
Di jurang binatang buas.
Pertempuran masih terjadi antara prajurit Dewa Iblis melawan jutaan binatang buas. Kalah dalam jumlah tidak menghalangi prajurit Dewa Iblis mengalahkan siapapun yang menjadi lawan mereka, apalagi ada sosok Zhu Ying, Zhu Meili, Shen Yiren, dan Song Qian yang turut serta membantu mereka.
Ke-empat wanita yang membantu prajurit Dewa Iblis melawan jutaan binatang buas, keempatnya yang memiliki kekuatan di ranah Dewa Sejati tingkat Sempurna, mereka sama-sama merasakan jika tidak lama lagi akan segera menerobos.
Meraka yakin bisa menerobos ranah yang lebih tinggi begitu berhasil mengalahkan sisa binatang buas, yang mana dari lebih status juta binatang buas yang sebelumnya menjadi lawan mereka, kini hanya tersisa belasan juta, tapi yang tersisa adalah kelompok binatang buas yang lebih kuat, daripada binatang buas yang sudah berhasil dikalahkan.
Keempatnya terus saja menyerang binatang buas yang menjadi lawan mereka, bersama dengan lebih dari lima ratus ribu prajurit Dewa Iblis.
“Sepertinya suami kita telah menyelesaikan pertarungannya! Jadi, alangkah baiknya jika kita segera menyelesaikan pertempuran ini dan segera bertemu dengannya!” ucap Zhu Ying, dan dia senantiasa ingin berada di dekat Zhou Tian, sekalipun itu saat mereka berada di medan pertempuran.
Zhu Meili dan Shen Yiren kompak menganggukkan kepala mereka, begitu juga dengan Song Qian yang masih berstatus calon istri Zhou Tian. Mengerahkan seluruh kekuatan yang ada, mereka berusaha mengalahkan seluruh binatang buas yang ada lebih cepat dari sebelumnya.
Zhou Tian yang setelah menyelesaikan pertarungannya hanya melihat jalannya pertempuran yang sedang terjadi, jelas dia melihat bagaimana ketiga istrinya dan juga Song Qian, yang saat ini sedang meningkatkan kecepatan mereka dalam membunuh binatang buas lawan mereka.
“Sedikit lagi mereka bisa menerobos ranah Dewa Agung,” gunam Zhou Tian, tahu jika ke-empat wanita itu tidak lama lagi dapat menerobos ranah Dewa Agung.
Terus melihat jalannya pertempuran, Zhou Tian yakin jika tidak lama lagi pertempuran akan segera berakhir, dan dia sudah tahu pasti siapa pihak yang akan keluar sebagai pemenangnya. “Dengan kekuatan Zhou Nan dan prajurit Dewa Iblis, kekuatan mereka lebih dari cukup untuk melindungi Istana Dewa Iblis!” gumam Zhou Tian.
Boom... Boom... Boom... Boom...
Ledakan besar terjadi saat ratusan ribu binatang buas terkena serangan gabungan, yang dilakukan oleh Zhu Ying, Zhu Meili, Shen Yiren, dan juga Song Qian.
Tanpa membuang banyak waktu berharga yang mereka miliki, berhasil dengan satu serangan, mereka berempat melakukan gabungan serangan selanjutnya, dan seiring berjalannya waktu semakin banyak saja binatang buas yang mati di tangan mereka.
Saat Zhou Tian melihat keempatnya yang begitu kompak menyerang musuh-musuh mereka, sebuah ingatan tiba-tiba dia dapatkan, dan ingatan itu berisikan saat keempat istrinya saling bekerjasama menyerang dan mengalahkan musuh.
Ingatan itu begitu jelas, dan Zhou Tian yakin jika ingatan itu berasal dari kehidupan pertamanya. Mengingat semua itu Zhou Tian merasa jika kekuatan ketiga istrinya ditambah dengan Song Qian, kekuatan mereka saat ini jauh lebih kuat, dibandingkan kekuatan mereka di masa lalu.
Di masa lalu, mereka hanya memiliki kekuatan di ranah Dewa Sejati tingkat Awal sebelum kematian datang menghampiri mereka berempat. Namun sekarang, tidak lama lagi mereka bakalan bisa menerobos tanah Dewa Agung, yang merupakan ranah terkuat kedua sebelum mencapai puncak kekuatan yang ada di Alam Semesta.
Jika di masa lalu mereka mati bersama-sama suami meraka yang tidak lain adalah sosok Zhou Tian di kehidupan pertamanya, kali ini apapun yang terjadi Zhou Tian akan melindungi mereka, dan sebisa mungkin dia akan menjauhkan mara bahaya dari mereka.
Lagian Zhou Tian yakin jika kejadian di masa lalu tidak akan kembali terulang! Bagaimanapun juga ras siluman saat ini tidak berpihak pada ras manusia seperti kejadian masa lalu, dan tanpa adanya kekuatan raa siluman, bisa dianggap apa yang terjadi di masa lalu tidak akan pernah bisa terulang kembali.
Dewa ras Siluman dan dua ras Manusia adalah orang-orang yang telah membunuh mereka di masa lalu. Namun, saat itu Dewa ras Siluman juga harus mati bersama dengan mereka, dikarenakan salah satu Dewa ras Manusia menggunakan tubuh Dewa ras Siluman sebagai perisai, saat datang setangan gabungan keempat istri Zhou Tian.
Dengan kematian mereka, saat itu juga pembantaian iblis mulai dimulai. Pria, wanita, tua, muda, maupun anak-anak, selama mereka berasal dari ras iblis, mereka semua diburu dan berakhir dengan mereka bersembunyi atau mati. Miliaran iblis telah mati di seluruh alam semesta, sejak kekalahan ras iblis dalam peperangan melawan ras manusia dan ras siluman.
Zhou Nan dan lima ratusan ribu prajurit Dewa Iblis, mereka hanya segelintir kekuatan ras iblis di masa lalu yang berhasil menyelamatkan diri.
Sebagai orang-orang lemah di masa lalu, mereka jauh lebih berguna saat pergi melarikan diri dan bersembunyi untuk meningkatkan kekuatan. Terbukti sekarang kekuatan mereka telah meningkat pesat, bahkan dengan berada di jurang tempat tinggal ratusan juta binatang buas, mereka berhasil meningkatkan kekuatan, dan kekuatan mereka saat ini jauh lebih kuat dibandingkan kekuatan prajurit Dewa Iblis di masa lalu.
Saat pertempuran yang dilihatnya masih terus berlangsung, Zhou Tian dapat merasakan sesuatu dari segel, yang selama ini menyegel jurang binatang buas, membuat tidak ada satupun binatang buas, yang bisa pergi meninggalkan jurang.
Kerutan muncul di kening Zhou Tian setelah dia tahu apa yang terjadi pada segel, yang menyegel jurang binatang buas. “Kenapa kekuatan segel tiba-tiba melemah? Apa jangan-jangan kekuatan segel itu berhubungan dengan binatang buas di tempat ini? Semakin sedikit dan semakin lemah binatang buas di jurang ini, semakin melemah juga kekuatan segel itu!” ujar Zhou Tian.
“Sungguh segel yang luar biasa, dan aku penasaran kiranya siapa di masa lalu yang menyegel tempat ini!” gumam Zhou Tian.
Saat seluruh binatang buas di jurang berhasil dimusnahkan, Zhou Tian yakin jika segel itu akan hancur, membuat jurang binatang buas bebas dimasuki siapapun, yang ingin berkunjung ke jurang binatang buas. Namun, meski ancaman binatang buas di jurang tidak lagi ada, tapi banyak ancaman lainnya yang bisa membahayakan mereka, yang mengunjungi jurang binatang buas.
Keberadaan kabut beracun yang sewaktu-waktu muncul di jurang binatang buas, akan menjadi ancaman mereka yang mengunjungi jurang ini, tanpa terlebih dahulu mencari tahu informasi lengkap tentang jurang binatang buas.
“Dengan banyaknya sumberdaya berharga di tempat ini, aku yakin semua orang akan mengabaikan seberapa bahaya tempat ini demi bisa mengeruk sebanyak-banyaknya sumberdaya yang ada di tempat ini!” ucap Zhou Tian penuh keyakinan.
Krak... Krak... Krak... Krak...
Suara retakan mulai terdengar, dan suara retakan itu berasal dari segel yang selama ini menyegel jurang binatang buas. Munculnya retakan merupakan tanda jika seluruh binatang buas yang tinggal di jurang, seluruhnya hampir berhadil dimusnahkan, dan butuh miliaran tahun lamanya untuk muncul binatang buas baru dengan kekuatan setara binatang buas yang telah dimusnahkan.
“Mereka berhasil dimusnahkan tanpa sisa!” ucapnya.
Bersamaan dengan itu terjadi ledakan besar, yang berasal dari segel di atas jurang binatang buas. Ledakan sebagai pertanda hancurnya segel, dan perubahan segera terjadi di dasar jurang binatang buas.
Aura mencekam jurang binatang buas perlahan menghilang, digantikan suasana baru yang tidak ada bedanya dengan suasana, yang selama ini dirasakan Zhou Tian sejak pertama kali menginjakkan kakinya di Alam Dewa. Tidak lagi ada aura binatang buas yang mendominasi, yang ada hanya aura kehidupan dan energi spiritual melimpah yang kini mulai memenuhi dasar jurang.
Merasakan aura kehidupan dan energi spiritual di dasar jurang, Zhou Tian merasa tempatnya saat ini adalah tempat terbaik untuk seorang kultivator yang hidup di Alam Dewa. Merasakan semua itu, dia berpikir jika dasar jurang akan menjadi tempat terbaik, untuk melatih kekuatan para iblis, yang saat ini berada di Istana Dewa Iblis.
Dengan berlatih di tempat yang kaya akan aura kehidupan dan energi spiritual, perkembangan mereka bisa jauh lebih pesat, dan tidak mungkin dalam waktu singkat mereka bisa segera menerobos ranah Kaisar Dewa Surgawi, atau bahkan bisa menerobos sampai ranah Dewa Sejati.
Belum juga beranjak dari tempatnya, Zhou Tian bisa merasakan jika ada empat sosok yang sepertinya tidak lama lagi akan segera menerobos ranah Dewa Agung. Saat mencari siapa yang akan menerobos, pandangan matanya seketika tertuju pada ketiga istrinya dan juga Song Qian.
Senyuman terlihat di wajah Zhou Tian saat dia tahu jika mereka adalah empat orang yang akan segera menerobos ranah Dewa Agung. Segera saja dia turun mendekati mereka, lalu dia membuat formasi array untuk melindungi mereka dari sesuatu yang tidak diinginkan.
Tidak ada ujian petir kesengsaraan yang datang saat mereka berempat baru saja berhasil menerobos ranah Dewa Agung tingkat Awal, dan saat ini mereka sedang meningkatkan kekuatan pondasi kekuatan, untuk menunjang kekuatan besar milik mereka.
Bukan tanpa alasan ujian petir tidak muncul. Keberadaan Zhou Tian saat ini adalah keberadaan yang ditakuti oleh keberadaan petir surgawi, yang bertugas memberikan ujian kesengsaraan petir. Dengan kekuatan di ranah Dewa Agung tingkat Sempurna, ditambah dia memiliki kekuatan elemen petir Surgawi, membuat ujian petir tidak berlaku pada mereka yang memiliki hubungan dengan Zhou Tian.
“Tuanku, apa setelah ini kita akan langsung meninggalkan tempat ini? Saya merasa sebuah kerugian jika kita langsung pergi meninggalkan tempat ini, tanpa melakukan sesuatu terlebih dahulu pada tempat ini!” ujar Zhou Nan.
“Kita tidak akan pergi begitu saja meninggal tempat ini. Aku berencana menggunakan tempat ini untuk melatih para iblis, yang nantinya mereka akan menjadi bagian dari prajurit Dewa Iblis. Dengan aura kehidupan dan energi kehidupan yang melimpah, aku yakin tempat ini cocok sebagai tempat pelatih untuk mereka!” ucap Zhou Tian.
“Saya sangat setuju dengan apa yang Tuan rencanakan pada tempat ini, tapi apa Tuan tahu bagaimana mencegah orang lain memasuki tempat ini, dan nantinya hanya orang-orang kita yang bisa keluar-masuk ke tempat ini?” Zhou Nan sangat tidak rela jika dasar jurang yang merupakan tempat bagus untuk berlatih justru jatuh ke tangan ras lain, apalagi jika jatuh ke tangan ras manusia.
Zhou Tian menunjukkan senyuman di wajahnya setelah mendengar semua itu, dan setelahnya dia berkata, “Aku sudah mempersiapkan sebuah formasi array untuk menyegel tempat ini, dan nantinya hanya orang-orang dengan lencana khusu yang dapat secara bebas keluar-masuk tempat ini!”
“Ternyata Tuan sudah memikirkan semuanya, dan saya sangat senang mendengar semua itu. Tempat ini memang sudah seharusnya hanya digunakan oleh ras iblis, dikarenakan tidak ada campur tangan ras lain saat kita membersihkan tempat ini dari para binatang buas!” Zhou Nan menganggap Zhu Meili, Shen Yiren dan Song Qian bagian dari Tuannya, jadi dia menganggap mereka adalah iblis sama sepertinya.
Di saat pertempuran di jurang binatang buas telah berakhir, tidak dengan pertempuran di sekitaran Istana Dewa Iblis. Pertempuran di tempat itu masih terus terjadi, dan pertempuran senantiasa melibatkan calon prajurit Istana Dewa Iblis dan prajurit suci ras manusia.
Dengan di pimpin Zhou Lin dan Zhou Gang, lima ribu calon prajurit Istana Dewa Iblis, dengan mudah mereka mengalahkan kelompok prajurit suci ras manusia yang bertemu mereka.
Dari kelompok kecil prajurit suci yang beranggotakan ratusan prajurit suci, sampai kelompok lebih besar yang beranggotakan lebih dari lima ribu prajurit suci, semuanya dengan sangat mudah berhasil mereka kalahkan.
Sekalipun ada sosok kuat yang memimpin prajurit suci ras manusia, sosok itu senantiasa berhasil dikalahkan oleh Zhou Lin maupun Zhou Gang. Keduanya dengan mudah mengalahkan sosok kuat, yang tidak mungkin dikalahkan calon prajurit Istana Dewa Iblis.
Saat ini lima ribu calon prajurit Istana Dewa Iblis yang dipimpin Zhou Lin dan Zhou Gang, mereka sedang dihadapkan pada sekitar sepuluh ribu prajurit suci ras manusia, yang dipimpin empat sosok kuat, dengan masing-masing memiliki kekuatan di ranah Kaisar Dewa Surgawi tingkat Menengah sampai tingkat Pucak.
Zhou Lin dan Zhou Gang yang memiliki kekuatan di ranah Dewa Sejati tingkat Menengah, mereka sama sekali tidak gentar berhadapan dengan mereka, yang hanya berada di ranah Kaisar Dewa Surgawi.
Sekalipun jumlah mereka ada ratusan, tetap saja bukan hal sulit bagi keduanya mengalahkan musuh yang kekuatannya berada jauh di bawah kekuatan meraka berdua.
Bagi mereka, hanya membutuhkan 20 persen kekuatan yang mereka miliki, untuk membunuh empat sosok pemimpin prajurit suci ras manusia, yang saat ini terlihat begitu angkuh dan arogan, tanpa melihat jika kekuatan keseluruhan mereka jauh lebih lemah dari kekuatan lima ribu calon prajurit Istana Dewa Iblis, apalagi jika dibandingkan kekuatan Zhou Lin dan Zhou Gang.
Tidak melihat musuh lebih dulu melakukan pergerakan, prajurit suci menganggap musuh mereka takut dengan kekuatan dan jumlah mereka. Ingin memanfaatkan ketakutan musuh, mereka langsung saja bergerak maju menyerang para iblis, yang mereka anggap sebagaimusuh.
Pertempuran langsung saja terjadi. Prajurit suci ras manusia yang sebelumnya yakin jika tidak sulit mengalahkan sekelompok iblis yang menjadi lawan mereka, nyatanya mereka kini yang dibuat kewalahan oleh kekuatan lawan.
Satu-persatu prajurit suci ras manusia mati di tangan iblis yang menjadi lawan mereka, bahkan empat pemimpin mereka tidak berdaya di hadapan dua iblis yang menjadi lawannya.
Aura kuat Zhou Lin dan Zhou Gang meluas, membuat semua prajurit suci dapat merasakan aura mereka, dan sekarang mereka tahu jika kelompok iblis yang mereka lawan, merupakan kelompok iblis yang mustahil mereka kalahkan.
“Bukannya kami yang mati di tangan kalian, tapi pada akhirnya kalian semua yang akan mati di tangan kami!” ucap Zhou Lin dengan suara lantang, dan selanjutnya dia dengan cepat membunuh dua pemimpin prajurit suci ras manusia yang menjadi lawannya.
......................
Bersambung.