Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Lima Pilar Kekuatan Alam Fana


Ujian petir kesengsaraan Surgawi memang sudah berhasil dilalui oleh Zhou Tian. Namun, jauh di Benua Tengah Alam Fana, lima sosok yang oleh orang-orang dijuluki sebagai lima pilar kekuatan Alam Fana, mereka masih bisa merasakan sisa-sisa keberadaan petir Surgawi.


Sejak awal merasakan keberadaan petir Surgawi, kelimanya memutuskan berkumpul di aula istana Lima Dewa. Sebuah istana megah di pusat Benua Tengah yang merupakan tempat tinggal mereka. Untuk penamaan istana Lima Dewa, nama itu dipilih karena penghuni istana adalah lima sosok terkuat di Alam Fana, yang mana banyak orang menganggap mereka adalah Dewa.


Kelima sosok pria tua yang dijuluki lima pilar kekuatan Alam Fana, saat ini mereka duduk di tempat masing-masing, dan tak ada orang lain selain mereka. Aula istana yang biasanya menjadi tempat pertemuan orang-orang penting di Benua Tengah, kini di dalam aula istana hanya terdapat lima orang yang sama-sama masih diam membisu.


“Petir Surgawi yang muncul bukan berasal dari Benua Tengah, melainkan dari Benua yang selama ini tidak pernah kita perhatikan,” ucap Ning Qiao, si pilar Barat.


“Benua Selatan yang konon katanya merupakan Benua terlemah dari lima Benua yang ada di Alam Fana, yang mana sejak ribuan tahun lalu tidak pernah melahirkan sosok kuktivator kuat. Sosok kuktivator terkuat yang pernah ada di Benua itu hanya memiliki kekuatan di ranah Nirwana tingkat Awal, dan karena itu selama ini jarang atau bahkan tidak pernah ada yang memperhatikan keberadaan Benua Selatan.” Kali ini Hui Bei, si pilar Selatan yang berbicara.


“Karena memang sejak awal tidak ada yang pernah memperhatikan keberadaan Benua Selatan, saat ini kita benar-benar tidak tahu apa saja yang sedang terjadi di Benua itu,” ucap Song Nan, si pilar Timur.


“Menurut kalian, apa yang membuat petir Surgawi yang begitu kuan muncul di Benua Selatan? Apa mungkin di tempat itu ada sosok manusia yang berhasil melampaui kekuatan ranah Saint, atau justru itu terjadi pada salah satu siluman di tempat itu?” Xiao Xifang, si pilar Utara bertanya pada keempat saudaranya.


Hanya manusia dan siluman yang dia sebutkan karena setau Xiao Xifang sosok iblis terkuat adalah Mo Sigui, dan keberadaannya bukan di Benua Selatan melainkan di Benua Timur.


“Manusia di Benua itu pastinya masih lemah seperti di masa lalu. Besar kemungkinan ada siluman di Benua itu yang berhasil menerobos ranah lebih tinggi dari ranah Saint.” Jiang Feng, si pilar Tengah yang jarang bicara, akhirnya dia bersuara.


“Kenapa kalian hanya menebak antara manusia dan siluman? Bagaimana kalau kenyataannya tebakan kalian salah?” Ning Qiao bertanya sembari menatap bergantian keempat saudaranya.


“Saudara Qiao, siapa lagi kalau bukan diantara manusia dan siluman yang dapat melakukan itu? Apa saudara Qiao berpikir petir Surgawi muncul karena ras iblis? Saudara Qiao, iblis terkuat di Alam Fana ini adalah Mo Sigui, dan dia ada di Benua Timur bukan Benua Selatan. Sedangkan iblis di Benua Selatan, sejak ribuan tahun lalu mereka adalah sekelompok iblis sampah,” ucap Xiao Xifang.


Tiga orang lainnya menganggukkan kepala setuju, tapi tidak dengan Ning Qiao yang hanya diam tak berniat menanggapi ucapan Xiao Xifang.


“Untuk lebih memastikannya, bagaimana kalau kita mengirimkan kelompok kecil prajurit istana Lima Dewa ke Benua Selatan? Sekalian dari mereka kita bisa mengetahui perkembangan Benua itu.” Song Nan mengutarakan sarannya.


“Aku akan mengirim lima prajurit elite istana Lima Dewa!” Cepat Jiang Feng memutuskan.


Meski hanya bergelar prajurit elite di istana Lima Dewa, tapi dengan kekuatan mereka yang berada di ranah Saint tingkat Awal, jika mereka berada di tempat lain, keberadaan mereka akan sangat disegani dan dihormati. Namun, mereka merasa jauh lebih terhormat menjadi bagian dari prajurit elite istana Lima Dewa, dibandingkan menjadi sosok terhormat di tempat lain.


Setelah sepakat mengirim lima prajurit elite istana Lima Dewa ke Benua Selatan untuk mengungkap kebenaran, pertemuan lima sosok pilar kekuatan Alam Fana berakhir, dan mereka kembali ke tempat masing-masing. Namun tanpa sepengetahuan keempat saudaranya, Ning Qiao mengirim lima prajurit pribadinya untuk memastikan keadaan Benua Selatan.


“Setengah darah di tubuh ini adalah darah ras iblis yang berasal dari Ibuku, dan aku merasa petir kesengsaraan Surgawi yang muncul berkaitan erat dengan keberadaan ras iblis. Jika semua itu benar, tak lama lagi akan tiba hari kebangkitan ras iblis di Alam Fana.” Ning Qiao bergumam, sembari menatap kepergian lima prajurit pribadinya yang mana kelimanya sama seperti dirinya, memiliki darah campuran iblis dan manusia.


...----------------...


Di Benua Selatan.


“Hah, hutan di sekitarku benar-benar hancur!” seru Zhou Tian begitu dia menyelesaikan terobosannya, yang mana dengan tambahan hadiah dua terobosan dari sistem, kekuatannya saat ini sudah berada di tingkat Sempurna ranah Immortal.


Dengan kekuatannya saat ini, jika dihadapkan dengan ribuan sosok seperti Mo Sigui, dia hanya cukup melambaikan tangannya, untuk merubah mereka semua menjadi abu. Perbedaan kekuatan ranah Immortal dan ranah Saint sangatlah jauh. Sekalipun ada puluhan ribu kuktivator dengan kekuatan di ranah Saint tingkat Sempurna, belum tentu mereka bisa menumbangkan seorang Immortal yang baru berada di tingkat Awal.


Apalagi untuk berhadapan dengan Zhou Tian yang kekuatannya sudah berada di tingkat Sempurna ranah Immortal. Sebanyak apapun jumlah kuktivator ranah Saint, mereka tak memiliki kesempatan menang jika berhadapan dengan Zhou Tian.


“Semoga saja dalam beberapa tahun ke depan tempat ini sudah kembali menjadi hutan yang lebat! Untuk sekarang, sebaiknya aku segera kembali! Ying’er dan yang lainnya pasti sedang menunggu kedatanganku!”


Tak menunda waktu, setelah menyimpan kembali pedang Naga Kegelapan dan mengganti pakaiannya dengan pakaian bersih yang senantiasa tersedia di dalam cincin penyimpanannya, dengan kecepatan penuh Zhou Tian bergerak kembali ke Kota Iblis.


“Gege, sebenarnya dari mana saja? Kenapa menghilang begitu saja setelah selesai membakar mayat pasukan Kerajaan iblis Benua Timur, dan apa Gege tahu tentang amukan petir kesengsaraan Surgawi yang baru terjadi?”


Saat ini Zhu Ying dan empat orang lainnya sedang bersama Zhou Tian dia aula istana Kota Iblis, dan karena rasa khawatir Zhu Ying mengajukan banyak pertanyaan pada Zhou Tian.


“Ying’er, aku baru saja pergi ke tempat yang cukup jauh untuk melakukan terobosan, dan untuk petir kesengsaraan Surgawi yang baru saja muncul jelas aku mengetahuinya karena petir itu ada karena terobosan yang aku lakukan!”


Memperjelas apa sebenarnya yang terjadi pada dirinya, Zhou Tian menjelaskan pada mereka semua kalau dirinya baru saja menerobos ranah Immortal.


Mengetahui semua itu, Zhu Ying dan empat orang lainnya tersenyum senang karena Zhou Tian berhasil melampaui ranah Saint, dan tumbuh menjadi sosok yang semakin kuat.


“Selamat, Gege berhasil menerobos ranah Immortal.” Zhu Ying menjadi yang pertama memberi ucapan selamat, baru setelahnya empat orang lain ikut memberi ucapan selamat.


Tentu saja Zhou Tian senang mendapatkan ucapan selamat dari mereka, dan segera saja dia teringat tentang hadiah tambahan dari sistem.


“Sistem, aku ingin menggunakan hadiah sepuluh terobosan untuk mereka, dan aku ingin masing-masing dari mereka mendapatkan dua kali terobosan!” Zhou Tian berbicara dengan sistem.


[Itu sesuatu yang sangat mudah untuk dilakukan, tapi saya ingin memperingatkan Tuan kalau empat dari mereka akan menerima sambaran petir Surgawi menyucikan jiwa setelah berhasil menerobos ranah Saint. Jadi, saya harap Tuan membawa mereka keluar dari Kota Iblis untuk menghindari kerusakan dan korban jiwa!]


Zhou Tian jelas tahu siapa empat orang yang dimaksud sitem, dan dia langsung saja membawa mereka termasuk Zhu Ying pergi meninggalkan Kota Ilbis.


Meninggal Kota Iblis, Zhou Tian membawa mereka ke sebuah bukit yang hanya berjarak belasan kilometer dari Kota Iblis. “Sistem, lakukan sekarang!” Perintahnya pada sistem sambil menatap wajah kebingungan Zhu Ying dan empat orang lainnya.


[Memberikan hadiah dua kali terobosan pada Zhu Ying, Zhou Lin, Zhu Ning, Zhou Gang, dan Zhu Rong. Proses pemberian hadiah akan berlangsung dalam, 10...9...8...7...6...5...4...3...2...1... Proses selesai dan mereka akan segera mendapatkan dua terobosan beruntun, dan karena mendapat hadiah dari sistem pondasi kekuatan mereka akan ikut bertambah kuat, seiring peningkatan ranah kultivasi mereka]


Baru juga selesai mendengar suara sistem, Zhou Tian dapat merasakan peningkatan kekuatan Zhu Ying dan yang lainnya.


Merasakan itu, buru-buru Zhou Tian memisahkan Zhu Ying dengan empat orang lainnya yang akan segera menerobos ranah Saint. Sedangkan Zhu Ying, tak lama lagi dia akan menerobos tingkat Sempurna ranah Saint, satu langkah tersisa untuk menerobos ranah Immortal.


“Aku baru saja memberi sesuatu yang dapat meningkatkan kekuatan kalian dengan cepat, begitu juga dengan pondasi kekuatan kalian!”


Baru juga Zhou Tian selesai bicara, Zhu Ying dan empat orang lainnya merasakan lonjakan kekuatan dari tubuh mereka, dan segera mereka memposisikan diri duduk bersila penuh dengan ketenangan.


Zhou Lin menjadi yang pertama mendapatkan terobosan, baru setelahnya yang lain ikut mendapatkan terobosan, dan Zhu Ying menjadi yang terakhir.


Mendongakkan kepala melihat keberadaan awan petir, Zhou Tian tahu tak lama lagi akan muncul petir Surgawi.


Mengetahui itu, dia cepat pergi menjaga jarak karena tidak ingin mengganggu proses peningkatan kekuatan Zhou Lin dan yang lainnya. Untuk Zhu Ying, Zhou Tian telah membuat array pelindung yang mampu melindunginya dari efek buruk petir Surgawi.


Melayang tak jauh dari Zhu Ying, Zhou Tian tersenyum melihat petir Surgawi yang mulai menyambar teman-temannya.


“Setelah mereka berhasil menerobos ranah Saint, Kerajaan Iblis akan aku serahkan pada mereka, dan aku akan memulai perjalananku mengelilingi Alam Fana untuk membebaskan ras iblis dari perbudakan!”


...----------------...


Bersambung.