
Rasanya badanku sudah segar kembali.
Guyuran air dingin kali ini membuatku lebih bersemangat.
Aku mandi sekaligus keramas.kali ini tidak berendam air hangat,melainkan shower menjadi pilihan yg tepat.udara seharian ini sangat terik.walau aku berada dalam ruangan ber ac seharian.namun,tetap saja rasanya badanku lengket bahkan rambutku lepek.
Selesai mandi,aku hanya memakai piyama mandi ku dan menggelung rambutku dgn handuk.
Indra sedang membuka laptop nya.mungkin ada pekerjaan yg belum selesai pikirku.
Aku lalu mengambil baju tidurku dan memakainya.
"Ndra..."
"Iya sayang..."
"Kamu ada kerjaan ta?tumben buka laptop."tanyaku sambil mengeringkan rambutku yg basah.
"Eum..enggak juga sih.. Aku pngen liat sosmed ku.lama gak aku tengok.."katanya masih terpaku pada layar laptop dihadapannya.
"Mau aku bikinin kopi/ teh?"tawarku.
"Kopi boleh kalo gak repot.."jawabnya.
"Oke..bentar ya.."lalu aku pergi keluar kamar dan membuatkannya kopi sedangkan aku mengambil susu dingin dari kulkas.
Lalu aku kembali lagi ke kamar.
Kuletakan kopi di meja samping ranjang.lalu aku duduk disamping indra ikut memperhatikan yg dia lakukan sambil meneguk susu dingin ditanganku.
"Mmmm..ndra..."
"Hmmm.."
"Katanya kamu mau cerita soal revan?"tanya ku pelan.
Dia langsung menghentikan menatap laptop lalu beralih menatapku dalam.
"Oke...sebentar,aku matiin dulu ya.."lalu dia log out medsos nya dan shut down laptop nya juga.
Diletakannya laptop itu di meja sampingnya.lalu duduk menghadapku.
"Revan itu temen kuliah ku sama olive juga..kami bersahabat lama..saat itu aku,revan dan olive terlibat cinta segitiga.tapi olive lebih memilihku..revan frustasi,bahkan dia sempat membawa olive pergi,tapi aku berhasil menemukan olive lagi.dan saat itulah persahabatan kami putus..
Dia pergi keluar negri katanya.
Lama aku gak denger kabar dia lagi.trus baru ketemu dia tadi itu dikantor kamu."jelasnya terperinci.
"Oh gitu.. "Aku manggut2 mengerti sambil berfikir.
"Kamu jangan terlalu deket dia ya nis..aku takut,dia melakukan hal yg dulu dia lakuin ke olive..gak tau kenapa aku khawatir.."katanya dgn nafas berat.
"Iya ndra..aku bakal jaga jarak aman sama dia..kamu jangan khawatir ya.."kataku lalu memeluknya.
Dia membelai rambutku yg masih setengah basah.
"Dia ganteng ya nis"katanya lagi.
"Tapi aneh.."sahutku.
"Aneh?baru kali ini ada cewek yg bilang dia aneh lho..olive aja bilang kalo revan ganteng.."
"Trus kenapa olive gak mau sama revan?"
"Entahlah..aku juga heran..eh tapi,kenapa kamu bilang revan aneh?"tanya indra antusias.
"Perasaanku nggak nyaman deket dia ndra..gmn ya.dari cara dia menatap,berbicara bahkan memandangku,aku risih..aneh gitu ndra.. Aku takut lebih tepatnya."
Indra mengerutkan kening.
"Takut?"
"Iya..dia mirip eum..psycopath!!"kataku sambil bergidik ngeri.
"Kok kamu blg gitu nis??"
"Entahlah,perasaanku aja kali ya."kataku lalu meraih hair dryerku dan mengeringkan rambutku lagim
"Hm... "Desah indra.
Lalu dia menyeruput kopinya.
"Ndra..."
"Hmm.."
"Aku pengen makan seblak yg pedes..beli yukk"ajakku dgn nada yg manja.
"Seblak??tumben kamu pengen makan itu..pas kita beli waktu itu,kamu gak suka katanya.aku yg ngabisin malah.sekarang malah minta beli.yakin bakal dimakan?"tanyanya ragu.
"Yakin..kayanya enak bgt deh malem2 makan seblak..yuk...beli.."sambil kutarik tangan indra.
Dia diam memandangku sambil menaikan satu alisnya.
"Oke deh.."lalu dia beranjak.dan meraih kunci mobilnya dan jaket nya juga.
Aku meraih kerudung seadaanya dan berjalan mengikutinya.
"Kamu gak ganti baju dulu ta?"tanya indra melihatku dari atas sampai bawah.
"Eum..gak papa sih sayang.tumben aja,biasanya kamu paling ribet kalo mau pergi..ini malah santai gini.."
Kulihat baju tidurku pantas kok..dan kerudungku juga senada dgn bajuku.
Dan sendal ku..aku memang selalu memakai sendal didalam rumah.sendal jepit yg ada bulu2 halusnya.bergambar boneka lucu.
Lalu kami pergi keluar.
Saat diteras ada papah& kak adam.
"Mau kemana?"tanya kak adam.
"Nisa pengen seblak kak"jawab indra.
"Ooohhhh..tapi..kamu gak ganti sendal nis?baju kamu juga gitu?"tanya kak adam heran melihat penampilanku.
"Kenapa?salah baju ku gini.kan panjang kak..nutup kan.udel ku gak kemana2 juga.."kataku asal.
Pletak!!
Kak adam menjitakku.
Dan kali ini aku diam.rasanya malas berdebat dgn kak adam.
"Ya udah sana berangkat,tar kemaleman lagi"kata papah.
"Yuk..kita pergi dlu ya pah..kak"pamit indra.
"Oke..hati hati ndra.."
"Titip nisa ndra..dia rada aneh..takut ngamuk disana.."ledek kak adam.
"Enak aja!emang nya aku orang gila??"jawabku sambil ku cubit perut kak adam.
Lalu aku masuk kemobil dgn indra.
Kami menyusuri jalanan dgn kecepatan sedang.sambil mencari2 penjual seblak.dan anehnya sudah beberapa kali kami melewati penjual seblak,aku menolak utk membelinya.
"Yg lain aja ndra.jangan beli disitu"kataku.
Indra hanya pasrah dan menuruti permintaanku.
Setelah 1 jam,akhirnya aku baru mau berhenti dan membeli seblak disebuah gerobak seblak pinggir jalan dekat pom bensin.
Kami membeli 2 bungkus.lalu kembali ke mobil.
"Kita makan di alun2 aja ya..aku pengen liat air mancur"
Pintaku.
"Ya sayang.."
Kami menuju alun2..
Setelah parkir.kami turun lalu berjalan agak dekat air mancur.
Indra menggandengku dan memilih tempat utk duduk yg nyaman.
Kami duduk di tikar yg disediakan penjual makanan& minuman disana.
"Bu.. Kopi 1 ya.. Sama es teh nya 1."kata indra ke penjual sekaligus pemilik tikar ini.
Kalo mau duduk ditikar ,syaratnya harus beli dagangannya ibu itu..hehehe.
Kubuka seblak yg kami beli tadi,dan aku memakan nya dgn lahap sambil menatap air mancur yg tdk jauh dari kami.
"Wahhh... Siang2 mainan air disini asik kali ya ndra.. Mirip adegan city hunter itu lho..pas lee min hoo sama pacarnya..kapan2 kita kesini siang2 yaa.."pintaku sedikit memaksa.
Indra melirikku tajam.aku yakin dia gak akan mau melakukan hal itu disiang bolong,apalagi mengikuti adegan lee ming hoo itu.hahahaha.
Saat mataku berpaling dari air mancur,aku melihat pemandangan yg cukup aneh& sedikit mengerikan.
Di sebuah swalayan aku melihat banyak sekali sosok manusia yg mengenaskan.
Penuh luka& darah.mereka seperti melambai lambaikan tangannya meminta tolong.
Aku bergidik ngeri melihatnya.
Ada gosip beredar bahwa mereka merupakan tumbal.entahlah...
Karena risih,aku berganti posisi dgn menatap alun2 dibelakangku.
Banyak anak kecil bermain disana,main bola,kejar2 an..
Mungkin jika aku punya anak,aku akan sering mengajaknya kesini.
Ah,kapan2 aku ajak kak shinta& aim kesini.pasti aim suka.
Setelah seblak habis,sosis ukuran jumbo habis,jagung bakar,lalu kerak telor..akhirnya aku minta pulang.
Entah aku ini lapar/ maruk ya?
Apa bener kali ya kata2 feri..aku kalo makan banyak,mirip kuli bangunan.
Aku,baru sadar sekarang.hahahaha..