
Maria yang melompat cepat dan menghunuskan tombaknya langsung di tahan oleh Cerude dengan menggunakan sihir elemen angin dari tombak angin.
Wuss....
Maria terpental jauh kebelakang sampai berputar putar di udara kemudian dia mendarat dengan mulus di atas tanah.
"Dasar pelacur, mau membunuh ku dengan cara menggoda menggoda memakai tubuh mu biar aku kehilangan fokus" teriak Cerude.
Kemudian Cerude mengayunkan tombak tersebut dan mengarahkan ke arah Maria "Aku tidak akan tergoda dengan tubuh seksi dan gemoy mu itu, rasakan serangan ku ini angin penghancur...."
Wuss....
Maria tahu tidak dapat menahan serangan dari sihir elemen angin yang di keluarkan tombak angin, meskipun menahannya dengan barier pelindung, tombak itu akan menghancurkan barier dengan mudah.
Sehingga Maria pasrah saja menerima serangan sihir elemen angin tersebut, karena sihir elemen angin tersebut tidak dapat melukai kulitnya, sihir elemen angin hanya bisa merobek pakaian dalam yang dia pakai saja.
Maria pun memendekan tombak petir menjadi dagger dan menyembunyikannya di balik tangannya.
Sihir elemen angin dari tombak angin yang di keluarkan oleh cerude menerjang Maria yang berdiri kokoh.
Srak....
Srak....
Baju dalam Maria sobek tercabik cabik, pinggang indah Maria terlihat kemudian bagian dari gunung kembar pun terlihat jelas.
Berlahan baju dalam Maria mulai hilang dan Maria pun menjadi telanjang bulat, tubuh Maria terekspos jelas, dan terlihat oleh Cerude.
Cerude pun tidak tahan akan godaan itu, mulutnya mengaga air liurnya keluar dan menetes, yang lebih para adalah celana yang dia pakai menjadi ketat.
Itu karena tongkat sihir milik Cerude berdiri tegak dan membuat dia tidak nyaman dan merasa sedikit sakit, Karena, tongkat sihir milik Cerude terlipat sehingga tidak berdiri sempurna.
"Sialan pelacur ini, membuat si Otong ku berdiri, yang membuat aku tidak nyaman dan tidak dapat berkonsentrasi" guman Cerude.
Maria yang sedang tidak memakai pakaian sehelai benang pun berpikir, kalau dia memakai pakaian yang ada di dalam sihir dimensi, maka berapa pun pakaian yang dia pakai akan hancur terkena serangan sihir angin.
Sehingga Maria memiliki ide, untuk menutupi bagian tubuhnya yang intim, meskipun gunung kembar dan miss Vi di tutupi tangan, tangan itu tidak dapat menutupi bagian intim selamanya.
Sehingga Maria menggunakan sihir elemen api dan membiarkan sihir elemen api itu berkobar di bagian penting Maria.
Maria tidak merasa panas dari sihir api yang dia keluarkan sendiri, karena itu sihir elemen api tersebut membentuk seperti pakaian dalam yang menutupi bagian penting dari Maria.
Mengembalikan kembali tombak petir ke ukuran semula, dia pun balik menyerang cerude dengan tombak petir itu.
"Jurus naga petir penghakiman...."
Wuss....
Energi petir yang berasal dari ujung tombak petir pun keluar dan membentuk ular naga yang keluar melesat cepat ke arah Cerude.
Cerude pun tidak tinggal diam dia berniat untuk mengadu kekuatan, dia pun menggunakan tombak angin.
"Angin penghancur...."
Wuss....
Sihir elemen angin keluar dari tombak angin dan seketika menghancurkan naga petir milik Maria, dan sisa angin menyeruak dan kembali menerpa Maria.
Beruntung Maria mengenakan pakaian dari sihir api sehingga ketika sihir api padam karena hembusan angin, api itu muncul kembali dan menutupi sebagian tubuh penting Maria.
Cerude yang melihat tubuh indah Maria kembali terpana, tidak sadar darah menetes dari hidung Cerude.
Maria berpikir sejenak dia pun bergumam "kalau aku melawan dia hanya dengan mengandalkan kekuatan sihir, maka setiap sihir yang aku keluarkan akan di patahkan oleh sihir elemen angin yang di keluarkan tombak angin. Kalau begitu aku harus melawan Cerude jarak dekat"
Kemudian Maria mengeluarkan tombak kilin api, dan sekarang Maria memegang 2 tombak dan kemudian kedua tombak itu dia rubah menjadi dagger.
Maria melompat dan berlari untuk membuat jarak semakin dekat dengan Cerude, tetapi Cerude tahu rencana dari Maria, dia yakin kalau berhadapan secara langsung dirinya tidak akan menang.
Dia yang mengandalkan tombak angin saja untuk melawan Maria dari jarak jauh, Cerude pun mencoba menghempaskan Maria dengan sihir angin.
Cerude sedikit panik dia melompat kebelakang supaya jarak dirinya dengan Maria jauh.
"Dasar pengecut, hadapi aku secara langsung kalau berani" teriak Maria.
"Hahaha....coba saja dekati aku kalau bisa" jawab Cerude.
Sesekali Maria terkena hempaskan angin dan melayang ke udara serta sihir api yang menyelimuti bagian penting tubuh padam sehingga tubuh maria kembali kelihatan.
Dan kembali Cerude membelalakan matanya, darahnya keluar deras dari hidung, dan dia pun mulai berfantasi sehingga dirinya tidak fokus.
Maria yang melayang dan berputar di udara melemparkan dagger yang dia pegang.
Wuss....
Wuss....
Dagger dari tombak kilin api dan dagger tombak petir terbang melesat ke arah Cerude yang tidak sedang fokus karena melihat tubuh indah Maria.
Crack....
Ugh....
Cerude pun terkena kedua dagger yang di lemparkan oleh Maria dari udara, Maria pun mendarat dengan selamat di atas tanah. Darah keluar dari mulut Cerude, dia pun di ujung kematian.
Maria pun mencibir "Tombak angin yang kamu gunakan hanya bisa menghancurkan benda tetapi tidak bisa membunuh makhluk hidup, tombak itu tidak cocok kamu gunakan sebagai penjahat"
Kemudian Maria dengan kekuatan sihir merubah kembali ukuran dagger menjadi tombak.
Agh ....
Cerude pun tertusuk semakin dalam karena dagger berubah memanjang menjadi tombak, Cerude pun mati dan terjatuh ke tanah.
Maria tidak langsung menghampiri Cerude yang sudah mati, tetapi dia memakai terlebih dahulu pakai yang dia masukan ke sihir dimensi.
Setelah itu maria mendekati Cerude dan mencabut tombak yang menancap di tubuh Cerude, dia juga mengambil tombak angin dari tangan Cerude.
Kemudian Maria memasukan ketiga tombak itu kedalam Sihir Dimensi, sekarang Maria memiliki 3 senjata tombak yang bisa di bilang over power.
Maria tidak berniat mengembalikan kembali tombak angin ke klan harimau salju, karena bisa jadi tombak itu di curi kembali dari kaln harimau salju yang bisa menjadi musibah bagi klan harimau salju.
Melihat banyak mayat dari assassin yang menyerang dirinya tadi, jiwa pemulung dari Maria meronta, dia pun memungut semua dagger dan senjata yang banyak tergeletak di tempat itu.
Maria tidak mau repot dengan harus memungut satu persatu, dia pun meniru cara Willy dengan menggunakan sihir angin yang membuat semua senjata itu beterbangan dan berkumpul.
Setelah itu semua senjata Maria masukan kedalam sihir dimensi item Book, dia akan menggunakan semua senjata itu sebagai senjata rahasia.
Karena kebanyakan senjata yang di pakai oleh assassin itu berupa dagger dan suriken, meskipun ada beberapa assassin yang menggunakan sabit sebagai senjatanya.
Maria pun tidak lupa melepaskan armor yang di pakai oleh Cerude, Maria pun tersenyum "Lumayan ternyata armor yang kamu pakai bukan barang murahan, ini terbuat dari logam Mithril dan yang para bangsawan yang memakai Armor ini"
Memang benar, biasanya armor yang di pakai oleh bangsawan di lihat dari bahan pembuatannya dan biasanya para bangsawan memakai bahan Mithril.
Sedangkan pangeran dan raja biasa menggunakan armor yang terbuat dari logam Adamantium yang sangat kuat dan berwarna keemasan.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna