
“Uhm, karena elu udah bersikeras begitu ya sudah… baiklah, meskipun permintaan semacam ini baru pertama kali gue dengar.”
Thomas mengangguk, lalu kembali ke mobil.
Uang 2,2 triliun saja dia keluarkan tanpa mengedip, untuk apa memikirkan 6 miliaran ini?
“Dimas, jalan, gilas saja.” ucap Thomas dengan yakin.
Pikirannya sudah terbuka.
Kalau tidak arogan sedikit maka tidak akan dipandang.
Dimas tertawa tanpa tegang sedikit pun dan berkata, “Tuan muda, duduk yang benar.”
......
Pertengkaran Ivan dan Thomas di dengar oleh mahasiswa yang ada di sekitar.
Orang yang sedikit kepo melihat ini langsung sadar kalau di antara mereka pasti pernah terjadi perselisihan.
Ivan menghalangi jalan orang, namun masih begitu sombong? Memangnya kenapa kalau dia penerus Bright Property?
Thomas itu turun dan berkata dengan nada bicara yang baik, memintanya menggeser mobilnya, dia malah dengan sombongnya meminta Thomas menabraknya kalau berani.
Terutama ketika semua orang melihat Wanda adalah pacar Ivan, mereka merasa semakin kesal!
Mereka melihat Thomas naik ke mobil.
Dan King Kalman mulai bergerak.
Awalnya mundur dua meter.
Para mahasiswa sedang berpikir kenapa dia malah mengalah, namun mobil ini malah maju dengan cepat secara tiba-tiba!
......
Ivan merasa sangat senang ketika melihat Thomas naik ke atas mobil, mengira Thomas memandang statusnya.
Ketika King Kalman mundur perlahan, dia bahkan sempat tertawa dengan dingin.
Punya uang, terus kenapa kalau punya sedikit uang?
Mobil ini harganya hanya 20 miliaran, dan harga saham Bright Property bisa mencapai 2 triliunan!
Si miskin ini mungkin menang lotre sehingga sanggup pamer seperti ini.
Namun orang miskin tetap orang miskin!
pada akhirnya dia tetap orang miskin yang tidak punya latar belakang dan kekuasaan!
Dan ketika melihat King Kalman berhenti dan berjalan maju secara tiba-tiba, dia terkejut sampai hampir mengompol!
Oh **! Si Thomas ini ingin membunuh orang ya?
Wanda menjerit dan langsung mendorongnya sambil kabur dengan panik.
Ivan terdorong sampai kehilangan keseimbangan dan langsung jatuh terjerembab, namun King Kalman semakin dekat.
Ivan menjerit dan segera merangkak menjauh untuk menghindari mobil besar yang mendekat.
“Bumm!”
Kedua mobil berbenturan.
Pintu mobil NSX tertabrak sampai penyok ke dalam, namun yang membuat semua orang terkejut adalah King Kalman sama sekali tidak mengalami lecet sedikit pun!
King Kalman masih belum berhenti, bahkan Ivan tidak diberi kesempatan untuk mengelus mobilnya yang rusak.
King Kalman mundur lalu menabraknya sekali lagi!
“Bumm!”
Bagian depan mobil King Kalman naik dan melewati NSX, menggilas mobil sport mahal itu bagaikan sedang melewati polisi tidur.
“Kreteekk~! Kreeek~! Ciitttt~!”
Terdengar suara decitan yang membuat telinga ngilu, mobil NSX yang kecil hampir menjadi lempengan besi setelah digilas oleh King Kalman.
Apa itu arogan?
Ini baru namanya arogan!
“Wadidaw! Bener-bener digilas!”
“Buset! Beneran dihajar!”
“Astaga! Apa yang sedang kulihat! Mobil 6 miliaran hilang begitu saja!”
Seketika terdengar seruan terkejut yang begitu ramai!
mereka sama sekali tidak menyangka di dunia ini masih ada orang yang begitu berani dan arogan!
Mahasiswa yang melihatnya begitu seru sampai mengepalkan kedua tangan.
Benar-benar memuaskan! Sungguh menegangkan! Rasanya puas sekali!
Mereka semua memang tidak senang pada Ivan, pagi-pagi sudah menghalangi gerbang!
Dan yang paling menyebalkan, dia membawa mobil sport ini untuk menggoda para cewek cantik di kampus!
Sekarang enak kan? Kena batunya kan!
memangnya enak!
......
Gagah! Arogan! Sungguh arogan!
Tuan muda dari keluarga mana ini? sungguh mengagumkan! Bahkan type yang membuat orang histeris!
Ada banyak di antara mereka yang kenal dengan Wanda, dia terlihat begitu manis dan lugu, namun dalamnya adalah seorang wanita yang materialistis.
Entah kejatuhan durian runtuh dimana sampai bisa berkenalan dengan Tuan muda Ivan anak pemilik Bright Property ini.
Beberapa waktu yang lalu sempat menggemparkan karena ada mobil Ferrari yang parkir di gerbang setiap hari, ingin tidak menarik perhatian adalah hal yang tidak mungkin.
Sekarang lihatlah.
Perbuatan Thomas langsung membuat mereka merasa begitu puas!
Dan dalam waktu sekejap Thomas langsung menjadi pangeran dambaan para mahasiswi di sana!
......
Wanda dibuat terkejut sampai tercengang, jantungnya juga langsung bergetar.
Kemarin dia sangat marah.
Karena posisi pembawa acara Luna, yang dia dapatkan dengan cara membujuk Ivan susah payah malah mengalami perubahan secara mendadak.
Ketika dia tiba di kampus, posisi pembawa acara Luna malah tetap tidak ada perubahan.
Sehingga dia kembali ke asrama dengan sangat kesal.
Demi membuatnya senang, Ivan mengatakan banyak gombalan, dan karena dua hari yang lalu Ivan baru saja membeli mobil sport yang baru, dia berjanji mengajak Wanda jalan-jalan.
Sehingga dia hari ini berencana bolos kuliah untuk berkeliling dan makan ke restoran Prancis.
Namun dia baru tiba di depan gerbang kampus malah bertemu dengan Thomas, bahkan menggilas mobil sport Ivan yang baru sampai menjadi seonggok lempengan besi yang tidak berbentuk!
Oh Tuhan!
Dia merasa matanya pasti buta.
Sejak awal sampai sekarang, Thomas hanyalah seorang pria miskin di matanya!
Kenapa dia bisa menjadi begitu kaya?
Bahkan begitu arogan!
Apakah dia tidak tahu, menabrak mobil ini artinya dia harus mengganti 6 miliar lebih?
......
“Aaaa! Thomas! Gue gak akan maafin elu!”
Ivan membelalakkan matanya dengan besar, melihat mobil kesayangannya dilindas sampai menjadi lempengan besi di depan matanya.
Sehingga dia sangat murka!
Dia maju seperti orang gila yang tidak hentinya menendangi ban mobil juga pintu mobil King Kalman.
Namun mobil ini anti peluru, tendangan Ivan ini bahkan geli saja tidak.
Awalnya Thomas ingin langsung pergi, namun dia ingat apa yang sudah pernah diperbuat oleh Wanda dan Ivan…
“Uhm, Dimas, tunggu bentar, gue turun sebentar.”
“Tuan muda, orang seperti ini tidak perlu diladeni, kalau kamu merasa tidak senang, cukup satu kata, maka Bright Property…”
Dimas belum menyelesaikan ucapannya, Thomas sudah memotongnya, dia melihat Ivan yang begitu emosional dan berkata dengan tegas, “Jangan menahanku, hari ini, aku hanya ingin memperlihatkan wibawaku…”
......
Thomas turun dari mobil dan tersenyum dengan cerah, “Ivan, mau apa lu?”
“Brengsek! Mobil gue ditabrak sampai hancur, hari ini lu harus ganti rugi!”
Mata Ivan membelelak penuh amarah, rasanya ingin segera menekan Thomas di tanah dan menghajarnya habis-habisan!
itu adalah mobil baru loh!
sekarang hancur begitu saja?
Mobil ini baru dia dapatkan setelah memohon pada ibunya cukup lama!
sekarang mobilnya hancur seperti ini, bagaimana dia bisa pulang dan mempertanggungjawabkannya?
Ada lagi, masa seorang Tuan muda Keluarga Chandra harus naik angkutan umum!
Thomas memiringkan kepalanya dan berkata, “Ivan, bukannya tadi sudah sepakat, kenapa elu yang menjilat ludah lu sendiri?”
“Brengsek! Memangnya tadi gue bilang apa? Gue peringatkan ya, kalau masalah ini gak selesai, lu gak boleh pergi!”
Ivan kesal sampai tidak memperdulikan apapun, dia hanya ingin meminta uang ganti rugi mobil NSX miliknya, sehingga saat pulang dia bisa mempertanggungjawabkannya pada orang rumah!
“Kan tadi elu yang bilang, kalau gue sanggup tabrak aja mobil elu, kalau alis elu mengkerut, elu Ivan Chandra mulai hari ini bakal jalan terbalik kalau ketemu gue.” Thomas tertawa, lalu berkata lagi, “Oh iya, ingat loh gak boleh nangis!”
Kata “loh” ini sengaja ditarik panjang oleh Thomas.
Ivan sungguh kesal sampai tidak bisa memikirkan apapun lagi, dia langsung maju dan ingin mengajak Thomas gelut sambil berteriak seperti orang gila.
Namun tepat pada saat ini, sebuah tangan besar melintas di depannya, Ivan hanya melihat tangan yang semakin lama semakin membesar dihadapannya.
“Pakk… Pakk…”
Ivan dipukul sampai berputar.