Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Amarah Zhou Tian


Zhou Tian mengerutkan keningnya saat ia merasakan kekuatan Guan Juzi bukan lagi di ranah Dewa Langit, tapi sudah berada di ranah yang lebih tinggi, yang mungkin selama ini hanya menjadi angan-angan oleh mereka yang hidup di Alam Langit.


Swush...


Aura kuat meluap keluar dari tubuh Guan Juzi, membuat Zhou Tian sedikit tertekan oleh aura itu, meski ia sudah menggunakan seluruh aura kekuatannya untuk melakukan perlawanan.


“Sangat kuat, tapi apa hanya sebatas ini kekuatan sosok terkuat di Alam Langit?” ujar Zhou Tian dengan suara keras.


“Kau iblis sialan, kau tidak perlu lagi menyamar saat berada di hadapanku! Sebaik apapun penyamaranmu, kau tetap saja iblis yang keberadaan harus segera dimusnahkan, begitu juga dengan wanitamu!”


Mendengar itu Zhou Tian terkekeh pelan, lalu ia tidak lagi menunjukkan penyamarannya, begitu juga dengan Zhu Ying. “Ya, aku memang iblis, tapi jangan harap kamu bisa memusnahkan iblis sepertiku disaat kekuatanmu saat ini sangatlah lemah!”


Baru juga Zhou Tian selesai bicara, Guan Juzi sudah muncul di depannya, dan langsung memberi pukulan yang telak mengenai wajahnya.


Booomm...


Zhou Tian terpental jatuh menghantam permukaan tanah yang keberadaannya cukup jauh dari tempatnya semula, dan tidak ada yang tahu keadaannya karena ada debu tebal yang menutupinya.


[Sistem menyarankan Tuan menggunakan kekuatan Tubuh Dewa Iblis untuk mengalahkan orang itu]


Zhou Tian yang bangkit berdiri di tengah kepungan debu yang bertebaran, ia dapat merasakan sakit di wajahnya, tapi ia masih jelas mendengar suara sistem yang baru saja memberitahunya tentr penggunaan Tubuh Dewa Iblis, yang selama ini belum pernah ia gunakan, meski Tubuh Dewa Iblis sudah lama menjadi miliknya, dan karena Tubuh Dewa Iblis juga kekuatan fisiknya menjadi lebih kuat dari kultivator biasa.


Sebenarnya banyak yang khawatir dengan Zhou Tian saat ia terkena pukulan Guan Juzi.


Akan tetapi, dengan cepat mereka kembali tenang dan melanjutkan pertarungan melawan musuh, begitu ke-empat binatang kontrak Zhou Tian mengatakan tuan mereka berada dalam keadaan baik-baik saja, dan tidak lama lagi akan kembali ke pertarungannya.


Sementara itu, Guan Juzi yang tahu jika lawannya baik-baik saja, ia tetap menunjukkan senyum kepuasan karena ternyata lawannya tidaklah terlalu kuat, bahkan kecepatannya sama sekali tidak bisa ditandingi lawannya.


Dari senyum biasa, Guan Juzi sekarang menunjukkan senyuman licik sembari mengarahkan pandangan ke arah Zhu Ying. Ia cepat mengumpulkan kekuatan spiritual di telapak tangannya, lalu ia mengarahkan telapak tangannya ke arah Zhu Ying. Sementara itu, Zhu Ying yang merasakan bahaya mengancamnya dan itu berasal dari Guan Juzi, ia secepatnya ingin menghindar, tapi tiba-tiba saja tekanan kuat muncul, membuatnya tidak bisa bergerak.


Ingin berteriak, tapi ia tidak bisa melakukannya, dan akhirnya ia hanya bisa pasrah, dan ikhlas jika pada akhirnya harus mati saat berjuang bersama pria yang dicintainya.


Namun, sesaat sebelum Guan Juzi menyerang Zhu Ying, kekuatan besar muncul dan langsung saja mengarah pada Guan Juzi.


Swoosh....


Booomm...


“Hanya kematian yang akan kau dapatkan saat berani mengancam wanitaku!”


“Sangat kuat!”


Shen Yiren menatap sosok pemuda yang kembali menunjukkan keberadaannya, setelah sesaat yang lalu menghilang di balik debu yang beterbangan.


Pemuda itu adalah Zhou Tian yang aura nya jauh lebih kuat dari sebelumnya, bahkan kemunculannya membuat aura kuat Guan Juzi seketika menghilang, seolah dilahap aura kuat yang dikeluarkan Zhou Tian.


Setelah memberi pukulan pada Guan Juzi, Zhou Tian mengarahkan pandangan pada Zhu Ying. “Selama aku masih hidup, tidak ada yang bisa melukaimu!” ucapnya seketika membuat Zhu Ying tenang, dan kali ini ia benar-benar bisa kembali fokus dengan pertarungannya.


Setelah memastikan keadaan Zhu Ying dalam keadaan baik-baik saja, ia juga memastikan keadaan yang lain, dan ia lega karena semua dalam keadaan baik-baik saja termasuk Shen Yiren dan Zhu Meili. Entah kenapa, ia merasa juga perlu memperhatikan keadaan keduanya.


Setelah memastikan semua dalam keadaan baik-baik saja, kini ia mengarahkan pandangan pada Guan Juzi, yang baru saja terkena pukulannya, dan ia merasakan apa yang sebelumnya ia rasakan.


“Uhuk... Uhuk... Uhuk...” Guan Juzi terbatuk beberapa kali dan memudahkan darah dari mulutnya, saat ia baru saja bangkit berdiri.


Masih dengan rasa sakit di perutnya, ia mendongakkan kepala, menatap Zhou Tian yang melayang di ketinggian langit. “Ternyata kau tidak selemah kelihatannya, tapi kemenangan tetap akan menjadi milikku karena kau telah ditakdirkan mati di tanganku!” teriaknya.


Mendengarnya Zhou Tian hanya diam membisu, dengan pandangan menatap remeh sosok Guan Juzi yang kini ia tahu sekuat apa orang itu.


Sebelumnya ia tidak tahu sekuat apa Guan Juzi, tapi setelah ia menggunakan kekuatan Tubuh Dewa Iblis yang membuat ranah kultivasi nya langsung meloncat dua ranah sekaligus, jelas ia tahu sast ini Guan Juzi berada di ranah Raja Dewa tingkat Awal, sedangkan dirinya berada di ranah Kaisar Dewa tingkat Puncak.


Swush...


Sosok Zhou Tian menghilang dari tempatnya, dan ia benar-benar menghilang. Dengan perbedaan kekuatan yang terlampau jauh, tak seorang pun bisa melihat pergerakannya, termasuk Guan Juzi. Meski pria itu meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghindar saat serangan datang, ia sangat telat menghindar saat seseorang tiba-tiba mencengkram pergelangan tangannya.


Booomm...


Booomm...


Mencengkram kuat tangan Guan Juzi, Zhou Tian langsung saja membanting tubuh Guan Juzi ke permukaan tanah yang keras sebanyak dua kali.


Tidak berhenti hanya dengan membanting. Saat tubuh Guan Juzi tergeletak di tanah, tanpa rasa belas kasih ia terus saja menginjak-injak tubuh Guan Juzi, dan mengabaikan teriakan kesakitan Guan Juzi.


“I-Iblis rendahan, kau harus mati di tanganku! Aaaarrgh...”


Dengan perbedaan kekuatan yang sudah terlampau jauh, tidak sulit bagi Zhou Tian jika ia ingin langsung mengakhiri hidup Guan Juzi yang telah membuatnya marak, setelah berani ingin melakukan sesuatu yang buruk pada wanitanya.


Akan tetapi, ia tidak ingin langsung membunuh Guan Juzi, dikarenakan ia ingin menyiksa pria itu seperti yang sering dilakukannya saat bermain-main dengan para iblis, yang pada akhirnya mati mengenaskan di tangannya. Ia ingin menunjukkan seperti apa sakitnya siksaan sebelum kematian datang menjemputnya.


Di sisi lain, jalannya pertempuran didominasi oleh orang-orang yang berasal dari kubu Zhou Tian. Para penguasa utama Alam Langit yang melawan binatang kontrak Zhou Tian, meraka dibuat tidak berdaya saat berhadapan dengan mereka, bahkan Ye Wuming sudah kehilangan sebelah mata dan sebelah kakinya.


Kematian Ye Wuming dan dua lainnya sudah bisa dipastikan, tapi sepertinya mereka akan banyak mengalami penderitaan, sebelum akhirnya kematian diizinkan datang menjemput mereka.


...----------------...


Zhou Tian yang telah mematahkan salah satu tangan Guan Juzi, ia terlihat belum puas menyiksa orang itu. Sorot matanya menunjukkan kalau ia masih sangat ingin memberi siksaan, dan akan melakukan apapun supaya Guan Juzi tidak buru-buru mati.


Swuush...


Zhou Tian mengayunkan kakinya, menendang tubuh Guan Juzi.


Brak... Brak...


Booomm...


Tubuh Guan Juzi terpental menghantam beberapa pohon sampai roboh, sebelum akhirnya berhenti bergerak setelah menghantam batang pohon berukuran besar.


Dengan keadaan terluka di sekujur tubuhnya dan batuk yang mengeluarkan darah, Guan Juzi sekuat tenaga mencoba bangkit.


Begitu bangkit, ia mengarahkan pandangan pada Zhou Tian yang berada di kejauhan, lalu ia berkata, “Seseorang yang sudah berada di ranah Raja Dewa, ia bisa menyembuhkan tubuhnya dengan sangat cepat, bahkan bisa menumbuhkan anggota tubuh yang menghilang. Kau tidak langsung membunuhku, artinya kau memberi kesempatan untukku lebih dulu mengakhiri hidupmu!”


Zhou Tian menaikkan kedua sudut bibirnya, menunjukkan senyuman lebar pada Guan Juzi. “Bagus kalau kamu bisa memulihkan diri, artinya aku bisa lebih puas memberi siksaan padamu!” ucap Zhou Tian.


Sebelumnya ia ingin memberi Guan Juzi pil pemulihan, tapi tanpa harus diberi pil itu, ternyata ia bisa memulihkan sendiri keadaannya, bahkan tangannya yang patah sudah tumbuh kembali.


Baru juga Guan Juzi menumbuhkan tangannya dan belum siap menghadapi serangan Zhou Tian, tiba-tiba saja Zhou Tian sudah muncul tepat di hadapannya, dan dengan santainya ia langsung meyalayangkan tamparan ke wajahnya.


Plaakk...


Booomm...


Tamparan Zhou Tian terlihat lemah, tapi efeknya bagi Guan Juzi sangat buruk. Separuh wajahnya hancur, dan tubuhnya terpelanting dengan kepala lebih dulu menghantam tanah.


“Sejuta kali kamu menyembuhkan diri dan menumbuhkan bagian tubuhmu yang aku potong, sejuta kali juga kamu akan merasakan penyiksaan diriku!” ucap Zhou Tian sembari menginjak aset berharga Guan Juzi.


Ia menginjak aset berharga yang sudah merenggut kesucian ribuan iblis, sebelum akhirnya ia membunuh iblis yang telah memberinya kepuasan.


Teriakan kesakitan yang sangat memilukan terdengar dari mulut Guan Juzi saat Zhou Tian tertus menginjak-injak aset berharga, yang mungkin saat ini tidak lagi berbentuk. “Si-Si-Singkirkan kaki kotormu dari area itu! kau akan membayar dengan nyawamu kalau tidak segera menyingkirkannya!” teriaknya marah sambil menahan rasa sakit.


Aaaaargh...


Teriakan sangat keras terdengar saat Zhou Tian memastikan injakan kakinya telah menghancurkan aset berharga Guan Juzi, bersama sepasang kelereng yang berada di dekatnya.


“Sembuhkan kembali tubuhmu, biar aku semakin puas menyiksamu!” ujar Zhou Tian menyuruh Guan Juzi kembali menyembuhkan luka-luka di tubuhnya.


Zhou Tian melangkah menjauh, membiarkan Guan Juzi kembali menyembuhkan luka-luka di tubuhnya. Begitu sembuh seperti semula dan kembali bangkit berdiri, Guan Juzi mengarahkan pandangan ke arah Zhou Tian. “Iblis rendahan, aku akan membunuhmu!”


“Teknik Pedang Dewa, Pedang Dewa Kehancuran!”


Mengeluarkan pedang dari cincin penyimpanan miliknya, Guan Juzi langsung menyerang menggunakan teknik terkuatnya. Pedang di tangannya yang semula berukuran kecil, dengan cepat ukuran pedang itu semakin membesar, dan menyebarkan aura kuat yang membuat semua orang bisa merasakan kekuatan teknik terkuat milik Guan Juzi.


Zhou Tian sendiri hanya tersenyum remeh melihat teknik terkuat yang pernah dimiliki oleh Guan Juzi. “Teknik lemah seperti itu, aku tidak perlu menggunakan senjata apapun untuk melawannya.”


Zhou Tian mengulurkan tangan kanannya, lalu ia mulai menyerap energi yang terkumpul di pedang Guan Juzi, dan dengan sangat cepat energi itu mulai ia serap, membuat pedang besar Guan Juzi kembali ke ukuran semula.


Tidak berhenti meski sudah membuat ukuran pedang Guan Juzi kembali ke ukuran semula, Zhou Tian masih saja menyerap energi pedang itu, sampai akhirnya pedang di tangan Guan Juzi hancur menjadi debu.


Guan Juzi membuka lebar kedua matanya, saat melihat senjata terkuatnya berubah menjadi debu sebelum ia sempat menggunakannya untuk menyerang musuh. “I-Ini, apa sebenarnya yang telah terjadi? Kenapa tiba-tiba teknikku gagal, dan pedangku berubah menjadi debu?”ucapnya mulai putus asa.


“Apa sebenarnya yang terjadi? Jika kamu ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi, sebenarnya semua terjadi karena kamu sangat lemah!”


Guan Juzi mendengar suara dari arah belakang nya, dan saat ia menoleh, ia dibuat terkejut begitu melihat sosok Zhou Tian berdiri di belakangnya, dengan sebuah pedang di genggaman tangannya, yang mana pedang itu tepat mengarah ke dadanya.


...----------------...


Bersambung.