
Zhou Tian yang sudah selesai menciptakan formasi array, dia kembali bersiap menyerang Shang Bing, dan dia kali ini menyerang dengan tujuan mengakhiri kehidupan Shang Bing.
Swush...
Zhou Tian akhirnya menggunakan kekuatan Tubuh Dewa Iblis, dan dia mengatur kekuatannya berada di ranah Dewa Agung tingkat Sempurna, kekuatan yang jauh lebih kuat dari Shang Bing.
“Apa sekarang kau bisa melihat perbedaan nyata antara kekuatanmu dan kekuatanku?” tanya Zhou Tian, dengan sorot mata tajam menatap Shang Bing.
“Baiklah, sudah saatnya kita mengakhiri pertarungan ini, dan banggalah karena kau bakalan mati di tangan calon Dewa Iblis!” ucap Zhou Tian, dan dia menyeringai.
Merasakan kekuatan Zhou Tian yang jelas jauh lebih kuat darinya, dan mendengarkan keseluruhan apa yang diucapkan Zhou Tian, Shang Bing memantapkan diri untuk pergi melarikan diri, tapi saat memperhatikan keadaan di sekitarnya, dia baru sadar jika sudah ada formasi array yang mengurungnya, sehingga dirinya tidak bisa pergi melarikan diri.
“Sialan! Sejak kapan dia menciptakan formasi array itu?” gumamnya begitu pelan.
“Kalau seperti ini, sebaiknya aku bertarung habis-habisan dengannya, dan setidaknya dia harus terluka parah saat kematian mendatangiku!” kembali Shang Bing bergumam.
“Teknik Tubuh Besi, Tekni Tinju Naga Guntur, Teknik Tendangan Penghancur Semesta!”
Shang Bing menggabungkan tiga teknik terkuat yang dimilikinya, dan dia begitu saja melesat maju menyerang Zhou Tian.
“Teknik Tinju Penghancur Langit, Teknik Tapak Dewa Iblis!”
Zhou Tian hanya menggunakan dua teknik untuk menghadapi tiga teknik yang digunakan Shang Bing. Akan tetapi, meski hanya dengan dua teknik, melihat perbedaan kekuatan mereka, kesempatan Zhou Tian memenangkan pertarungan jauh lebih besar dibandingkan kesempatan yang dimiliki oleh Shang Bing.
“I-Ini sangat kuat!” ucap Shang Bing saat serangan Zhou Tian beradu dengan serangannya.
Tinju bertemu dengan tinju, lalu tendangan kaki berhadapan dengan telapak tangan Zhou Tian. Saat tinju Shang Bing bertemu dengan tinju Zhou Tian, terdengar suara erangan saat tangan Shang Bing hancur sampai ke pangkal lengan, begitu beradu kekuatan dengan tinju Zhou Tian. Rasa sakit yang di alami Shang Bing semakin menjadi, saat kaki yang digunakan untuk menyerang Zhou Tian hancur, setelah berhadapan dengan telapak tangan Zhou Tian.
Zhou Tian yang ingin segera mengakhiri hidup Shang Bing, dia melayangkan serangan bertubi-tubi, yang membuat keadaan Shang Bing semakin buruk. Sekujur tubuhnya telah dipenuhi luka, yang membuat Shang Bing tidak lagi bisa menggerakkan tubuhnya, bahkan dia sejak beberapa saat yang lalu telah kehilangan kesadarannya.
Melihat Shang Bing tidak lagi berdaya, Zhou Tian segera saja menyerap kekuatan Shang Bing, dan merubah kekuatannya menjadi poin pengalaman. Meski tidak bisa membuatnya menerobos tingkat Menengah ranah Dewa Agung, setidaknya tinggal seperempat yang harus dipenuhi untuk bisa menerobos ranah Dewa Agung tingkat Menengah.
“Sebaiknya sekarang aku segera kembali ke Istana Dewa Iblis, menemui mereka yang aku yakin sedang menunggu kedatanganku!” gumamnya, dan segera saja dia pergi ke Istana Dewa Agung.
......................
Saat dalam perjalanan kembali ke Istana Dewa Iblis, Zhou Tian bertemu dengan ratusan prajurit suci ras manusia, dan karena dia sangat terburu-buru, langsung saja dia membunuh seluruh prajurit suci yang ditemuinya. Mereka semua mati dalam satu kali tarikan napas, dan segera dia melanjutkan perjalanan setelah membakar seluruh mayat prajurit suci yang mati di tangannya.
Perjalanan kembali ke Istana Dewa Iblis benar-benar tidak lancar, dikarenakan Zhou Tian terus saja dipertemukan dengan keberadaan prajurit suci ras manusia, tapi dengan mudah dia berhasil mengalahkan mereka semua.
Pada akhirnya dia memutuskan membunuh seluruh prajurit suci yang berkeliaran di sekitaran Istana Dewa Iblis, dan hanya dalam waktu satu hari dia berhasil mengalahkan seluruh prajurit suci, yang selama ini mereka senantiasa berkeliaran di sekitar Istana Dewa Iblis, menggalang keberadaan iblis yang ingin memasuki Istana Dewa Iblis.
......................
Setelah membunuh seluruh prajurit suci yang berkeliaran di sekitaran Istana Dewa Iblis, Zhou Tian langsung saja pergi ke Istana Dewa Iblis. Dia terbang cepat menuju Istana yang menjadi tujuannya, dan begitu sampai, dia disuguhi pemandangan saat beberapa Iblis sedang menggoda ketiga istrinya, bahkan ada diantara mereka yang berusaha menarik perhatian Song Qian.
Bisa terlihat jika ketiga istrinya dan juga Song Qian tidak suka pada para Iblis yang sedang menggoda mereka. Ketiga istrinya Zhou Tian dan Song Qian, sebelumnya mereka ingin melihat keadaan kelompok iblis yang baru saja sampai di Istana Dewa Iblis, tapi mereka justru terjebak dalam keadaan dikerumuni belasan iblis muda.
Tentu iblis muda itu adalah para pria, Zhou Tian yang sudah tidak tahan melihat ketiga istrinya dan juga Song Qian digoda para iblis muda, dia segera saja muncul di hadapan ketiga istrinya dan juga Song Qian. Dengan sorot mata tajam dia menatap belasan iblis muda, yang tentu saja terkejut dengan kedatangannya yang begitu tiba-tiba.
Tidak lupa Zhou Tian juga mengeluarkan aura kuat, yang membuat para iblis muda ketakutan akan sosoknya, dan dengan suara yang begitu dingin Zhou Tian berkata, “Apa kalian memiliki seribu nyawa sampai berani menggoda ketiga istriku dan juga putri Dewa Agung ras Dewa?”
Mendengar apa yang dikatakan Zhou Tian, para iblis muda akhirnya percaya jika tiga wanita yang mereka goda merupakan suami seseorang, dan satu lagi wanita bukanlah sosok sembarangan. Menyadari mereka telah melakukan kesalahan, segera saja mereka meminta maaf, dan setelahnya pergi begitu saja meninggalkan Zhou Tian dan ke-empat wanita si belakangnya.
......................
Zhou Tian yang telah mengumpulkan ketiga istrinya dan Song Qian di kediaman miliknya yang ada di Istana Dewa Iblis, saat ini dia sedang menikmati makan siang bersama dengan mereka, dan begitu selesai makan Zhou Tian kedatangan tamu, yang mana mereka adalah Zhou Lin, Zhou Gang, Zhu Ning, dan Zhu Rong.
Para wanita segera berkumpul dan melakukan apa yang ingin mereka lakukan, kecuali Zhu Ying yang ikut bersama Zhou Tian berkumpul bersama Zhou Lin dan Zhou Gang. Mereka bukan sekedar berkumpul, tapi mereka akan membahas keberadaan kelompok iblis yang baru saja memasuki Istana Dewa Iblis.
“Sepertinya aku harus meningkatkan kekuatan formasi yang mengelilingi istana ini, supaya tidak sembarangan iblis bisa memasuki Istana ini!” ucap Zhou Tian.
Bukan tanpa alasan Zhou Tian mengatakan semua itu, melainkan dia mengatakan semua itu setelah mendengar cerita Zhou Lin dan Zhou Gang.
Zhou Gang dan Zhou Lin menceritakan jika banyak iblis pendatang yang bersikap semena-mena, dikarenakan mereka merasa lebih kuat dari yang lainnya. Mereka yang merasa kuat senantiasa bersikap arogan, dan oleh karena itu Zhou Gang dan Zhou Lin bersikap tegas pada mereka yang begitu arogan.
Mereka yang bersikap arogan telah dijebloskan ke dalam penjara, dan hukuman untuk mereka diserahkan pada Zhou Tian. Apapun hukuman yang diinginkan Zhou Tian, mereka akan mendapatkan hukuman sesuatu dengan apa yang menjadi keinginan Zhou Tian.
“Gege, bukan hanya bersikap arogan, tapi ada beberapa iblis yang jelas ingin mencelakai saudari Yiren, hanya karena saudari Yiren adalah seorang manusia! Beberapa iblia yang mencoba mencelakai saudari Yiren juga telah dimasukkan ke dalam penjara, dan mereka menantikan hukuman dari Gege!” ungkap Zhu Ying.
Zhou Tian yang mendengar semua itu, dia merasa harus bersikap sangat tegas pada para iblis yang untuk sementara waktu dia izinkan tinggal di Istana Dewa Iblis. Jika ada diantara mereka yang membuat masalah di kawasan Istana Dewa Iblis, dengan tangannya sendiri dia akan mengusir mereka dari Istana Dewa Iblis.
“Kakak Lin, Kakak Gang, mereka yang saat ini berada di penjara, aku memberi hukuman pada mereka, berupa pengusiran dari istana ini, dan selamanya keberadaan mereka tidak diterima di istana ini” kata Zhou Tian tegas, dan dua orang yang mendengar semua itu akan melakukan sesuai apa yang menjadi keinginan Zhou Tian.
......................
Bersambung.