PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Pengaruh Ajaran Dewa


Heri Jovanka menggelar rapat koordinasi darurat dengan Jenderal dan komandan pasukan kerajaan Jovalavia.


Heri memerintahkan mereka untuk mendata ulang para prajurit di tiap tiap pasukan dan apabila ada prajurit yang mencurigakan atau dengan kata lain penyusup tangkap mereka.


Introgasi dan kalau ada banyak penyusup, bawa mereka kekerajaan Lareagon biarkan pihak kerajaan Lareagon yang melakukan tindakan kepada mereka.


Semua prajurit pun di kumpulan di tiap tiap pangkal militer yang berada di wilayah kekuasaan kerajaan Jovalavia termasuk di ibukota kerajaan.


Raja Hendrik Jovanka sekarang turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Raja Hendrik Jovanka mengumumkan langsung.


"Perhatian kepada seluruh penduduk ibukota kerajaan Jovalavia, aku sebagai Raja kerajaan ini menyayangi kalian semua, karena kalian sudah berperan aktif dalam membangun kerajaan ini bersama.


Dan ini di tujukan untuk Para penganut ajaran Dewa, aku memerintahkan kalian untuk pindah ke Kota Selatan, kota itu sudah aku persiapkan untuk kalian para penganut ajaran Dewa.


Itu bertujuan supaya daerah tersebut menjadi pusat penyebaran ajaran Dewa dan aku sudah menyiapkan bangunan untuk di jadikan sebagai kuil cahaya.


Aku bukan mengusir kalian dengan berpindah ke kota selatan, tetapi aku sayang kepada kalian karena dengan kalian pindah dari sini kehidupan kalian dalam beribadat kepada dewa lebih hikmat"


Raja Hendrik Jovanka merayu dan meyakinkan penduduk kerajaan Jovalavia yang menganut ajaran Dewa cahaya dengan suka rela untuk pindah ke kota selatan.


Raja Hendrik Jovanka pun mengiming imingi keamanan dan kenyamanan selama di perjalanan dan selama tinggal di kota selatan dan di bebaskan dari segala pajak.


"Aku memberikan waktu kepada kalian untuk pindah ke kota selatan selama 10 hari dari sekarang dan kalau kalian dalam 10 hari tidak pindah maka pajak akan aku lipat gandakan"


Raja Hendrik Jovanka tidak mengancam dengan kekerasan tetapi mengancam secara halus yaitu menaikan pajak 2 kali lipat.


Dalam beberapa hari pun sudah nampak perubahan di kerajaan Jovalavia ini para pelayan sudah di ganti dan para penjaga pun sudah di ganti.


Di atas kastil kerajaan pun kini berkibar 2 bendera yaitu bendera kerajaan Jovalavia dan kerajaan Eldragon.


Prajurit yang diduga penyusup pun sudah di kirim ke kerajaan Lareagon dan para penduduk penganut ajaran Dewa cahaya secara bertahap berpindah ke kota selatan.


Ada sekitar 30 persen penduduk ibukota kerajaan Jovalavia yang pindah ke kota selatan sisanya masih tinggal di dalam kota karena mereka bukan penganut ajaran Dewa.


Di kota kota lain pun di berlakukan hal yang sama yaitu para penganut ajaran Dewa harus pindah ke kota selatan dan itu pun berlaku di wilayah kekuasaan kerajaan Jovalavia.


*


10 hari sebelum pesta pernikahan


Para undangan dari berbagai kerajaan sudah tiba di kerajaan Jovalavia, bukan hanya kerajaan manusia yang di undang tetapi kerajaan monster juga di undang untuk datang ke acara pernikahan ini.


Semua berbaur menjadi satu, karena yang mengundang kerajaan monster adalah dari kerajaan Eldragon yang mana kerajaan tersebut penduduknya bukan hanya manusia tetapi Banyak ras Monster yang ada di sana


Sehingga ras monster pun di undang ke acara pernikahan antar putri Clarisa dan Raja Gibran, penjagaan pun di perketat.


Di gerbang depan ibukota para prajurit kerajaan Jovalavia dan para prajurit kerajaan Eldragon memeriksa semua tamu yang datang dan aturan diberlakukan yaitu tidak boleh membawa senjata tajam masuk kedalam ibukota.


Dan tidak boleh berselisih paham selama berada di kerajaan Jovalavia, karena ada sangsi tegas yang akan di berikan oleh kerajaan Jovalavia.


Semua utusan dan bahkan Raja dari kerajaan lain turut hadir, mereka di layani dengan baik oleh pelayang dan prajurit kerajaan.


Keluarga kerajaan Lareagon pun sudah bersiap dan mereka sudah berada di kerajaan Jovalavia, meskipun sedang darurat perang.


Maria pun tiba di ibukota kerajaan Jovalavia, dengan keadaan yang selamat dan datang dengan banyak membawa informasi.


Bukannya rekaman tetapi bukti lain yang dapat menguntungkan bagi kerajaan Jovalavia ini.


Maria di sambut oleh semua orang seolah seorang pahlawan yang telah datang mengunjungi kerajaan Jovalavia ini.


"Selamat datang Maria, kenapa lama sekali apa yang kamu lakukan sehingga tidak cepat cepat pulang"


Maria pun di peluk erat oleh Ratu Elisia dan Willy pun menghampiri kemudian memeluk mereka berdua.


"Aku khawatir dengan mu, kamu janji satu Minggu tetapi ini sudah hampir 2 Minggu kamu tidak pulang"


Maria pun meminta maaf


"Maaf karena banyak urusan lain yang harus aku selesaikan, banyak informasi yang harus saya sampaikan kepada semuanya"


Kemudian Ratu Elisia pun melepaskan pelukannya kemudian mengajak Maria masuk kedalam.


"Ayo masuk, kayaknya kamu belum makan, makan dulu setelah itu beristirahat lah karena beberapa hari lagi pesta perayaan resesi pernikahan akan di gelar"


Maria pun menengok sekelilingnya


"Pantas banyak orang dari berbagai daerah dan banyak hiasan pernak pernik"


Maria pun masuk dan di berikan makanan kemudian dia pun beristirahat di kamar khusus.


Peserta menari dan menyanyi setiap hari di gelar di tengah tengah ibukota kerajaan, di momen ini kerajaan Jovalavia seolah menjadi pasar malam.


Banyak pedagang yang berjualan dan banyak orang yang membuka karnaval, itu semua untuk memeriahkan acara pernikahan yang akan di laksanakan beberapa hari lagi.


Tamu undangan yang datang Dari rasa Monster di layani oleh prajurit dari kerajaan Eldragon karena mereka sudah terbiasa berbaur dengan Ras monster.


Bahkan di antara prajurit kerajaan Eldragon ada beberapa orang dari Ras monster.


Para penduduk ibukota sudah di briping supaya tidak takut atau menghina Ras monster karena bisa memicu terjadinya perkelahian atau keributan.


Penduduk ibukota kerajaan Jovalavia pun merasa kagum dengan Ras monster yang datang apa lagi dari ras manusia setengah binatang seperti bangsa Neko atau Beasman.


"Ternyata Ras monster tidak semenakutkan apa yang di katakan oleh orang lain"


"Iya mereka juga cantik dan seksi seperti manusia pada umumnya"


"Ras monster yang lainnya pun sangat unik, apakah ini keanekaragaman makhluk yang ada di Benua ini"


"Iya ini adalah anugrah sang pencipta supaya kita saling melengkapi, tetapi aku heran dengan para penganut ajaran Dewa cahaya, mengapa mereka memusuhi ras monster padahal mereka sama seperti kita"


Orang-orang berpendapat tentang Ras monster dan kebanyakan mereka berkomentar positif.


Sebelum acara inti di laksanakan, Raja Freevik Reagon, Raja Alferd, Raja Gramostola dan Klan serigala menggelar pertemuan rahasia.


Bahkan ada beberapa kerajaan monster yang ikut dalam pertemuan rahasia tersebut karena sudah direktur oleh kerajaan Gramostola dan Klan serigala.


Bahkan ada juga kerajaan lain yang ingin ikut bergabung dan total ada 10 negara yang ikut dalam pertemuan rahasia tersebut.


Ke empat negara ini adalah pelopor terbentuknya Aliansi, dan kenapa Klan Serigala masuk kedalam katagori Negara karena kekuatan tempur hampir sama dengan sebuah negara kecil.


Kerajaan monster yang ikut dalam aliansi ini adalah Kerajaan Pemonst, kerajaan Salareon, dan kerajaan Philia.


Negara dan kerajaan yang di pimpin oleh manusia ada Republik Polinesia, kerajaan Lasiodora dan kerajaan yang baru merdeka yaitu kerajaan apalone.


Kerajaan Pemonst sempat berperang dengan kerajaan Jovalavia karena memperebutkan daerah kekuasaan atau perbatasan tetapi dengan di tengah kerajaan Eldragon mereka pun berdamai.


Sedangkan kerajaan baru Apalone kerajaan ini ingin mengikat kerja sama dan meminta perlindungan kepada kerajaan lain karena kerajaan ini baru mereka dan memisahkan diri dari kerajaan Inggarsia.


Kerajaan ini di rekrut bertujuan untuk menjatuhkan kekuasaan Maharani Roselia yang di kenal suka berperang dan sangat kejam.


Rapat pun digelar di sebuah ruangan khusus, rapat tersebut membahas kelanjutan dari Terbentuknya Aliansi yang di namakan SPBU (Serikat Perdamaian Benua Utara).


Yang menjadi juru bicara adalah Raja Gibran.


"Para kepala negara dan Raja yang saya hormati selamat datang di kerajaan Jovalavia dan selamat datang di pertemuan ini.


Kali ini kita akan membahas beberapa pembahasan dan kasus yang terjadi di benua bagian Utara ini terutama tentang perdamaian antar negara.


Kita yang berada di sini di tungtut untuk saling menghormati antara ras sehingga terciptanya perdamaian.


Tidak di pungkiri beberapa kerajaan sangat memusuhi Ras lain selain manusia tetapi kita di Aliansi ini, ingin membaurkan diri antara Ras.


Maaf kalau bicara saya panjang lebar kalau ada yang ingin di tanyakan terlebih dahulu silahkan sebelum saya melanjutkannya"


Salah seorang dari mereka pun mengangkat tangannya.


"Maaf saya ingin bertanya manfaat dari Aliansi ini dan bagai mana saya harus berpartisipasi karena Jujur, saya masih binggung"


Raja Gibran pun menjelaskan panjang lebar dan dia pun mengerti setelah itu ada lagi orang yang bertanya.


"Kenapa kita bersekutu dengan Ras Monster bukanya kerajaan yang di pimpin oleh manusia ini banyak"


Pertanyaan itu adalah orang dari kerajaan Lasiodora, kerajaan itu memang dekat dengan kerajaan Inggarsia dan kerajaan Dewagon.


Pengaruh ajaran Dewa sangat terasa di kerajaan tersebut tetapi mereka berusaha bersifat netral.


Kemudian Raja Gibran menjelaskan dan terlebih dahulu bertanya kepada orang dari Lasiodora.


"Apa anda penganut ajaran Dewa cahaya"


Orang itu menggelengkan kepalanya


"Tidak..."


"Adakah di kerajaan Lasiodora yang menyembah dewa"


Orang itu mengangguk


"Ya...ada..."


Kemudian Raja Gibran bertanya lagi


"Mengapa mereka menyembah Dewa apa kamu tahu"


Orang itu menjawab lagi.


"Karena Dewa adalah Ras terkuat di dunia ini dan bisa memberkahi manusia yang menyembahnya"


Kemudian Raja Gibran bertanya kepada Ras monster.


"Apakah Ras kalian ada yang menyembah Dewa seperti Dewa Cahaya, Dewa kegelapan, Dewa kesuburan dan Dewa kekayaan"


Semua orang dari Ras monster menggelengkan kepalanya


"Tidak kami tidak menyembah Dewa"


Kemudian Raja Gibran bertanya lagi


"Apakah Ras kalian menyembah Dewa Naga Agung"


Ras selain manusia menggelangkan kepalanya lagi.


"Tidak kami tidak menyembah Dewa Naga Agung"


Raja Gibran bertanya lagi.


"Kenapa kalian tidak menyembahnya"


Salah seorang dari mereka berbicara.


"Dewa naga agung bukan untuk disembah meskipun dia Ras Monster terkuat di dunia ini, dia hanya melindungi kami dari tindakan kekejaman dan perbudakan yang dilakukan oleh Ras Dewa dan manusia"


Kemudian Raja Gibran bertanya kepada orang dari Lasiodora.


"Kenapa Para Dewa membenci Ras selain manusia, dan kenapa manusia penganut ajaran Dewa harus bermusuhan dengan Ras selain manusia Pakah kamu bisa menjawabnya"


Orang dari Lasiodora pun menggelengkan kepalanya tetapi berusaha menjawabnya.


"Ka...karena ajaran Dewa itu Mutlak"


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.