Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Membuat Hubungan Buruk


“Boom...”


Zhou Tian melambaikan tangannya, menghempaskan Mo Xin dan Mo Zhi menghantam dinding sampai hancur.


Hanya dengan satu serangan dia membuktikan kekuatannya bisa disejajarkan dengan kekuatan Raja Iblis Benua Timur.


Sedangkan Mo Xin dan Mo Zhi yang terpental sampai keluar ruangan, perlahan keduanya bangkit berdiri dan menatap ngeri keberadaan Zhou Tian.


“Swish...”


Bagaikan kilatan cahaya, sosok Zhou Tian yang semula berada di kejauhan tiba-tiba saja sudah berada di hadapan Mo Xin dan Mo Zhi.


“Kembalilah ke tempat Raja kalian dan katakan padanya kalau dia tidak berhak mengambil wanita orang lain sebagai Permaisurinya! Kalau dia masih keras kepala dengan keinginannya dan kembali mencoba merebut wanitaku, jangan salahkan aku jika tak akan ada lagi sosoknya di Alam ini!”


Itu bukanlah sebuah ancaman, melainkan Zhou Tian benar-benar akan melakukannya jika sosok Raja Iblis itu masih keras kepala, dan ingin merebut Zhu Ying darinya.


Di sisi Mo Xin dan Mo Zhi, mereka tidaklah bodoh dan tahu kalau ucapan Zhou Tian bukan sekedar ancaman.


Keduanya tahu seberapa kuat Raja mereka, dan keduanya juga tahu seberapa kuat sosok Zhou Tian yang mampu memunculkan pilar cahaya jauh lebih tinggi dibandingkan Raja mereka.


Kekuatan Raja mereka memang telah mencapai ranah Saint tingkat Sempurna tapi masih jauh untuk mencapai ranah Immortal. Sedangkan Zhou Tian, mereka merasa kekuatan Zhou Tian telah mencapai puncak kekuatan di Alam Fana.


Meski sama-sama di tingkat Sempurna ranah Saint, terdapat jenjang perbedaan kekuatan yang sangat besar antara kekuatan Raja mereka dan kekuatan Zhou Tian.


Menyadari itu, mereka tak lagi ingin berurusan dengan sosok Zhou Tian.


Keduanya yang merasa Zhou Tian tidak akan menyakiti mereka jika segera pergi, Mo Xin dan Mo Zhi segera saja pergi meninggalkan istana Kerajaan Teratai, dan tujuan mereka saat ini adalah kembali ke Kerajaan Iblis Benua Timur.


Melihat kepergian Mo Xin dan Mo Zhi, Zhou Tian sama sekali tidak memiliki keinginan mengejar mereka, dan begitu saja membiarkan mereka pergi.


Ada pesan darinya yang harus disampaikan Mo Xin dan Mo Zhi pada Raja mereka, oleh karena itu Zhou Tian tak berkeinginan membunuh keduanya untuk saat ini.


Beruntung saja keberadaan mereka masih dibutuhkan, kalau saja mereka sejak awal tak dibutuhkan, jelas tak ada hari esok untuk keduanya.


Tak lagi merasakan keberadaan Mo Xin dan Mo Zhi yang artinya mereka telah pergi cukup jauh, Zhou Tian menoleh, mengarahkan pandangan pada bangunan yang rusak oleh perbuatannya.


Atap berlubang dan dinding hancur, melihat itu Zhou Tian hanya menjentikkan jari dan dalam waktu singkat kerusakan telah diperbaiki, dan semua terlihat seperti sedia kala.


Raja Li Rui yang melihat semua kejadian dari awal sampai akhir, dia hanya ternganga dengan mulut terbuka lebar.


Ini kali pertama dia melihat sebuah bangunan yang rusak dapat diperbaiki dalam waktu sangat singkat.


Namum, sebenarnya dia jauh lebih terkejut dengan kekuatan yang dimiliki Zhou Tian.


Dia benar-benar tidak menyangka jika ada sosok sekuat Zhou Tian di Benua Selatan yang sejak terbentuknya Alam Fana, tak satupun kultivator di Benua Selatan mampu menerobos ranah Saint.


Sosok kultivator terkuat di Benua Selatan yang tercatat dalam sejarah adalah leluhur Kerajaan Teratai, yang mana kekuatannya saat itu berada di ranah Nirwana tingkat Sempurna.


Tak ada kesempatan bagi leluhur Kerajaan Teratai untuk menerobos ranah Saint karena keterbatasan usia.


Kalau saja dia saat itu dua ratus tahun lebih muda, ada kesempatan besar untuknya menerobos ranah Saint, dan menjadi satu-satunya kultivator Benua Selatan yang berhasil menerobos ranah Saint.


Kesempatan menjadi kultivator ranah Saint saat ini dimiliki oleh Raja Li Rui yang berkat bantuan sumberdaya dari Zhou Tian, dia belum lama ini berhasil menerobos tingkat Puncak ranah Nirwana, dua langkah lagi untuk menjejaki ranah Saint.


Meski bukan kultivator pertama di Benua Selatan yang berhasil menerobos ranah Saint, setidaknya dia akan menjadi Raja pertama di Benua Selatan yang memiliki kekuatan ranah Saint.


“Yang Mulia, sepertinya aku telah membuat hubungan buruk dengan Kerajaan Iblis Benua Timur, dan aku merasa Kerajaan ini akan terseret dalam permasalahanku dengan mereka!”


Zhou Tian merasa sedikit tidak enak pada Raja Li Rui karena dirinya menyinggung Kerajaan Iblis Benua Timur saat kedua urusan masih berada di istana Kerajaan Teratai. Apa yang dilakukannya bisa saja membuat Raja Iblis Benua Timur menaruh amarahnya pada Kerajaan Teratai.


“Aku tidak masalah jika Kerajaan ini terseret dalam permasalahan kalian, dan jelas aku akan berada di sisimu sebagai kekuatan pendukung jika Raja Iblis itu datang mencari masalah denganmu!”


Raja Li Rui tegas menyatakan dirinya akan mendukung Zhou Tian jika Raja Iblis datang mencari masalah, dan itu semua tulus dia ucapkan.


Baru juga Raja Li Rui ingin membuka suara, Jenderal kepercayaannya datang untuk melaporkan kalau dia kesulitan mencari mayat Pangeran Li Kan, maupun sosok yang telah membunuh Pangeran Li Kan.


Ada ketidak puasan di wajah Raja Li Rui mendengar semua itu, tapi mengingat kelakukan buruk putra satunya itu, entah kenapa dia merasa ada kelegaan dalam dirinya.


“Seharusnya dia sudah menjalani puluhan kali hukuman mati untuk menanggung kesalahannya, tapi selama ini aku terlalu lembut sampai akhirnya ada orang lain yang memberinya hukuman itu!” ucap Raja Li Rui dengan tenang.


“Jenderal, umumkan ke seluruh penghuni istana bahwa tidak ada hari berduka untuknya, dan jika sampai besok mayatnya tidak ditemukan, hentikan saja pencarian!” Perintah tegas Raja Li Rui.


“Baik Yang Mulia, hamba mengerti.” Jenderal Kerajaan pamit undur diri begitu menerima perintah Raja Li Rui.


Zhou Tian dan tiga orang lainnya, mereka sama sekali tidak peduli dengan urusan istana Kerajaan Teratai.


Namun, Zhou Tian ingin sedikit peduli pada Raja Li Rui. “Yang Mulia, apa sebenarnya yang sudah terjadi? Apa Yang Mulia butuh bantuanku?” Zhou Tian bertanya pada Raja Li Rui.


“Tuan Tian, ini hanya masalah kecil dan tidak mendesak, akan sangat memalukan jika aku sendiri tidak bisa menyelesaikan masalah ini.”


Mendengarnya Zhou Tian hanya menganggukkan kepalanya. Jujur saja sebenarnya dia juga tidak memiliki keinginan memberi bantuan, dan yang barusan hanya sekedar basa-basi.


Dikarenakan tak lagi ada urusan di istana Kerajaan dan jelas acara jamuan Kerajaan bakalan gagal terlaksana, Zhou Tian bermaksud undur diri meninggalkan istana Kerajaan, tapi dia tidak akan langsung pergi meninggalkan ibukota Kerajaan Teratai.


Setelah pamit pada Raja Li Rui, Zhou Tian membawa kelompok kecilnya meninggalkan istana Kerajaan, dan sekarang mereka telah berada di tengah-tengah keramaian ibukota Kerajaan Teratai.


Keempatnya pergi jalan-jalan menikmati keramaian ibukota Kerajaan Teratai, dan baru akan kembali ke Kota Iblis di keesokan harinya.


...----------------...


Di sekte Menara Langit.


Kekuatan sekte Menara Langit dalam beberapa bulan terkahir melonjak dengan pesat. Tak akan pernah ada yang menyangka jika gabungan belasan sekte yang semula akan hancur, kini telah menghasilkan kekuatan baru yang sangat kuat, jauh lebih kuat dari kekuatan seluruh Kerajaan di daratan Benua Selatan.


Semua yang terjadi pada sekte Menara Langit tak lepas dari bantuan kekuatan yang berasal dari Benua Tengah, Benua terkuat yang ada di Alam Fana. Konon katanya di Benua Tengah akan sangat mudah bertemu kultivator di atas ranah Mortal, bahkan terdapat puluhan ribuan kultivator ranah Saint.


Kekuatan besar yang cukup berpengaruh di Benua Tengah telah membantu sekte Menara Langit dengan memberi banyak sumberdaya berharga, yang membuat kekuatan sekte berkembang sangat pesat.


Ji Hou, seseorang yang dulunya hanya seorang tetua di salah satu sekte, dia sekarang ditunjuk sebagai Patriark sekte, dan baru-baru ini dia berhasil menerobos ranah Saint tingkat Awal.


Para tetua yang tahu Patriark mereka berhasil menerobos ranah Saint, tak satupun dari mereka terlihat tidak senang. Semua senang dan merasa hari pembalasan itu akan segera tiba.


Ya, mereka semua masih menaruh dendam pada para iblis setelah kekalahan menyakitkan dalam peperangan di hutan siluman beberapa bulan yang lalu.


“Begitu aku berhasil menerobos tingkat Menengah ranah Saint, kita akan membalas dendam pada mereka! Nyawa harus dibayar nyawa, dan mereka semua harus musnah tak bersisa!” Patriark Ji Hou berteriak di hadapan para tetua sekte Menara Langit.


“Dengan kekuatan kita yang sudah berada di ranah Nirwana dan kekuatan Patriark yang sudah berada di ranah Saint, kita semua yakin tak akan ada kekuatan di Benua Selatan ini, yang mampu menandingi kekuatan kita!” ucap tetua pertama penuh dengan keyakinan.


“Sebentar lagi, kita pasti berhasil membalas dendam!” Patriark Ji Hou menyeringai, membayangkan begitu memenangkan perang dirinya bisa memiliki ribuan gadis ras iblis yang terkenal akan kecantikannya.


Pertemuan di aula sekte diakhiri dengan pembagian sumberdaya dari Patriark Ji Hou pada para tetua, dan dia berharap para tetua sekte Menara Langit dapat menerobos tingkat lebih tinggi setelah mengkonsumsi sumberdaya yang dia berikan.


‘Hehehe... begitu balas dendam ini berakhir kalian semua akan musnah dan menjadi tambahan keluatan untukku, supaya aku dapat segera menerobos ranah Immortal.’ Patriark Ji Hou berbicara dalam hati, dan tentu tidak ada yang bisa mendengarkan suara hatinya.


Tanpa diketahui para tetua yang menerima sumberdaya darinya, Patriark Ji Hou telah memberi mereka sumberdaya yang didalamnya terdapat parasit, yang jika diaktifkan parasit itu akan menyerap kekuatan mereka, lalu menyerahkan kekuatan yang diserap pada pemilik inang.


Patriark Ji Hou adalah pemilik inang dari parasit yang tertanam pada diri para tetua sekte Menara Langit, tapi tanpa sepengetahuannya, dia sebenarnya telah dijadikan alat untuk menguji coba penemuan seseorang yang memberi banyak sumberdaya pada dirinya, dan pada seluruh anggota sekte Menara Langit.


Bisa jadi di dalam dirinya saat ini bukanlah inang sesunggunya dari semua parasit, bisa saja yang ada di dalam tubuh Patriark Ji Hou adalah parasit yang berguna menampung kekuatan dari parasit kecil, sebelum nantinya semua diambil alih oleh inang yang sesungguhnya.


Patriark Ji Hou yang belum tahu kenyataan yang sesungguhnya, dia masih yakin dirinya dapat segera menerobos ranah Immortal begitu berhasil menyerap kekuatan para tetua sekte. “Tak lama lagi aku akan menjadi yang terkuat dan penguasa Benua ini!” ucapnya pelan begitu tertinggal seorang diri di aula sekte, dikarenakan para tetua sudah lebih dulu pergi setelah menerima sumberdaya untuk meningkatkan kekuatan mereka.


...----------------...


Bersambung.