PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Bab 267 Maaf Aku Tidak Tertarik Dengan Uang


Bab 267 Maaf Aku Tidak Tertarik Dengan Uang


Keesokan harinya, setelah mendengar Prajurit pasukan tentara bayaran armor Putih yang di kirim untuk menangkap Willy dan Maria mati di bunuh, pemimpin dari pasukan ini pun geram dan marah.


"Bodoh kalian semua, mengapa menangkap 2 orang bocah saja tidak becus" luapan kemarahan sang pemimpi kepada anak buahnya.


"Kedua anak ini bukan orang biasa bos, anak ini hebat, 20 orang pertama yang membegal mereka mati dan kemudian 50 orang kita yang mengepung untuk membalas dendam mati juga" lapor anak buahnya.


"Cari informasi dari mana kedua anak ini berasal, bunuh seluruh keluarganya, dan mengapa kalian menyinggung anak seperti ini seharusnya kita sudah kehilangan 70 orang anak buah" perintah pemimpin.


**


Di toko obat herbal milik klan serigala Willy dan Maria yang sudah membersihkan diri dan mengganti pakaian sedang duduk di ruangan manager beay.


"Pangeran apa yang melakukan pembantaian di penginapan lotus itu dilakukan oleh anda dan nona muda " tanya manager beay.


Willy tidak menyangkalnya "Iya, kami berdua yang melakukannya"


"Tentara bayaran armor Putih, memiliki 2.000 prajurit dan di antara mereka ada pasukan Elit yang memiliki Level C, mereka sangat di takuti di kota ini, aku membawahi 100 orang dari klan serigala, itu tidak akan cukup untuk membantu melawan mereka" ujar manager beay.


"Aku tidak minta klan serigala untuk membantu ku, kami berdua sudah cukup untuk menghadapi mereka, kami tidak bodoh yang menyerang langsung markas mereka, seperti halnya kemarin malam, aku akan mengurangi jumlah mereka sedikit demi sedikit supaya mereka merasa takut sudah menyinggung ku" jawab Willy.


"Kalau begitu apa yang harus aku perbuat, pangeran" ucap manager beay.


"Untuk hari ini kamu bisa membantu ku menyiapkan sarapan untuk kita berdua, karena kami sudah lapar" ucap Willy.


Manager beay pun tersenyum kemudian dia membungkukan badan "Siap laksanakan" dia pun pergi meninggalkan Willy dan Maria.


"Setelah sarapan ayo kita jalan jalan, dan kalau bertemu dengan pasukan armor putih itu lebih bagus karena kita di sini untuk membuat onar" ucap Willy kepada Maria.


Maria tersenyum dan penuh dengan semangat, karena pertarungan kemarin dia belum puas bertarung.


Tentara bayaran armor Putih sangat lemah, bahkan mereka ada di tingkatan pembentukan atau level E, bahkan belum mencapai tahap prajurit.


Ya memang benar pasukan tentara bayaran armor Putih itu meskipun memiliki banyak anggota tetapi mereka sangat lemah, mereka hanya mengandalkan jumlah saja untuk menakuti orang.


Dan karena memiliki nama besar, sehingga setiap anggotanya begitu di segani, tidak seperti tentara bayaran lain yang membentuk guild tentang bayaran.


Meskipun anggotanya sedikit dan paling banyak 100 orang tetapi mereka adalah para kesatria dan petualang yang berpengalaman.


*


Setelah Willy dan Maria sarapan mereka pun pergi ke kota untuk jalan jalan, mereka bukan penakut yang bersembunyi, justru mereka berdua menampakkan diri supaya para prajurit armor Putih tahu mereka sedang menghadapi lawan yang kuat.


*


Tidak lama berjalan berjalan tiba-tiba ada laki laki paruh baya yang memanggil Willy.


"Hai anak muda, tunggu.... tunggu aku sebentar...." Teriak lelaki itu.


Willy pun menengok dan ternyata dia adalah black Smith yang kemarin, dan sekarang dia mencari Willy.


Dengan berlari dan terengah engah, lelaki itu menghampiri Willy, setelah berhadapan dia pun meminta maaf "Anak muda, aku minta maaf untuk hal yang kemarin karena tidak percaya kepada mu"


Lelaki itu mulai menceritakan tentang kejadian kemarin, ketika dirinya ingin memberikan obat kepada anaknya, dan obat tersebut habis.


Black Smith itu pergi ke tabib dan toko obat, tetapi obat yang digunakan untuk menghambat racun anaknya sudah tidak tersedia.


Dan black Smith itu pulang dengan lemah Tah berdaya, karena tidak mendapatkan obat untuk anaknya.


Dan ternyata obat dari Willy itu manjur, sehingga kulit biru di sekujur tubuh anaknya kembali normal dan anaknya sudah kembali sadar, tetapi dia yakin bahwa racun tidak hilang semuanya dan bisa menyebar kembali keseluruh tubuh anaknya.


Black Smith itu mencari Willy bukan hanya untuk meminta maaf, tetapi dia juga meminta supaya Willy mengobati anaknya sampai sembuh total.


"Tolong, obati anak ku, berapa pun biayanya aku akan membayarnya" pinta black Smith itu.


Willy menggelengkan kepalanya "Maaf aku tidak tertarik dengan uang"


Willy pun menolak karena memang Willy tidak tergiur dengan uang, dan memang uang yang Willy miliki sudah sangat banyak.


"Aku tahu, kamu menginginkan armor anak ku itu, baiklah aku akan memberikannya asalkan anak ku bisa sembuh, bahkan harta keluarga ku berupa bijih logam Adamantium murni akan aku berikan kepadamu untuk membuat senjata hebat" tawar black Smith.


Willy menyeringai karena itu yang di inginkan Willy, armor yang sangat di inginkan oleh Maria akhirnya di dapat juga tanpa harus membayar pakai uang.


Willy pun menyetujuinya dan black Smith itu pun mengajak Willy dan Maria untuk pergi ke rumah black Smith itu.


Sesampainya di Tempat black Smith Willy dan Maria di bawa ke kamar anaknya, dia seorang wanita cantik berusia 17 tahunan.


Dari semenjak usia 15 tahun dia sudah menjadi seorang petualang dan terkadang ikut dalam misi menjadi tentara bayaran.


Dia anak yang berbakat, tetapi karena sekarang Terkena Racun, dia berhenti menjadi petualang dan tentara bayaran.


"Siapa mereka yah" tanya anaknya black Smith yang menunjuk ke arah Willy dan Maria.


"Mereka anak yang akan menobati kamu nak, berkata mereka memberikan obat, kamu bisa sadar seperti ini" jawab black Smith itu.


Willy tersenyum dan memperkenalkan diri "Selamat Pagi kak, aku Willy dan ini Maria, bagai mana keadaan kakak setelah meminum obat dari ku"


Wanita itu pun mengangguk "selamat pagi dek nama ku Leoni, sekarang aku sudah agak mendingan, tetapi tubuh ku masih lemas belum bisa bergerak.


Willy pun memindai seluruh tubuh Leoni dengan menggunakan sihir mata emas, Willy melihat masih ada racun yang belum ternetralisir oleh obat yang di berikan Willy.


Dan organ dalam sudah terkominasi sehingga meskipun kelihatan sudah sehat, Leoni masih bisa mati mendadak, karena organ dalam bisa pecah kapan saja.


"Baiklah kak, aku akan mencoba menyembuhkan mu" ucap Willy


Kemudian Willy menoleh kepada Black Smith itu "Paman tolong bawakan banyak air bersih dan wadah ketempat ini"


Black Smith itu mengangguk kemudian Maria mengikuti black Smith itu untuk membantu membawakan air.


Setelah beberapa lama, banyak ember yang berisi air bersih pun tersedia, Willy pun mulai mengobati.


Willy menuangkan ramuan ke setiap ember setelah itu Willy menggunakan sihir elemen air untuk membuat air itu melayang.


"Aku akan membersihkan sisa racun yang ada di dalam tubuh kakak, dan memperbaiki organ dalam yang rusak" ucap Willy.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna