PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Bandit Serigala Terbang


Hari dimana Pemberangkatan ke Federasi Bebas telah tiba, Willy mengajak ke 10 kapten untuk membawa Hadiah kompetisi sebenua bagian Utara.


Semua sudah siap untuk berangkat, Raja Freevik Reagon mengendarai Gripon bersama jenderalnya, sedangkan Clarisa dan Raja Ferik Reagon mereka berdua mengendarai si bulu emas.


Willy dan Maria bersama Falion, dan ke 10 kapten dengan Wyvern mereka berada di depan membentuk Formasi pertahanan angkasa.


Formasi ini berposisi di depan dan belakang masing masing 3 penunggang Wyvern di samping kanan dan kiri masing masing 2 penunggang Wyvern.


Dan posisi tengah adalah para penunggang Gripon termasuk Willy, raja Freevik Reagon dan raja Ferik Reagon.


Mereka terbang di angkasa tidak terlalu tinggi dan perjalanan pun sudah cukup jauh melewati beberapa gunung dan hutan dan melewati beberapa kerajaan.


Perjalanan menuju ke Federasi Bebas melalui jalur udara bisa memakan waktu selama 3 hari dengan beberapa kali pemberhentian dan ketika malam mereka pun harus istirahat.


Sore hari menjelang mereka memasuki wilayah kekuasaan Bandit Serigala Terbang, dan ternyata benar para bandit Serigala terbang mereka menunggu rombongan pembawa hadiah dari kerajaan Lareagon.


Sekitar 100 Bandit yang menunggangi Monster serigala bersayap menunggu rombongan Raja Freevik Reagon, mereka bersenjata lengkap seperti Panah Cross Bow dan tongkat sihir.


Willy dan para kapten tidak merasa cemas mereka pun bisa berkomunikasi karena mereka memakai alat komunikasi sihir seperti Earphone yang di pasang di telinga mereka.


Willy memerintahkan para kapten untuk bersiap dan mengeluarkan senjata mereka. Raja Freevik Reagon sedikit cemas dia pun langsung memasang Barier Pelindung begitu juga Raja Ferik Reagon.


Willy memerintahkan kepada para kapten.


"Perhatian para kapten, apabila mereka sudah mulai menyerang maka kita boleh membalas mereka tetapi apabila mereka belum menyerang kita tunggu jangan sampai kita menyerang duluan"


Para kapten pun mengangguk di kejauhan dan serempak berkata.


"Baik komandan"


Para kapten langsung menggunakan sihir dimensi item Book dan mengeluarkan Shotgun mereka, Magajin dengan otomatis di hubungkan dengan Item Dimensi supaya apabila peluru habis maka akan terisi dengan otomatis.


Ketua bandit Serigala Terbang pun berteriak menggunakan alat sihir sehingga kedengaran oleh semua.


"Hai Raja Tua, Serahkan semua barang yang kalian bawa maka kami akan membiarkan kalian untuk hidup, tetapi jika kalian menolak dan melawan maka jangan harap jasad kalian bisa utuh lagi"


Raja Freevik Reagon tertawa.


"Hahahaha.... Jangan Harap kalian bisa mendapatkan semua barang barang dari kami, minggir jangan menghalangi jalan kami atau kalian akan kamu musnahkan"


Raja Freevik Reagon sedikit mengertak, tetapi pemimpin bandit Serigala terbang itu malah tertawa.


"Hahaha....dasar tua Bangka tidak tahu diri, kalian hanya 13 penunggang mahluk terbang, bahkan meskipun di antara kalian ada yang berlevel Pahlawan pun kami tidak takut kalau berada di pertarungan udara.


Kami lebih banyak dari pada kalian, kami ada sekitar 100 penunggang Serigala bersayap mana mungkin kami kalah dengan kalian yang hanya 13 penunggang mahluk terbang"


Mereka pun dengan percaya diri langsung melancarkan serangan dengan menembakan sihir.


Wuss....


Semua mengindari serangan sihir, beberapa penyihir dari kelompok bandit itu menembakan tembakan sihir.


Wuss....


Wuss....


Wuss....


Kemudian Willy memerintahkan para kapten untuk menyerang.


"Operasi Glider Mulai"


"Siap Komandan"


Para kapten menembak keatas dengan tembakan peluru sinar cahaya mendandakan operasi Glider dimulai.


Di balik awan hitam muncul sekitar 400 penunggang Wyvern, dengan senjata Shotgun. Mereka meluncur dengan Wyvern mereka.


Pertempuran di udara pun terjadi, para Bandit itu menyerang dengan menggunakan sihir dan panah CrossBow.


Tetapi pasukan Raja Naga dengan Wyvern mereka menggunakan senjata api Shotgun. Dan mereka pun mulai menembaki para bandit tersebut.


100 penunggang Serigala bersayap melawan 400 penunggang Wyvern dengan senjata canggih.


Door....


Door....


A....


Para bandit itu tidak menyangka bahwa Raja Dwarf membawa begitu banyak pasukan penunggang Wyvern.


Bandit bandit itu pun satu persatu terbunuh dan jatuh dari punggung serigala bersayap, sedangkan Pemimpin mereka pun berbalik arah kemudian melarikan diri.


Pasukan Udara Raja Naga mengejar pemimpin bandit tersebut dan pemimpin bandit itu pun turun ke bawah dan masuk ke rimbunnya hutan.


Pasukan udara Raja Naga berniat turun tetapi Willy langsung mencegah mereka melalui alat komunikasi sihir.


"Semua prajurit naik keatas jangan turun kebawah berbahaya, cepat naik keatas"


"Siap komandan"


Semua prajurit menarik Wyvern mereka sehingga Wyvern Wyvern itu mengepakan sayapnya untuk terbang kearah atas.


Untung Willy cepat memberikan perintah karena pemimpin bandit itu sudah mempersiapkan jebakan dibawa yaitu sekumpulan prajurit yang memegang busur dan sudah menarik anak panahnya.


Di bawah rimbunnya pepohonan di hutan tiba tiba...


Wuss....


Wuss....


Wuss....


Ratusan Anak panah meluncur kearah atas, Para prajurit pun mengindari anak panah tersebut dengan terus terbang menjauhi jangkauan panah.


Willy memberikan instruksi.


"Perhatian semua siapkan peluru Fulham dan tembakan"


"Siap komandan"


Mereka pun mengganti peluru dengan peluru Fulham.


"Peluru terpasang siap untuk menembak"


"Tembak...


Door....


Door....


Door....


Peluru dengan ujung Logam Fulham yang apabila terkena benturan akan menyebabkan ledakan seperti Boom.


Duwar....


Duwar....


Duwar....


Ledakan demi ledakan terjadi di dalam hutan sehingga menimbulkan kobaran api.


Willy memerintahkan kepada semua pasukanya.


"Kalian urus yang ada disini kami akan melanjutkan perjalanan"


"Siap komandan..."


Willy pun meminta Raja Freevik Reagon untuk melanjutkan perjalanan.


"Kek ayo kita lanjutkan perjalanan kita"


Raja Freevik Reagon mengangguk


"Ayo semua kita lanjutkan perjalanan kita sebentar lagi malam tiba kita akan menginap di Republik Polinesia, dan besok hari kita melanjutkan perjalanan bersama mereka"


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.