PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Iblis Petir


Elena tidak menyadari apa yang dikatakan oleh Maria, dengan istilah keledai tidak akan jatuh ke lubang yang sama.


Tetapi Maria bilang dia mengulangi kesalahan yang sama, yaitu membuat sihirnya berbalik dan bisa mencelakai dirinya sendiri.


Disana Elena berpikir dengan keras, sihir apa yang dia keluarkan sehingga bisa membunuh dirinya sendiri.


Ketika Elena menatap ke langit dan melihat awan hitam di atas kepalanya dan Maria melemparkan benih petir ke awan hitam tersebut barulah dia menyadari.


Elena mengingat kekalahannya ketika mereka bertanding di kompetisi benua, sihir air yang dia keluarkan dan membuat dia basah kuyup serta Maria menyerangnya dengan sihir elemen petirnya.


Elena di buat kalah dan pingsan di atas arena pertandingan karena tersambar petir yang dilancarkan oleh Maria meskipun dulu Maria mengeluarkan sihir elemen petir yang tidak kuat.


Karena lawanya sedang basah kuyup membuat Sambaran petir itu menjadi arus listrik yang membuat Elena tersengat arus listrik dan pingsan.


Tetapi kali ini Maria tidak menahan diri dia menyerang dengan menggunakan kekuatan penuh.


Maria berteriak "Jurus Naga Petir Penghakiman...."


Wuss....


Elena tidak bergerak sedikitpun karena dia baru menyadari bahwa sihir air yang dia keluarkan bisa membuat dia mati. Air yang di bawa ke udara dan menjadi awan hitam dan partikel yang bergesekan itu menjadi arus listrik kecil dan diperbesar oleh bibit sihir elemen petir.


Sehingga elemen petir menjadi kuat berpuluh puluh kali lipat dan apabila orang terkena hantaman petir itu maka tubuhnya akan hancur lebur tidak tersisa.


Elena hanya menatap langit dan berkata "Oh tidak, sekarang aku benar-benar akan mati"


Crack....


Duwar....


Tubuh Elena terkena hantaman petir Maria, darah dan butiran daging milik Elena berhamburan kesegala arah, Elena pun mati mengenaskan dan Maria memenangkan pertarung tersebut.


Tidak puas dengan itu Maria seperti hilang kendali senyum di wajahnya merekah, dia seperti sedang kerasukan setan.


Maria mengeluarkan sihir elemen petir kembali karena awan hitam yang ada di atasnya belum menghilang.


Maria berteriak "Badai Hujan Petir.... lighting Downpour...."


Crack....


Duwar....


Crack....


Duwar....


Petir menyerang semua prajurit yang ada disekitar lokasi pertempuran baik prajurit dari kerajaan Inggarsia maupun prajurit kerajaan Lareagon.


Petir itu tidak pandang bulu menyerang kawan maupun lawan apalagi, prajurit yang memakai Armor besi maka petir akan langsung mengarah kepada prajurit tersebut.


Dan dengan seketika banyak prajurit yang berjatuhan karena terkena serangan hujan petir milik Maria.


Para prajurit kerajaan Lareagon sudah tahu bahwa petir akan netral atau hilang ketika bersentuhan dengan tanah, sehingga para prajurit kerajaan Lareagon menggunakan sihir elemen tanah untuk melindungi diri dari serangan petir Maria dan berlari menjauhi area tersebut.


Pasukan kerajaan Lareagon berhamburan mereka berlari mundur meninggalkan area pertempuran karena mereka taku terkena serangan petir dilangit


Maria berjalan sambil tertawa terbahak-bahak dia seperti bukan dirinya sendiri "hahaha.... matilah kalian semua...mati... matilah..."


Tidak jarang prajurit pasukan kerajaan Lareagon terkena petir tetapi mereka masih bisa melarikan diri dan hanya mengalami luka bakar saja.


Sehingga dari kejadian itu baik prajurit kerajaan Lareagon maupun prajurit kerajaan Inggarsia menyebut Maria dengan sebutan Iblis Petir.


Melihat prajurit yang berlarian mundur karena ketakutan, Willy yang bertarung di sisi lain merasa cemas, dan mendengar ketawa Maria yang sangat menyeramkan dan berkata mati... matilah.


Raja Ferik Reagon berteriak kepada Willy "hai putra Eldra Maria sedang di Rasuki kegelapan sehingga dia tidak sadarkan diri dan di kuasai nafsu membunuh, cepat hentikan dia"


Willy pun segera berhenti bertarung dan mendekati area Maria yang di penuhi dengan petir yang menyambar nyambar.


Willy memasang kuda-kuda berat untuk menopang berat tubuhnya supaya ketika menghempas sihir elemen angin yang kuat dia juga tidak ikut tersempas.


Pedang dewa naga agung diposisikan di samping kanan Willy dia bersikap mengayunkan pedang dewa naga agung tersebut dengan menggunakan sisi lebar pedang sehingga mirip seperti kipas.


"Hembusan angin tornado......" Teriak Willy sambil mengayunkan pedangnya ke arah atas.


Wuss....


Angin yang sangat besar dan kencang berhembus sehingga seketika awan hujan yang mengandung petir itu menghilang.


Langit pun kembali cerah tetapi Maria masih tertawa dan mengayunkan tombaknya ke segala arah.


"Mati.... matilah kalian semua...."ucap Maria sambil berjalan sempoyongan.


Bola mata Maria berwarna hitam pekat dan dia seperti orang gila yang stress karena tekanan hidup.


Willy bergegas menghampiri Maria tetapi karena Maria sedang dirasuki kegelapan sehingga semua orang dia anggap musuhnya.


Maria pun menyerang Willy dengan cara menusukan tombak miliknya kearah dada Willy beruntung Willy dapat menangkis ya dengan pedang dewa naga agung.


"Rasakan ini...hiat..." Maria menyerang dan menusuk Willy.


"Maria sadarlah ini aku" teriak Willy


Hiuk....


Wuss....


Trang....


Tombak Maria yang di halau oleh pedang Dewa Naga Agung terpental dan tertancap di atas tanah.


Sihir elemen petir yang ada di Tombaknya berlahan menghilang. Willy pun menancapkan pedang dewa naga agung dan berlari ke arah Maria.


Willy langsung memeluk tubuh Maria dengan erat Maria berusaha meronta untuk bisa melepaskan pelukan dari Willy, dan Willy pun berkata "Maria sadarlah ini sudah berakhir"


Maria berhenti meronta, dia semakin tenang, bola mata yang hitam berangsur normal dan Maria pun kembali ke kesadarannya.


Dan pada akhirnya Maria pingsan di pelukan Willy karena sudah banyak kehilangan energi sihirnya dan bahkan staminanya sudah terkuras.


Sindrom kerasukan kegelapan ini sering terjadi di kala seseorang tidak teguh dalam pendirian, dan diselimuti oleh ketakutan.


Mengapa Maria terkena sindrom ini, karena dia sebenarnya takut membunuh orang tetapi kalau tidak membunuh di peperangan ini dia sendiri yang akan di bunuh musuhnya.


Apalagi ketika dia melawan Elena yang ingin balas dendam kepada dirinya, yang mungkin suatu hari nanti, Maria lah yang akan di bunuh oleh prajurit yang terluka oleh dia.


Sehingga kekalutan terjadi karena mental tidak kuat dan kegelapan menyelimuti dengan satu tujuan yaitu membunuh supaya di suatu hari nanti tidak ada yang dendam kalau semua orang dia bunuh.


Sehingga memicu nafsu membunuh yang begitu kuat, dan tidak bisa membedakan mana lawan mana kawan.


Maria yang pingsan di pelukan Willy di tengah peperangan membuat Willy harus mundur dari Medan perang dan di ikuti oleh raja Ferik Reagon yang melindungi Willy ketika sedang menggendong Maria.


Dari kejadian itu Maria pun dijuluki sebagai Iblis Petir.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna