PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Utusan Dewa


Benda terbang seperti piring terbang pun semakin mendekat dan turun kebawah, ukurannya lumayan besar ada seluas lapangan bola.


Kemudian melayang di atas permukaan air, lalu pintu dari piring terbang itu terbuka, kemudian mengeluarkan tangga yang panjang dan sampai ke tepian pantai yang dimana 100 perawan suci sudah berkumpul dan berbaris di sana


Keluar lah dua orang ras dewa yang memiliki tinggi 16 meter, yang membuat semua orang tercengang karena tubuh dari ras dewa itu begitu besar.


Ukuran tubuhnya sama dengan Mecca Bot yang di buat oleh Willy, dan ras dewa itu memakai full armor seperti di jaman Yunani kuno dengan helm berbentuk kepala burung.


Kedua utusan dewa itu mempersilahkan para perawan suci untuk menaiki tangga menuju piring terbang atau UVO.


Di sana Barot pun menjelaskan "Kegiatan ini di lakukan setiap 5 tahun sekali, gadis perawan yang dipilih harus berusia 17 tahun sampai dengan 20 tahun"


Barot terus menjelaskan tentang kegiatan yang dianggap membanggakan oleh bangsa Elf dan kegiatan ini terus berlanjut.


Kemudian Shandya dari klan Black cobra yang menjadi juara kedua kejuaraan sebenua bagian Utara bertanya "Apa hanya wanita saja yang di panggil oleh dewa untuk pergi menuju kerajaan langit ?"


Barot pun menggelengkan kepalanya "Oh tentu tidak, semua lelaki bangsa Elf juga memiliki kesempatan yang sama tetapi dalam konteks yang berbeda"


"Maksudnya !" Sandya merasa bingung.


Kemudian Barot pun menjelaskan "kalau perempuan mereka harus perawatan, tetapi kalau laki-laki harus memasuki level setidaknya setengah dewa atau level A+ untuk bisa pergi ke kerajaan langit, mereka akan di undang langsung setelah pengujian kelayakan level"


Yang lainnya pun ikut bertanya "apa para lelaki bangsa Elf itu akan kembali ke kerajaan ini setelah mereka pergi menuju ke kerajaan langit ?"


Barot menggelengkan kepalanya "Tentu tidak, mereka akan di jadikan prajurit dewa dan menetap di kerajaan langit, itu adalah impian setiap lelaki di kerajaan ini untuk menjadi lebih kuat dan pergi ke kerajaan langit, yang konon kabarnya lebih luas dan lebih indah dari dunia yang kita tempati ini, di ibaratkan bahwa kerajaan langit itu adalah surga, sehingga para lelaki bangsa Elf bersikeras untuk berlatih supaya cepat mencapai level tersebut dan bisa segera pergi ke kerajaan langit"


Barot terus bercerita dan yang lainnya menyimak sambil melihat uvo itu mengangkut perawan suci.


Kemudian Barot pun melanjutkan bicaranya "Itu juga kenapa jumlah penduduk bangsa Elf hanya sekitar 10 ribuan saja termasuk anak anak, karena setiap ada yang tinggal di kerajaan langit maka akan ada anak yang lahir sebagai pengganti penduduk sebelumnya"


Mendengar perkataan itu Willy tersenyum masam "Hehehe....Bangsa elf tidak tahu bahwa mereka di korbankan dan dijadikan kristal kehidupan untuk di serap oleh ras dewa supaya mereka terus hidup"


Willy berbicara di dalam hatinya, dia berkata begitu karena informasi yang dia dapatkan dari gurunya yaitu penyihir agung Volyway Fahetar.


Selain itu mereka pun bertanya tanya karena ras dewa yang mereka lihat sangat besar sedangkan bangsa Elf memiliki tinggi badan 2 meteran.


Mereka bertanya tanya apakah mereka bisa melakukan hubungan dengan ukuran yang besar seperti itu sedang ras elf delapan kali lebih kecil dari pada ras Dewa.


Disana Maria memberanikan diri untuk bertanya dia mengangkat tangannya "Anu.... tuan Barot, apa bedanya ras dewa dengan ras Giant, karena dalam buku sejarah yang aku baca ras Giant memiliki ukuran tinggi tubuh 16 meter ?"


Barot tersenyum kemudian menjawab pertanyaan dari Maria "Ras Giant adalah ras raksasa, seperti manusia pada umumnya hanya saja tubuh mereka besar, sedangkan ciri khas dari ras dewa selain memiliki telinga seperti bangsa Elf mereka juga memiliki dua tanduk di dahi mereka, semakin besar dan panjang tanduk mereka maka menandakan status mereka"


Yang lainnya pun manggut manggut salah seorang dari mereka pun berkata "Oh jadi kalau tanduk mereka panjang dan besar berarti mereka memiliki status lebih tinggi, kalau dibandingkan dengan bangsa manusia kita mungkin di sebut bangsawan"


Barot pun memuji anak yang barusan bicara dengan mengacungkan jempol "Ya kamu benar, seperti itulah ras dewa, semakin kuat dirinya maka akan semakin besar tanduknya dan semakin di hormati"


Para perawan suci sudah masuk semua ke dalam pesawat uvo tersebut dan salah seorang utusan dewa pun masuk ke dalam.


Sedangkan satu orang lagi dia melihat kearah atas, dia melihat kearah kelompok Willy yang sedang fokus melihat ke arah pesawat uvo.


Wuss....


Tiba-tiba utusan dewa itu melompat tinggi ke atas, semua orang tercengang dengan kejadian ini, tubuh mereka bergetar hebat bahkan mereka seperti berhenti bernafas dan mematung saking terkejutnya.


Utusan dewa itu melompat sampai melampoi jembatan karang tempat mereka berpijak, kemudian utusan dewa itu mengeluarkan pedang dari dalam sarungnya, kemudian di ayunan dari atas kebawah.


"Horizontal slash...."


Semua orang pasrah karena kalau sampai mereka terkena pedang dari utusan dewa, maka otomatis mereka akan menerima ajal meskipun terkena aura pedangnya saja.


Semua orang menutup mata, pasrah dan menerima kematian mereka di tangan utusan dewa, tetapi tidak dengan Willy dan Maria.


Tangan Mecca Bot itu memegang pedang pendek yang disebut kodaci dan menahan hantaman pedang utusan dewa


Wuss....


Trang.....


Hantaman kedua senjata itu menimbulkan efek angin yang kencang, angin itu berhembus kesegala arah.


Brak....


Utusan dewa itu pun menarik pedangnya kembali dan mendarat dengan sempurna di depan mereka semua.


Setelah mendarat, semua orang langsung berlutut di hadapan utusan dewa itu kecuali Willy dan Maria yang masih berdiri tegak.


"Hormat kepada utusan dewa, kami senang bisa bertatap muka dengan anda secara langsung, itu adalah kehormatan bagi kami dan anak anak ini" ucap Barot


Maria pun segera memasukan kembali tangan Mecca Bot iblis merah kedalam sihir dimensi.


Utusan dewa itu pun tertawa terbahak-bahak "Hahaha....Juara kompetisi antara benua memang hebat, bangunlah kalian semua"


Kemudian mereka pun berkata secara bersamaan "Terima kasih yang mulia utusan dewa"


Kemudian utusan dewa itu menyapa "Apa kamu Maria yang di juluki Jenderal Iblis Petir juara ketiga kompetisi perwakilan dari kerajaan Lareagon, hebat kamu bisa menahan serangan Pedang ku dengan menggunakan metal Golem yang kamu sembunyikan di dalam sihir dimensi yang kamu miliki"


Sontak semua orang kaget dan Maria pun menjadi pusat perhatian, karena pedang utusan dewa itu bisa di tangkis dengan mudah.


Mereka pun juga bingung karena Maria mampu mengeluarkan metal Golem dari sihir dimensi yang besar tangannya saja sama seperti bersar tangan utusan dewa itu.


Semua orang pun menjadi bertanya tanya tentang seberapa hebat Maria itu, dan sudah mencapai level apa, karena setiap kali mereka cek kekuatan tempur Maria, mereka tidak dapat mendeteksi kekuatan tersebut.


Kemudian utusan dewa itu menatap ke arah Willy "Kamu Willy yang di kenal sebagai pangeran sampah dan di buang oleh ayah mu, dan kamu juara pertama perwakilan dari kerajaan Lareagon juga"


Willy hanya menganggukkan kepalanya dan tidak berkata apa-apa.


"Kamu begitu tenang saat aku mengayunkan pedang, kamu sudah dapat memprediksi apa yang akan terjadi sehingga pendirian mu tidak goyah, kamu pantas menyandang predikat juara kompetisi antara benua" puji utusan dewa.


Tiba-tiba utusan dewa itu bercahaya dan tubuhnya yang besar berlahan mengecil sampai setinggi 2 meteran. Utusan dewa itu berjalan menghampiri Willy dan Maria, orang lain langsung memberikan jalan sambil menundukkan kepalanya.


Utusan dewa itu menepuk pundak Willy dan Maria sambil berbisik "Kekuatan kalian berdua sudah mencapai level A dan kekuatan tempur kalian di atas rata-rata pahlawan, tinggal di poles sedikit dan mendapatkan berkah dewa maka sebentar lagi kamu akan mencapai tahap setengah dewa dan bisa pergi ke kerajaan langit bersama ku, apa kalian berdua berminat"


Willy tersenyum dan berbicara pelan "Maaf aku tidak berminat mendapatkan berkah dewa, dan tidak berminat menjadi makanan kalian. Kami berdua bukan penganut ajaran dewa seperti orang yang ada di sini"


Dengan berani dan tanpa merasa takut, Willy memberikan penolakan kepada utusan dewa itu.


Utusan dewa itu berbalik dan berjalan beberapa langkah dan berbalik lagi menghadap Willy dan Maria "Hahaha.... kalian berdua sungguh berani, wajar keturunan Edward Eldra begitu sombong dan arogan"


Kemudian secara otomatis helm armor yang utusan dewa itu pakai terbuka dan memperlihatkan wajah asli dari utusan dewa itu dengan tanduk menonjol keluar dari dahi sepanjang 3 centimeter.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna