My Hot Enemy

My Hot Enemy
Part 155


Sejak sampai di gedung milik keluarga yang terkenal dengan bisnis terbesar di seluruh Eropa, Cathleen dan Alceena berpisah. Wanita dengan penampilan yang sangat memukau itu dibiarkan menyatu bersama kerumunan orang yang sangat banyak. Sedangkan manusia berambut singa menaiki anak tangga tanpa terlihat oleh sang kembaran.


Jika Alceena langsung bertemu kekasihnya yang sudah menunggu sejak tadi, lain hal dengan Cathleen yang tengah tersenyum canggung karena menjadi pusat perhatian.


Kedatangan Cathleen membuat pria dengan berbagai sifat mulai hidung belang, mata keranjang, mata duitan, tukang selingkuh, arogan, sok tampan, dan semua jenis manusia banyak yang mencuri pandang padanya.


“Hi, aku Carlos.”


“Nate.”


“Adison.”


Seketika itu juga Cathleen dikerumuni oleh puluhan lebih manusia berbatang panjang. Mereka semua memperkenalkan diri seraya berebut untuk bersalaman dengannya.


Wanita itu sepertinya benar-benar menjadi primadona di pesta lajang, setelah Alceena memilih tidak menunjukkan kecantikan dan keseksian. Cathleen yang baru pertama kali menjadi pusat perhatian pun bingung harus bagaimana memperlakukan pria yang semakin banyak mengerumuninya itu. Dia tidak membalas berjabat tangan, memilih memberikan salam dengan melambaikan tangan. “Halo, aku Cathleen,” beri tahunya diakhiri dengan senyum yang sangat manis.


“Suaramu lembut sekali.”


“Senyumnya sangat manis.”


“Wajahnya khas, cantik, dan sepertinya tipeku.”


Berbagai pujian pun dilontarkan dari mulut para pria itu. Cathleen hanya membalas dengan ucapan terima kasih.


Antara senang karena kini dirinya merasakan bagaimana menjadi seorang primadona seperti kembarannya. Tapi juga bingung harus menanggapi orang-orang yang bertambah menyesakkan dirinya akibat gerombolan pria itu semakin mendesak tubuh rampingnya.


“Bisa kalian sedikit memberikan jarak padaku? Rasanya panas sekali dan aku kesulitan bernapas,” pinta Cathleen seraya memukul dadanya agar menunjukkan bahwa dia tak nyaman dengan posisi yang terlalu dekat dan tak ada celah untuk dirinya keluar dari lingkaran tersebut.


“Mana bisa kita menelantarkan bibit unggul sepertimu,” celetuk salah satu pria. Dan tanpa sopan santun, dia mencolek dagu Cathleen.


“Woi! Sembarangan kau menyentuh orang.” Cathleen reflek memukul tangan orang tersebut.


“Ehem! Menyingkir! Kalian mengganggu jalanku!” Tiba-tiba ada suara seseorang yang membubarkan kerumunan pria berjumlah kurang lebih tiga puluh orang. Dia sejak tadi mengamati Cathleen tapi tak mendekati, sampai pada akhirnya merasa gatal karena banyak orang yang tidak mengindahkan perintah Cathleen untuk sedikit memberikan jarak tapi justru kian mendesak.


Tentunya pria itu tak bisa tinggal diam. Dia menarik tangan Cathleen dan mengeluarkan wanita tersebut dari lingkaran pria tak jelas maksud serta tujuan mendekati. Setelah dirasa menjauh dari kucing-kucing kelaparan, dia melepaskan tangan Cathleen dan mengayunkan kaki begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


Pria itu memutarkan tubuh menatap Cathleen. Wajahnya terlihat sangat datar. “Apa yang ingin kau ketahui dari aku?” Suara yang terlontar dari bibir pun terkesan sangat tegas.


“Nama dan asal, mungkin,” ucap Cathleen.


“Arthur Brylee Caldwell Delano Edbert Fergie Grissham, asal New York, Amerika Serikat. Orang lebih mengenalku dengan Edbert Grisham.”


Cathleen sampai melongo mendengar nama pria yang sudah membantunya itu. “Panjang sekali. Jadi, aku harus memanggilmu apa?”


“Terserah,” balas singkat pria yang memiliki nama dengan tujuh kata itu.


“Oke, boleh ku panggil Ed?”


“Silahkan.”


Cathleen mengulas senyum dan mengulurkan tangan. “Evanthe Cathleen Pattinson, aku asli Finland. Kau bisa memanggilku Cathleen, atau kalau dirasa terlalu panjang juga bisa Cath saja.”


...*****...


...Ecie ... Cath keturutan juga jadi primadona...


...Fix authornya julid banget, dikit-dikit dikomentarin, ga demen amat liat ada orang bahagia wkwkwk...


...Jangan lupa dukung karya ini dengan like, komen, vote, dan hadiahnya bestie...


...*****...


...Yuk bestie, mampir ke karya temen aku, judulnya Jerat Cinta Sang Player oleh author DefriyantiHermawan17. Blurb dan cover bisa dilihat di bawah ini ya. Siapa tau kalian tertarik baca dan kebetulan sesuai selera kalian juga. Makasih banyak...