
Zhou Tian keluar dari wilayah hutan bertepatan dengan terbitnya matahari. Bergegas keluar dari wilayah hutan, ia dapat melihat ratusan orang yang sepertinya belum lama ini berhasil keluar dari wilayah hutan.
Kebanyakan dari mereka keluar dari wilayah hutan dalam keadaan terluka, bahkan ada yang keluar dengan ditandu oleh teman-temannya. Dilihat dari keadaan mereka, Zhou Tian menebak mereka adalah orang-orang yang sebelumnya terlibat dalam pertarungan melawan binatang buas.
Mengabaikan mereka, ia terus saja bergerak menyusuri wilayah perbatasan Kerajaan Matahari, dan tanpa terasa hari sudah beranjak siang. Ia akhirnya memutuskan singgah di sebuah desa, sebelum nantinya kembali melanjutkan perjalanan.
Zhou Tian melihat sekeliling desa, dan lagi ia merasa senang karena di desa yang saat ini disinggahi, ia kembali melihat kehidupan manusia dan iblis yang hidup berdampingan, bahkan juga dengan para siluman yang tinggal di desa.
Bisa dilihat jika hubungan ketiga ras sangat harmonis. Mereka bercanda tawa bersama, bahkan ada yang terlihat beberapa iblis menjalin hubungan suami istri dengan manusia.
“Andai saja semua tempat bisa seperti desa ini, Alam langit akan menjadi tempat yang menyenangkan!” gumam Zhou Tian.
Ia tidak lama singgah di desa. Singgah di desa, ia hanya singgah untuk mengisi perut, lalu kembali melanjutkan perjalanan karena ia ingin sampai di pulau melayang miliknya sebelum matahari terbenam.
Zhou Tian meninggalkan desa bersama beberapa orang yang juga bertujuan pergi meninggalkan desa, tapi baru beberapa langkah meninggalkan gerbang desa, ia merasa ada seseorang melayangkan pukulan ke arahnya.
Baaang...
Pukulan seseorang dengan mudah ditahan Zhou Tian, membuat orang yang memukulnya merasakan kemarahan luar biasa. Namun, ia seketika panik saat tidak bisa melepaskan tangannya dari cengkraman kuat tangan Zhou Tian.
Ia terus saja mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Zhou Tian, tapi usahanya sia-sia karena cengkraman tangan Zhou Tian sangatlah kuat, bahkan ia merasa tangannya mulai sakit. “Katakan, kenapa kamu tiba-tiba menyerangku? Apa sebelumnya aku pernah menyinggungmu? Aku rasa aku tidak pernah menyinggung orang sepertimu karena sepertinya ini adalah kali pertama pertemuan kita!” ucap Zhou Tian.
Orang yang menyerang Zhou Tian secara tiba-tiba, ia tidak begitu saja menjawab pertanyaan Zhou Tian yang ditunjukan padanya. Ia masih saja mencoba melepaskan diri, meski hasilnya tetap sama, ia tidak bisa melepaskan tangannya dari cengkraman tangan Zhou Tian.
“Sepertinya kau tidak punya mulut untuk menjawab! Kalau begitu aku akan membuatmu terdiam untuk selamanya!” ucap Zhou Tian tegas, dan niat membunuh yang sangat kuat segera keluar dari tubuhnya.
“Kau pasti bagian dari kelompok pemburu iblis yang ingin datang menyerang desa, oleh karena itu kamu hanya datang sebentar dan buru-buru pergi!” akhirnya orang yang menyerang Zhou Tian bicara.
Mendengarnya Zhou Tian menghela napas, lalu ia menunjukkan warna bola matanya dan mengeluarkan aura iblis miliknya, yang seketika membuat terkejut orang yang menyerangnya.
“Bagaimana aku bisa menjadi bagian dari kelompok pemburu iblis, sedangkan aku adalah iblis?” tanya Zhou Tian dan ia melepaskan tangan yang sebelumnya berada di cengkramannya.
“Maaf, aku sudah salah sangka!” ucap orang yang sebelumnya menyerang Zhou Tian sambil menundukkan kepala, tapi terlihat jelas ia menang sakit di tangannya.
“Lain kali pastikan dulu siapa yang akan kamu serang! Jika aku orang yang pemaaf, mungkin hidupmu tidak akan berakhir baik!” ucap Zhou Tian lalu ia memberikan pil pemulih pada orang itu, sebelum sosoknya menghilang, membuat bingung orang yang baru menerima botol giok berisi pil pemulihan dirinya.
“Di-Dia sangat kuat! Akhirnya ada juga sosok iblis kuat yang kelak akan membela para iblis!” ucapnya disertai harapan, tanpa ia tahu kalau sosok yang baru ditemuinya sudah melakukan banyak hal untuk membebaskan ras iblis dari keterpurukan.
Sementara itu, Zhou Tian yang telah jauh meninggalkan desa, ia langsung saja bergerak cepat menuju pulau melayang miliknya. Jika tidak ada halangan atau tontonan menarik, tidak lama lagi ia akan sampai di tempat yang menjadi tujuannya. Namun, sepertinya perjalanannya tidak akan lancar seperti harapannya.
Ia yang melayang di ketinggian langit, ia bisa melihat belasan iblis yang sedang diburu oleh puluhan manusia dan ada puluhan siluman yang ikut memburu para iblis. Melihat itu, ia langsung saja muncul di hadapan para pemburu, dan menyerang mereka.
Boomm... Boomm... Boomm...
Tiga orang langsung mati setelah terkena pukulan Zhou Tian. Selesai membunuh tiga orang yang jaraknya dekat dengannya, ia bergerak cepat menyerang manusia dan iblis yang terus saja memburu iblis untuk dibunuh.
Saat ia sedang menyerang salah satu siluman dan langsung membunuhnya, ia mendengar teriakan kesakitan yang berasal dari kelompok iblis yang mencoba pergi melarikan diri. Tidak berselang lama, teriakan lainnya kembali terdengar.
Zhou Tian yang mendengar teriakan kesakitan para iblis, ia semakin mempercepat pergerakannya dan membunuh manusia ataupun iblis yang ditemuinya.
Ledakan demi ledakan terdengar saat Zhou Tian terus saja membunuh manusia dan siluman yang memburu sekelompok iblis, dan suara ledakan baru terhenti setelah seluruh pemburu mati dengan keadaan mayat tidak utuh.
Namun, mereka segera merasa lega setelah menyadari yang datang adalah sosok iblis sama seperti mereka.
“Apa diantara kalian ada yang terluka? Jika ada, biarkan aku mengobatinya!” ucap Zhou Tian sambil melangkah maju.
Mendengar itu, salah satu iblis memberi jawaban, “Ada lima orang yang terluka, tapi kita tidak bisa berlama-lama di tempat ini karena ada sekelompok pemburu sedang mengejar kita!”
“Sudah, kalian semua bisa istirahat di sini sekalian aku bisa mengobati mereka yang terluka! Soal pemburu, aku sudah membunuh mereka!” ucap Zhou Tian dengan santainya, tanpa melihat ekspresi orang-orang yang mendengar ucapannya.
Mereka yang mendengarnya tentu saja terkejut karena bagaimana mungkin seorang iblis bisa mengalahkan sekelompok pemburu?
Sulit mereka mempercayainya, tapi meliht tidak adanya pergerakan para pemburu yang mencoba mengejar mereka, entah kenapa mereka mulai percaya ucapan iblis, yang sekarang sedang mengobati teman mereka yang terluka.
Sedangkan Zhou Tian, ia sama sekali tidak peduli percaya atau tidaknya orang-orang dengan ucapannya, dikarenakan saat ini yang terpenting baginya adalah mengobati mereka yang terluka, dan yang sakit.
Selesai mengobati mereka yang terluka dan yang sakit, serta memastikan keadaan mereka mulai membaik, Zhou Tian mulai mengeluarkan makanan dari ruang penyimpanan sistem, tidak lupa ia juga mengeluarkan banyak minuman.
“Makan dan minum yang banyak untuk memulihkan keadaan kalian!” Zhou Tian mempersilahkan puluhan iblis yang ia selamatkan menikmati makanan serta minuman yang ia persiapkan.
“Tenang saja, makanan dan minuman ini tidak beracun!” Melihat mereka semua ragu mengambil makanan dan minuman yang ia persiapkan, Zhou Tian berinisiatif memulai makan dan minum lebih dulu dari mereka.
Setelah melihat Zhou Tian makan dan minum dengan tenang, satu-persatu iblis yang baru diselamatkan Zhou Tian mulai mengambil makanan dan minuman.
Mereka yang awalnya malu-malu, saat rasa nikmat memenuhi indera perasa milik mereka, segera saja mereka semua makan lebih lahap dari sebelumnya, dan tidak butuh waktu lama seluruh makanan serta minuman yang disiapkan Zhou Tian habis oleh mereka.
Melihat beberapa dari mereka masih terlihat belum puas, Zhou Tian tidak segan mengeluarkan makanan dan minuman lainnya, dan akhirnya semua orang melanjutkan makan dan minum. Mereka sangatlah menikmati apa yang diberikan Zhou Tian, dikarenakan baru kali ini mereka bisa makan dan minum dalam keadaan tenang.
“Selesai makan aku akan membawa kalian ke tempat yang lebih baik!” ucap Zhou Tian yang mana iq memutuskan akan kembali ke pulau melayang dengan teknik teleportasi.
“Tuan Muda akan membawa kami kemana?” tanya salah satu iblis yang duduk berhadap-hadapan dengan Zhou Tian.
“Aku akan membawa kalian ke pulau melayanh milikku, dan kalian akan tinggal di tempat itu bersama puluhan iblis lainnya yang sudah lebih dulu tinggal di tempat itu,” ucap Zhou Tian memberi jawaban.
Lagi-lagi jawaban Zhou Tian membuat terkejut semua orang. Mereka semua berpikir, sejak kapan ada iblis yang memiliki salah satu pulau melayang, dan di tempat itu sudah ada puluhan ribu iblis? Sungguh mereka benar-benar dibuat terkejut oleh sosok Zhou Tian.
Setelah makan, Zhou Tian benar-benar membawa mereka ke pulau melayang miliknya, dan ia ikut menteleportasi dirinya sendiri, ikut bersama mereka ke pulau melayang, dan hanya dalam satu kedipan mata mereka semua telah sampai di altar teleportasi.
“Sangat indah dan tenang, ini adalah kali pertama aku melihat keindahan suatu tempat, dan melihat awan-awan yang begitu dekat, apa saat ini kita sudah berada di pulau melayang?” ujar salah satu iblis terpukau dengan apa yang dilihatnya.
Zhou Tian hanya terkekeh pelan mendengar semua itu, lalu ia berkata, “Kita sudah sampai di pulau melayang, dan di tempat ini lah kalian akan tinggal, sampai nantinya kalian memiliki kekuatan yang cukup untuk membangun kekuasaan di daratan Alam Langit!”
Semua orang mengangguk senang mendengar informasi yang diberikan Zhou Tian, lalu mereka pergi mengikuti Zhou Tian yang akan membawa mereka pergi ke suatu tempat, yang untuk sementara waktu akan menjadi tempat tinggal mereka.
Zhou Tian tidak memberitahu kedatangannya pada siapapun, oleh karena itu tidak ada yang datang untuk menyambut kedatangannya.
...----------------...
Bersambung.