
Mereka mendengar cerita dari kakek Fahetar sangat serius sampai tidak ada lagi yang berbicara untuk bertanya kepada kakek Fahetar. Kakek Fahetar pun melanjutkan kembali ceritanya.
"Kakek sudah memasang Segel pemanggilan pahlawan dari dunia lain tetapi akan aktif 5 sampai 10 tahun kedepan di rumah pohon tempat disembunyikan semua kitab sihir dan beladiri itu.
Mudah mudahan orang yang terpanggil nanti adalah orang baik yang bisa bekerja sama dengan mu kelak ketika kalian sudah dewasa.
Dan kakek juga menyegel Monster tingkat tinggi dia adalah Raja Harimau Putih yang kebetulan sedang mencoba kekuatanya dan menyerang salah satu kerajaan di benua bagian selatan, kakek menyegel Monster itu di Gunung deret dekat hutan kabut misteri.
Tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian dari para dewa dan manusia supaya tidak mendekati tempat itu dan hutan kabut misteri"
Kakek Fahetar bercerita panjang lebar dan pada akhirnya dia berpamitan kepada Willy, Maria dan Ferik Reagon.
"Energi Spirit dari Sihir kakek sudah menipis dan sebentar lagi kakek akan meninggalkan dunia ini ingat pesan kakek ya redam kekuatan kalian jangan Sampai kalian terlihat lebih hebat karena bisa menjadi incaran para dewa.
Dan rahasia untuk meningkatkan kekuatan hingga level dewa hanya kalian lah yang tahu, untuk kedepannya kalian harus saling menjaga satu sama lain"
Mereka pun menjawab
"Baik kek kami akan ingat selalu perkataan dari kakek"
Kakek Fahetar pun berupah sedikit demi sedikit menjadi cahaya.
"Terima kasih sang pencipta alam semesta karena sudah memberikan saya murid yang berbakti mati pun saya tidak menyesal"
Kakek Fahetar kemudian menghilang menjadi cahaya dan terbang ke langit.
Willy, Maria dan Ferik Reagon menangis karena sosok yang selama ini mereka hormati sudah pergi dari dunia ini.
Mereka bertiga menempati goa tersebut dalam beberapa hari untuk mengenang kakek Fahetar mereka pun membuat tugu peringatan di dalam goa dengan batu dan diletakan di depan gubuk bambunya kakek Fahetar.
*
Ferik Reagon meniup peluit untuk memanggil si bulu emas dan Willy pun memanggil Fallion.
Frittt.....
Frittt.....
"kak, Sudah hampir satu tahun setelah kita tidak bertemu Fallion dan si bulu emas apa mungkin Gripon kita kembali memiliki sifat alam mereka dan menjadi hewan buas kembali"
"Tenang saja Putra Eldra, si bulu emas sudah kak Ferik pasang segel kontrak jadi seumur hidupnya dia akan patuh kepada kak Ferik, apa putra Eldra juga sama, memasang segel kontak kepada Fallion"
Willy menggelengkan kepalanya
Maria menjadi kesal karena setelah dipanggil dengan peluit khusus Ultara Sonic yang bisa di dengar oleh Fallion dan si bulu emas, mereka belum juga datang.
Tetapi Willy dan Ferik Reagon tetap sabar dan terus meniup peluit itu. Setelah lama Fallion dan si bulu emas pun datang tetapi ada yang aneh Fallion membawa anak Gripon yang lemah di mulutnya sedangkan si bulu emas membawa 3 anak Gripon yang kelihatannya sehat.
Ternyata selama satu setengah tahun Fallion dan si bulu emas membentuk sebuah keluarga dan mempunyai 4 anak tetapi 1 anak Gripon yang di bawa oleh Fallion sangat lemah.
Falion memberikan anaknya itu kepada Willy dan Willy pun mengerti maksud dari Fallion.
"Aku mengerti maksud mu falion, ini adalah anak mu dia sangat mirip seperti mu ketika kamu masih kecil, lemah dan tidak berdaya. Baik lah nanti Maria yang akan merawat anak mu itu"
Willy pun memberikan anak Fallion yang lemah kepada Maria, dia pun merasa senang.
"Terima kasih tuan muda, saya akan merawat anak Fallion dengan baik seperti dahulu kita merawat Fallion"
Falion pun merasa senang dia loncat loncat senang. Kemudian Ferik Reagon berkata.
"Biasanya Gripon akan merawat anak yang kuat dan membuang anaknya yang lemah tapi Fallion dia juga membawa anaknya yang lemah dan tidak membuangnya"
Willy tersenyum
"Iya karena dulu juga Fallion adalah Gripon yang lemah dan tidak berdaya dan dibuang oleh induknya sendiri, tetapi setelah saya rawat dengan baik dia pun menjadi Gripon yang kuat
Dan Fallion itu sama dengan saya yang di anggap lemah dan tidak berguna dan dibuang oleh ayahnya sendiri dan lihat sekarang aku sudah menjadi orang yang berlevel Pahlawan
Jangan meremehkan orang atau mahluk yang lemah, suatu saat yang lemah itu bisa menjadi kuat kalau dia berusaha dan menginginkannya bahkan bisa lebih kuat dari siapapun"
Setelah itu Willy dan Maria menaiki Fallion sedangkan Ferik Reagon menaiki si bulu emas dengan ditemani 3 ekor anaknya.
Mereka terbang dan berangkat menuju kerajaan Lareagon karena 6 bulan dari sekarang kompetisi beladiri sebenua bagian Utara akan digelar di federasi bebas.
Mereka pun pergi meninggalkan Goa tempat kakek Fahetar tinggal dan tempat mereka berlatih.
Kenangan indah bersama kakek Fahetar selama latihan suka duka di dalam Goa gelak tawa menyertai kebersamaan mereka sekarang hanya sebuah kenangan.
Mereka pun pergi meninggalkan Goa dengan rasa berat hati, tetapi apalah daya tugas dan cita cita belum tercapai, yaitu menyatukan Benua bagian Utara dalam perdamaian.
***
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen dan Vote supaya Rate nya jadi naik.
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update, minta hadiah nya dong 😁