PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Tuan Delapan Belas


Tuan delapan belas dan sembilan belas membagi tugas, karena anak buah mereka sudah kalah sehingga sembilan belas bertugas untuk melawan Maria dan tuan delapan belas bertugas untuk melawan Willy.


Mereka pun melompat ke bangunan dekat gerbang desa, tuan delapan belas pun berbicara "Kehebatan mu bukan isapan jempol belaka, dengan pedang dewa yang kamu miliki, ratusan anak buah ku dengan mudah kamu bantai, tetapi jangan senang dulu, aku adalah assassin peringkat ke delapan belas dari daftar pembunuh bayaran kedai pembunuh, yang akan membunuh mu hari ini juga"


Willy pun menyeringai "Aku tidak perduli kamu peringkat berapa, yang pasti aku harus menghabisi siapa pun yang menginginkan kematian ku"


Kemudian Willy pun melompat menjauh dari desa itu dan berlari ke arah hutan, tuan delapan belas pun mengejar Willy.


Willy lebih memilih memisahkan diri dari Maria, karena kalau mereka berdua bergabung, kerusakan lingkungan yang akan terjadi akan sangat parah oleh kekuatan tempur mereka berdua.


Setelah jauh dari Maria Willy pun berhenti dan siap untuk bertarung, tuan delapan belas pun ikut berhenti dan menjaga jarak dari Willy.


Jubah hitam yang di kenakan oleh tuan delapan belas pun di lepas, dan ternyata dia memakai full armor berwarna hitam dengan Polet kuning keemasan di bagian pundak dan tengah depan.


Helm yang dia gunakan juga memiliki ujung tombak, dan belakang armor terurai jubah sutra berwarna biru muda, sepertinya dia seorang anak bangsawan yang bergabung secara rahasia dengan assassin kedai pembunuh.


Dilihat dari armor yang dia gunakan, sangat mewah dan berkelas, bahkan armor itu terbuat dari bahan logam Mithril.


Yang menjadi Willy terkejut, adalah pedang yang di pegang oleh tuan delapan belas, pedang itu adalah pedang taring salju yang berasal dari kota putih.


Di sana Willy menjadi sangat marah "Apa yang kalian lakukan kepada klan serigala salju di kota putih...."


"Hahaha.... ternyata kamu sadar juga dengan pedang yang aku pegang, aku hanya mencuri pandang ini dari mereka dan sedikit membantai klan itu, kenapa apa kamu mau balas dendam" jawab tuan delapan belas.


Tuan delapan belas pun memainkan pedang taring salju yang di pegangnya "pedang ini lumayan juga untuk membunuh banyak orang dengan sekali ayunan pedang, yang bisa membuat orang membeku menjadi patung"


"Dasar pembunuh sialan, aku akan menghabisi nyawa mu, untuk membalas dendam klan serigala salju" Willy langsung mengayunkan pedangnya ke arah tuan delapan belas.


Energi pedang pun menyeruak dari pedang dewa naga agung, tuan delapan belas pun tidak tinggal diam, dia pun melancarkan serangan juga.


Wuss....


Energi pedang dari pedang taring salju dan pedang dewa naga pun saling bertabrakan dan membuat dentuman yang sangat keras.


Duwar....


Efek dari tubrukan kedua energi itu membuat kawah besar dan pepohonan yang ada di sekitarnya pun porak poranda.


"Hahaha.... pedang ini ternyata hebat juga, tidak sia sia aku membantai klan serigala salju untuk mendapatkan pedang ini" tawa jahat tuan delapan belas menggema.


Willy yang mendengar perkataan itu langsung naik vitam "Kurang ajar, akan aku bunuh kamu dan aku cincang sampai bagian terkecil untuk balasan semua orang yang kamu bantai di klan serigala salju "


Willy pun melompat dan berlari menghampiri tuan delapan belas, tuan delapan belas pun tidak tinggal diam, dia pun berlari ke arah Willy sambil mengayunkan pedangnya.


Hanya beberapa detik saja mereka sudah berhadapan dan pertarungan jarak dekat pun terjadi, mereka saling jual beli serangan.


Willy menggunakan beladiri pedang tingkat tinggi sedangkan tuan delapan belas seperti menggunakan beladiri pedang yang berada di kerajaannya.


Benturan kedua pedang itu mengakibatkan percikan api di setiap hantamannya, meskipun pedang taring salju berunsur es, tetap saja pedang itu terbuat dari logam sehingga apabila terkena benturan akan memunculkan percikan api.


Energi pedang dewa dan pedang taring salju pun bergejolak, sehingga area itu berubah menjadi tumpukan Es yang memadat.


Sebenarnya elemen sihir yang di miliki oleh tuan delapan belas adalah elemen api, pastinya bertolak belakang dengan elemen sihir dari pedang taring salju, tetapi itu tidak jadi masalah, karena pedang itu hanya cukup di aliri sihir biasa untuk merubahnya menjadi sihir elemen es.


Sedangkan Willy sendiri memiliki 4 elemen sihir dan 1 elemen spesial yaitu elemen Es, sehingga dingin yang di akibatkan tumpukan Es tidak berpengaruh terhadap Willy.


Justru tuan delapan belas lah yang menjadi terganggu, dengan kondisi saat ini, sehingga kekuatan elemen sihir yang di keluarkan oleh tuan delapan belas menjadi dua kali lipat.


Tuan delapan belas selain harus mengeluarkan sihir biasa, dia juga harus menggunakan sihir elemen api untuk menghangatkan tubuh sendiri.


Willy telah menyadari keanehan yang terjadi terhadap tubuh tuan delapan belas, karena di sekitar tuan delapan belas tidak di selimuti oleh salju.


Tubuhnya mengeluarkan hawa panas dan salju yang jatuh ke tubuhnya langsung menguap, salju dan es hanya keluar dari pedang taring salju yang dia ayunkan saja


Willy pun menyeringai "Apa kekuatan sihir mu masih banyak, aku rasa kamu semakin lama semakin melambat"


Setelah Willy berbicara begitu, tuan delapan belas pun tersadar, dia pun melompat beberapa kali kebelakang.


Dia pun mengeluarkan sebotol potion yang berwarna merah, Willy tahu jenis potion yang di minum oleh tuan delapan belas.


Kemudian Willy pun mencibir "Hahaha.... ternyata kamu sadar bahwa sihir mu hampir habis, sehingga kamu meminum manna potion, tetapi itu percuma meskipun sihir mu kembali pulih bukan berarti stamina mu juga kembali seperti sedia kala"


Tetapi benar juga yang dikatakan oleh Willy, memang energi sihir yang dia miliki kembali pulih, tetapi stamina yang dia miliki semakin melemah.


Dia pun pura pura kuat meskipun dia kelelahan, sedang dirinya sekarang hanya mengandalkan sihirnya saja meskipun sangat lelah.


"Apa yang kamu tahu tentang ku, aku memiliki stamina yang prima, sehingga akan dengan mudah menghabisi mu" ucap tuan delapan belas.


"Kalau begitu ayo kita lanjutkan pertarungan ini, aku tahu kamu kedinginan sehingga selain mengeluarkan energi pedang, kamu juga mengeluarkan sihir elemen api yang kamu miliki, kalau begitu untuk menambah keseruan dari pertarungan ini, aku akan membuat barier supaya semakin semangat" jawab Willy.


Wuss.....


Dengan sihir es yang Willy miliki, dia pun membentuk kubah es yang mengurung mereka berdua, sehingga mereka berdua ada di dalam kubah es tersebut.


"Kurang ajar, apa yang kamu lakukan dengan kubah es yang kamu buat" teriak tuan delapan belas.


"Kenapa, apa kamu takut, bukanya yang kamu pegang itu pedang berelemen es, siapa suruh menggunakan pedang yang berelemen bertolak belakang dengan elemen sihir milik mu" cibir Willy.


Tuan delapan belas menjadi murka dia mengayunkan pedangnya dan mengeluarkan energi pedang es.


Wuss....


"Rasakan ini....membekulah...."


Willy pun mengayunkan pedang dewa naga agung dan mengeluarkan energi pedang dewa berbentuk naga....


Wuss....


Duwar.....


Tabrakan kedua energi pedang membuat ledakan besar, dan karena mereka di dalam kubah es yang di buat oleh Willy, arena tersebut menjadi sangat dingin seperti di dalam freezer.


Itu adalah serangan terakhir dari tuan delapan belas, walaupun energi sihir masih banyak, tetapi staminanya terkuras sehingga dia menjadi lemas dan membeku.


Hanya kepadanya saja yang tidak membeku karena helm yang dia pakai terlepas, sehingga efektif pembekuan melambat.


Willy pun berjalan menuju tuan delapan belas, terlihat keringat yang keluar dan berubah menjadi es di pipi tuan delapan belas.


Terlihat wajah muda yang berusia 25 tahunan, dengan garis bekas sayatan di pipinya.


Tuan delapan belas pun gemetar, selain gemetar karena kedinginan, dia juga gemetar ketakutan, karena Willy mendekati dirinya dengan tatapan membunuh yang sangat kuat.


Tuan delapan belas pun memohon dengan sedikit ancaman "Aku harap kamu tidak membunuh ku, karena latar belakang ku. Aku adalah pangeran kedelapan dari kerajaan Teranesia, kalau aku mati maka kerajaan Teranesia akan memburu mu"


Willy pun menyeringai "kalau begitu apa kamu tahu latar belakang ku, aku adalah pangeran ketiga dari kerajaan Jovalavia, kenapa kamu ingin membunuh ku, kalau pun aku mati, maka 3 kerajaan besar di bagian Utara benua ini akan memporak porandakan kerajaan Teranesia mu"


Willy pun membalikan perkataan dari tuan delapan belas, yang di katakan oleh Willy itu benar, bahkan sekarang 3 kerajaan besar itu sedang bergerak karena mendengar berita Willy yang dijadikan target pembunuhan oleh aliansi assassin kedai pembunuh.


Tiga kerajaan besar itu antara lain, kerajaan Jovalavia, kerajaan Eldragon dan kerajaan Lareagon selain itu juga kerajaan pendukung seperti Dungeon raja iblis Garuda dan kerajaan veranus yang dulu kerajaan nebulosus ikut bergerak untuk mencari markas aliansi assassin kedai pembunuh.


Di sana Willy tidak banyak bicara lagi dia mengayunkan pedangnya dan menebas tangan tuan delapan belas yang memegang pedang taring salju.


Crack....


Agh....


Tuan delapan belas pun meringis kesakitan dan pedang taring salju pun terjatuh.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna