PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Mengadakan Pertemuan


Setelah mereka berbincang Maria membicarakan sesuatu kepada Willy.


"Eh putra Eldra, apa kamu tahu sore ini kita akan Makan bareng sama Ibunda Ratu Elisia dan semua orang dari Kerajaan Eldragon yang ikut ke sini"


Willy pun merasa senang karena sudah lama tidak berkumpul bersama ibunya dan hanya baru kemarin saja Willy di peluk dan di obati oleh ibunya sendiri.


"Apa itu benar Maria, dimana kita akan kumpul bareng dan makan bersama"


Maria pun menggoda Willy


"Duh yang mau ketemu ibunda jadi girang banget ni, tenang saja sore ini ka Clarisa dan kak Ferik sudah menyewa kedai makan tidak jauh dari sini.


Kata mereka itu kedai sudah menjadi langganan setiap 5 tahun sekali kedai itu selalu di sewa oleh kerajaan Lareagon dan Eldragon untuk mengadakan pertemuan.


Bukan hanya itu makanan di sana juga katanya sangat enak dan mempunyai minuman yang sangat spesial yang bisa memulihkan stamina tubuh"


Willy pun bergegas bangun dari tempat dia duduk, kemudian Maria bertanya.


"Mau kemana kamu..."


Willy melirik Maria


"Ya mau bersiap dong kan mau makan bareng sama ibunda, ayo kamu juga bersiap"


"Iya deh aku juga bersiap, aku keluar dulu ya mau bersiap"


Maria pun keluar dari kamar Willy dan Willy pun membersihkan diri dan memakai baju seragam militer loreng, celana PDL dan kaos t-shirt dan tidak mengenakan kemeja.


Setelah waktu yang ditetapkan tiba semua orang berangkat menuju ke kedai makan yang sudah di janjikan.


Setelah tiba di sana pelayan pun menyambutnya.


"Selamat datang tuan ku Maharaja Freevik Reagon selamat datang Raja Ferik Reagon dan selamat datang Putri Clarisa.


Silahkan tempat anda sudah di siapkan, sekarang kedai ini milik Kalian jadi tidak akan ada orang lain yang akan kami layani"


"Bagus terima kasih atas pelayanan nannya, eh seperti biasa teman ku Maharaja Alfred Eldragon dan rombongannya akan kesini juga sebentar lagi jadi siapkan meja yang besar ya"


Si pelayan itu pun mengangguk


"Baik tuan ku akan kami siapkan"


Mereka pun duduk di tempat sementara karena meja besar sedang di persiapkan untuk acara mereka.


Setelah beberapa saat meja panjang yang di satukan dari beberapa meja pun sudah terpasang dan siap untuk di gunakan.


Mereka pun pindah ke meja tersebut, raja Freevik pun memerintahkan kepada pelayan.


"Pelayan tolong siapkan meja di lantai atas dan ingat kalau sudah beres jangan ada orang yang baik keatas tanpa seijin ku"


"Baik tuanku akan saya laksanakan"


Pelayanan itu pun membereskan dan menyiapkan meja di lantai atas.


Pelayanan yang lain sedang menyiapkan makanan dan di letakan di meja panjang, para kapten duduk di meja yang terpisah mereka duduk di 1 meja dengan 10 kursi.


Tidak lama kemudian Rombongan dari kerajaan Eldragon pun datang dan mereka pun langsung di sambut oleh pelayan.


Setelah itu mereka pun duduk bersama di arena meja panjang dan makan bersama.


Willy pun duduk di samping ibunya dan Clarisa duduk di samping Raja Gibran sedangkan Prajurit dan yang lain duduk terpisah.


Mereka pun makan bersama dan berbincang Ria gelak tawa menyertai mereka semuanya.


Ratu Elisia pun bertanya kepada Willy.


"Apa kamu tidak apa apa di pertandingan babak penyisihan kemarin nak"


"Tidak ibunda, itu belum seberapa soalnya Willy masih meredam kekuatan asli Willy dan kalau sampai di perlihatkan ke semua orang di babak penyisihan ini maka pertandingan ini tidak akan seru lagi"


Kemudian Ratu Elisia pun bertanya kepada Maria.


"Bagai mana dengan mu Maria"


Maria pun menjawab


"Sama seperti yang di katakan oleh putra Eldra Maria pun belum mengerahkan semua kekuatan Maria"


Kemudian Raja Alfred pun penasaran tentang kekuatan dari cucunya itu.


"Memangnya Berapa Level mu itu cucu ku kakek lihat dengan penilaian mata emas kamu hanya memiliki Level D"


"Percayalah kepada putra Eldra kakek Maharaja Alfred, bahkan dia lebih hebat dari pada aku, cuman pesan dari guru kami bahwa putra Eldra tidak boleh menampakan kekuatan asli dirinya karena bisa mengundang sesuatu yang tidak di inginkan"


Raja Alfred Eldragon pun masih penasaran karena pernah mendengar kabar bahwa Willy dan juga Raja Ferik Reagon berguru kepada orang yang sama.


Yaitu Penyihir Agung Volyaw Fahetar tetapi yang dia tahu bahwa penyihir agung Volyaw Fahetar itu sudah lama meninggal dunia.


"Apa benar kalian berguru kepada penyihir agung Volyaw Fahetar"


Willy, Maria dan Raja Ferik Reagon pun mengangguk.


Semua orang yang mendengar perkataan dari Raja Alfred Eldragon merasa kaget dan peserta turnamen dari kerajaan Eldragon pun penasaran


Petrix yang biasanya pendiam langsung bertanya kepada Willy.


"Maaf saya mau bertanya kepada putra mahkota, apa benar anda berguru kepada penyihir agung Volyaw Fahetar karena setahu saya beliau sudah lama meninggal dunia"


Willy pun menceritakan kejadian pada masa lalu ketika dia berburu tanaman obat dan sampai jatuh kedalam goa tempat Penyihir Agung Volyaw Fahetar berada.


Dan Willy juga bercerita tentang kejadian di kerajaan Lareagon dan bertarung dengan Raja Ferik Reagon dan mencabut pedang Dewa Naga Agung.


"Iya setelah kejadian itu saya mengajak kak Ferik untuk ikut berlatih bersama karena beladiri pedang tingkat tinggi yang dia gunakan sangat kasar.


Dan setelah menguasai semua ilmu dari kakek Fahetar, kakek Fahetar pun bercerita bahwa dia sudah lama meninggal dunia dalam pelarian.


Dia di cari oleh Ras Dewa dan di cap sebagai penghianat dan sebelum kakek Fahetar meninggal dia menggunakan sihir terakhirnya untuk membuat Tubuh tiruan dengan kata lain Bunsin.


Dia menunggu seseorang yang terpilih untuk di ajarinya semua ilmu yang dia miliki, dan ilmu pengetahuan dan sihir nya di bagikan kepada kita bertiga.


Dan setelah kami menguasai semua Bunsin kakek Fahetar pun berubah menjadi cahaya karena dia sudah menyelesaikan tugasnya"


Yang lain pun penasaran tentang kekuatan dari Willy yang sebenarnya karena Willy menyembunyikan kekuatan yang sebenarnya.


Tapin pun bertanya kepada Willy


"Kalau begitu berapakah Level putra mahkota yang sebenarnya karena menurut penilaian mata emas berada di Level D"


Willy pun menjawabnya sambil tersenyum.


"Kekuatan tempur ku masih rendah untuk menghadapi kekuatan dari Ras Dewa hanya sebesar 4.500 poin saja"


Semua orang tercengang mendengar kekuatan tempur dari Willy. Raja Gibran pun ikut kaget dan berkata.


"Apa kekuatan tempur mu 4.500 poin itu berarti kamu Level Pahlawan yang akan mendekati Level akhir dari pahlawan"


Kemudian Raja Ferik menambah kekagetan semua orang yang ada di sana.


"Bukan hanya itu saja kalau anda bisa melihat Bejana Ilahi dari putra Eldra, dia bahkan belum memenuhi bejana Ilahinya dan masih banyak ruang yang kosong,


karena bejana Ilahi dari putra Eldra bukan hanya tinggi tetapi juga diluar dugaan dia memiliki bejana Ilahi yang lebar juga.


Dan waktu penilaian Bejana Ilahi di kerajaan Jovalavia, kami melihat bejana Ilahi nya ada di tingkat Level D kami tidak menyadari bahwa bejana Ilahi dari putra Eldra itu terbalik.


Dan level D itu adalah lebarnya saja, kemudian setelah bertemu dengan kakek Fahetar bejana Ilahi putra Eldra pun di kembalikan ke posisi normal nya.dan di perkirakan besaran bejana Ilahi putra Eldra bisa mencapai level S"


Semua orang melotot tidak percaya mendengar penjelasan dari Raja Ferik Reagon, karena Ferik Reagon terkenal bukan hanya sebagai seorang Pahlawan tetapi dia juga orang yang sangat jujur.


Raja Freevik Eldragon dan Raja Gibran pun merasa senang dan bangga kepada Willy.


"Hahaha....kamu benar-benar cucuku yang hebat, dan kamu benar benar keturunan dari Pahlawan Legenda Edward El Dra kami bangga padamu"


Maharaja Freevik Reagon pun ikut tertawa.


"Hahaha....Dia adalah Pahlawan Terpilih yang dikirim oleh Edward El Dra untuk membantu kita menyatukan Benua ini dan membebaskan kita dari belenggu Ras Dewa.


Putra Eldra akan menjadi penyelamat kebebasan, yang bisa menyatukan berbagai Ras dari manusia sampai monster"


Mereka pun beruntung karena Putra Eldra ada dipihak kita pihak dari sekutu Dewa Naga agung dan di doktrin oleh Penyihir Agung Volyaw Fahetar menjadi musuhnya para dewa.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.