PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Bab 323 Mata Air Keabadian


Setelah itu mereka pun bubar dan membiarkan Elvina dan Willy mengobrol berdua di kamarnya.


Mereka pun masih bertanya tanya tentang perkataan Elvina yang mengatakan tidak mau mengalami kejadian di mana Willy meninggalkan Elvina karena meninggal dunia.


Tetapi pertanyaan itu hanya di simpan di dalam hati mereka, karena mereka pun tidak berani bertanya karena itu masalah pribadi.


Bukan hanya itu Willy dan Elvina membicarakan hal yang tidak di mengerti oleh mereka sehingga dari pada mendengar percakapan yang tidak mereka mengerti, lebih baik mereka keluar dari kamar tersebut.


Keesokan harinya Maria pun tersadar dan mulai memulihkan diri, karena beberapa hari lagi mereka akan ada yang menjemput untuk pembaktisan di kerajaan Flander kerajaan bangsa Elf yang berada di lembah keabadian.


Lembah keabadian adalah salah satu daratan yang menghubungkan antara benua bagian Utara dan benua bagian tengah.


Tetapi karena di kuasai oleh bangsa Elf sehingga tidak ada manusia yang bisa lewat melalui daratan itu dan perdagangan yang terjadi antar dua benua terpaksa melakukan jalur laut yang di sebut teluk amobius.


Tujuan pembaktisan Willy dan Maria karena mereka pemenang kejuaraan sebenua bagian Utara dan para pemenang 10 besar akan di baktis dengan mandi di mata air keabadian.


Air itu muncul dari akar pohon dewa dan berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit dan membuat orang yang mandi di mata air itu akan bertambah kuat.


Aliansi penganut ajaran dewa ingin membunuh Willy karena takut dengan dia mandi di mata air keabadian, maka dirinya akan lebih kuat lagi dan menjadi penghalang rencana mereka kedepannya.


Sayangnya meskipun sudah mengerahkan ribuan assassin dari kedai pembunuh, dan gabungan beberapa prajurit elit aliansi, tetap tidak bisa membunuh Willy.


Malahan sekarang Willy di bantu 2 klan yang berada di federasi bebas dan 4 kerajaan besar untuk melindungi dirinya.


Sehingga sekarang aliansi penganut ajaran dewa tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dan sekarang mereka sedang mengatur rencana berikutnya supaya Willy tidak mandi di mata air keabadian.


Hari pembaktisan pun tiba, para pemenang pertandingan sebenua bagian Utara di jemput oleh panitia penyelenggara total semua ada 10 orang.


Willy dan Maria pun di jemput dari klan serigala oleh 2 orang panitia, tepatnya di jemput oleh bangsa Elf atas perintah dari raja elf yaitu Raja Smith Flander.


Sebelum berangkat Willy dan Maria berpamitan kepada semua orang terutama kepada Elvina, yang dari beberapa hari ini menemani Willy.


Elvina pun berpesan kepada Maria "Aku titip Willy ku pada mu, jangan sampai dia melirik gadis bangsa Elf"


Maria tersenyum "Baiklah, aku juga tidak mau kalau si pangeran bodoh itu melirik wanita lain, cukup kita berdua saja yang ada di samping dirinya"


Maria dan Elvira saling memeluk menandakan mereka akan berpisah, di sisi lain Wolf grek menepuk pundak Willy "Aku cemburu kepada mu, sodara ku, kedua wanita mu itu sangat cantik, dan mereka sangat akur satu dengan yang lainnya"


Willy hanya tersenyum, menanggapi perkataan dari wolf grek "Hahaha....itu karena aku tampan sehingga mereka berdua rela berbagi cinta untuk ku"


Wolf grek pun menepuk kembali pundak Willy "Dasar play boy, bisa bisanya kamu bilang tampan, aku juga sama tampannya seperti mu tapi aku tidak memiliki tunangan seperti mu"


Willy pun merangkul pundak wolf grek "Sabar sebentar lagi akan ada gadis cantik yang melirik mu, sebenarnya kamu banyak di sukai gadis gadis, tetapi sayangnya kamu pemilih sehingga kamu jomblo"


"Sialan, kenapa kamu tahu aku pemilih, pasti kamu peramal ya" ucap wolf grek.


"Sudah lah aku mau berangkat, tolong jaga Elvina untuk ku, jangan sampai dia di lirik laki laki lain termasuk kamu" pinta Willy.


Wolf grek pun menghela nafasnya dan kemudian mengusir Willy "Dasar Kamu ini, sudah cepat pergi sana"


Willy dan Maria pun masuk ke dalam kereta kuda yang telah di siapkan kemudian kereta kuda itu berlahan melaju dan kemudian kuda berlari kencang meninggalkan kediaman klan serigala.


Willy dan Maria memanfaatkan waktu di perjalanan ini untuk memulihkan diri, dan beristirahat. Beberapa kereta kuda pun melaju ada sekitar 6 kereta kuda dan 20 penunggang kuda dengan memakai Armor lengkap.


Mereka adalah prajurit dari bangsa Elf yang mengawal para pemenang 10 besar. Willy pun mencoba mengecek kekuatan dan level para prajurit tersebut.


Dan dirinya begitu tercengang rata rata para prajurit itu berada di level pahlawan dan yang paling lemah ada di level B.


"Astaga, level mereka berada di tingkatan pahlawan, pantas saja mereka sangat di hormati di seluruh dunia ini" ucap Willy.


Maria menanggapi sambil mengangkat bahunya "Tidak heran mereka sangat kuat, karena mereka di sebut juga titisan dewa, mereka memiliki umur yang panjang dan memiliki tingkat regenerasi sama dengan dewa, mereka juga di panggil dengan julukan Prajurit dewa"


Willy memuji Maria "Hebat, ternyata kamu tahu banyak tentang bangsa Elf"


"Ya itu karena aku sering membaca buku di perpustakaan kerajaan Jovalavia ketika waktu senggang, dan aku juga mengumpulkan informasi tentang bangsa Elf dan lembah keabadian" jawab Maria.


Kemudian Maria pun melanjutkan bicaranya "Apa kamu tidak sadar bahwa kamu juga kuat melebihi mereka, dan kamu juga memiliki setidaknya seperempat dari darah Elf"


Willy pun mengangguk "Ya aku tahu, ibunda ku ratu Elisia adalah setengah Elf, tetapi aku merasa, aku adalah manusia seutuhnya, tidak perduli ada darah Elf di tubuh ku, yang pasti aku adalah aku, dan bukannya kamu juga kuat, bahkan sama seperti mereka yang berada di level pahlawan"


Level pahlawan adalah level A, level tertinggi yang dapat di capai oleh seorang manusia, level ini juga sudah di anggap level paling kuat, dan bila seorang manusia biasa menembus batasan level A ini maka mereka akan memasuki tahap keabadian dan menjadi Level S atau disebut juga level prajurit dewa atau level dewa.


Willy adalah seorang yang berengkarnasi kedunia ini, sudah biasa kalau seorang rengkarnasi atau pahlawan yang dipanggil kedua ini memiliki level pahlawan atau berada di level A, dan bahkan mereka tidak jarang langsung menerobos ke level dewa.


Tetapi di sini Maria adalah penduduk asli planet zoltus, dia berusia setidaknya sekarang 13-15 tahun, di usia muda dia sudah berada di level pahlawan.


Orang yang paling jenius pun paling tidak berada di level B, meskipun bejana ilahi yang mereka miliki berada di level pahlawan.


Maria tersenyum "ya aku memang kuat, karena aku dari keluarga assassin keluarga Yuga di benua bagian selatan, nenek moyang ku adalah orang dari dunia"


Willy pun langsung tercengang "Apa, nenek moyang mu dari dunia lain"


Sebenarnya dari dulu Willy bisa menebak Maria, tetapi Willy ragu, karena Maria memiliki wajah Asia, dan memiliki beladiri yang berbeda dengan beladiri yang ada di dunia ini.


Maria menggunakan Ninjitsu yang di padukan dengan sihir, dan hanya seorang ninja yang berasal dari dunia lain yang bisa menggunakan teknik tersebut.


Assassin biasa yang ada di dunia ini memiliki teknik yang berbeda dengan Maria yang seorang ninja sejati.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna