PAHLAWAN TERPILIH

PAHLAWAN TERPILIH
Memperluas Wilayah


Kemudian Raja Alfred Eldragon pun berbicara.


"Aku dulu adalah teman dekat Raja Varanus Nebulosus, dan sering berkunjung ke kerajaan Nebulosus Lama,


waktu itu si Adrian Plakona itu masih menjadi seorang menteri dan penjilat yang ulung sebelum pemberontakan terjadi.


Dia hanya memiliki seorang anak laki-laki yang gemar membeli budak perempuan Cantik untuk dijadikan Budak *** nya.


Ada kemungkinan si Isabel itu juga adalah seorang Budak yang dibeli oleh anak dari si Adrian Plakona dan untuk mendapatkan dukungan dari kerajaan besar seperti Jovalavia.


Si Adrian Plakona mengangkatnya menjadi anak dan dinikahkan dengan mu dalam pernikahan politik antara 2 kerajaan"


Mendengar penjelasan dari Raja Alfred Eldragon, Raja Hendrik Jovanka pun tidak berkomentar apapun dia hanya menghuleng jentul seperti tinggar kalongeun.


Kemudian Raja Gibran pun bertanya kepada Raja Freevik Reagon.


"Ayah angkat apa yang sebenarnya akan kita bahas di sini mengapa ini sangat penting dan rahasia"


Raja Freevik Reagon pun menjawab pertanyaan dari Raja Gibran.


"Kita sebenarnya akan membahas tentang Kerajaan Nebulosus Baru, dan ini ada hubungannya dengan kerajaan Jovalavia"


Raja Hendrik Jovanka pun kaget mendengar kata ada hubungannya dengan kerajaan Jovalavia.


"Ayah mertua memangnya kenapa dengan Kerajaan ku dan kerajaan Nebulosus Baru"


Raja Freevik Reagon pun melanjutkan.


"Ini mengenai Kudeta yang di lakukan dulu kepada Raja Varanus dan karena adanya dukungan dari kerajaan Jovalavia negara atau kerajaan lain tidak ingin ikut campur dalam urusan ini.


Dan sebetulnya hanya Pasukan Raja Iblis Garuda lah yang diam diam membantu Raja Varanus itu pun secara diam-diam"


Raja Hendrik Jovanka pun mengakuinya.


"Iya aku tidak memungkiri, sering membantu Kerajaan Nebulosus baru, dan bahkan anak ku Heri Jovanka aku tugaskan untuk selalu berpatroli di kota perbatasan antara kerajaan Jovalavia, Nebulosus Baru dan Gungeon Raja Iblis Garuda.


Dan aku pun selalu menyuruh Heri Jovanka untuk memberantas dan memerangi anak buah dari Raja Iblis Garuda karena mereka sering menculik warga di kawasan Nebulosus Baru"


Kemudian Raja Freevik Reagon menegaskan kepada Raja Hendrik Jovanka.


"Kenyataannya, itu hanya akal akalan Raja Adrian Plakona untuk mengadu domba antara kerajaan Jovalavia dan Dungeon Raja Iblis Garuda.


Aku juga adalah sahabat dari Raja iblis Garuda dan terakhir bertemu adalah satu tahun yang lalu dan dia pun bercerita.


Yang dirumorkan Prajurit kerajaan Nebulosus Baru, mereka selalu berkata bahwa Anak Buah dari Raja Iblis Garuda adalah penculik dan menculik warga untuk dijadikan makanan mereka.


Sebenarnya yang terjadi adalah anak buah dari raja iblis Garuda itu menyelamatkan warga dan prajurit yang setia kepada Raja Varanus yang di jadikan sebagai budak oleh Raja Adrian Plakona.


Memang Raja Varanus waktu itu di tangkap dan di eksekusi mati bersama orang orang yang setia kepadanya tetapi keluarga dan anak-anaknya berhasil melarikan diri bersama prajurit yang tersisa.


Pelarian tersebut menuju ke Dungeon Raja Iblis Garuda dan hingga saat ini mereka tinggal di dalam Dungeon dan menjadi penduduk di sana.


Sehingga si Adrian Plakona pun mencari cara untuk mengalahkan dan menghancurkan Dungeon Raja Iblis Garuda.


Yaitu dengan mengadu domba antara kerajaan Jovalavia dan Dungeon Raja Iblis Garuda supaya mereka terus berperang dengan menyebarkan rumor penculikan"


Raja Hendrik Jovanka pun hanya manggut-manggut mendengarkan ceritanya Raja Freevik Reagon.


Kemudian Raja Freevik Reagon melanjutkan,


"Dan sekarang ada informasi baru tentang pergerakan kerajaan Nebulosus Baru yaitu dia ingin memperluas kekuasaannya dengan meminta bantuan kepada kerajaan Dewagon.


Kerajaan Dewagon membantu mereka dengan dalih mereka juga para penganut ajaran Dewa cahaya dan sekarang kerajaan Nebulosus Baru sedang gencar gencarnya membangun Kuil cahaya.


Dan di kuil cahaya tersebut juga menjadi perekrutan umat mereka yang setia untuk menjadi kesatria kuil cahaya dan ini sudah terjadi di kerajaan lain.


Dan sekarang target mereka adalah membangun banyak kuil cahaya di kerajaan Jovalavia, dan setelah mereka terkumpul banyak kesatria kuil cahaya.


Mereka pun akan memberontak kepada kerajaan Jovalavia dengan dalih Sang raja adalah orang kafir yang tidak menganut ajaran Dewa cahaya.


Itu juga yang terjadi di kerajaan Nebulosus dengan dalih bersekutu dengan Raja Iblis Garuda yang sesat dan jahat, maka Adrian Plakona menghasut para bangsawan untuk memihak dirinya dan dengan bantuan dari para kesatria kuil cahaya maka pemberontakan itu pun terjadi"


Raja Hendrik Jovanka tidak percaya seutuhnya bahwa tidak mungkin raja Adrian Plakona akan segila itu ingin menguasai kerajaan Jovalavia dengan bantuan dari para penganut ajaran Dewa cahaya.


"Dari mana ayah mertua mengetahui bahwa Adrian Plakona merencanakan itu"


Kemudian raja Freevik Reagon menunjuk kepada Clarisa.


"Clarisa coba jelaskan kepada ayah mu yang bodoh ini"


Clarisa pun mengangguk dan menceritakan tentang kejadian itu


"Sebenarnya saya di beri tahu oleh Maria ketika mencari Willy di kota, Maria melihat Raja Adrian Plakona sedang berjalan bersama Uskup Agung kuil besar Cahaya.


Dia pun mengikutinya dengan menggunakan skill assassin untuk menyelinap dan mencari informasi"


Clarisa pun menyerahkan bukti rekaman percakapan yang di rekam dengan alat Sihir milik Maria yang di berikan dari kakek Fahetar.


"Ini adalah bukti percakapan mereka"


Clarisa pun menyalakan rekaman sihir terkuat dan mereka semuanya pun mendengarkannya. Setelah rekaman itu selesai Raja Hendrik Jovanka pun menjadi marah.


"Kurang ajar dasar si Adrian Plakona apa yang dia pikirkan ingin menguasai kerajaan Jovalavia"


Clarisa pun menenangkan ayahnya


"Ayahanda Raja tenang lah, kita pura pura tidak tahu saja biar mereka tidak curiga, kita susun rencana untuk menggagalkan itu semua"


Kemudian Raja Alfred Eldragon pun berkata.


"Benar yang dikatakan oleh Putri Clarisa kita pura pura tidak tahu, dan tunggu kabar baik dari Willy dan Maria yang sedang menyusun rencana untuk mencari bukti lainnya"


Raja Hendrik Jovanka pun bertanya kepada Raja Alfred Eldragon.


"Ayah mertua apa benar informasi ini dari Willy Anaku dan Maria si Assassin kecil yang di berikan oleh Heri Jovanka kepadanya"


Raja Alfred Eldragon pun mengangguk


"Benar itu informasi dari Maria dan Willy dia juga sedang menyelidik kejadian beberapa tahun yang lalu tentang siapa orang yang mengirim Assassin untuk membunuh mereka.


Sampai putri ku Elisia terluka dan terkena racun penghancur organ dan hati, beruntung aku masih memiliki penawarnya dan Elisia pun dapat di selamatkan"


Kemudian Raja Hendrik Jovanka bertanya lagi.


"Apa ayah mertua mencurigai seseorang yang telah mengirimkan Assassin tersebut"


Raja Alfred pun berbicara lagi


"Kalau dilihat dari segi racun yang dipakai yaitu racun penghancur organ dan hati, itu adalah racun khas desa Assassin yang ada di perbatasan antara kerajaan Nebulosus dan Dungeon Raja Iblis Garuda.


Kalau mencurigai Raja Iblis Garuda yang menyuruhnya itu mustahil karena tidak ada konflik diantara Elisia dan Raja iblis Garuda.


Kalau kerajaan Nebulosus yang menyuruh Assassin itu baru aku mencurigai karena secara anakku Elisia dan Ratu Isabel sering berselisih paham.


Dan katanya juga Willy sering di bully oleh anaknya Ratu Isabel ketika mereka masih berada di kerajaan Jovalavia"


***


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.