
Ketika Willy dengan Maria sedang asik mengobrol tentang kekuatan yang di miliki oleh Maria, Ferik Reagon masih terengah-engah bahkan kakinya menjadi lemas dan dia tidak bisa berdiri dengan tegak.
Kakek Fahetar menegur Ferik Reagon.
"Jurus Pedang yang kamu gunakan sangat kasar, dan kamu hanya mengandalkan pertahanan serta gebrakan kekuatan yang kamu miliki,
Jurus Beladiri Pedang Legia Lareagon yang sesungguhnya tidak seperti yang kamu peragakan, karena gerakan mu banyak yang salah dan terlalu kaku sehingga energi dan stamina mu banyak terkuras.
Lihat Maria, dia bahkan tidak berkeringat sedikitpun dan bahkan dia seperti tidak habis bertarung, stamina tidak terkuras dan masih lincah dan semangat.
Sedangkan kamu keringat membasahi baju dan bahkan sudah tidak bisa berdiri tegak"
Ferik Reagon menundukkan kepalanya kemudian dia melepaskan tumpuannya, ke 2 lututnya menyentuh tanah dia berlutut di hadapan kakek Fahetar dan memohon.
"Penyihir Agung tolong terim lah saya menjadi murid anda, saya siap melakukan apapun supaya saya bisa lebih kuat.
Saya ingin menjadi Perisai Putra Eldra dan menjadi pengikutnya yang paling hebat dan tidak mengecewakan dia"
Willy dan Maria yang mendengar kata putra Eldra berhenti mengobrol, kemudian Maria bertanya.
"Siapa yang di maksud oleh pahlawan Lareagon dengan sebutan Putra Eldra"
Willy hanya tersenyum
"Nanti juga kamu akan tahu siapa putra Eldra"
Kemudian kakek Fahetar tertawa dan melihat Willy.
"Hahaha.... Ternyata Pedang Dewa Naga Agung sudah dicabut, dan yang menyambut nya adalah Putra Eldragon"
Ferik Reagon terkejut karena tahu tentang Pedang Dewa Naga Agung yang telah di cabut.
"Benar sekali apa yang Penyihir Agung katakan pedang Dewa Naga Agung sudah dicabut oleh Putra Eldra"
"Iya kakek tahu karena kamu bilang mau menjadi perisai Putra Eldra, karena sejak dahulu kala bangsa Dwarf sudah bersumpah.
Bagi siapa pun yang dapat mencabut pedang Dewa Naga Agung maka Seluruh Dwarf yang ada di benua bagian Utara akan menjadi anak buah pemilik pedang tersebut dan menjadikan pemilik pedang itu Tuan mereka"
Ferik Reagon mengangguk, kemudian kakek Fahetar tertawa kembali
"Hai anak nakal ternyata sudah sejauh itu kamu melakukannya, dan bahkan sudah membuktikan bahwa kamu benar benar Putra dari Pahlawan Legenda Edward El Dra"
Willy menyeringai sambil garuk-garuk kepala.
"Kan kakek Fahetar yang menyuruh Willy untuk mencabut pedang itu dan kebetulan Willy sedang tersesat di kerajaan Lareagon ya jadi sekalian saja Willy coba mencabutnya dan ternyata itu berhasil"
Maria sangat shock mendengar Kakek Fahetar dan Willy berbicara.
"Kek ada apa sih, kok kakek menyebut pangeran ke 3 sebagai putra Eldra, dia kan putranya Raja Hendrik Jovanka kerajaan Jovalavia dan ibunya Ratu Elisia"
Kemudian Maria melihat Willy dan menggoyangkan badannya.
"Bicara jujur rahasiah apa yang kamu sembunyikan kepada ku hah, kita sudah lama bersama tapi kamu tidak pernah bercerita bahwa kamu putra Eldra apa ini maksudnya"
Maria mengerang karena tidak mampu berpikir.
"Eeeeuh aku sungguh tidak mengerti ayo jelaskan, dari sejak awal kamu memang aneh dari penilaian Bejana Ilahi kamu berlevel D awal dan bahkan aku melihat dengan kepala dan mataku sendiri.
Sekarang kamu sudah sekuat ini dengan waktu singkat hanya 3 tahun orang normal tidak akan secepat itu menjadi lebih kuat sampai level pahlawan.
Ayo cerita jangan ada lagi yang kamu rahasiakan, kalau kamu masih memangagap ku ayo ceritakan semua"
Willy melihat kakek Fahetar dan kakek Fahetar mengangguk.
"Cerita lah, ini sudah terlanjur suatu saat juga orang dekat mu akan mengetahuinya"
Kemudian mereka duduk di kursi batu untuk mendengarkan ceritanya Willy.
"Nama asli saya adalah Wildan Saputra anak dari Edwin Saputra dari planet Bumi dunia yang berbeda dengan dunia ini.
Ketika itu saya mengikuti kompetisi beladiri dan saya diracuni sehingga akhirnya saya meninggalkan dunia.
Tetapi sebelum meninggal ayah saya menggunakan sihir terlarang yaitu jurus Pengikat Hati dan Jiwa.
Kemudian saya terlahir kembali dari seorang ibu yang setengah Elf dan ayah seorang Raja kerajaan Jovalavia.
Ingat masa lalu saya ketika masih hidup di dunia lain masih menempel karena pengaruh dari sihir pengikat hati dan jiwa.
Dan jurusan yang sering saya latih itu namanya pencak silat, itu adalah jurus beladiri dari dunia asal saya yaitu planet Bumi.
Dan karena fisik saya saat berengkarnasi menjadi Willy sangat lemah dan disini hanya mementingkan Level dari sihir seseorang.
Maka untuk menjadi tambah kuat saya melakukan hal seperti berolah raga untuk membentuk tubuh dan mempelajari kembali beladiri yang dahulu saya kuasai.
Dan sekarang sudah bertemu dengan kakek Fahetar dan ternyata Bejana Ilahi yang dapat menampung kekuatan saya terbalik sehingga kakek Fahetar merubah posisinya kembali seperti semula.
Maka dari itu saya menjadi kuat dan dapat belajar dengan cepat dan dapat naik level seperti sekarang ini"
Kemudian kakek Fahetar menambahkan
"Nama asli dari Edwin Saputra sebenarnya adalah Edward El Dra, dahulu kala waktu peperangan manusia dan Monster melawan ras Dewa.
Pasukan Edward El Dra di jebak di hutan Hilia benua bagian selatan dan hutan itu dibakar Habis, kakek tahu cerita ini dari Guru kakek dan gurunya lagi.
Cerita turun temurun dari guru ke murid, dan Para Penyihir melakukan ritual supaya bisa menyelamatkan Pahlawan Edward El Dra dengan membuat portal menuju dunia lain.
Dan mungkin sekarang Pahlawan Edward El Dra sedang berada di dunia lain dan sekarang mengirimkan anaknya untuk menyelamatkan Benua bagian Utara ini.
Willy adalah Pahlawan Terpilih yang telah dikirim untuk menyatukan Benua bagian Utara ini"
***
Jangan Lupa Kaka pembaca untuk
Like
Komen
Vote
*Rate**
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.