
Dariush tak melepaskan Alceena sedikit pun. Dia terus mendempel di belakang sang wanita, dengan tangan yang saling bertaut. Pria itu membawa belahan jiwanya untuk mengambil creamer dan saus bolognese yang tadi dia bawa di dalam kantung besar, masih dalam posisi yang sangat intim.
Meniriskan mie pun tetap tangan Alceena yang melakukan, tapi dituntun oleh Dariush. Wanita itu juga pasrah saja saat sang pria melakukan semua langkah-langkah untuk membuat makanan untuknya.
“Apa serumit ini cara membuat mie instan?” tanya Alceena yang merasa jika sejak tadi belum juga selesai. Padahal kalau dia meminta ke pelayan, pasti hanya butuh waktu lima menit telah siap. Ini sudah dua puluh menit, tapi tak kunjung usai.
“Namanya juga mie instan ala Dariush. Pasti menggunakan resepku, dan memang lama prosesnya,” jawab Dariush. Jika tadi Alceena bersandiwara dengan menangis, maka dia juga bisa memanfaatkan keadaan untuk bermesraan.
“Perutku keburu kenyang kalau tak segera selesai,” keluh Alceena yang sudah mulai bosan berkutat di dapur.
“Ini sudah hampir selesai.” Dariush menuntun tangan Alceena untuk mengguyur creamer pada mie yang sudah ditiriskan dan diletakkan di atas teflon anti lengket. Mengaduk hingga kental dan mencampur dengan sedikit saus bolognese. Tak lupa mematikan kompor setelah matang.
“Sudah jadi,” tutur Dariush seraya mengecup pipi Alceena.
Alceena melongo dengan mie instan ala Dariush. “Ini bukan makanan yang aku inginkan. Di mana kuahnya? Kenapa jadi seperti spaghetti?” Dia mengajukan protes, setelah sekian lama mengikuti seluruh ajaran memasak sang pria, ternyata hasilnya tak sesuai ekspektasi.
Dariush melepaskan rangkulan. “Namanya juga buatan Dariush, seperti ini jadinya. Yang terpenting ‘kan menggunakan mie instan.” Dia tak memindahkan hasil masakan ke atas piring. Pria itu membawa teflon dan diletakkan ke atas meja. Mengirit alat makan agar tak perlu banyak cucian.
Alceena masih melongo menatap Dariush dengan sorot mata yang tak habis pikir dengan pria itu. Bisa-bisanya membuat mie instan menjadi seperti spaghetti.
Dariush yang melihat Alceena masih terbengong pun segera menghampiri wanitanya. “Sudah ayo makan, katanya lapar.” Tangan menarik belahan jiwanya untuk duduk di meja makan.
Alceena masih menatap hidangan yang ada di depannya dengan pandangan kosong. “Yang aku inginkan adalah mie dengan kuah gurih, kenapa jadi seperti rambut pirang ketumpahan air susu.”
“Percaya saja padaku, hasilnya enak, tak perlu diragukan lagi.” Karena Alceena tak kunjung meraih garpu, Dariush akhirnya menyuapi wanita itu.
“Buka mulutmu,” titah Dariush seraya menyodorkan garpu berisi mie ke depan mulut Alceena.
Wanita itu menurut saja. Dia kunyah dan rasakan sensasi pertama kali makan masakan hasil tangan Dariush. “Em ....”
Alceena mengangguk. “Enak, mungkin karena disuapi, atau aku yang sangat lapar.” Sekedar memuji saja dia masih gengsi.
Tapi tak masalah, Dariush tetap menyuapi Alceena hingga makanan habis tak tersisa. Bahkan dia pun tak makan sedikit pun, semua dilahap oleh ibu hamil itu.
Dariush langsung mencuci semua alat masak yang tadi dia pakai. Setelah meniriskan, pria itu duduk lagi berhadapan dengan Alceena di meja makan. “Apa masih ada yang kau butuhkan atau tanyakan?”
Alceena memutar bola mata. “Tidak ada.”
“Baiklah, jika kau sudah tak membutuhkan aku lagi di sini, aku akan pulang.” Dariush mengusap puncak kepala Alceena saat mengucapkan kata pamit itu.
...*****...
Ini kalo othor jadi CenCen: Pulang sono! Pulang! Kaga usah balik lagi! Dasar kaga peka!
Ini kalo othor jadi DarDar: Emang dia kira kalo laki tuh punya tenaga dalam buat menembus batas cakrawala kisi-kisi pikiran wanita?
...Jangan lupa dukung karya ini dengan like, komen, vote, dan hadiahnya bestie...
...*****...
...GIVEAWAY LAGI. SENGAJA BIKIN PENGUMUMAN GIVEAWAY GA DI AWAL PART, BIAR YANG IKUTAN BENERAN READERSKU, BUKAN AKUN-AKUN YANG CUMA NYARI HADIAHNYA DOANG TAPI GA BACA KARYAKU....
...Oke bestie, jadi giveaway kali ini akan aku ambil 3 orang pemenang. Masing-masing akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 50.000,-...
...Caranya, cukup kirim hadiah sebanyak-banyaknya, dan jangan lupa komen di novel aku ya. Pemenangnya bakalan aku lihat dari urutan tiga teratas yang kirim gift secara keseluruhan ya (ranking umum), dan bakalan aku cek juga ada jejak komen di novel ini apa enggak. Buat make sure kalo beneran readersku....
...Giveaway berakhir pada tanggal 31 Mei 2022 pukul 20:00 WIB. Aku akan umumin di akhir bab kalau misalkan tanggal segitu belom tamat. Tapi kalo udah tamat, aku umumin pemenangnya lewat instagram @heynukha...