
Zhou Tian terus saja membunuh binatang buas yang menjadi lawannya. Kekuatan binatang buas yang hanya setara kekuatan ranah Dewa Sejati, membuat Zhou Tian tidak kesulitan menghadapi mereka. Di sisi lainnya, pertarungan juga terus terjadi antara prajurit Dewa Iblia melawan lebih dari seratus juta binatang buas.
Sudah puluhan juta binatang buas mati di tangan prajurit Dewa Iblis, yang dibantu Zhu Ying, Zhu Meili, Shen Yiren, dan Song Qian. Perbedaan kekuatan yang begitu kentara, membuat mereka sangat mudah mengalahkan sebanyak mungkin binatang buas.
“Mereka sangat mendominasi jalannya pertempuran, dan tinggal menunggu waktu bagi mereka bisa memusnahkan seluruh binatang buas, yang saat ini menjadi lawan mereka. Setelah membunuh seluruh binatang buas yang menjadi lawan mereka, aku yakin Zhu Ying, Zhu Meili, Shen Yiren, serta Song Qian, mereka berempat bisa menerobos ranah Dewa Agung!” gumam Zhou Tian, sambil terus membunuh binatang buas yang menjadi lawannya, dan sesekali dia melirik pertempuran di tempat lainnya.
Setelah tidak kesulitan berhadapan dengan binatang buas yang memiliki kekuatan setara kekuatan ranah Dewa Sejati, sekarang Zhou Tian dihadapkan pada ratusan ribu binatang buas, yang mana kekuatan mereka setara kekuatan ranah Dewa Agung, mulai dari tingkat Awal sampai tingkat Puncak.
Zhou Tian sama sekali tidak gentar berhadapan dengan mereka, dikarenakan dia yakin dapat dengan mudah mengalahkan mereka, menggunakan kekuatannya saat ini.
“Semakin cepat aku membunuh kalian semua, semakin cepat aku bisa menerobos ranah Dewa Agung tingkat Sempurna, dan ada kemungkinan tidak lama lagi aku bisa menerobos ranah yang lebih tinggi!” ucap Zhou Tian, dan dia segera saja menyerang binatang buas, yang sudah ditakdirkan mati di tangannya.
Zhou Tian menegaskan pedang Naga Kegelapan yang ada di tangannya, dan saat itu juga belasan binatang buas mati dengan tubuh terbelah menjadi dua, serta ada beberapa binatang buas yang mengalami luka serius akibat serangannya.
Mengabungkan kekuatan pedang Naga Kegelapan dengan kekuatan elemen yang dimilikinya, membuat serangan Zhou Tian meningkat pesat, jauh lebih kuat dari sebelumnya. Kini dengan mudah dia membunuh ratusan binatang buas dalam sekali serang.
“Tinggal dua puluh persen lagi poin pengalaman yang haru aku kumpulkan, supaya bisa menerobos ranah Dewa Agung tingkat Sempurna. Dengan banyaknya binatang buas di tempat ini, aku yakin tidak lama lagi poin pengalaman yang aku butuhkan akan segera terpenuhi!” gumam Zhou Tian, dan dia terus saja menyerang binatang buas yang menjadi lawannya. Untuk dua binatang buas terkuat, keduanya masih diam di tempat, dan sepertinya mereka baru akan menyerang, begitu Zhou Tian berhasil mengalahkan binatang buas selain mereka.
Ingin segera melawan mereka, sekuat tenaga Zhou Tian menyerang dan memusnahkan binatang buas, yang menghalanginya untuk langsung berhadapan dengan dua binatang buas terkuat. Sudah banyak binatang buas yang mati di tangan Zhou Tian, tapi jumlah lawannya masih sangat banyak, bahkan sejauh mata memandang dia bisa melihat keberadaan binatang buas, yang merupakan lawannya.
Slash... Slash... Boom... Boom...
Tebasan pedang yang dilakukan Zhou Tian dengan mudah membunuh binatang buas yang menjadi lawannya. Bukan hanya tebasan pedang, tapi tendangan serta pukulan yang dilakukan Zhou Tian juga senantiasa berhasil membunuh lawannya. Kecepatan membunuh binatang buas yang dilakukan Zhou Tian sangatlah cepat, bahkan tidak ada yang bisa melihat saat dia membunuh binatang buas yang menjadi lawannya.
Poin pengalaman terus berdatangan tiap kali dia berhasil membunuh musuh. Untuk poin sistem sendiri sudah tidak mungkin ditingkatkan jumlahnya, dikarenakan saat ini dia memiliki poin sistem dengan jumlah tidak terbatas. Jadi, dengan jumlah poin sistem tidak terbatas, dia bebas membeli barang-barang yang ada di toko sistem tanpa takut dia kehabisan poin sistem
Triliunan poin sistem berhasil dikumpulkan Zhou Tian dalam waktu lumayan singkat, tapi triliunan poin sistem masih sangat jauh untuk bisa membuatnya menerobos ranah Dewa Agung tingkat Sempurna. Itu kemungkinan bisa terjadi begitu seluruh binatang buas di jurang, seluruhnya berhasil dimusnahkan.
Terus saja dia membunuh binatang buas yang menjadi lawannya. Rasa lelah tidak dirasakannya, dikarenakan dia telah memberi banyak pil yang seketika membuat rasa lelahnya menghilang. Pil yang sama dia berikan pada ketiga istrinya dan Song Qian, sehingga mereka juga tidak akan merasakan kelelahan di tengah-tengah pertempuran.
Adapun untuk Zhou Nan dan seluruh prajurit Dewa Iblis, Zhou Tian memberi mereka masing dua butir pil yang mampu menghilangkan rasa lelah mereka, dan dengan dua pil itu mereka dapat terus bertempur melawan musuh selama empat hari berturut-turut, tanpa melakukan istirahat.
Pertempuran saat ini sudah berlangsung selama setengah hari, dan sudah banyak binatang buas yang mati. Jumlah prajurit Dewa Iblis belum berkurang, meski ada beberapa dari mereka yang terluka. Mereka yang terluka segera mundur, dan mereka akan kembali bertempur begitu selesai mengobati luka.
Setengah hari berlalu dan sudah banyak binatang buas yang mati di tangan mereka, tapi Zhu Ying dan tiga orang lainnya, mereka belum merasakan tanda-tanda akan segera menerobos ranah Dewa Agung. Meski masih masih berada di ranah Dewa Sejati tingkat Sempurna, mereka bisa merasakan jika kekuatan mereka lebih kuat dibandingkan sebelum dimulainya pertempuran.
Terus bertempur melawan musuh, mereka berharap tidak lama lagi bisa menerobos ranah Dewa Agung.
Dengan mereka berhasil menerobos ranah Dewa Agung, nantinya mereka berhak bertarung bersama Zhou Tian di garis depan.
......................
Zhou Tian terus saja membunuh binatang buas yang menjadi lawannya. Mereka terus berdatangan, meski mereka yang datang senantiasa mati di tangan Zhou Tian. Darah berwarna hijau yang merupakan darah binatang buas telah membuat kotor pakaian Zhou Tian, dan semua itu adalah bukti banyaknya binatang buas yang telah mati di tangan Zhou Tian.
“Aku membutuhkan banyak poin pengalaman, dan kalian adalah sumber poin pengalaman yang aku butuhkan! Oleh karena itu aku akan terus membunuh kalian, selama aku masih membutuhkan poin pengalaman!” Zhou Tian mengeluarkan pedang lainnya, yang mana dia baru saja membeli pedang itu dari toko sistem.
“Pedang Naga Kegelapan aku sandingkan dengan pedang Naga Cahaya, sungguh kombinasi yang tidak pernah terpikirkan oleh orang lain!” ucap Zhou Tian, lalu dia mulai menyerang musuh menggunakan dua pedang yang berada di tangan kanan dan tangan kirinya.
Binatang buas yang menjadi lawan Zhou Tian, sekuat tenaga mereka mencoba menghindari serangan Zhou, tapi cepatnya serangan yang dilakukan Zhou Tian membuat mereka gagal menghindar, dan pada akhirnya mereka semua tetap saja mati di tangan Zhou Tian, dan kematian mereka menjadi pundi-pundi poin pengalaman.
“Ternyata dengan dua pedang aku bisa lebih cepat membunuh musuh!” gumamnya, dan dia tersenyum.
Dengan menggunakan dua pedang, Zhou Tian bisa dua kali lebih cepat dalam membunuh binatang buas yang menjadi lawannya. Dengan begini, dia akan semakin cepat membunuh seluruh binatang buas, yang menjadi penghalang antara dia dan dua binatang buas terkuat.
Senyum terlihat diwajah Zhou Tian melihat jumlah binatang buas yang menjadi lawannya terus saja berkurang, bahkan dari tempatnya saat ini dia sudah bisa melihat keberadaan dua sosok binatang buas terkuat, yang mana saat ini keduanya sedang menatap tajam ke ayahnya. Meski sudah banyak binatang buas yang mati ditangannya, tidak terlihat mereka akan bergerak menyerangnya. Keduanya sepertinya benar-benar menunggu seluruh binatang buas mati di tangan Zhou Tian, dan baru setelahnya mereka akan maju menyerang Zhou Tian, itupun jika Zhou Tian masih hidup.
“Mereka benar-benar tidak peduli dengan keadaan binatang buas lainnya!” gumam Zhou Tian, dan dia terus saja menyerang dan membunuh sisa-sisa binatang buas yang menjadi lawannya, sambil sesekali memperhatikan keberadaan dua binatang buas terkuat. Dia tidak mengabaikan keberadaan keduanya, dikarenakan dia khawatir keduanya melakukan serangan secara tiba-tiba.
Slash... Slash... Slash... Slash...
Meraka jelas tidak lemah, tapi juga tidak terlalu kuat untuk menjadi lawannya. Meski begitu Zhou Tian tetap bersungguh-sungguh saat dia harus berhadapan dengan mereka, yang menjadi penghalang terakhir antara dirinya dan dua sosok binatang buas terkuat.
“Setelah membereskan mereka, barulah aku akan berhadapan dengan lawan yang sesungguhnya!” ucap Zhou Tian, dan pandangannya segera tertuju pada dua sosok binatang terkuat, yang aurant begitu mendominasi, bahkan dia merasa sedikit tertekan oleh aura salah satu binatang buas terkuat.
Swush... Swush... Swush...
Belum juga Zhou Tian bergerak lebih dulu menyerang mereka, ternyata puluhan binatang buas lebih dulu maju menyerangnya. Mereka menyerang dari berbagai arah, membuat Zhou Tian harus mewaspadai seluruh arah serangan musuh. Bagian belakang menjadi titik paling lemah untuknya, tapi dia tidak akan membiarkan musuh berhasil menyerangnya dari arah belakang.
Puluhan musuh melesat, dan menyerang Zhou Tian di waktu bersamaan. Sama sekali tidak menahan diri, itulah yang dilakukan puluhan binatang buas, yang saat ini sedang menyerang Zhou Tian. Cakar dan taring mereka gunakan untuk menyerang Zhou Tian, bahkan ada yang menyemburkan berbagai jenis serangan elemen ke arah Zhou Tian.
Serangan mereka dan kekuatan yang mereka miliki tidak membuat Zhou Tian gentar, melainkan dia semakin bersemangat berhadapan dengan musuh yang kuat. Bergerak cepat dan lincah menghindari serangan musuh, sampai saat ini tidak ada satupun serangan musuh yang berhasil mengenainya. Seluruh serangan berhasil dihindari, dan serangan musuh hanya mengenai tempat kosong.
Angin, api, petir, air, bahkan kegelapan, para binatang buas yang menyerang Zhou Tian memiliki beragam kekuatan elemen, dan benar-benar tidak mudah mengalahkan mereka yang saling melindungi satu sama lain.
Saat Zhou Tian yakin dapat melukai salah satu dari mereka, datang binatang buas lainnya yang menghalau serangannya, dan kejadian itu terus terjadi selama beberapa kali.
“Menarik, ternyata mereka memiliki kerjasama yang baik, dan mereka juga saling menjaga serta saling melindungi,” gumam Zhou Tian.
“Mereka memang beda dari binatang buas yang sebelumnya menjadi lawanku, tapi tetap saja mereka akan mati di tanganku!”
Saat serangan jarak dekat tidak bisa melukai atau bahkan membunuh musuhnya, Zhou Tian akhirnya menggunakan serangan jarak jauh. “Teknik Jari Petir Surgawi!” teriak Zhou Tian tidak lama setelah dia menyimpan kedua pedang yang sebelumnya ada di tangannya.
Bersama dengan teriakan Zhou Tian, kilatan petir keluar dari jari-jari Zhou Tian, dan kilatan petir melesat ke arah puluhan binatang buas yang menjadi lawan Zhou Tian.
Serangan kilatan petir memang tidak langsung membunuh mereka, tapi serangan itu membuat puluhan binatang buas diam mematung untuk sementara waktu.
Memanfaatkan diamnya puluhan binatang buas yang menjadi lawannya, Zhou Tian kembali mengeluarkan kedua pedangnya, dan dia langsung saja menyerang mereka yang tidak bisa bergerak.
Slash... Slash... Slash... Slash...
Cepat Zhou Tian mengayunkan kedua pedang di tangannya, dan hanya dalam waktu singkat dia berhasil membunuh puluhan binatang buas, yang sebelumnya sedikit sulit dikalahkan. Tubuh mereka terpotong menjadi beberapa bagian, dan bisa dipastikan jika mereka semua telah mati. Sungguh kematian yang sangat mudah, disaat sebelumnya mereka terasa sulit dikalahkan.
“Ternyata tidak sulit mengalahkan mereka semua!” gumam Zhou Tian, lalu dia tersenyum karena berhasil membunuh puluhan binatang buas yang menjadi lawannya, dan saat ini lawannya hanya tersisa dua binatang buas terkuat, yang bisa dipastikan mereka adalah lawan terakhirnya.
Sementara itu, pertempuran di tempat lainnya, Zhu Ying, Zhu Meili, Shen Yiren, Song Qian, dan seluruh prajurit Dewa Iblis, mereka sudah berhasil mengalahkan lebih dari tujuh puluh juta binatang buas, dan sekarang mereka masih terus bertempur melawan jutaan binatang buas.
Meski bertempur terus-terusan tanpa istirahat, mereka tidak merasa lelah atau mengeluh karena terus melakukan pertempuran. “Jumlah musuh sudah banyak berkurang, mungkin dalam satu hari kedepan kita akan bisa mengalahkan mereka semua!” ucap Zhu Ying, yang terdengar jelas oleh tiga wanita lainnya.
Meski musuh saat ini masih terlihat sangat banyak, tapi jumlah mereka telah berkurang dibandingkan beberapa waktu yang lalu. Jika sebelumnya jumlah mereka lebih dari seratus juta, kini tersisa kurang dari lima puluh juta binatang buas, dan jumlah mereka terus saja berkurang.
Dari tempatnya Zhou Tian jelas melihat jalannya pertempuran yang melibatkan ketiga istrinya, Song Qian, Zhou Nan, dan seluruh prajurit Dewa Iblis. Selama dua binatang terkuat belum bergerak menyerangnya, Zhou Tian tidak akan menyerang mereka, dan dia lebih fokus pada pertempuran yang sedang terjadi di sisi lain.
Mencoba merasakan aura kekuatan Zhu Ying dan tiga wanita lainnya, Zhou Tian tiba-tiba tersenyum. “Kekuatan mereka sudah berada di puncak ranah Dewa Sejati tingkat Sempurna, tidak lama lagi mereka pasti bisa menerobos ranah Dewa Agung!” gumamnya.
Zhou Tian terus memperhatikan jalannya pertarungan, tapi tidak lama dia bergerak menghindari sebuah serangan, yang dilakukan oleh binatang buas, yang memiliki kekuatan setara kekuatan ranah Dewa Agung tingkat Puncak.
“Ternyata kalian sudah ingin melakukan pertarungan denganku, kalau begitu dengan senang hati aku akan melayani kalian!” ucap Zhou Tian, bersiap menghadapi musuh terkuatnya, yang berada si jurang binatang buas.
Dari dua binatang buas terkuat, Zhou Tian lebih mewaspadai salah satu binatang buas, yang memiliki kekuatan setara dengan kekuatan Dewa Semesta tingkat Awal.
“Sedikit lagi aku bisa menerobos ranah Dewa Agung tingkat Sempurna, dan mereka adalah penyumbang poin pengalaman terbesar untukku!” gumamnya, dan setelahnya dia tersenyum.
......................
Bersambung.