
Willy pun bangkit dari duduknya dan kemudian membagi kitab tersebut.
"Kitab dasar Sihir ini cocok dipelajari oleh Siren dan Tavin, Dasar beladiri pedang cocok dipelajari oleh Nolan dan Patrick karena kalian adalah pendekar pedang. Dan dasar beladiri tangan kosong ini cocok untuk kalian berdua"
Willy memberikan kitab tersebut kepada Vico dan Yarnt.
"Ini karena kalian berdua bertarung tanpa menggunakan senjata"
Mereka pun berterima kasih kepada Willy dan Maria tetapi wolf-grek cemberut karena dia tidak di berikan kitab oleh Willy.
"Buat aku mana, aku juga ingin mempelajari sesuatu disini"
Willy tersenyum
"Kamu pelajari saja kitab beladiri taring serigala sampai matang karena kamu penerus dari klan serigala"
Kemudian Willy menunjukkan batu besar di tengah danau kecil yang berada di dalam goa tersebut.
"Tuh ada batu pergilah kesana buka kitab beladiri taring serigala dan belajar lah disana"
Wolf-grek pun berkata kepada Willy
"Ta...tapi hanya kamu yang bisa memasuki alam rahasia dalam kitab beladiri taring serigala ini"
Wolf-grek sambil mengeluarkan kitab beladiri tersebut.
Willy pun menjelaskan
"Goa ini adalah goa spesial disini sudah di pasangi segel dan di lapisi Sihir Dimensi Ruang sehingga percepatan latihan dua kali lebih cepat.
Pergi dan cobalah kamu pasti akan bisa memasuki alam rahasia kitab itu kalau kamu berlatih di dalam goa ini"
Kemudian tanpa lama lagi wolf-grek beranjak dari sana dan kemudian dia mendekati danau kecil kemudian melompat ketengah danau tersebut dan mendarat di batu besar.
Kemudian dia pun bersila dan membuka kitab beladiri taring serigala.
Wuss....
Tiba-tiba wolf-grek pun memasuki alam rahasia yang berada di dalam kitab beladiri taring serigala dan di dalam goa tersebut wolf-grek tanpak sedang bermeditasi.
Kemudian Maria berkata kepada semua orang disini.
"Kalian boleh mempelajari kitab tersebut tetapi hanya bisa belajar di tempat ini dan tidak boleh di bawa pulang"
Raut muka semua orang menjadi kecut kemudian Siren berkata.
"Tapi kok kitab dasar sihir ini tebal sekali sedangkan aku di kerajaan Eldragon mempelajari dasar sihir kitabnya tidak setebal ini"
Willy pun mencakarkan tangan kanannya dan di arahkan keatas di depan dada.
Wuss....
Sihir elemen api keluar dari jari telunjuk Willy.
Wuss....
Sihir elemen angin keluar dari jari tengah Willy.
Wuss....
Sihir elemen air keluar dari jari manis Willy.
Wuss....
Sihir elemen tanah keluar dari jari kelingking Willy.
Semua sihir elemen yang keluar dari jari jari Willy sebesar kelereng dan Willy pun berkata.
"Kitab dasar sihir tersebut mempelajari ke empat elemen dasar seperti api, angin, air dan tanah sehingga kitab ini lumayan tebal dan bukan hanya itu saja disana ada manfaat sihir untuk kehidupan sehari-hari"
Semua orang memandang tangan Willy yang mengeluarkan 4 sihir elemen berbeda. Siren pun penasaran dan bertanya kepada Willy.
"I...ini...empat elemen sekaligus yang kamu keluarkan, apa aku tidak salah melihatnya"
Kemudian Siren menoleh kearah Tavin dan berkata.
"Heh Tavin apa aku sedang bermimpi coba Cubit tangan ku"
Kemudian Tavin pun menuruti perkataan dari Siren dan mencubit lengannya kemudian Siren pun berteriak.
"Aw....sakit tahu"
Semua orang menertawakan Siren termasuk Maria, dan Maria pun berkata.
"Kamu tidak sedang bermimpi, Willy memang bisa mengendalikan semua elemen dasar bahkan dia memiliki elemen spesial"
Maria pun menengadahkan tangannya di atas meja batu kemudian mengeluarkan dua elemen dasar.
Wuss....
Sihir elemen angin muncul dari tangan Maria berbentuk angin puyuh kecil dan setelah itu....
Wuss....
Muncul sihir elemen api di sebelah sihir elemen angin, dan semua orang menggosok matanya tidak percaya.
Kemudian Siren berkata lagi
"Ternyata Maria pun bisa melakukannya.
Maria mengangguk kemudian berbicara.
"Iya aku hanya bisa mengendalikan dua elemen dasar, elemen angin dan elemen api"
Siren berkata kembali.
"Bukannya Maria pengendali elemen Petir kenapa tadi kamu bilang hanya bisa dua elemen dasar apakah elemen petir tidak termasuk"
Maria tersenyum sambil menjelaskan cara kerja sihir dasar.
Kemudian Maria mencoba menggabungkan sihir elemen angin dan sihir elemen api.
Krakak....
Kedua gabungan elemen api dan angin membentuk elemen baru yaitu elemen petir.
Siren melotot seakan matanya akan melompat dan seolah tidak percaya.
"Kok bisa, elemen angin dan api bisa menjadi petir"
Maria pun berkata
"Itu akibat dari gesekan kedua sihir elemen sehingga sihir elemen api menjadi mengecil dan terselimuti sihir elemen angin dan kemudian terbentuklah percikan petir"
Willy dan Maria melepaskan sihir elemen Kedinding goa yang sudah di pasangi segel.
Wuss....
Duwar....
Daya ledak dan daya hancurnya begitu besar sampai goa itupun tergoncang.
Semua melongo tidak percaya Nolan pun berkata.
"Apakah aku yang seorang Magic Sword bisa belajar Sihir pelepasan seperti itu, kalian berdua mengeluarkan sihir yang kecil tetapi daya hancurnya begitu besar"
Willy mengangguk
"Sebenarnya di setiap orang memiliki semua untuk sihir elemen tetapi sihir dominan dari setiap orang berbeda beda.
Contoh Patrick, Nolan, Vico dan Yarnt kalian sebenarnya bisa menggunakan sihir elemen, tetapi di tubuk kalian semua yang dominan itu adalah aura.
Sehingga sihir kalian hanya bisa disalurkan melalui senjata yang kalian pake saja, padahal aura itu bisa juga di rubah menjadi Sihir Elemen. Dan kitab dasar sihir ini berguna juga untuk kalian semua"
Semua orang menganguk, dan Siren lah yang paling semangat kalau dalam ilmu sihir dia pun mengambil lebih dulu kitab sihir tersebut.
"Biar aku yang mempelajari pertama kali kitab dasar sihir ini dan nanti giliran kalian"
Kemudian Tavin pun tidak mau kalah
"Eh aku juga mau belajar tau, jangan serakah seperti itu"
Maria pun menengahi.
"Sudah sudah kita belajar bersama sama dan gantian kalau bisa kita pelajari semua kitab ini bersama"
Maria pun mengambil kitab sihir yang dipegang oleh Siren dan memberikan kitab dasar ilmu pedang.
"Siren dan Tavin belajar ini dulu, karena tidak mungkin kalian Haya mengandalkan ilmu sihir kalian"
Kemudian kitab beladiri tangan kosong diberikan kepada Nolan dan Patrick.
"Ini pelajari oleh kalian berdua, karena tidak mungkin juga kalian selalu membawa senjata, dan kalian harus bisa bertarung tanpa senjata"
Kemudian kitab dasar sihir diberikan kepada kakak beradik Vico dan Yarnt.
"Ini sangat perlu untuk kalian karena di hutan banyak binatang buas dan ada juga yang beracun dan kalian bisa menggunakan sihir pelepasan untuk mengalahkan lawan dari jarak jauh"
Willy pun menunjukkan tempat tempat latihan Untuk mereka.
"Siren dan Tavin kalian mulai berlatih di sana dekat gubuk bambu, disana ada pedang kayu gunakan itu untuk latihan.
Nolan dan Patrick kalian berlatih dekat danau kecil itu, dan untuk Vico dan Yarnt kalian berlatih dekat dinding goa itu"
Willy menunjukan tempat tempatnya karena di dalam goa itu lumayan besar dan luas sehingga kalau mereka latihan pun tidak akan saling mengganggu.
Maria pun menyuruh mereka untuk bangkit dari kursi batu dan mulai berlatih.
"Ayo ayo cepat bangun jangan duduk saja, kalian harus mulai berlatih, kita kasih waktu satu jam setelah itu kalian tukar kitab tersebut dengan kelompok lain.
Pokoknya setiap satu jam kalian harus tukar Posisi berlatih kalian dan waktu kita hanya 3 jam untuk berlatih dan setidaknya kalian bisa memahami ke 3 kitab tersebut.
Siren pun kompelen kepada Maria.
"Kok hanya 1 jam sih kan waktunya terlalu mepet"
Maria melototi Siren.
"Tidak ada alasan makanya mumpung ada kesempatan kalian belajar sebanyak mungkin"
Mau tidak mau mereka pun menurut dan Siren pun bergumam dalam hati.
"Kalau ada guru galak seperti Maria aku ogah menjadi muridnya"
Mereka pun berjalan ke posisi yang sudah di tentukan oleh Willy.
Nolan mulai membuka sampul dari kitab beladiri tangan kosong dan di sampingnya ada Patrick.
Wuss....
Muncul hologram master beladiri yang akan mengajari mereka, kitab tersebut diletakkan di atas tanah dan mereka pun mulai mengikuti master beladiri yang berbentuk Hologram itu yang muncul dari kitab beladiri tangan kosong.
Begitu pula Siren dan Tavin mereka mengaga melihat master pedang keluar dari kitab tersebut dan dengan cepat mereka pun mengikuti gerakan dari master pedang.
Vico dan Yarnt duduk bersampingan mereka berdua membaca kitab dasar sihir dan mengerak gerakan tangannya sambil komat-kamit seperti membaca mantra.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.