Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Kedatangan Ye Wuming


Membuka mata di pagi hari setelah sehari semalam menghabiskan waktunya untuk istirahat di tempat tidurnya yang sangat nyaman, begitu membuka mata ia dapat melihat keindahan di depan matanya, dan hanya ia yang berhak melihat keindahan, yang memang hanya ditunjukkan padanya.


Tidak tahan melihat keindahan yang membuat tubuhnya terasa panas, ia langsung saja menarik Zhu Ying yang merupakan sumber dari keindahan, yang sejak tadi menghiasi penglihatannya.


Zhou Tian langsung saja menyentuh tubuh indah Zhu Ying yang hanya terbalut selembar kain tipis, dan karena sama-sama menginginkan kenikmatan di pagi hari, meraka langsung saja melakukan pertarungan panas di atas tempat tidur.


Setelah selesai melakukan pertarungan panas penuh kenikmatan, keduanya merebahkan tubuh di atas tempat tidur untuk sejenak beristirahat.


“Gege, aku lelah dan ingin istirahat sebentar!” ucap Zhu Ying merebahkan tubuh polosnya di sebelah Zhou Tian.


“Kamu memiliki banyak waktu untuk istirahat,” balas Zhou Tian sambil mendaratkan kecupan di kening Zhu Ying.


Mendapatkan kecupan dari pria yang dicintainya, Zhu Ying memejamkan mata, sedangkan Zhou Tian memilih bangun dan langsung saja ia pergi membersihkan tubuhnya.


Beberapa waktu berlalu, Zhou Tian yang baru saja selesai membersihkan tubuhnya, ia bisa merasakan banyak orang yang sedang mengawasi keberadaan pulau melayang miliknya. Ia duduk di sebelah Zhu Ying yang masih memejamkan mata, lalu dengan teknik mata emas ia melihat semua orang yang sedang mengawasi pulau melayang miliknya.


Kerutan terlihat di kening Zhou Tian saat ia merasakan orang-orang itu hanya mengawasi pulau melayang miliknya, tanpa ada niatan buruk yang mereka tujukan pada penghuni pulau melayang miliknya.


“Sepertinya ada seseorang yang menugaskan mereka mengawasi pulau melayang milikku, dan nantinya mereka akan menyerang begitu orang yang menugaskan mereka datang!” gumam Zhou Tian.


Selesai ia bergumam, ia melihat Zhu Ying menggeliat, membuat selimut yang menyelimuti tubuh polosnya tersingkap. Tidak ingin membuat Zhu Ying kelelahan karena mengimbangi permainannya, ia buru-buru kembali menyelimuti tubuh indah Zhu Ying.


Zhu Ying tersenyum melihat apa yang baru di lakukan Zhou Tian, dan ia berkata, “Gege, aku ingin pergi membersihkan tubuh!” ucap Zhu Ying dan dengan tubuh tertutupi selimut, ia berjalan menuju tempat pemandian.


Zhou Tian menarik napas lega karena godaan terbesarnya telah berada di dalam tempat pemandian. Terlambat sedikit saja Zhu Ying pergi, mungkin ia akan membuatnya kembali istirahat sampai sore.


Sambil menunggu Zhu Ying selesai membersihkan tubuhnya, ia membeli beberapa makanan dan minuman dari tokos sistem, dan ia akan memakannya bersama Zhu Ying, sebagai makanan pagi mereka.


Di saat Zhou Tian sedang menyiapkan makanan untuk dirinya dan juga Zhu Ying, orang-orang yang sedang mengawasi pulau melayang miliknya, mereka segera melaporkan keberadaan pulau melayang milik Zhou Tian pada seseorang, yang memberi tugas pada mereka menemukan keberadaan pulau melayang milik Zhou Tian.


“Yang Mulia, hamba telah menemukan keberadaan pulau melayang itu.” Salah satu orang yang mengawasi pulau melayang milik Zhou Tian, ia melaporkan pada junjungannya tentar keberadaan pulau melayang, yang keberadaannya ingin diketahui oleh junjungannya. Selain itu ia juga melaporkan wujud pulau melayang sesuai dengan penglihatannya.


Laporan ia sampaikan melalui pesan jiwa, dan junjungannya yang tidak lain adalah Ye Wuming, dengan senyum lebar ia menanggapi setiap laporan yang dilaporkan padanya. “Terus awasi keberadaan pulau itu, dan secepatnya aku akan segera sampai di sana!” ucapnya, dan ia langsung saja mengarahkan pergerakan pulau melayar miliknya menuju pulau melayang, yang dikatakan jauh lebih baik dari miliknya saat ini.


“Pulau melayangyang lebih luas dari milikku saat ini. Pulau itu harus menjadi milikku, dan siapapun tidak berhak menolak apa yang aku inginkan!” Ye Wuming sudah tidak sabar melihat pulau melayang, yang tidak lama lagi akan menjadi miliknya.


Menambahkan energi spiritual miliknya ke inti kehidupan yang dimiliki pulau melayang miliknya, Ye Wuming mempercepat pergerakan pulau melayang miliknya, dan dalam setengah hari ia yakin dapat sampai di tujuan.


Fokus mengalirkan energi spiritual miliknya ke inti kehidupan pulau melayang miliknya, Ye Wuming yakin bukan hanya dirinya yang tertarik dengan pulau itu, tapi ia yakin penguasa lain juga tertarik untuk memilikinya.


Oleh karena itu ia rela menggunakan banyak energi spiritual miliknya untuk meningkatkan kecepatan pulau melayang miliknya, dan ia ingin lebih dulu sampai di tempat tujuan dibandingkan yang lainnya. Kebetulan juga, lokasi yang ia tujua paling dekat dengan wilayah kekuasaannya.


“Siapapun yang datang lebih dulu dan berhasil merebut kepemilikan pulau melayang itu dari pemiliknya, dialah yang berhak menjadi pemilik baru pulau itu!” Dengan ia lebih dulu menjadi pemilik pulau itu, penguasa lain tidak berhak merebut kepemilikan pulau itu darinya.


...----------------...


Selesai menikmati makan pagi bersama Zhu Ying, Zhou Tian membiarkan Zhu Ying bertemu Phoenix yang belum ia beri nama. Sedangkan ia sendiri, ia memilih pergi ke hutan pulau melayang, dikarenakan di tempat itu ia bisa lebih jelas mengawasi keberadaan orang-orang yang sedang mengawasi pulau melayang miliknya.


Zhou Tian sampai di hutan dan kedatangannya disambut oleh dua harimau putih, yang merupakan pemimpin binatang spiritual di hutan pulau melayang. Selain kedua harimau putih, kedatangannya juga disambut Naga Hitam dan Rubah Hitam Ekor Sembilan, yang merupakan dua binatang kontraknya.


Mereka benar-benar hanya sedang mengawasi, tapi dari penglihatan Zhou Tian, ia jelas melihat beberapa orang sedang melakukan komunikasi jarak jauh, dan tiba-tiba mereka terkejut saat tidak lagi bisa melakukan komunikasi jarak jauh.


Zhou Tian telah membuat formasi array, yang membuat semua orang dalam radius sepuluh kilometer dari pulau melayang miliknya tidak bisa mengirim pesan jiwa, atau menerima pesan jiwa. Bahkan mereka juga tidak bisa bertelepati.


Zhou Huang, sosok naga hitam menghampiri Zhou Tian dan berkata, “Apa meraka mengganggu ketenangan Tuan? Jika mereka mengganggu, izinkan aku membunuh mereka!”


Mendengar itu, Zhou Tian menggelengkan kepalanya pelan. “Jangan dulu membunuh mereka! Alangkah baiknya kita menunggu siapa kira-kira yang menyuruh mereka mengawasi pulau melayang milikku!”


Zhou Huang menganggukkan kepala mengerti, dan ia juga setuju dengan apa yang baru dikatakan Zhou Tian padanya.


Setelah membalas ucapan Zhou Huang, Zhou Tian memilih diam, tapi dalam diamnya ia mencoba menebak siapa kiranya yang menyuruh banyak orang untuk mengawasi keberadaan pulau melayang miliknya. Tidak kunjung menemukan jawaban, ia akhirnya memutuskan bertanya pada sistem, “Sistem, apa kamu tahu siapa kiranya yang menyuruh mereka?”


[Tuan, sebentar lagi orang yang menyuruh mereka akan datang, dan saat itu Tuan bisa melihat secara langsung siapa yang menyuruh mereka, meski aku yakin Tuan tidak akan mengenal siapa yang menyuruh mereka]


Zhou Tian sebenarnya ingin lanjut bertanya pada sistem, tapi saat ia ingin kembali bertanya, ia dapat merasakan kekuatan besar sedsng bergerak ke tempatnya. Meski masih sangat jauh, ia sudah bisa merasakan kekuatan orang-orang yang bergerak mendekat ke tempatnya saat ini.


Dari aura kuat yang ia rasakan, Zhou Tian menebak yang mendatanginya adalah para Penguasa di Alam Langit, karena hanya mereka di Alam Langit yang memiliki kekuatan di ranah Dewa Langit.


...----------------...


Setengah hari berlalu, dan akhirnya Ye Wuming menemukan apa yang ia cari, meski sebelumnya ia sedikit kesulitan mencari apa yang dicarinya, setelah tidak bisa menghubungi orang yang ia tugaskan mengawasi pulau melayang, yang ingin ia miliki.


Melihat keberadaan pulau melayang yang memang lebih besar dari miliknya, dan lagi energi spiritual di pulau melayang itu terlihat lebih baik dibandingkan yang ada di pulau melayang miliknya. Ia semakin ingin memiliki pulau melayang itu, tidak peduli siapapun yang saat ini menjadi miliknya.


Dengan kekuatan berada di ranah Dewa Langit tingkat Awal, setelah sebelumnya kehilangan satu tingkat kekuatannya, ia masih yakin dapat mengalahkan siapapun pemilik pulau melayang yang diinginkannya.


Melihat semakin dekat pulau melayang yang ia inginkan, Ye Wuming langsung saja melayang di atas pulau melayang miliknya, dan ia mengarahkan pandangan lurus melihat pulau melayang yang berhenti tepat di depan pulau melayang miliknya. “Siapapun pemilik pulau melayang ini, segera tunjukkan dirimu!” teriak Ye Wuming yang sudah berada di depan garis pelindung pulau melayang milik Zhou Tian.


“Maaf, aku malas bertemu orang lemah! Jika ingin bertemu denganku, sebaiknya kamu masuk sendiri ke sini, tapi itu juga kalau kamu mampu melakukannya!” Terdengar suara dari pulau melayang di depannya, dan saat ini juga Ye Wuming merasakan pertahanan pulau melayang menjadi lebih kuat dari sebelumnya.


Jika sebelumnya pertahanan pulau melayang di depannya tidak akan pernah mampu menahan serangan kultivator ranah Dewa Langit, sekarang pelindung semakin kuat, dan serangan kultivator ranah Dewa Langit tingkat Awal tidak mungkin dapat menghancurkan garis pelindung pulau.


“I-Ini, formasi array pelindung yang dapat menahan serangan kultivator sampai ranah Dewa Langit tingkat Sempurna!” Ye Wuming terkejut dengan kekuatan formasi array yang melindungi pulau melayang di depannya.


Tidak yakin apa benar pelindung pulau melayang di depannya mampu menahan beberapa kali serangan kultivator ranah Dewa Langit tingkat Sempurna, ia langsung saja mencoba menghancurkan pelindung pulau melayang, tapi hasilnya ia gagal melemahkan pelindung pulau melayang, dan yang ada serangan justru terserap dan memperkuat lapisan pelinggih pulau melayang incarannya.


“A-Apa? Bukan hanya melindungi pulau, tapi formasi array yang melindungi pulau juga menyerap kekuatan yang ditujukan padanya, lalu kekuatan yang diserap digunakan untuk memperkuat kekuatan formasi array!” Ye Wuming terkejut karena ini kali pertama ia melihat array yang dapat melakukan semua itu.


Ye Wuming kembali melakukan serangan, dan setelah beberapa kali menyerang ia bisa melihat semua serangannya di serap oleh formasi array yang melindungi pulau melayang.


Mendongakkan kepalanya, Ye Wuming menatap formasi array yang mengelilingi pulau melayang di hadapannya, “Untuk menghancurkan formasi array yang begitu kuat, mustahil jika aku melakukannya seorang diri, sebaiknya aku menunggu yang lainnya, dan nantinya bersama-sama menyerang garis pelindung pulau ini!”


...----------------...


Bersambung.