Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Binatang Buas Penguasa Hutan


Zhou Tian meninggalkan kedai tempatnya makan setelah ia menghabiskan makanannya. Meski malam sudah sangat larut, ia sama sekali tidak terpikirkan untuk bermalam di desa. Ia memilih melanjutkan perjalanan, dan ia memulai perburuan kelompok pemburu iblis yang konon katanya saat malam mereka semakin aktif melakukan pergerakan.


Gelapnya malam sama sekali tidak mengganggu perjalanannya, dikarenakan kedua matanya bisa melihat jelas, sekalipun kegelapan malam mengelilinginya. Dengan teknik mat emas, gelapnya malam akan terlihat selayaknya siang hari.


Setelah meninggalkan desa di wilayah perbatasan Kerajaan Matahari, dimana di desa itu hidup saling berdampingan antara manusia dan iblis, ia terus bergerak, dan jika semua lancar dalam satu hari ia akan sampai di pulau melayang miliknya.


Melakukan perjalanan seorang diri benar-benar terasa sepi. Meski ada sistem, tapi sistem baru saja meminta izin padanya untuk melakukan peningkatan versi. Dengan poin sistem tidak terbatas miliknya, ia membiarkan sistem melakukan peningkatan sampai versi tertinggi, dan membutuhkan waktu selama satu bulan untuk penyelesaian peningkatan versi sitem.


Sekarang ia benar-benar sendirian, dan sedang berada di tengah hutan yang dihuni ribuan binatang buas.


Pergerakannya sangatlah cepat. Aura kuning keemasan yang terpancar dari kedua matanya saat melam, membuatnya terlihat seperti cahaya kunang-kunang yang bergerak cepat di tengah gelapnya malam.


Boomm... Boomm... Boomm...


Hanya memperhatikan sekitar, Zhou Tian dibuat terkejut suara ledakan bertubi-tubi yang terjadi di kejauhan. Jarak dirinya ke sumber ledakan tidak jauh, dan perjalanannya akan membawanya ke tempat itu.


Zhou Tian bergerak cepat ke tempat itu, dan dari jarak yang masih cukup jauh ia sudah dapat melihat apa yang terjadi di tempat itu. Sebuah pertarungan, itulah yang terjadi di tempat, yang sebelumnya terdengar suara ledakan bertubi-tubi.


Pertarungan yang sedang terjadi tidak melibatkan para iblis, tapi melibatkan puluhan manusia, puluhan siluman, dan ratusan binatang buas. Terliht manusia dan siluman bekerjasama untuk mengalahkan ratusan binatang buas.


Ada beberapa binatang buas yang berhasil dikalahkan, tapi jumlah mereka bukannya berkurang, tapi justru semakin banyak. Di tambah pertarungan terjadi di malam hari, siapapun yang menjadi lawan binatang buas pasti kesulitan mengalahkan mereka.


Beberapa orang terluka begitu juga dengan beberapa siluman. Mereka yang terluka mundur untuk menyembuhkan diri, tapi saat bergerak mundur mereka dikejutkan dengan kedatangan puluhan binatang buas dari arah belakang, yang langsung saja menyerang mereka.


Dua manusia dan seorang siluman langsung saja mati karena tidak sempat menghindari serangan binatang buas, yang datang secara tiba-tiba. Sementara itu di atas ketinggian pohon, Zhou Tian yang telah menyembunyikan hawa keberadaannya, ia saat ini hanyalah penikmat jalannya pertarungan, tanpa ada keinginan ikut campur dalam pertarungan.


Zhou Tian memposisikan dirinya di tempat yang nyaman, dan meski sistem dalam masih dalam proses peningkatan versi ia masih bisa membeli barang di toko sistem, dan ia membeli camilan serta minuman sebagai teman menonton pertarungan yang semakin seru.


Bukan hanya jumlah binatang buas yang terus bertambah, tapi jumlah manusia dan siluman juga bertambah. Jumlah mereka sekarang ada ratusan orang, sedangkan jumlah binatang buas telah mencapai ribuan.


Berbagai teknik digunakan para manusia maupun para siluman untuk membunuh binatang buas, tapi karena kuatnya fisik binatang buas, tidak mudah membunuh binatang buas yang menjadi lawan mereka.


Zhou Tian sebenarnya cukup tertarik melawan binatang buas, tapi mengingat pertarungan tidak melibatkan ras iblis, ia tetap pada keputusannya, tidak melibatkan dirinya dalam pertarungan, dan apapun yang terjadi ia hanya akan menjadi penonton.


Ia mulai menebak-nebak siapa kiranya yang akan memenangkan pertarungan, tapi melihat kedua kubu masih sama kuat, ia belum bisa menentukan siapa yang bakal keluar sebagai pemenang pertarungan.


Booomm... Booomm... Booomm...


Sosok siluman ular datang ke tengah-tengah pertarungan, dan dengan mudahnya ia membunuh puluhan binatang buas, yang berada di dekatnya.


Zhou Tian yang melihat kedatangan siluman ular yang langsung membunuh puluhan binatang buas, ia mencoba merasakan kekuatan siluman itu, dan tidak butuh waktu lama ia bisa mengetahui siluman itu memiliki kekuatan di ranah Dewa Langit tingkat Puncak, setara dengan kekuatannya tanpa kekuatan Tubuh Dewa.


Kedatangan siluman ular benar-benar merubah jalannya pertarungan, dan lagi bukan hanya satu sosok siluman ular yang muncul, melainkan ada lima, dan masing-masing siluman ular mewakili kekuatan lima elemen berbeda-beda.


Api, air, angin, tanah, serta kegelapan, dengan kekuatan elemen yang mereka miliki, banyak binatang buas yang mati di tangan mereka, membuat kubu manusia dan siluman mulai mendominasi jalannya pertarungan.


Saat kekuatan binatang buas perlahan mulai terpukul mundur, muncul puluhan binatang buas yang auranya setara dengan kekuatan lima siluman ular.


Binatang buas dengan aura yang mendominasi diantara binatang buas lainnya, mereka langsung dana menyerang lima siluman ular, yang kini bertemu lawan sepadan.


Namun, dikarenakan kalah jumlah, kelima siluman ular mulai kewalahan, tapi sebelum keadaan mereka semakin buruk, dan lima sosok siluman rubah merah yang merupakan rubah darah, selain itu datang juga sepuluh manusia dengan kekuatan setara dengan apa yang dimiliki kelima siluman ular, begitu juga dengan siluman rubah darah.


Zhou Tian kembali menikmati jalannya pertarungan di tempat baru, yang sedikit jauh dari pusat pertarungan, meski tepat di bawah pohon yang ia tempati terdapat puluhan binatang buas yang bersiap menyerang musuh.


“Jalannya pertarungan ternyata jauh lebih seru dari harapanku,” gumamnya dan terus saja ia menonton jalannya pertarungan.


Namun, ia buru-buru berpindah tempat saat sebuah bola api tiba-tiba saja mengarah ke arahnya, dan ia tahu serangan itu bukanlah sesuatu yang disengaja.


“Hampir saja!” ucap Zhou Tian begitu ia berhasil menghindar bola api, dan berpindah ke tempat yang lebih jauh dari tempat sebelumnya.


Pertarungan masih terus berlanjut, dan kini kedua kubu memiliki kekuatan yang cukup berimbang, meski Zhou Tian tahu kalau kekuatan utama binatang buas masih berdiam diri di dalam hutan.


Kekuatan yang masih tersembunyi sangatlah kuat, jauh lebih kuat dibandingkan mereka yang saat ini terlihat pertarungan. Dari aura yang dirasakannya, Zhou Tian menebak sosok itu sama kuatnya dengan Guan Juzi, tapi ia sangatlah malas bergerak jika memang bukan untuk melakukan sesuatu yang penting.


“Hah, ternyata yang mencari gara-gara lebih dulu adalah para manusia dan siluman!” ucap Zhou Tian setelah mendengar teriakan orang-orang, yang menginginkan mahkota milik binatang buas penguasa hutan.


Mengetahui kebenaran yang ada, entah kenapa Zhou Tian justru ingin turun tangan membantu para binatang buas, tapi belum juga ia memutuskan membantu mereka, lima sosok binatang buas dengan kekuatan setara ranah Dewa Langit tingkat Sempurna muncul, dan langsung menerjang para manusia dan iblis yang merupakan musuh meraka.


Dengan mudahnya kelima binatang buas mengalahkan musuh-musuh mereka, dan jika tidak ada manusia ataupun iblis yang memiliki kekuatan setara dengan mereka, bisa dipastikan kemenangan akanenjadi milik binatang buas.


“Ternyata masih banyak binatang buas kuat yang belum keluar untuk melibatkan diri dalam pertarungan,” gumam Zhou Tian merasakan adanya puluhan binatang buas dengan kekuatan ranah Dewa Langit tingkat Sempurna yang belum turun ke tengah-tengah pertarungan.


Melihat pertarungan benar-benar akan dimenangkan para binatang buas, Zhou Tian bermaksud pergi dengan cara menyelinap, tapi ternyata ada lima binatang buas yang sudah mengawasi keberadaannya.


“Hah, ternyata keberadaanku sudah kalian ketahui, tapi maaf saja aku benar-benar tidak ada urusan dengan kalian, dan aku juga bukan bagian dari musuh kalian! Jadi, biarkan aku pergi dan semua akan baik-baik saja!” ucap Zhou Tian sambil menunjukkan senyumnya, dan ia berharap dibiarkan pergi tanpa harus melakukan pertarungan yang tidak perlu dilakukan.


“Biarkan dia pergi! Dia tidak terlibat dengan apa yang baru terjadi, dan lagi kalian bukan lawan sepadan untuknya meski kekuatannya saat ini hanya berada di ranah Dewa Langit tingkat Puncak!” Terdengar suara keras dari dalam hutan, dan Zhou Tian sangat tahu siapa pemilik suara itu.


Lima binatang buas yang sebelumnya mengelilingi Zhou Tian, mereka mengangguk secara bersamaan, dan begitu saja mereka pergi mengabaikan keberadaan Zhou Tian, bahkan banyak binatang buas yang memilih pergi menjauhi Zhou Tian.


“Terimakasih, kalau saja kamu tidak bicara pada mereka, pasti terjadi pertarungan yang tidak berguna!” ucap Zhou Tian bertelepati dengan sosok binatang buas penguasa hutan.


“Hahahaha... seharusnya aku yang berterimakasih karena Tuan Muda tidak menganggap kejadian barusan sebagai sebuah masalah. Jujur saja, kalau Tuan Muda menginginkan peperangan, aku tidak mungkin dapat mengalahkan Tuan Muda!”


“Belum juga dicoba, tapi kamu sudah menyerah begitu saja,” ucap Zhou Tian dan ia terasa pelan.


“Tuan Muda, aku bukanlah makhluk bodoh yang ingin mencoba kekuatan Tuan Muda. Pemilik Tubuh Dewa, setra pemilik darah murni Dewa, membayangkan pertarungan dengan Tuan Muda saja, sudah membuat tubuhku gemetar ketakutan!”


Zhou Tian tidak tekejut saat ada sosok lain yang tahu Tentang Tubuh Dewa dan darah Dewa yang mengalir di tubuhnya. Apalagi orang yang tahu adalah sosok yang telah hidup selama jutaan tahun di Alam Semesta.


“Ternyata kamu tahu semua tentangku!”


“Hahaha... tentu saja aku mengetahuinya, dan aku berharap Tuan Muda sudi datang ke tempatku sebelum pergi meninggalkan Alam Langit!”


“Baiklah, aku akan ke tempatmu sebelum pergi meninggalkan Alam Langit!”


...----------------...


Bersambung.