan para Pangeran dan Putri Kerajaan, mereka sama sekali tidak mendapat perlakuan baik dari Raja Kerajaan Matahari, yang tidak lain adalah ayah mereka sendiri.
Setelah semua Selir, Pangeran, serta Putri Kerajaan pulih dari rasa lapar, haus, dan juga sakit, Zhou Tian mulai memikirkan masa depan mereka, dan masa depan Kerajaan Matahari. Ia ingin menjadikan Kerajaan Matahari menjadi Kerajaan pertama yang menerima keberadaan ras iblis, dan mereka semua yang akan menjadi pemimpin-pemimpin baru di Kerajaan Matahari.
Ekspresi para Selir, para Pangeran, serta para Putri menjadi serius saat Zhou Tian mulai membahas masa depan mereka dan masa depan Kerajaan Matahari. “Apa kalian bisa membuat Kerajaan Matahari menjadi tempat yang ramah untuk ras iblis?” tanya Zhou Tian pada semua orang.
“Tuan, sebenarnya kami tidak pernah ada masalah dengan ras iblis, dan kami pasti bisa melakukan semua itu!” ucap salah satu Pangeran.
“Tenang saja, kalian tidak akan melakukannya sendiri, tapi kami akan membantu kalian membereskan orang-orang yang nantinya akan menjadi penentang kalian! Orang-orang seperti itu tidak mungkin aku biarkan hidup, karena keberadaannya bisa membahayakan kehidupan para iblis!” ucap Zhou Tian.
“Untuk sekarang, sebaiknya kalian segera membersihkan diri, dan sepertinya masing-masing kalian punya pelayan serta pengawal pribadi yang sepertinya bisa kalian perbantukan untuk menjaga istana ini selama beberapa waktu kedepan!” Meski mereka diperbudak, masing-masing dari mereka memiliki pelayan dan pengawal yang juga ikut diperbudak, dan orang-orang itu yang selama ini membantu pekerjaan mereka.
Zhou Tian dengan mudah mengetahui semua itu dengan bantuan teknik mata emas yang dikuasainya, dan setelah urusan dengan mereka selesai, ia dan ketiga wanita yang bersamanya pergi meninggalkan istana Kerajaan Matahari.
Tujuan mereka sekarang adalah mencari dan memusnahkan kelompok yang masih saja melakukan perburuan terhadap para iblis, dan untuk sementara waktu mereka akan fokus melakukan pencarian di wilayah Kerajaan Matahari.
Berjalan di tengah ibukota yang sedikit lebih sepi daripada sebelumnya setelah rakyat di ibukota mendengar suara kabar keributan yang terjadi di penjara para iblis, Zhou Tian dan yang lainnya sesekali mendengar obrolan orang-orang, yang membahas kabar keributan di penjara para iblis.
Kebanyakan mereka justru merasa senang seandainya para iblis berhasil membebaskan diri, dan ternyata Zhou Tian baru tahu kalau selama ini diam-diam rakyat di ibukota Kerajaan Matahari sering menyelamatkan dan melindungi para iblis yang diburu pihak Kerajaan dan para pemburu iblis.
Melintas di area bangsawan, Zhou Tian dan yang lainnya juga mendengar pembicaraan yang sama, dan ternyata ada beberapa bangsawan yang memberi pelatihan pada beberapa iblis, yang nantinya ditugaskan untuk melindungi iblis lainnya.
Mengetahui semua itu dan setelah apa yang terjadi di desa dekat wilayah perbatasan, Zhou Tian sekarang tahu jika tidak semua manusia di Alam Langit memiliki perilaku buruk pada ras iblis. Nyatanya masih banyak orang yang bersikap baik pada para iblis, dan saat berjalan di ibukota, mereka sesekali berpapasan dengan iblis yang berpenampilan selayaknya manusia, bahkan tanpa penyamaran, para iblis berhasil merubah warna mata mereka, meskipun semua itu hanyalah untuk sementara.
Meraka menggunakan cairan khusus, yang mampu merubah warna bola mata untuk beberapa waktu, dan selama waktu itu mereka akan memiliki warna bola mata selayaknya manusia.
Tidak akan ada yang membedakan warna bola mata mereka dengan warna bola mata manusia pada umumnya karena semua terlihat sama. Lalu bagaimana Zhou Tian bisa mengetahui mereka iblis? Lagi-lagi itu semua karena teknik mata emas yang dikuasai Zhou Tian. Tanpa teknik itu, tidak mungkin Zhou Tian dapat mengetahui ada iblis lain yang berkeliaran di sekitarnya.
Sampai di pinggiran ibukota, barulah Zhou Tian dan tiga orang lainnya mendengar banyak orang yang berencana melakukan perburuan iblis di suatu tempat, tidak begitu jauh dari ibukota Kerajaan Matahari.
Mereka semua adalah pemburu iblis, dan jumlah mereka tidaklah sedikit, selain itu mereka juga tidak lemah. Terdapat puluhan kultivator ranah Dewa Bumi tingkat Awal sampai tingkat Puncak, dan banyak diantara mereka berada di ranah Dewa, lalu untuk sisanya berada di ranah Immortal Langit tingkat Puncak dan tingkat Sempurna.
“Apa kami boleh ikut bergabung dengan kalian berburu iblis?” tanya Zhou Tian pada salah satu anggota pemburu iblis dan ia sengaja mengeluarkan sedikit aura kekuatan di ranah Dewa Bumi tingkat Puncak, dan hal yang sama juga dilakukan Zhu Ying, Zhu Meili, serta Shen Yiren.
Ada empat sosok kuat yang ingin bergabung dengan kelompok mereka, jelas kelompok pemburu menerima Zhou Tian dan yang lainnya, bahkan Zhou Tian dipercayai memimpin belasan anggota pemburu, yang baru saja bergabung dengan kelompok pemburu.
Setelah mendengar rencana dari pemimpin kelompok pemburu iblis, Zhou Tian dan ketiga wanita yang bersamanya, saat ini mereka sedang berkumpul bersama belasan anggota baru, yang baru saja bergabung dengan kelompok pemburu iblis.
Zhou Tian menatap mereka satu persatu, dan ia menemukan setengah dari mereka adalah iblis. Mengetahui itu, ia bertanya pada mereka, “Apa yang menjadi tujuan kalian bergabung dengan kelompok pemburu iblis?” Apa kalian ingin membunuh kelompok pemburu iblis?” Zhou Tian menatap mereka bergantian.
Mendengar apa yang ditanyakan Zhou Tian, dua dari belasan orang melompat maju menyerangnya, tapi ia berhenti menyerang saat melihat mata merah menyala milik Zhou Tian dan Zhu Ying. Melihat itu, dua orang yang sebelumnya mencoba menyerang, sekarang mereka terlihat bernapas lega.
“Aku tidak menyangka ternyata ada manusia yang bersedia bekerjasama dengan ras iblis!” Zhou Tian menatap tujuh manusia yang justru tersenyum saat mendengar ucapannya. Bisa terlihat jika mereka tulus bekerjasama dengan ras iblis, mencoba melenyapkan kelompok pemburu iblis.
“Kami tidak pernah menyukai perburuan iblis yang dilakukan oleh para pemburu iblis karena bagi kami semua raa bebas mendapatkan kebebasan meraka. Oleh karena itu, kami bersedia bekerjasama dengan meraka semua, yang ingin memusnahkan kelompok pemburu iblis!” ucap salah satu manusia, yang berdiri tidak jauh dari Zhou Tian, dan ia adalah yang terkuat dengan kekuatannya, yang sudah berada di ranah Dewa Bumi tingkat Awal.
Mendengar itu Zhou Tian tidak sungkan menunjukkan senyumannya, dan ia berjanji pada dirinya sendiri akan berperilaku baik pada siapapun yang juga berperilaku baik pada ras iblis.
...----------------...
Bersambung.