Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Sampai Di Istana Dewa Iblis


Zhou Lin dan Zhou Gang sama sekali tidak mengalami kesulitan saat berhadapan dengan puluhan prajurit suci ras manusia yang menjadi lawan mereka. Hal yang serupa juga terjadi pada Zhou Tian yang berhadapan dengan ratusan prajurit suci ras manusia.


Meskipun Zhou Tian dan kedua saudarinya kalah dalam jumlah, bukan berarti mereka yang berada dalam posisi terpojok. Nyatanya, yang terpojok adalah prajurit suci yang menjadi lawan mereka. Satu-persatu prajurit suci ras manusia mulai bertemu dengan kematian mereka, membuat yang lainnya mulai berpikir pergi melarikan diri.


Tapi mengingat jika tidak lama lagi bala bantuan akan datang, mereka akan berusaha menahan Zhou Tian dan kedua saudaranya, sekaligus bertahan dari sesuatu yang bisa mengakhiri hidup mereka.


Aaaargh... Aaaargh...


Teriakan kesakitan terus saja terdengar saat satu-persatu prajurit suci ras manusia terluka, dan tidak lama kemudian mereka bertemu dengan kematiannya.


“Apa kalian tidak ingin pergi melarikan diri dari tempat ini? Tetapi percuma saja, kalian tidak akan pernah bisa pergi meninggalkan tempat ini!” ucap Zhou Tian.


Tanpa ampun dia kembali menyerang dan membunuh sisa prajurit suci ras manusia yang menjadi lawannya.


Booomm... Booomm...


Aaaargh.... Aaaargh...


Satu-persatu prajurit suci ras manusia mati mengenaskan di tangan Zhou Tian. Di sisi lain, Zhou Lin dan Zhou Gang juga terus membunuh satu-persatu musuh mereka.


Zhou Tian yang sedang melawan beberapa prajurit suci, dia bisa merasakan banyak sosok yang bergerak mendekat ke tempatnya. Dari aura yang dirasakannya, dia tahu jika yang akan segera datang adalah bala bantuan prajurit suci. Jumlah mereka tidaklah sedikit, melainkan mencapai ribuan, tapi kekuatan mereka setara dengan prajurit suci yang saat ini menjadi lawannya, dan juga lawan kedua saudaranya.


Zhou Lin dan Zhou Gang juga bisa merasakan ribuan sosok yang mendekat, dan mereka juga tahu jika yang datang mendekat adalah bala bantuan prajurit suci.


Beberapa saat kemudian bersamaan dengan Zhou Tian dan kedua saudaranya yang telah berhasil mengalahkan lawan mereka, ribuan prajurit suci datang.


“Sepertinya kita kedatangan musuh jauh lebih banyak dari sebelumnya!” ucap Zhou Tian.


“Jump mereka memang berkali-kali lebih banyak dari sebelumnya, tapi kekuatan mereka sama saja dari yang sebelumnya. Sekalipun unggul jumlah, aku masih yakin dapat mengalahkan mereka dengan kekuatanku!” ucap Zhou Gang.


Zhou Tian mengangguk, begitu juga dengan Zhou Lin, lalu Zhou Lin berkata, “Sebaiknya kita lebih dulu menyerang mereka, sebelum mereka datang menyerang kita!” Dia mengeluarkan sebuah tombol, dan kali ini dia akan lebih serius dari sebelumnya.


Bukan hanya Zhou Lin yang lebih serius, tapi Zhou Gang juga lebih serius dari sebelumnya. Meski musuh mereka sama kuat, tapi jumlah musuh kali ini lebih banyak, dan jika ingin menang mereka harus lebih serius dari sebelumnya.


Terlihat jika hanya Zhou Tian yang tidak mengeluarkan senjata, tapi baik Zhou Lin maupun Zhou Gang, jelas mereka tahu jika musuh yang sekarang datang belum cukup untuk memaksa Zhou Tian menggunakan senjatanya.


Jika Zhou Tian menggunakan senjata, sudah pasti mereka tidak akan menemukan musuh yang dapat dilawan.


Melihat ribuan prajurit suci ras manusia semakin mendekat, saat Zhou Lin dan Zhou Gang ingin maju menyerang mereka, Zhou Tian tiba-tiba menghalangi mereka. “Jika kita melawan mereka, bala bantuan yang lebih banyak dan lebih kuat akan datang sebelum kita berhasil mengalahkan mereka. Dengan kekuatanku, aku bisa mengalahkan mereka, tapi jika sambil melindungi kalian, aku tidak mungkin bisa begitu baik melindungi kalian! Jadi, sebaiknya kita pergi dari tempat ini sebelum mereka datang!” ucap Zhou Tian.


Sebenarnya Zhou Lin dan Zhou Gang enggan pergi, tapi saat mereka melihat wajah serius Zhou Tian, mereka merasa sesuatu yang buruk akan terjadi jika tidak menuruti apa yang menjadi keinginan Zhou Tian.


“Kalau begitu, sebaiknya kita segera pergi!” ucap Zhou Lin, dan segera saja Zhou Tian pergi bersamaku kedua saudaranya.


Dengan kecepatan penuh mereka pergi meninggalkan ribuan prajurit suci ras manusia, dan dengan kecepatan yang begitu cepat, tidak ada satupun prajurit suci ras manusia yang bisa mengejar mereka.


“Adik Tian, apa kita sudah dekat dengan lokasi Istana Dewa Iblis?” tanya Zhou Gang, begitu mereka sudah pergi jauh meninggalkan prajurit suci ras manusia yang masih berusaha mengejar mereka.


[Tuan tinggal bergerak lurus ke arah selatan, dan tidak sampai sore hari Tuan akan sampai di Istana Dewa Iblis. Akan tetapi, Tuan harus berhati-hati karena semakin mendekati Istana itu, Tuan akan semakin banyak bertemu dengan prajurit suci ras manusia]


“Kita tinggal bergerak lurus kedepan, dan sebelum sore kita pasti sampai di tempat itu!” jawab Zhou Tian, sama persis seperti informasi yang diberikan sistem padanya.


“Akan tetapi, semakin mendekati tempat itu kalian harus semakin meningkatkan kewaspadaan, dikarenakan kita akan semakin sering bertemu dengan prajurit suci ras manusia!” ucap Zhou Tian.


Zhou Tian yang mendengar itu berkata, “Mereka menginginkan Istana Dewa Iblis menjadi milik raa manusia, tapi karena adanya formasi pelindung mereka tidak bisa menguasai istana itu, dan jadinya mereka akan menghalangi iblis yang berusaha mendekati istana itu!”


“Cih, mereka benar-benar serakah!” ucap Zhou Lin.


“Bukan serakah, tapi sangat-sangat serakah pada sesuatu yang jelas bukan milik mereka!” ungkap Zhou Gang.


“Oleh karena itu, kita datang untuk menghentikan keserakahan mereka!” ucap Zhou Tian, yang dibalas anggukan kepala oleh kedua saudaranya.


......................


Swush... Swush... Swush...


Menjelang sore akhirnya Zhou Tian dan kedua saudaranya sudah bisa melihat keberadaan Istana Dewa Iblis dari kejauhan.


Meski masih berada di kejauhan, tapi mereka sudah bisa melihat kemegahan Istana Dewa Iblis, yang dikelilingi formasi pelindung.


“Sungguh istana yang sangat megah, jauh lebih megah dibandingkan istana milik Dewa Agung!” ucap Zhou Lin.


Zhou Tian dan Zhou Gang yang mendengarnya, mereka setuju dengan apa yang diucapkan Zhou Lin. Istana Dewa Iblis memang jauh lebih megah dibandingkan Istana Dewa Agung.


Mereka ingin langsung pergi ke istana yang sudah terlihat begitu jelas, tapi mereka seketika melesat cepat ke tempat yang cukup tersembunyi saat melihat keberadaan ratusan prajurit suci ras manusia, yang sepertinya mereka sedang melakukan patroli di sekitaran Istana Dewa Iblis.


“Jump mereka sangat banyak!” ucap Zhou Tian melihat jumlah prajurit suci ras manusia yang sangat banyak. Bukan hanya ratusan, tapi setelah menggunakan teknik mata emas, dia bisa melihat keberadaan puluhan ribu prajurit suci yang berada tidak jauh dari tempat persembunyiannya.


“Jumlah mereka memang banyak, tapi banyak celah yang bisa kita lewati!” ucap Zhou Tian, lalu dia memimpin pergerakan kelompok kecilnya.


Menggunakan teknik mata emas, tidak sulit baginya menemukan celah yang bisa dilewati, tanpa membuat keberadaan kelompok kecilnya diketahui musuh.


‘Aku harus lebih berhati-hati supaya kejadian sebelumnya tidak terjadi,’ batin Zhou Tian.


Sebelumnya karena sedikit lengah, keberadaan kelompok kecilnya bisa diketahui oleh prajurit suci ras manusia, tapi sekarang semua itu tidak akan terulang kembali.


Bergerak sangat cepat memanfaatkan celah yang tidak diketahui prajurit suci, kelompok kecil Zhou Tian akhirnya sampai di dekat formasi pelindung, yang melindungi Istana Dewa Iblis.


“Sekarang apa yang harus kita lakukan? Apa kita langsung masuk begitu saja?” tanya Zhou Gang.


[Tuan, formasi pelindung hanya berpengaruh pada mereka selain ras Iblis, tapi iblis dengan hati buruk juga akan terpengaruh oleh keberadaan formasi pelindung, yang artinya mereka tidak bisa memasuki kawasan Istana Dewa Iblis]


[Kalau itu Tuan dan kedua saudara Tuan, aku yakin kalian semua bisa memasuki kawasan Istana Dewa Iblis]


Setelah mendengar informasi sistem, Zhou Tian berkata, “Formasi pelindung yang melindungi Istana Dewa Iblis tidak akan berpengaruh pada kita, selama kita tidak memiliki hati yang buruk! Jadi, selama kita memiliki hati yang baik dan jiwa yang bersih, kita bisa melewati formasi pelindung tanpa harus menghancurkannya!”


Mendengar apa yang dikatakan Zhou Tian, Zhou Gang dan Zhou Lin sedikit ragu apa mereka bisa memasuki kawasan Istana Dewa Iblis, tapi melihat Zhou Tian begitu saja bisa melewati formasi pelindung yang melindungi Istana Dewa Iblis, keduanya buru-buru mengikuti Zhou Tian, dan nyatanya mereka bisa menerobos masuk formasi pelindung tanpa terjadi apa-apa.


Melihat kedua saudaranya bisa mengikuti jejaknya, Zhou Tian tersenyum. ‘Mereka memang orang baik,’ batinnya.


......................


Bersambung.