
Setelah lama berfikir logan pun menerima permintaan dari Willy, dia akan mengantarkan Willy ke kota putih, karena kota itulah yang paling aman.
Meskipun Klan di kota putih hanya klan kecil yang bersatu dan lemah, disana juga ada para petualang sehingga kita itu menjadi damai.
Klan harimau salju yang terkuat sekali pun tidak berani berulah di kota itu, sehingga kita itu kita paling aman.
Setelah mereka selesai makan dan mengobrol mereka pun kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju kota putih.
Di perjalanan tidak ada hambatan, bahkan monster salju tidak terlihat menghadang, hanya terlihat kelinci salju saja yang lewat dan tidak berbahaya.
Setelah berjalan seharian, benteng kota putih terlihat dari jarak 10 kilometer, jarak yang lumayan jauh dengan hambatan salju yang tebal membuat mereka susah untuk melangkah.
Tetapi yang paling parah adalah adanya prajurit dari klan harimau salju yang menghadang di jalan menuju kota putih.
Logan merasa takut, dia bukan takut mati, tetapi dia takut tuan putri yang di jaganya akan di bawa pergi, logan pun menghentikan Willy dan Maria.
"Tuan muda, nona muda berhenti, kita akan cari jalan memutar, karena di depan kita ada patroli dari prajurit harimau salju" ucap logan.
Maria mendengus "Apa yang kamu takutkan, kalau mereka menghadang tinggal hajar saja apa susahnya"
"Ta...tapi lihatlah mereka banyak dan mereka itu kuat" ucap logan bergetar ketakutan.
"Hanya 20 orang ras kobolt harimau saja, kami berdua tidak akan takut, ayo lanjutkan jalan, kalau paman takut sembunyi lah di belakang ku" ucap Willy.
Logan tidak yakin bahwa mereka bisa melawan klan harimau salju, karena mereka berdua masih anak anak dibawah usia 15 tahunan, tetapi keberanian mereka melebihi orang dewasa seperti logan.
Willy dan Maria sudah berjalan terlebih dahulu sedangkan logan masih terdiam sambil menggendong Foxy.
Foxy pun menepuk logan "Paman ayo pergi, ikuti kak Willy dan kak Maria, aku percaya kepada mereka"
Didalam hati logan bergejolak antara ikut menyusul ataukah harus berjalan memutar tetapi kalau jalan memutar bukan tidak mungkin ketemu lagi dengan klan harimau salju.
Maju akan cepat mati dan memutar pun juga sama akan mati jika bertemu dengan klan harimau salju, logan pun memutuskan untuk pergi bersama Willy dan Maria apa pun yang akan terjadi, karena Foxy sudah percaya dia pun harus percaya kepada Willy dan Maria.
Melihat Willy dan Maria yang sedang berjalan dan dibelakang mereka di ikuti oleh logan yang sedang menggendong Foxy maka sesegera mungkin prajurit klan harimau salju menghadang.
Dengan membawa tombak yang panjangnya sekitar 250 centimeter, dengan mata tombak yang tajam di arahkan ke arah depan.
"Berhenti, Serahkan orang yang ada di belakang kalian dan bocah kecil itu, kalau kalian ingin selamat" teriak salah satu dari mereka.
Willy dan tatapan sinis dan mengeluarkan aura membunuh pun berbicara dengan lantang "Minggir, kalian telah menghalangi jalan ku"
Mendengar perkataan dari Willy orang orang itu tertawa terbahak-bahak "Hahaha....apa mereka mau mati dengan menyinggung kami"
Seketika prajurit klan harimau salju menyebar dan mengepung, pemimpin mereka pun berbicara kepada Willy "Apa kamu mau mati, serahkan orang itu dan bocah kecil itu, dan jangan urusi urusan kami, maka kami akan menganggap tidak terjadi apa apa dan kalian berdua bisa pergi ke kota putih sekarang juga".
"Tidak, mereka datang bersama kami dan kami harus pergi bersama" Willy tetap kukuh ingin membawa logan dan Foxy pergi ke kota putih.
"Mau menjadi pahlawan tetapi tidak melihat kemampuan diri sendiri dulu, Kami prajurit Klan Harimau salju, jika kamu sudah mengetahui maka cepat lah menyingkir dari sini" bentak pemimpin mereka.
Foxy yang ada di gendongan logan pun berbicara, walaupun dia masih anak kecil yang berusia 7 tahun tetapi dia sudah mengerti situasi saat ini "Kakak Pergilah, jangan berkorban demi diriku, kau bukan tandingan mereka"
Di sana Willy tidak memperdulikan mereka, dia pun berkata dengan lantang dan mengancam disertai dengan aura membunuh "Menyingkir atau kalian mati, aku tidak akan mengulanginya lagi"
Dengan aura membunuh yang kuat mereka pun mundur beberapa langkah kebelakang, mereka sedikit takut tetapi karena jumlah mereka banyak sehingga mereka tidak memperdulikan rasa takut tersebut.
Mereka yakin bisa menghabisi para bocah ini dengan mudah dan bisa membawa Foxy untuk di jadikan Sandra.
Mereka sudah siap dengan tombak yang di pegang masing-masing, dan menerjang Willy secara bersamaan.
Willy menoleh ke arah Maria "Maria lindungi paman Logan dan foxy"
Maria pun mundur dan siaga melindungi logan dan Foxy, Willy di depan langsung mengeluarkan pedang badai salju dari sihir dimensi item Book.
Kemudian Willy menyalurkan energi sihir elemen es dan menebaskan pedangnya ke arah musuh.
Wuss....
Seketika 15 orang dari mereka pun berubah menjadi patung Es, orang yang melompat yang terkena langsung jatuh ke atas tumpukan salju.
Tersisa 5 orang dan mereka pun ketakutan sehingga terkencing di celana dan kemudian mereka melarikan diri.
Logan yang melihat itu langsung memandang terpana kemudian dia bertanya kepada Willy "Tuan Muda, dari mana anda mendapatkan pedang pusaka taring salju, itu adalah benda pusaka dari klan serigala salju kami yang hilang beberapa tahun yang lalu"
Willy pun tersentak kaget karena pedang yang dia ambil di gudang senjata tentara bayaran awan gelap adalah benda pusaka dari klan serigala salju.
Willy pun tersenyum "nanti akan aku jelaskan, yang terpenting sekarang kita pergi menuju kota putih terlebih dahulu"
Logan pun mengangguk setuju kemudian mereka melanjutkan perjalanan menuju ke kota putih.
Tidak lama kemudian mereka pun menuju ke kota putih, karena mereka orang pertama yang datang dari luar maka mereka pun disambut hangat oleh penduduk kota yang ramah.
Setelah itu Willy dan Maria pergi ke guild petualang untuk memberikan surat dari Lexington dan menyerahkan kertas quest kepada resepsionis.
Willy menuju ke resepsionis dan bertanya kepada penjaga resepsionis di sana "Mbak aku mau bertemu dengan master guild petualang di tempat ini, aku datang dari kota hitam membawakan pesanan dari tuan Lexington untuk master guild petualang di kota ini"
Mendengar perkataan dari Willy sontak semua petualang yang sedang duduk di dalam guild mengarahkan pandangannya ke arah Willy dan Maria.
Karena sudah beberapa tahun ini, tidak ada petualang dari kota hitam menuju ke kota putih, begitu pula sebaliknya. Sehingga Willy dan Maria pun menjadi pusat perhatian.
Wanita yang menjadi petugas resepsionis itu pun kaget karena ada 2 orang anak sedang berdiri di depannya itu berasal dari kota hitam, kemudian dia melihat kertas quest yang Willy serahkan.
Kertas Quest itu adalah quest untuk petualang tingkat gold akhir, atau lebih tepatnya hanya petualang tingkat platinum yang mampu menyelesaikannya.
Karena di kota hitam hanyalah kota kecil maka petualang tertinggi hanya sampai level gold tingkat menengah, itu pun hanya 1 party yang mencapai level itu.
Party yang mencapai level itu hanyalah master guild dan para penguji yang waktu di kota hitam menguji Willy dan Maria.
Tetapi mereka pun tidak sanggup untuk melakukannya karena taruhannya adalah nyawa.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna