PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Kapan Putra Eldra Pernah Meninggal Dunia


Willy terbangun di tempat yang dia tidak kenal, tempat tersebut berwarna putih seperti di selimuti awan.


Awan itu pun berlahan menghilang dan berubah menjadi Padang rumput yang luas.


Willy pun berkata sendiri "Apa aku benar benar sudah meninggal dunia yang kedua kalinya"


Willy pun memindai sekeliling Padang rumput yang luas itu, sejauh mata memandang tidak ada seorang pun di tempat itu dan hanya dia sendiri yang ada.


"Apakah ini yang di namakan alam kematian, Apakah ini yang di sebut Padang rumput masyar" gumam Willy.


Dia pun terus berspekulasi tentang keberadaan dirinya sekarang, dan dia terus berjalan tanpa arah.


Kemudian dia berhenti ketika melihat anak kecil yang sedang berlatih silat, dan sedang di bimbing oleh ayahnya.


Willy tercengang karena itu adalah dirinya di masa kecil ketika masih di dunia asalnya dan masih bernama Wildan Saputra.


Willy pun mendengar percakapan ayah dan anak itu, si ayah memuji anaknya yang terampil "Bagus Wildan, ya begitu. Semangat suatu hari nanti kamu akan menjadi seorang juara"


Kemudian sosok yang ada di depannya itu menghilang, dan Willy pun berjalan kembali tanpa arah.


Setelah beberapa lama berjalan Willy melihat 3 orang, di sana Willy pun menyadari bahwa salah satu dari mereka adalah dirinya waktu remaja.


Dia bersama dengan Elvina dan ayahnya yang bernama Erwin Saputra sedang berbicara sebelum pertandingan pencak silat.


"Semangat lah, pasti kamu memenangkan pertandingan ini dan mendapatkan mendali emas" ucap Erwin Saputra.


Elvina menepuk dada Wildan "Aku yakin kamu akan menjadi juara, aku dan Om Erwin akan menyemangati mu di bangku penonton"


Kemudian tidak beberapa lama sosok mereka pun hilang, dan Willy pun kembali berjalan.


Penampakan masa lalu terus bermunculan, semuanya mengatakan bahwa Wildan akan menang dan menjadi juara.


Setelah itu berganti dengan sosok Willy di masa kecil yang selalu di semangati oleh ratu Elisia, ketika di latih ilmu pedang oleh Heri Jovanka.


Setelah itu menghilang dan berganti dengan adegan yang lain, sampai di kejadian terakhir yang dimana Willy sedang melawan Billy.


Dan pada akhirnya Willy terbangun di suatu ruangan, ternyata tadi dia sedang bermimpi di kala dia sedang di obati karena koma dan sudah satu Minggu pingsan.


Seseorang mendekati Willy yang sudah membuka matanya, kemudian dia berteriak "Putra Eldra sudah bangun....putra Eldra sudah bangun...."


Willy pun kemudian duduk dan bertanya "Blair di mana aku ini ?"


Orang yang bernama Blair itu menjawab "Putra Eldra sekarang anda sedang di federasi bebas, tepatnya ada di klan serigala"


Kemudian beberapa orang muncul dan masuk ke dalam kamar tempat di mana Willy di rawat.


"Syukurlah ternyata murid ku sudah siuman" ucap kakek tua.


Willy pun menyapa "Kakek Wolf Feng, paman Wolf burg dan wolf grek"


Semua orang duduk di tepi ranjang kemudian kakek wolf Feng bertanya "Kenapa kamu bisa seperti ini, sudah satu Minggu kamu tidak sadarkan diri, siapa orang kuat yang bisa membuat mu seperti ini ?"


Willy tertegun sejenak kemudian dia menjawab "Yang aku lawan adalah kakak ku sendiri pangeran Billy, dia di Rahmati kekuatan dewa kegelapan sehingga memiliki kekuatan serta dengan prajurit dewa"


Semua orang kaget "Apa...."


Semua orang kaget secara bersamaan tetapi kaget mereka beragam, ada yang kaget karena Willy bertarung dengan Billy, ada yang kaget karena Willy melawan orang yang berlevel prajurit dewa.


Lawan yang dihadapi oleh Willy itu memanglah sangat hebat, karena level yang dimiliki oleh Billy melebihi level pahlawan, bahkan apabila dia seorang diri melawan klan serigala, maka klan serigala akan musnah.


Beruntung Willy dan Maria masih selamat dan hanya pingsan walaupun tidak sadarkan diri selama satu Minggu.


Kalau saja orang lain yang memiliki level pahlawan yang melawan Billy, mungkin orang itu tidak akan bertahan lama dan mati di pertarungan.


Blair menjawab "Tenang saja, jenderal sedang di rawat di kamar sebelah, dia belum bangun, mungkin besok atau lusa dia baru sadarkan diri"


Setelah itu mereka pun berbincang mengenai kelompok assassin kedai pembunuh.


Blair bercerita bahwa dirinya sudah menumpas para assassin dan tidak ada korban jiwa di pihaknya, hanya luka ringan yang mereka derita.


Blair pun bercerita setelah adanya aura mengerikan yang dia rasakan dia pun membawa beberapa orang untuk mencari sumber aura itu dan ternyata mereka menemukan Willy dan Maria yang sedang tergeletak pingsan.


Serta ada mayat kesatria berjirah, dengan keadaan yang sangat mengerikan, seluruh tubuhnya mengering dan hanya tersisa kerangka yang di balut kulit saja.


Mereka pun mengambil armor dan pedang yang kesatria itu gunakan sebagai harta rampasan perang, dan memakan jasad kesatria yang mengering itu.


Mendengar cerita dari Blair Willy pun berkata "Jasad kesatria itu adalah Billy, dia mendapatkan kekuatan dan berkah dewa kegelapan dengan taruhan nyawanya sendiri"


Semua orang menundukkan kepalanya, disana kakek wolf Feng atau sering di sebut kakek Feng pun berkata "Dewa Garin sudah ikut campur dalam urusan manusia, berarti kita harus meningkatkan kekuatan kita, sepertinya para penganut ajaran dewa menargetkan Willy, karena mereka tahu Willy pewaris pedang dewa naga agung yang dapat memerintahkan ras monster apapun untuk melawan para penganut ajaran dewa, sehingga memerintahkan kedai pembunuh untuk menjegal Willy"


Kakek Feng pun bercerita bahwa dirinya dan klan harimau mengirim ribuan pasukan untuk menyisir pedesaan yang akan dilalui Willy.


Dan benar saja banyak desa yang sudah di kuasai oleh kedai pembunuh, mereka pun menyerang dan terjadi pertempuran.


Kebanyakan dari para assassin itu adalah para prajurit dari aliansi penganut ajaran dewa yang membantu kedai pembunuh.


Sehingga kakek Feng pun mengirimkan pesan melalui alat komunikasi sihir kepada aliansi SPBU supaya menyiapkan pasukan.


Kakek Feng pun melanjutkan bicaranya "Sekarang pasukan udara kerajaan Lareagon dan Eldragon sudah berada di sini untuk melindungi mu, pasukan kavaleri kerajaan Jovalavia dan kerajaan Salvator sudah dalam perjalanan. Pasukan udara raja iblis Garuda pun sudah sampai kemarin yang di pimpin oleh putri kedua raja iblis Garuda"


Klan serigala sekarang penuh sesak oleh tamu dari beberapa kerajaan yang akan melindungi Willy, beberapa pasukan pun di tempatkan di klan harimau karena ruang tamu klan serigala sudah penuh.


Paling pasukan kavaleri kerajaan Jovalavia dan kerajaan Salvator akan membuat tenda barak di wilayah kekuasaan klan serigala kalau mereka sudah datang.


Kejadian ini seperti akan terjadi perang besar yang berpusat di federasi bebas, bahkan warga, para petualang dan pemimpin klan lain bertanya tanya tentang kejadian ini.


Beberapa klan pasti sudah ada yang mengetahui karena mereka juga ambil andil dalam pembegalan tersebut dan menjadikan anak buah mereka gabung bersama kedai pembunuh.


Hanya saja mereka mungkin pura pura tidak tahu dan anggota klan yang ikut dalam pembegalan di sebut penghianat supaya klan tidak di curigai.


Mereka sedang asik berbincang dan ada anak gadis yang masuk sambil berlari menuju kamar Willy dia tiba tiba melompat dan memeluk Willy.


"Kamu sudah bangun dan selamat, syukurlah kamu baik baik saja sayang" gadis itu sambil menangis dan memeluk erat Willy.


Dia tanpa malu memanggil Willy dengan sebutan sayang di depan semua orang, membuat semua orang yang ada di sana menjadi iri kepada Willy.


Willy pun tersenyum dan mengelus rambut gadis itu "Aku tidak apa-apa, Terima kasih sudah menghawatirkan ku, Elvina"


"Aku tidak ingin kehilangan mu yang kedua kalinya lagi, aku bisa benar benar gila bila kamu meninggal lagi, dan mungkin aku akan bunuh diri bila kamu meninggal lagi" ucap gadis yang bernama Elvina.


Semua orang merasa heran mendengar perkataan dari Elvina, bahkan wolf grek bergumam di dalam hatinya "Kapan Willy pernah meninggalkan dunia, aku rasa dia mengada ada"


Wolf burg pun bertanya tanya "Kapan putra Eldra pernah meninggal dunia, bukankah hanya pangeran Heri Jovanka yang pernah di kabarkan meninggal dunia"


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna