
Pagi hari di Benua Selatan Alam Dewa.
Zhou Tian dan yang lainnya yang sedang bersantai di dalam gua, mereka dikejutkan dengan suara langkah kaki beberapa orang, yang berjalan mendekati mulut gua. Dari apa yang mereka dengar, setidaknya ada sepuluh orang berada di luar gua, dan mereka yakin orang-orang itu tidak lama lagi bakalan masuk ke dalam gua.
Meski ada orang yang memasuki gua, Zhou Tian dan yang lainnya tidak ada yang bersembunyi, melainkan mereka memilih merubah penampilan selayaknya manusia karena dari aura yang terasa, orang-orang yang bakal memasuki gua adalah manusia, bukan iblis.
Setelah merubah penampilan selayaknya manusia, Zhou Tian dan yang lainnya melanjutkan aktivitas mereka, yaitu menyiapkan makanan untuk menu makan pagi sebelum pergi melanjutkan perjalanan.
Tidak lama kemudian sepuluh orang dengan zirah putih memasuki gua, dan mereka terlihat terkejut melihat keberadaan beberapa orang di dalam gua. Sesaat mereka terlihat waspada, tapi setelah Zhou Tian dan yang lainnya menoleh melihat ke arah mereka, orang-orang itu terlihat menghela napas lega.
Sepuluh orang melangkah maju mendekati Zhou Tian dan yang lainnya, lalu salah satu dari mereka berkata, “Sudah berapa lama kalian berada di tempat ini, dan apa yang kalian lakukan di tempat ini? Apa kalian tidak tahu jika tempat ini sangat bahaya untuk kita para manusia, dikarenakan tempat ini di penuhi iblis kuat?”
“Tuan, ini baru hari kedua kami di tempat ini, dan apa yang kami lakukan, kami hanyalah kultivator bebas yang sedang beristirahat di tempat ini, sebelum nantinya kami melanjutkan perjalanan!” jawab Zhou Tian.
“Sebaiknya kalian segera pergi meninggalkan tempat ini sebelum para iblis menemukan keberadaan kalian!” ucap salah satu dari sepuluh orang yang memasuki gua, lalu setelahnya mereka pergi begitu saja.
Setelah mereka semua pergi menjauh, Zhou Tian dan yang lainnya menikmati makan pagi bersama, dan selesai makan mereka segera pergi melanjutkan perjalanan. Akan tetapi, baru juga keluar dari gua, ada belasan pria berzirah putih menghentikan mereka, dan pandangan mereka saat ini tertuju pada Zhu Ying, Zhu Meili, Shen Yiren, Zhu Ning, dan juga Zhu Rong.
“Kalian bertiga silahkan pergi, sedangkan kalian para wanita ikut dengan kami!” kata salah satu pria sambil mengeluarkan tekanan aura kekuatan ranah Kaisar Dewa tingkat Awal.
Zhou Tian dan yang lainnya yang merasakan tekanan aura kekuatan pria itu terlihat biasa-biasa saja, dikarenakan tekanan aura kekuatan orang itu memang tidak berpengaruh pada mereka.
“Apa kamu bermaksud menekan kami dengan aura Kaisar Dewa tingkat Awal? Apa kamu pikir kekuatan sekecil itu berpengaruh pada kami?” tanya Zhou Lin pada pria yang masih saja mencoba menekankan Zhou Tian dan yang lainnya dengan aura kekuatannya.
“Kau berani meremehkan kekuatan salah satu ketua prajurit suci ras manusia? Kau cari mati!” satu lagi pria mencoba menekan Zhou Tian dan yang lainnya dengan aura kekuatannya.
Zhou Lin yang lebih kuat dua tingkatan dari meraka, ia menatap sinis dua orang yang mengeluarkan aura kekuatan ranah Kaisar Dewa tingkat Awal. “Kalian terlalu lemah untuk menjadi lawan kami!” ucapnya.
Belasan orang yang merupakan bagian dari prajurit suci ras manusia, dimana dua dari mereka adalah ketua prajurit suci, yang masing-masing memimpin seribu prajurit suci, mereka marah mendengar apa yang diucapkan Zhou Lin.
Mereka menyatukan kekuatan dan mencoba menyerang Zhou Lin dengan gabungan aura kekuatan mereka, tapi bukannya berhasil menekan Zhou Lin, mereka justru jatuh tersungkur saat merasakan tekanan aura kekuatan Zhou Lin.
Boom... Boom... Boom...
Belasan prajurit suci jatuh tersungkur bersama dua orang ketua, yang dalam kekuatan lebih kuat dibandingkan prajurit suci pada umumnya. Namun, dibawah tekanan aura kekuatan Zhou Lin, tidak ada yang berkutik. Mereka semua jatuh tersungkur dan tidak bisa bangkit berdiri.
Mereka yang sudah jatuh tersungkur seketika sadar telah menyinggung orang-orang yang tidak seharusnya mereka singgung, tapi mengingat mereka adalah bagian dari prajurit suci, mereka masih terlihat angkuh dan berusaha melawan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan posisi mereka sebagai bagian dari prajurit suci ras manusia.
“Kau, cepat tarik kembali aura kekuatanmu atau kau akan menyesal karena berani menyinggung prajurit suci!” ucap salah satu ketua prajurit suci, tapi teriakannya diabaikan oleh Zhou Lin yang tidak kunjung menarik aura kekuatannya.
“Apa kalian pikir kami takut dengan prajurit suci? Selama kami berada di posisi benar, kami tidak pernah takut pada siapapun yang jelas-jelas melakukan kesalahan! Kalau ingin, sudah dari tadi kalian mati karena sudah menginginkan apa yang tidak seharusnya kalian inginkan!” bukan Zhou Lin yang berbicara, melainkan Zhou Tian, dan ia menggunakan tekanan aura kekuatan ranah Kaisar Dewa tingkat Sempurna untuk menekan belasan anggota prajurit suci.
Ugh...
Belasan orang memuntahkan darah saat merasakan tekanan aura kekuatan Zhou Tian, yang lebih kuat dibandingkan tekanan aura kekuatan Zhou Lin.
Saat Zhou Tian ingin meningkatkan tekanan aura kekuatannya, datang lima sosok berzirah emas yang langsung menyerangnya, dan dapat dirasakan aura kekuatan ranah Kaisar Dewa tingkat sempurna dari tubuh mereka berlima. Mereka kuat, tapi tetap saja bukan lawan sepadan untuk Zhou Tian.
Zhou Tian sangat mudah menghindari serangan lima orang berzirah emas yang bersama-sama menyerangnya, bahkan ia berhasil memukul dua dari mereka.
Meski bukan pukulan kuat yang bisa membuat keduanya merasakan kesakitan, tetap saja pukulan Zhou Tian menunjukkan jika ia sama sekali tidak takut pada lima sosok berzirah emas, yang bersama-sama menyerangnya. “Hah, sebenarnya aku tidak ada keinginan mencari masalah atau berurusan dengan kalian, tapi jika kalian yang masih saja mengganggu perjalananku, aku pastikan hari ini akan menjadi hari terakhir kalian melihat keindahan Alam ini, dikarenakan tidak lama lagi kalian semua akan mati!” ucap Zhou Tian tegas, tapi apa yang diucapkannya justru ditertawa oleh lima pria berzirah emas.
Salah satu pria berzirah emas yang tertawa, begitu ia berhenti tertawa, ia segera berkata, “Kau ingin membunuh kami? Dalam mimpi saja kau tidak mungkin bisa melakukannya! Sebaiknya kalian bertiga segera pergi dan kalian para wanita ikut kami, lalu kita akan bersenang-senang!”
Pria itu menjilati bibirnya sendiri usai berkata, tapi baru juga ia menjilati bibirnya sendiri, semua orang bisa melihat kepala pria itu jatuh dan menggelinding, dan tidak lama tubuh pria itu jatuh tentunya yang tersisa dirinya hanyalah raga tanpa nyawa. “Siapapun yang menginginkan wanitaku, kalian semua harus mati!” kata Zhou Tian dan langsung saja ia menyerang empat pria berzirah emas, yang berusaha keras menghindari serangannya.
Baang... Baang... Boom...
Zhou Tian kali ini tidak main-main dan ia tidak memberi kesempatan pada keempat pria berzirah untuk membalas serangannya. Setelah salah satu dari mereka lebih dulu mati, menyusul dua pria berzirah emas yang mati setelah kepala mereka hancur. Tersisa dua pria berzirah emas, mereka sama sekali tidak berdaya berhadapan dengan Zhou Tian. Tubuh mereka sudah dipenuhi berbagai jenis luka, tapi mereka benar-benar tidak memiliki kesempatan menjauhi Zhou Tian hanya untuk sekedar menghela napas.
Belasan pria berzirah perak yang sebelumnya bersikap arogan, sekarang mereka sangat ketakutan melihat sosok Zhou Tian, setelah ia dengan kejamnya membunuh empat pria berzirah emas, yang merupakan wakil Jenderal prajurit suci ras manusia.
“To-To-Tolong ampuni kami! Kami menyesal dan tidak akan mengganggu perjalanan kalian! Silahkan pergi dari tempat ini!” salah satu dari belasan orang bicara pada Zhou Tian.
“Kalian menyesal setelah dekat dengan kematian, tapi kalian sebelumnya bertindak angkuh seolah aku tidak berani membunuh kalian! Apa kalian pikir aku orang baik yang akan memberi pengampunan pada kalian? Tentu saja aku tidak akan memberi pengampunan kalian! Kalian semua tetap akan mati, dan itu adalah takdir yang harus kalian rasakan!” ucap Zhou Tian dan ia langsung membunuh satu persatu pria berzirah perak yang sama sekali tidak bisa memberi perlawanan.
Hanya dalam kurun waktu yang begitu singkat belasan pria berzirah perak mati, dan Zhou Tian membakar tubuh mereka bersama tiga mayat pria berzirah emas yang kondisinya sangat mengenaskan.
Setelah semua urusan ditempat itu selesai, Zhou Tian dan yang lainnya pergi melanjutkan perjalanan mereka, dan di tengah perjalanan, mereka sesekali harus berurusan dengan prajurit suci ras manusia. Meski sudah menyamarkan diri sebagai manusia, Zhou Tian dan yang lainnya masih saja berurusan dengan prajurit suci ras manusia, dikarenakan keberadaan para wanita yang keberadaannya sangat menarik perhatian.
Pada akhirnya para wanita Zhou Tian kirim ke Dunia Jiwa miliknya, dan sekarang ia melanjutkan perjalanan hanya disamping Zhou Lin dan Zhou Gang.
Benar saja, perjalanan mereka jauh lebih lancar setelah tidak adanya keberadaan para wanita diantara mereka, dan setelah para wanita berada di Dunia Jiwa, sekarang mereka juga tidak perlu khawatir terjadi sesuatu pada para wanita, saat mereka terus-terusan melakukan perjalanan di tengah hutan, yang menyimpan banyak bahaya yang terlihat, maupun yang tidak terlihat.
Namun, mereka kembali harus berurusan dengan prajurit suci ras manusia, saat terjadi pertarungan antara puluhan prajurit suci ras manusia dengan sekelompok iblis. Dari kekuatan dan jumlah, kelompok iblis kalah telah dari prajurit suci ras manusia, oleh karena itu Zhou Tian dan dua orang lainnya memutuskan membantu kelompok iblis melawan musuh mereka.
Zhou Tian tanpa banyak bicara langsung memukul tubuh prajurit suci ras manusia, dan tubuh yang ia pukul langsung saja meledak dan hancur menjadi serpihan daging, tulang, dan darah segar mengotori pakaian Zhou Tian.
Tidak mempedulikan keadaannya yang bermandikan darah musuh, Zhou Tian kembali menyerang musuhnya, dan setiap kali ia memukul musuh, artinya saat itu satu orang musuh bisa dipastikan mati di tangannya.
“Saudara Lin, Saudara Gang, bunuh saja mereka semua jangan ada yang bisa pergi dari tempat ini dalam keadaan hidup-hidup!” ucap Zhou Tian pada kedua saudaranya, yang mana mereka dengan senang hati membunuh seluruh musuh yang merupakan anggota prajurit suci ras manusia.
Melihat kekuatan musuh yang jauh lebih kuat, beberapa prajurit suci ras manusia mencoba pergi melarikan diri, tapi sosok Zhou Tian dengan kedua mata menyala merah tiba-tiba muncul di hadapannya, dan dengan satu pulukan Zhou Tian mengakhiri hidup orang-orang yang mencoba pergi melarikan diri.
“Terimakasih sudah karena kalian sudah bersedia menyelematkan kami!” ucap salah satu iblis yang diselamatkan Zhou Tian dan kedua saudaranya, begitu seluruh prajurit suci telah dipastikan mati.
Mendengar mereka berterimakasih, Zhou Tian tersenyum, lalu ia berkata, “Kalian tidak perlu berterimakasih pada kami karena apa yang yang kami lakukan, memang semua itu sudah seharusnya kami lakukan. Kita seaama iblis harus saling membantu kapanpun dan dimanapun! Jadi, jangan pernah berterimakasih jika suatu hari kita kembali dipertemukan di situasi yang sama, tapi aku berharap kalian tidak berada dalam situasi berbahaya seperti barusan!”
Tidak berlama-lama berhenti, usai berkata Zhou Tian dan kedua saudaranya kembali melanjutkan perjalanan yang masih sangat jauh untuk mereka sampai ke tempat tujuan. Namun, saat melihat hari mulai gelap, mereka memutuskan mencari tempat untuk beristirahat, dan kebetulan mereka menemukan sebuah desa yang masih mengizinkan orang-orang memasuki desa, meski hari sudah gelap.
Kehidupan di desa terlihat begitu aman dan tentram, dan tidak lama mencari Zhou Tian dan yang lainnya menemukan sebuah penginapan di desa, dan untuk menginap selama satu malam mereka harus membayar perorang sebanyak dua kristal roh tingkat rendah. Zhou Tian yang memang tidak memiliki kristal roh tingkat rendah, ia mengeluarkan satu kristal roh tingkat tinggi, yang senilai seribu kristal roh tingkat rendah.
“Aku memesa tiga kamar dan makan malam untuk tiga orang!” ucap Noah pada pelayan yang melayaninya, dan selain menyewa kamar, melihat penginapan yang juga menyediakan makanan, ia memesan makanan terbaik untuk dirinya sendiri dan kedua saudaranya.
Menyodorkan kristal roh tingkat tinggi pada pelayan, pelayan yang melihat kristal roh tingkat tinggi, jelas saja ia bingung memberikan kembalian. Sementara itu, Zhou Tian yang sadar kebingungan pelayan yang sedang melayaninya ia berkata, “Ambil saja kembaliannya untukmu, dan bagi rata dengan pelayan yang lainnya!”
Setelah mendapatkan kunci kamar dan mendapatkan kepastian makan malamnya akan diantarkan ke kamar miliknya, Zhou Tian pergi ke kamarnya untuk beristirahat, begitu juga dengan Zhou Lin dan Zhou Gang. Berada di kamar sejenak Zhou Tian merendahkan tubuhnya, dan begitu makan malam yang ia pesan datang, terlebih dahulu ia makan baru setelahnya ia istirahat.
Sementara itu, di istana Dewa ras manusia, pria tua yang merupakan wakil kedua Dewa yang masih melakukan kultivasi tertutup, dari ekspresi di wajahnya terlihat ia tidak dalam keadaan baik-baik saja, dan semua itu terjadi setelah ia mendengar laporan prajurit suci yang berada di Benua Selatan Alam Dewa.
Banyak prajurit suci yang dilaporkan mati. Bukan hanya prajurit suci, tapi pemimpin prajurit kaptem prajurit suci, serta wakil Jenderal prajurit suci banyak yang mati. Jika ditotal sudah lebih dari lima puluh ribu prajurit suci mati, dan jika tidak ada sosok kuat yang ia kirim ke wilayah Benua Selatan, bisa dipastikan seluruh prajurit suci di tempat itu bakalan musnah dalam beberapa hari ke depan.
Pria tua akhirnya memutuskan mengirim salah satu Jenderal prajurit suci dan dua ratus ribu prajurit suci untuk memusnahkan keberadaan iblis di Benua Selatan yang sebenarnya merupakan Benua kekuasaan ras siluman.
Dengan kekuatan yang dimiliki Jenderal prajurit suci dan dua ratus ribu prajurit suci, ia yakin keberadaan iblis di Benua Selatan dapat dimusnahkan dalam waktu dekat.
“Gara-gara Dewa ras siluman yang tidak lagi berada di sisi manusia, sekarang semakin sulit memusnahkan keberadaan iblis di Alam Dewa! Kalau saja ras siluman masih mau bekerjasama, pasti ras iblis tidak berani melawan seperti yang saat ini mereka lakukan!” ucap pria tua.
Jelas saja ia marah dengan keputusan Dewa ras siluman, tapi ia tidak bisa melakukan apa-apa karena ia takut jika terlalu ikut campur, itu justru bisa memperburuk hubungan ras manusia dan ras siluman. Jika itu sampai terjadi, bisa jadi ras manusia bermusuhan dengan ras siluman, dan tentu itu bukan yang menjadi keinginannya.
“Sangat tidak mungkin untuk saat ini memaksa ras siluman kembali berada di sisi ras manusia. Sebaiknya, sekarang aku menggunakan kekuatan yang ada untuk memusnahkan keberadaan ras iblis, dan langkah selanjutnya baru bisa diambil setelah kedua Dewa selesai berkultivasi!”
...----------------...
Bersambung.