PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Kota Legicia


Kemudian salah seorang dari veteran Prajurit berbicara kepada Willy "Setelah putra Eldra meninggalkan kota murbei, kami menyebarkan informasi untuk membentuk badan informasi bayar yang putra Eldra sarankan. Seketika kami di setiap pelosok daerah membentuknya dan mengetahui anda menuju kota Boginia ini untuk menghancurkan markas tentara bayaran armor Putih"


Kemudian manager beay yang memimpin 100 pasukan wisma obat herbal pun berbicara "Pangeran, bagai mana rencananya sekarang karena sebagian pasukan tentara bayaran armor Putih sudah melarikan diri termasuk pemimpin mereka"


"Tenang saja, pantau terus mereka, para veteran pasti tahu lokasi mereka, kalau sampai mereka membentuk lagi pasukan maka jangan ragu untuk menghancurkan mereka" ucap Willy.


Kemudian ada beberapa orang yang merasa bingung, karena jenderal Orc menyebut Willy dengan sebutan penguasa muda, para veteran menyebut Willy dengan sebutan putra Eldra, dan manager beay menyebut pangeran.


Kemudian salah seorang yang bingung pun memberanikan diri untuk bertanya "Siapakah anda ini sebenarnya, sampai semua orang menghormati anda termasuk kami ini"


Willy tersenyum, karena orang yang bertanya itu adalah Tiger kepala keluarga klan harimau salju.


Kemudian salah seorang dari veteran itu berdiri dan meminta ijin "Mohon ijin putra Eldra, biar aku yang menjelaskan kepada mereka siapa anda ini"


Willy pun mengangguk yang bertanda Willy menyetujuinya, sehingga Willy tidak perlu bercerita panjang lebar.


"Tuan tuan terlebih dahulu perkenalkan nama ku Bomay, salah satu kapten veteran Prajurit inggarsia, berkata putra Eldra lah kami bisa ada di sini.


Tuan muda yang kalian hormati yang di panggil sebagai penguasa muda, putra Eldra dan pangeran adalah putra dari Raja Hendrik Jovanka kerajaan Jovalavia.


dia juga tuan dari bangsa Dwarf dan tuan dari ras monster yang nenek moyangnya bersumpah setia kepada dewa naga agung dan pahlawan Edward Eldra.


Karena beliau keturunan terpilih yang mewarisi pedang dewa naga agung, sedangkan pendamping pemimpin kita ini adalah nona muda Maria.


Dia adalah jenderal besar kerajaan Lareagon yang dijuluki sebagai Ratu iblis petir" Bomay menjelaskan panjang lebar.


Dan dari sana semua orang saling mengenal dan membentuk aliansi apalagi klan serigala salju yang bertemu dengan manager beay mereka sangat senang karena bertemu perwakilan dari klan serigala yang ada di federasi bebas.


Hubungan antara mereka pun menjadi terjalin dan pada akhirnya kastil tentara bayaran armor Putih di jadikan markas oleh jaringan informasi rahasia milik Willy yang di bantu aliansi.


Willy pun mendapatkan harta rampasan di gudang harta milik tentara bayaran armor Putih berupa uang koin emas yang menggunung.


Bukan itu saja dia pun mendapatkan banyak harta lain seperti permata, berlian dan senjata yang bagus serta armor full set yang terbuat dari bahan bijih logam Mithril.


Di sana juga Willy mendapatkan inti monster dari kilin api, itu sepertinya adalah inti monster yang berasal dari kota putih yang dicuri.


Semua harta rampasan di keruk oleh Willy dan Maria sebagai dari itu di berikan kepada seluruh aliansi dan Beruntung di pihak aliansi tidak ada yang korban jiwa hanya luka saja, dan yang kritis pun sudah di obati.


Dalam beberapa hari kota Boginia dalam keadaan terguncang karena guild tentara bayaran armor Putih sudah musnah di serang pasukan aliansi yang menamakan diri aliansi pedang dewa naga.


Dan sekarang kota sudah stabil aktivitas pun berjalan normal dan wisma obat herbal pun menjadi terkenal, selain ikut dalam penyerangan mereka juga sekarang menjual potion, sehingga sekarang banyak di datangi oleh para tentara bayaran dan petualang yang ingin membeli.


Willy dan Maria pun berpamitan kepada semua orang karena akan melanjutkan perjalanan menuju kota selanjutnya dan setelah itu Willy dan Maria pun berangkat.


Willy dan Maria berlari menyusuri gunung sungai dan lembah untuk sampai di kota selanjutnya, terkadang Willy dan Maria beristirahat di desa yang mereka berdua lewati.


Di desa yang mereka lewati, Willy dan Maria membantu penduduk desa tersebut dari berbagai macam masalah.


Di desa yang sekarang menjadi tempat persinggahan Willy dan Maria sedang terjangkit wabah, orang orang menamainya wabah bisul api


Ya karena yang terjangkit penyakit ini mendadak timbul bintik merah dan apa bila pecah mengeluarkan nanah bening, dan orang yang terjangkit terasa terbakar.


Para penduduk desa menjuluki Willy dan Maria sebagai pahlawan, Maria yang tidak mau lepas dengan armor merahnya di juluki sebagai pahlawan mereh.


Sedangkan Willy yang memakai pakaian biasa disebut pahlawan penyembuh.


Dan berita dari desa ke desa pun menyebar seperti badai yang menerjang, nama Willy dan Maria sebagai pahlawan mereh dan pahlawan penyembuh pun tersebar.


Di desa lain yang sedang di serang monster hewan buas, merasa senang ketika kehadiran Willy dan Maria, karena Maria langsung membabat habis monster hewan buas tersebut sehingga desa menjadi aman.


Rumor tentang pahlawan yang menyelamatkan penduduk desa di jalur hitam pun terus menyebar.


Bahkan beberapa orang penulis mencari informasi ke desa yang pernah Willy dan Maria singgahi dan bertanya kebenaran yang terjadi.


Dan penulis itu menceritakan kembali tentang kepahlawanan yang diceritakan oleh penduduk desa di dalam buku yang dia karang dari hasil investigasi.


Dan buku itu di kenal dengan judul Pahlawan Armor Merah Dan Pahlawan Penyembuh. Tetapi orang yang diceritakan tidak tahu bahwa mereka berdua sudah terkenal dan menjadi buku cerita yang di tulis oleh penulis terkenal.


Beberapa Minggu perjalanan Willy dan Maria pun sampai di kota yang bernama kota Legicia, kota akhir dari jalur hitam yang Willy dan Maria lalui selama ini.


Sebelum masuk ke dalam kota Willy pun berbicara kepada Maria "Maria, simpan armor merah mu itu, kamu terlihat mencolok dengan full set armor tersebut"


"Aku suka memakainya dan sangat nyaman sekali" ujar Maria.


Willy pun menggelengkan kepalanya "Tetapi dengan kamu berpenampilan seperti ini, orang orang akan membuat mu menjadi pusat perhatian"


Mendengar Omelan dari Willy Maria pun mengalah, dia mencopot beberapa bagian dari armor yang dia pakai, dan hanya menyisakan pelindung dada saja.


"Bagai mana kalau begitu, apa aku nampak seperti seorang petualang" ucap Maria sambil memutar tubuhnya di hadapan Willy.


Willy pun mengangguk "Ya ini lebih baik dari pada tadi"


Sekarang Maria yang mengomel kepada Willy "apa kamu juga mau berpenampilan seperti ini, di mana mana tidak ada petualang yang hanya memakai pakaian biasa, kamu itu nampak seperti petualang pemula tahu tidak"


Willy pun tersenyum dan menepuk jidatnya "kamu ini ya, bisa aja membalikan ucapan ku, awas kalau nanti sudah di penginapan, aku kan menghukum mu dengan harus tidur sambil memeluk ku"


Maria mengusap hidungnya "siapa takut, tetapi kalau Elvina tahu apa yang kamu lakukan kepada ku apa dia tidak akan marah" ancam Maria.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna