PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Blue Print


Salah satu kapten dari pasukan perisai naga bernama Riley sedikit menggunjing Cody.


"Hai Cody kita ini sama sama seorang kapten, dan pasukan kalian memenangkan kompetisi di babak pertama, menurut ku kalian itu curang"


Disana Cody dan Blair tidak enak karena pasukan Raja naga di katakan curang. Blair sedikit emosi.


"Hai Riley apa maksudmu kami curang, di babak pertama kalian berlari duluan dan kami belakangan terus gara gara kalian tidak bisa berenang jadi menganggap kamu ini curang"


"Bukan begitu, lihat pasukan kami yang memakai armor lengkap dengan perisai dan pedang, kami bukan tidak bisa berenang tapi kalau kami berenang maka kami akan tenggelam.


Karena armor yang kita pakai berat dan bisa menenggelamkan pemakainya, sedangkan kalian leluasa tanpa menggunakan perisai atau pelindung bisa bergerak bebas.


Bahkan pasukan tombak naga yang armor dan pelindung tidak selengkap kami mereka susah melewati sungai tersebut"


Blair membuka kamejanya sambil berbicara.


"Oh jadi kalian iri karena pasukan kami tidak memakai pakaian pelindung seperti kalian"


Setelah membuka kemeja terlihat Blair mengunakan baju rantai.


"Lihatlah kami juga memakai pelindung sama seperti pasukan lain cuman bedanya kita pasukan Raja Naga Pemakaian pelindung di dalam dan di tutupi oleh baju ini"


Riley masih menyangkal


"Tapi pelindung yang pasukan Raja Naga pakai tidak seberat yang kami pakai, bahkan tidak lebih berat dari pasukan tombak naga"


Yang lain pun mengangguk membenarkan kata kata dari Riley. Kemudian Blair membuka baju rantai yang dia gunakan sehingga Blair bertelanjang dada.


Terlihat tubuh atletis dari Blair dengan perut membentuk kotak kotak dan otot yang kuat, kemudian Blair melempar baju rantai yang tadi dia buka kearah Riley yang kebetulan di samping Riley ada temannya.


"Tangkap pelindung ku ini coba ukur seberat apa dan mana yang lebih berat armor lengkap mu atau baju rantai ku"


Wuss....


Baju rantai milik Blair dilempar kearah Riley dan temannya.


Brak....


Riley dan temannya menangkap baju rantai Blair, tetapi setelah mereka tangkap salah satu dari mereka jatuh tersungkur karena tidak kuat mengangkat beratnya baju rantai tersebut.


Semua orang kaget dan heran, ternyata baju rantai yang dipakai oleh para pasukan Raja Naga itu sangat berat bahkan dilempar dan ditangkap oleh 2 orang masih terasa berat.


Prajurit lain penasaran seberapa berat baju rantai milik Blair mereka bergantian mengangkatnya.


"Benar ini sangat berat bahkan bisa 5 kali lipat berat armor lengkap pasukan Perisai Naga"


"Ini mustahil baju rantai bisa seberat itu coba aku yang angkat"


Krek...


"Iya betul ini berat sekali"


Blair pun menunjukan kekuatanya setelah membuka baju rantai dia melompat keatas.


Wuss....


Lompatannya begitu ringan dan melesat seperti terbang dan mendarat dengan mudah.


Semua orang bertepuk tangan 👏 👏👏.


Riley pun meminta maaf kepada Blair dan Cody juga kepada seluruh pasukan Raja Naga karena telah mengatakan mereka curang. Blair pun memakai kembali baju rantai dan kemejanya.


"Maaf karena sudah mengganggap kalian curang ternyata kalian benar-benar pasukan yang hebat saya jadi iri dengan kehebatan pasukan kalian"


Cody tertawa


"Hahaha.... sudahlah jangan dipikirkan kita ini sedang pesta ayo kita makan dan minum sampai pagi, toh setelah ini kita semua di beri waktu untuk liburan selama 1 Minggu"


Mengenai baju rantai yang berat Willy memesan baju rantai tersebut dengan bahan yang khusus, baju rantai itu memang berat tetapi apa bila masuk kedalam air baju rantai itu akan mangambang dan menjadi sangat ringan.


Baju rantai itu dibuat khusus oleh para ahli yang berada di kota, yang spesial dari baju rantai itu adalah baju itu mengandung energi sihir Regenerasi dan sihir pertahanan.


Sehingga apabila para prajurit Raja naga terluka ringan maka dengan sendirinya sihir dalam baju itu aktif dan menobati pemakaiannya.


Dan apabila mereka terkena serangan sihir maka baju rantai akan otomatis bereaksi melindungi tubuh si pemakainya.


Setelah mereka berpesta mereka pun membubarkan diri dan mereka kembali ke kampung halamannya masing masing karena mereka diberi libur panjang selama 1 Minggu.


*


Selama para prajurit liburan Willy dan Maria tidak mempunyai kegiatan mereka hanya sebagai pengangguran yang hanya jalan jalan di kota dan kembali ke istana.


Sedangkan Raja Ferik Reagon menjadi lebih sibuk mengurusi kerajaan karena dia sebagai Raja yang mengantikan Raja Freevik Reagon sehingga Ferik Reagon lebih sibuk dari yang lainnya.


Selain jalan jalan Maria sering berlatih sendiri dilapangan untuk persiapan menghadapi turnamen di federasi bebas.


Karena waktunya tinggal 2 bulan lagi dan sebulan sebelum kompetisi itu di mulai mereka harus berangkat menuju federasi bebas.


Dari persiapan dan latihan hanya tinggal 1 bulan lagi sehingga waktu yang ada harus dimanfaatkan dengan baik oleh Maria.


Sedangkan Willy hanya mengurung diri di dalam kamar dengan kertas dan pensil, dia menggambar pola pola yang aneh.


Banyak kertas berserakan di atas lantai dan tempat tidur, apabila Willy salah menggambar maka kertas akan dia remas lalu melemparkannya kearah tidak beraturan.


"Sialan salah lagi salah lagi, padahal tinggal ini yang terakhir tetapi modelnya tidak ada yang menarik.


Begini jelek begitu juga jelek, andaikan disini ada penghapus mungkin aku tidak akan banyak mengulang gambar ku ini"


Willy berbicara sendiri di kamarnya kadang merasa kesal kadang tersenyum kadang dia memukul mukul kepalanya sendiri.


"Aduh dasar bodoh seharusnya begini, ah... harus menggambar lagi, ya sudah apa boleh buat"


Willy mengulang lagi menggambar dan pada akhirnya dia pun tertawa sendiri.


"Hahaha.... Akhirnya aku berhasil 20 gambar Blue Print ini akan menjadi sempurna nanti apabila hasil nyatanya sudah di buat"


Tok....tok....tok....


"Dek sedang apa kamu di dalam sana sudah 3 hari kamu tidak keluar kamar, cepat buka pintunya"


"Iya kak sebentar"


Krekak...


Willy membuka pintu kamarnya dan terlihat Clarisa ada di depan pintu.


"Ya ampun dek, ini kamar apa tempat sampah, apa yang sedang kamu lakukan"


"Hehehe....tidak kak, Willy hanya belajar menggambar saja"


"Aduh cepat keluar kakak akan membereskan kamar mu ini"


"Bentar kak Willy ambil dulu barang penting takutnya nanti kebuang ke tempat sampah"


Willy pun mengambil 20 lembar Blue Print kemudian membawanya.


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.