
“Tuan Chandra… Aku juga sangat ingin membantumu, akan tetapi tiba-tiba aku teringat kalau aku sedang memasak dirumah, dan aku harus pulang untuk mematikan apinya…”
Begitu mendengar Ivan menyuruhnya untuk tinggal, dia pun menolak mentah-mentah.
Mungkin orang lain tidak tahu, akan tetapi dia tahu dengan jelas kalau saat ini sebenarnya Ivan punya uang untuk membayar tagihan sebesar 20 miliar.
Karena di dalam rekeningnya Ivan ada uang pemberian ayahnya sebesar 200 miliar! Tindakan Ivan ini sudah jelas ingin melarikan diri dari tagihan!
Kalau dia pergi, maka tagihan sebesar 20 miliar itu pasti akan jatuh ke orang lain bukan? Martin harus membayarnya dengan apa? Saat ini dia tidak henti-hentinya memaki di dalam hati! Jadi maksud Ivan mau dia yang menanggung!
Sedangkan Ivan sama sekali tidak menduga kalau Martin akan menolak, padahal biasanya dia menuruti setiap perkataannya. Akan tetapi pada saat penting seperti ini dia malah menolak permintaannya.
Padahal dia sudah memperhitungkannya, asalkan dia bisa keluar dari sana maka Santo tidak akan bisa menangkap pelaku utamanya, dan pada saat itu dia akan menggunakan relasinya untuk mengeluarkan Martin dari sana. Restoran Tasty apaan, dia Tuan muda Keluarga Chandra sama sekali tidak memandangnya. Yang terpenting saat adalah melarikan diri dari sini, dengan begitu dia akan bisa menggunakan relasi dan kenalan yang ada di luar sana untuk menaklukkan Santo.
Namun cara Martin ini membuatnya kehilangan harga diri.
Lalu dia melihat ke arah yang lainnya. Dia belum sempat membuka suara, namun orang-orang yang biasanya mengatakan kalau mereka paling setia dan mendukungnya ini sudah mempersiapkan alasan untuk menolak.
“Tuan Chandra, aku baru saja mendapat kabar kalau ibuku masuk rumah sakit……”
“Maaf, hari ini istriku kecelakaan, jadi aku harus pergi mengantarkan makanan untuknya!”
“Tuan Chandra, ayahku mengalami patah leher ……”
......
Hati Ivan bagaikan terjatuh hingga ke dasar lembah.
Dia menoleh sekali lagi dan melihat ke arah Wanda, pacar barunya, meskipun belum kenal lama tapi Wanda pernah berkata padanya kalau seumur hidupnya ini dia telah meyakini dirinya, tidak peduli hidup yang akan dijalani itu pahit ataupun manis dia akan melaluinya bersama Ivan, tidak akan berpisah baik dalam kondisi miskin ataupun kaya, dan masih banyak bahasa gombal lainnya.
Ivan dibuat tersentuh oleh ucapannya. Berdasarkan identitasnya sebagai Tuan muda Keluarga Chandra ada begitu banyak wanita yang tidak terhitung jumlahnya yang rela menyerahkan dirinya. Kalau tidak mana mungkin dia akan memandang ayahnya Wanda dan memberi sebuah jabatan untuknya.
“Wanda, bisakah kamu tinggal di sini untuk menjadi penjaminku? Aku jamin dalam waktu 3 hari aku akan membawamu keluar dari sini!”Ivan berkata dengan yakin dan dia sangat percaya diri dengan idenya.
“Ini…,” Wanda tertegun sejenak. 20 miliar, dirinya yang hanya seorang gadis dari keluarga biasa ini, itu adalah sebuah jumlah yang sangat besar!
Tapi dia juga tahu kalau Bright Property juga memiliki aset sekitar satu triliun! Sehingga, Wanda merasa Tuan Chandra ini seharusnya mampu membayar tagihan tersebut.
Belakangan ini Tuan Chandra sedang mengerjakan sebuah proyek sehingga pendanaannya tidak boleh terputus, ditambah lagi dengan Thomas yang sengaja mengatur ini semua, sehingga hari ini bisa muncul masalah seperti ini.
Namun dia percaya kalau nilai tersebut pasti hanyalah angka kecil bagi Tuan Chandra, meskipun dia harus melangkah mundur sepuluh ribu langkah dia tetap tidak rela melepaskan kesempatan untuk memacari orang kaya. Kalau dia pergi, maka hubungannya dengan Tuan Chandra pasti berakhir sampai di sini.
Tuhan memang adil. Setiap orang dilahirkan dengan kesempatan untuk meraih keberuntungan, apabila kamu bisa meraih kesempatan itu maka itu bisa menjadi titik balik di dalam hidupmu…
Kalau dia setuju untuk tinggal, dan setelah masalah ini selesai, maka Tuan Chandra pasti akan berterima kasih padanya bukan?
Kalau begitu, dalam waktu tidak sampai setengah tahun dia sudah bisa menjadi Nyonya Muda di Bright Property……
Pada saat itu, vila dan mobil mewah, berbelanja dan jalan-jalan di Eropa sudah bukan impian lagi……
Yang paling penting adalah, beberapa tahun berikutnya Ivan akan mewarisi Bright Property, keluarga konglomerat sebesar itu akan menjadi milik dia separuhnya. Meskipun nantinya hubungan mereka tidak berjalan lancar dan bercerai...
Tepat pada saat ini, suara Milan yang dingin memutuskan angan-angan Wanda.
Jumlah tagihannya itu 20 miliar! Meskipun aset mereka bertiga seperti rumah, mobil dan tanah orang tua mereka dijual, tetap saja tidak akan cukup!
Namun jawaban Wanda malah hampir membuat Milan pingsan.
“Pa, Ma, Ivan adalah pacarku, jadi aku harus tinggal di sini!”
Dia berbicara sambil menatap Ivan dengan perasaan yang dalam, “Aku percaya kalau dia tidak akan meninggalkanku begitu saja, dan aku sudah memantapkan hati untuk menjadikan dia calon suamiku, aku mencintainya!”
“Wanda, kamu...!”Martin sungguh dibuat kesal sampai tekanan darahnya naik.
Sekujur tubuh Ivan bergetar mendengarnya! Darahnya terasa mendidih dari dalam tubuhnya! Tadinya dia selalu curiga pada Wanda.
Ini memang penyakit yang umum pada anak orang kaya. Kecuali ibunya sendiri, biasanya mereka akan menganggap wanita yang mendekati mereka pasti hanya mengincar kekayaannya.
Sekali lagi hatinya merasa tersentuh. Dia langsung menghampiri Wanda kemudian meraih kedua tangannya dan diletakkan di depan dadanya.
Dia berkata dengan mata memerah, “Wanda, kamu benar-benar sangat baik! Selain ibuku, kamu adalah perempuan yang terbaik di dunia ini!”
“Ivan, pergilah, kamu tidak perlu mengkhawatirkan diriku, aku akan menunggumu.” Wanda tersenyum lembut.
Sudut bibir Thomas terangkat, ini……tidak seperti karakter Wanda.
Luna memegangi dadanya yang tumbuh dengan indah, entah kenapa dia merasa ada yang tidak beres, apakah dia minum terlalu banyak? Rasanya ingin muntah.
“Kalau begitu, Bos Santo, karena pacarku bersedia menjadi penjamin maka aku boleh pergi bukan?”
Ivan masih merasa khawatir lalu menimpali, “Dalam waktu 3 hari aku pasti akan membawa uang sebanyak 20 miliar untuk menebusmu.” Dia berkata dengan tulus, namun Ivan tidak berniat membayar uang itu.
Yang penting dia keluar dulu dari sini, dia pasti akan mencari cara untuk menghadapi Santo! Bukankah dia hanya seorang bos restoran, tidak peduli sekuat apa pun dia, Tuan Chandra pasti bisa menaklukkannya bukan?
Santo mengangkat kepalanya, sorot matanya bersinar seperti sedang menilai. Lalu, dia menengadah dan bertanya pada Thomas, “Tuan Widjaja, apa hubungan Anda dengan wanita ini?”
Dia sudah membayar begitu banyak untuk ketiga botol Lafite yang sudah dikoleksi bertahun-tahun. Kegunaan utamanya adalah dipergunakan dalam kesempatan seperti ini. Yaitu memberikan utang budi yang begitu besar.
Siapa sangka Tuan Widjaja ini malah memberikan tiga botol wine ini pada orang yang salah. Dengan kata lain, ketiga botol wine ini sudah terjual dan dia mendapatkan 20 miliar.
Santo tidak tahu harus menangis atau tertawa, dia juga merasa tidak bisa melakukan apa-apa. Buat apa uang tersebut? Sekali pakai saja sudah habis, sedangkan nilai ketiga botol Lafite di dalam lubuk hatinya jauh lebih berharga dari itu semua.
Kalau misalnya Tuan Widjaja mau menerima niat baiknya, maka bayaran dari utang budi yang dia terima bukankah hanya seharga 20 miliar? Melainkan Group Levian, Kerajaan Levian.
Bisa dibilang begitu dia menjalin hubungan baik dengan Thomas dan ditambah dengan sedikit waktu, maka nantinya dia akan bisa berdiri di puncak dunia ini. Dan dia yakin akan kemampuan dirinya.
Jadi bagaimanapun juga dia harus memikirkan cara lain supaya Thomas mau menerima niat baiknya. Tujuan dia bertanya apa hubungan Thomas dengan Wanda adalah tujuan ini.
“Aku tidak punya hubungan apa-apa dengannya.”