
#92
Pembawa acara melanjutkan perkenalan semua kerajaan sampai akhirnya pembawa acara memulai untuk membuka babak penyisihan.
"Hadirin semua karena perkenalan Raja sudah selesai ayo kita lanjutkan dengan acara yang kalian tunggu tunggu"
Semua penonton bersorak
"Kita lanjutkan dengan Kompetensi Beladiri Mohon para peserta segera masuk ke Arena untuk melakukan penyisihan"
gambar sebagai ilustrasi saja
Semua peserta dari ruang tunggu pun masuk kedalam arena.
"Penyisihan ini akan mencari 50 besar untuk selanjutnya masuk semi final"
Semua penonton bertepuk tangan.
"Aturan kompetisi penyisihan ini adalah peserta tidak boleh menggunakan senjata atau pun Sihir, dan hanya boleh mengandalkan skill Fisik bela diri saja.
Dan silahkan para peserta mengambil nomber undian untuk di tempatkan di grup mana kalian semua"
Peserta sekitar 150 orang dan di bagi menjadi 4 grup Willy masuk grup ke 3, Maria masuk grup ke 1.
"Ya karena semua sudah mendapatkan lawan masing-masing Sekarang kompetisi akan di mulai"
Peserta turnamen yang pertama tampil adalah Maria melawan peserta turnamen dari kerajaan lain.
"Di grup 1 peserta pertama yang akan bertanding adalah.....Yarnt perwakilan dari kerajaan Gramostola yang akan meng hadapinya adalah....
Wow ini seorang anak perempuan Perwakilan dari kerajaan Lareagon, saya kira kerajaan Lareagon tidak mengirimkan perwakilannya untuk mengirimkan Perwakilan.
Tapi asalkan anak perempuan ini seorang manusia itu tidak masalah kita sambut perwakilan dari kerajaan Lareagon yaitu... Maria...."
Maria pun bersiap untuk maju ke atas arana, Willy pun menyemangatinya.
"Semangat ya, jangan sampai kalah di babak penyisihan ini"
Maria pun menyombongkan dirinya.
"Ya gak mungkin lah aku kalah di babak penyisihan grup ini setidaknya aku masuk 20 besar"
"Ya bagus lah kalau kamu punya semangat, aku percaya sama kamu Maria"
Maria pun membuka jubahnya kemudian berjalan ke atas arena no 1,
Di atas arena Maria membungkukkan badannya ke Maharaja Freevik Reagon kemudian membungkukkan badannya lagi ke arah Heri Jovanka dan yang terakhir kearah Ratu Elisia.
Di atas arena 1 musuhnya sudah menanti dan dia pun bersiap, karena melihat Maria seorang wanita Yarnt Mempropokasi Maria.
"Menyerah lah sebelum terlambat, ini bukan arena untuk anak perempuan, apalagi kamu hanya pemain cabutan dari kerajaan Lareagon"
Maria tersenyum kecut
"Kalau kamu memang hebat ayo buktikan lah, jangan jangan hanya bicaranya saja yang jago tetapi tidak punya kemampuan"
Yarnt marah dia pun menghujat Maria
"Kurang ajar dasar wanita ******, jangan menyesal kalau sudah wasit memulai pertandingan ini"
Di arena yang lain pembawa acara memanggil peserta lainnya untuk bertanding sehingga arena 2, 3, dan 4 sudah terisi oleh peserta turnamen.
Dan kebetulan di arena 2 yang tampil lebih dahulu adalah Billy putra dari Ratu Isabel.
Semua wasit dari tiap-tiap arena bersiap untuk memulai pertandingan.
Di arena 1 wasit memberikan arahan kepada ke 2 peserta turnamen.
"Ingat di babak penyisihan grup ini kalian tidak boleh menggunakan kekuatan Sihir, apabila melanggar kalian akan di diskualifikasi dari pertandingan ini,
Kalian di nyatakan menang apabila lawan kalian sudah tidak bisa bertanding lagi karena pingsan atau menyerah kalah dan keluar dari arena ini. Apa kalian paham"
Maria pun mengangguk.
Wasit pun memulai pertandingan.
"Pertandingan di mulai..."
Yarnt langsung berlari dan menerjang Maria dengan tendangannya.
"Cia...**......kena kamu..."
Maria hanya mengeset kakinya satu langkah untuk menghindari terjangan dari Yarnt, kemudian Maria menangkap kakinya Yarnt setelah itu Maria berputar dan Musuh nya pun ikut berputar.
Wuss....
Brak....
Maria melemparkan musuhnya ke luar arena pertandingan dan musuh nya itu pun menghantam tanah.
Wasit pun mengumumkan kemenangan dari Maria.
"Babak pertama penyisihan ini di menangkan oleh Maria perwakilan dari kerajaan Lareagon"
Semua tepuk tangan karena di 4 arena Maria adalah yang menang pertama kali.
Yarnt yang ada di luar arena pun kesal dengan Maria.
"Awas kamu yah, di luar arena aku tidak akan mungkin kalah dengan anak perempuan seperti mu"
Maria pun membalas perkataan dari Yarnt.
"Menang ya menang kalah ya pecundang, kalau masih berani menantang di luar arena ayo aku tunggu"
Maria pun berjalan keluar arena menuju ruang tunggu. Willy pun memberi selamat kepada Maria atas pertandingan pertamanya.
"Selamat ya Maria kamu sudah menang di babak pertama ini"
"Ya tentu dong, lawanya juga lemah jadi gampang di jatuhkan, tapi masih ada beberapa pertandingan lagi di babak penyisihan ini"
"Iya istirahat lah supaya stamina mu fit"
"Ach... padahal aku tidak mengeluarkan banyak tenaga tetapi musuh langsung terlempar ke luar arena"
Di arena lain pun sudah mendapatkan pemenangnya dan di arena 2 Billy menjadi pemenangnya.
Setelah pertandingan pertama selesai sekarang adalah gilirannya Willy, pembawa acara memanggil satu persatu peserta turnamen dari arena 1 dan arena 2 sedangkan Willy bertanding di arena 4.
Wow ini perwakilan dari kerajaan Lareagon lagi, tadi di arena 1 ada Maria yang menang dan sekarang perwakilan dari kerajaan Lareagon lagi.
Siapa dia kita panggil Wildan Putra Eldra....."
Mendengar pembawa acara memanggil Wildan putra Eldra, Elvina yang sedang ada di bangku penonton segera melihat peserta yang ada di arena 3 dan ternyata yang di panggil Wildan Putra Eldra adalah Willy.
Vania bertanya kepada Elvina
"Ada apa dek, kamu kenal orang yang bernama Wildan putra Eldra itu"
Elvina tersenyum dan mengangguk. Kemudian Elvina memeluk kakaknya.
"Eh,..kenapa kamu dek"
Elvina pun berkata
"Terima kasih Tuhan kamu memang telah menakdirkan Vina berjodoh dengan Wildan, walaupun di kehidupan sebelumnya aku tidak berjodoh tetapi di kehidupan ini aku tidak akan lagi meninggalkannya"
Vania pun heran
"Apa sih dek yang kamu katakan, Tuhan, Takdir, Jodoh, kehidupan sebelumnya. Kaka tidak mengerti"
Elvina semakin erat memeluk kakaknya.
"Tidak kak, dia adalah Willy pun yang telah memberiku nama dan mungkin dia adalah orang yang Elvina cari selama ini"
"Aduh...Vina apa kamu mau membunuh Kaka pelukan mu erat sekali Kaka jadi gak bisa napas"
Elvina pun melepaskan pelukannya
"Eh maaf kak"
*
Willy sudah berjalan keatas arena dan sebelum di mulai, lagi lagi pembawa acara Mempropokasi.
"Para Hadirin semua Wildan putra Eldra ini adalah anak dari Ratu Elisia yang di juluki sebagai pangeran sampah tidak berguna.
Tetapi lihat lah sekarang, dia ikut kompetisi ini dengan mengambil kuota dari kerajaan Lareagon, karena dia di kerajaan Jovalavia sudah di buang.
Dia di buang karena menjadi aib bagi keluarga kerajaan Jovalavia dan sekarang menjadi peserta perwakilan dari kerajaan Lareagon.
Apakan nanti akan memalukan atau tidak karena dikabarkan dia adalah pangeran yang lemah, dan kebetulan juga lawanya adalah dari kerajaan Jovalavia sendiri.
Apakah Wildan Putra Eldra bisa menang melawan si jenius putra dari Bangsawan Crusher kita saksikan saja pertandingannya"
Setelah itu pembawa acara pun menyebutkan peserta turnamen yang berada di arena 4.
Di arena 3 wasit memberikan peringatan dan peraturan yang berlaku di pertandingan ini setelah itu pertandingan pun di mulai.
Crude Mengintimidasi Willy dengan menghina dia.
"Oh ternyata si pangeran sampah, hahaha...aku sangat beruntung karena bisa melawan kamu yang lemah itu,
Paling juga dalam 2 jurus kamu sudah terkapar dan kalah, ayo menyerahkan dan berlutut aku akan mengampuni mu.
Jika tidak kamu akan aku buat babak Belur sampai ibumu tidak lagi mengenali wajah mu itu"
Willy hanya tersenyum
"Kalau kamu punya kemampuan untuk membuatku babak belur ayo lakukan, atau aku yang akan melakukannya"
Crude pun mengeluarkan jurus Tinjunya sedangkan Willy menggunakan jurus pencak silatnya.
Crude kembali meledek Willy.
"Kita ini akan bertarung kamu malah menari"
Sambil berlenggak lenggok Willy tertawa.
"Hahaha...apa kamu takut, jurus ini jurus yang sama yang membuat mu babak belur beberapa tahun yang lalu"
"Kurang ajar kamu dasar sampah tidak berguna"
Pembawa acara pun mengomentari jurus pencak silat yang Willy keluarkan, semua mata memandang ke arena 3 mereka meneriaki dan memberi semangat Willy.
"Putra Eldra...."
"Putra Eldra...."
"Putra Eldra...."
"Wow semua penonton menyemangati dan memanggil nama putra Eldra, apakah Pangerang Sampah sudah berubah menjadi Pangeran Emas.
Atau Si bebek sudah berubah menjadi angsa, tetapi lihatlah para hadirin jurus apa yang di pakai oleh putra Eldra ini"
Pembawa acara pun bertanya kepada Maharaja Freevik Reagon.
"Tuan ku Maharaja Freevik Reagon, jurus apakah yang di keluarkan oleh putra Eldra, nampak jurusnya seperti tarian"
Maharaja Freevik Reagon pun menjawab pertanyaan dari pembaca acara.
"Hahaha...Ini adalah Tarian Perang Pasukan Khusus Raja Naga, namanya adalah Jurus Pencak silat, dan pencak silat ini di kerajaan Lareagon memiliki selogan yaitu Bertahan adalah menyerang dan menyerang adalah menghancurkan"
"Ow sungguh indah gerakan gerakan yang di tampilkan oleh putra Eldra ini, meskipun kelihatannya lemah nampaknya dia juga bersiaga dan siap menyerang"
Di bangku penonton Elvina menggelengkan kepalanya.
"Dasar Wildan, mentang mentang dia juara Silat sudah masuk dunia lain juga masih saja dia pake"
Vania mengomentari perkataan dari Elvina.
"Kamu bicara apa dek, siapa yang juara Silat dan dunia lain apa maksudnya, apa adik ku Elvina ini memiliki rahasia yang disembunyikan dari Kaka ya"
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.